cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue " Vol 3 (2013)" : 23 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA WEBSITE STUDENT COMMUNITY MATA PELAJARAN JARINGAN KOMPUTER PADA PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Wardhana, G.W.; Suharsono, N.; Tegeh, I.M.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat media pembelajaran jaringan kompter yang dapat diimplementasikan di sekolah memengah kejuruan (SMK). Secara operasional, kegiatan dilakukan mulai dari tahapan mendeskripsikan proses rancang bangun website kolaboratif TKJ Student Communty, dilanjutkan dengan pembuatan protitipa dan pemaparan tanggapan ahli terhadap komponen prototipa. Tahapan selanjutnya adalah melakukan uji coba kelompok kecil dan uji lapangan, serta penjaringan tanggapan subjek uji coba, dan perbaikan kinerja website kolaboratif yang dikembangkan. Prosedur pengembangannya menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk mendapatkan data uji ahli isi, ahli desain pembelajaran dan ahli media, data dari uji perseorangan, uji kelompok kecil, uji guru mata pelajaran dan uji lapangan dengan desain pretest dan posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis deskriptif dan uji-t. Hasil uji ahli menunjukkan bahwa tanggapan uji ahli media sangat baik, tanggapan ahli desain pembelajaran berkategori sangat baik, dan tanggapan ahli isi berkategori baik . Adapun tanggapan siswa atas website ini adalah berkategori baik dengan persentase 80,48% dan tanggapan guru mata pelajaran berkategori sangat baik dengan persentase 87,79%. Analisis data hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa setelah dilakukan proses pembelajaran menggunakan media website TKJ Student Communt.   Kata Kunci : website TKJ student community, pembelajaran kolaboratif, hasil belajar. Abstract The purposed of this research of development is to build a learning media of computer network that could be implemented at vocational high school. Operationaly, the activity start from describes the process of development of TKJ Student Community collaborative website, followed by making the prototype and exposure of expert reponse to prototype component. The next activity is small group test, field test, gathering the test subject respons and improve the perfomence of the website. The development procedure use ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model to obtain the data from content, learning design, and media expert, data from the teacher, small group, and field test by pretest-postest design. The data collection are analyzed by descriptive analysis and t-test. The result of media expert test shows that the response is very good, the response of content expert is good and the response of learning design is very good. The student response are include of good category by percentage at 80,48% and the teacher response are include of good category by percentage at 87,97%. The analysis of student learning outcomes shows that the enchancment of learning outcomes averages after learning process with TKJ Student Community website.   Keyword : TKJ student communty collaborative website, collaborative learning, learning outcome.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATA PELAJARAN PRODUKSI GAMBAR 2D UNTUK BIDANG KEAHLIAN MULTIMEDIA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Premana, I Made Yudi; Suharsono, Naswan; Tegeh, I Made
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran berbasis masalah melalui proses pengembangan yang diikuti dengan serangkaian uji coba dan melakukan analisis hasil uji efektivitas produk pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan, dengan desain pengembangan model  pengembangan ADDIE. Langkah-langkah pengembangan produk meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian yang digunakan meliputi ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, siswa, serta guru mata pelajaran. Instrumen kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data berupa tanggapan dari para ahli, siswa, dan guru, sedangkan instrumen tes digunakan untuk mengetahui efektivitas produk pengembangan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan multimedia pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan model ADDIE telah dilaksanakan dengan baik yang terlihat dari hasil uji coba para ahli, siswa dan guru yang menunjukkan tanggapan yang baik terhadap produk pengembangan. Berdasarkan hasil validasi ahli isi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran terhadap multimedia pembelajaran berbasis masalah diperoleh besaran persentase masing-masing 90,34%, 83,75%, dan 89,41%. Hasil validasi uji coba perorangan, kelompok kecil, lapangan, dan guru mata pelajaran diperoleh besaran persentase masing-masing 93,37%, 86,44%, 82,82%, dan 91,58%. Besaran persentase dari seluruh hasil validasi tersebut berada pada kualifikasi baik dan sangat baik. Hasil uji efektivitas produk pengembangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran berbasis masalah. Nilai rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan antara sebelum dengan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran.   Kata kunci: pembelajaran multimedia, pembelajaran berbasis masalah, media produksi, hasil belajar siswa   Abstract This research  was aimed to produce a multimedia problem-based learning through improvement process which was followed by series of test and analysis of result effectiveness of improved product. The method used is the research and development method, with the chosen design development is using ADDIE development model. Product development steps include analysis, design, development, implementation, and evaluation. Subjects used include expert subject matter content, instructional media specialists, instructional design experts, students, and teachers of subjects. Questionnaire instrument is used to collect data in the form of feedback from the experts, students, and teachers, while the test instrument is used to examine the effectiveness of product development. The data of the research was analysed by using the qualitative description, quantitative description, and t-test analysis. The results showed that the process of multimedia development with problem-based learning ADDIE model has been implemented with both seen from the test results to experts, students and teachers who showed a good response to product development. Based on the validation of content expert, media expert, and learning design expert, researcher found their percentages are: 90,34%, 83,75%, and 89,41%. The results gained from validation of individual, small group, field, and teacher trials showed percentages of: 93,37%, 86,44%, 82,82%, and 91,58%. The number of all percentages gained from all result of validation were classified as good and very good qualification. The test results demonstrate the effectiveness of the product development, and there are significant differences in student learning outcomes between before and after using the multimedia problem-based learning. The average value of student learning outcomes improved significantly between pre-to post-use multimedia instructional.   Keywords: multimedia instruction, problem-based learning, media production, and student learning outcomes  
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS INKUIRI UNTUK PEMBELAJARAN KOMPUTER GRAFIS BAGI SISWA DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI SMK Indrawan, I Made; Suharsono, Naswan; Tegeh, I Made
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses rancang bangun multimedia interaktif berbasis inkuiri untuk pembelajaran komputer grafis, tanggapan para ahli, guru mata pelajaran, respons siswa terhadap pengembangan, dan menganalisis efektifitas produk pengembangan. Keefektivan produk diukur dengan melihat perbedaan antara skor-skor pretest dan posttest yang dicapai peserta didik. Penelitian ini menggunakan disain pengembangan, dengan mengadaptasi  model Dick and Carey dan melibatkan para siswa kelas X Desain Komunikasi Visual SMK Negeri 1 Sukawati sebagai sampel pengujian prototipa produk pengembangan. Data uji ahli media, isi, desain, dan pengguna (guru) dikumpulkan dengan menggunakan angket, sedangkan uji coba kepada siswa secara diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji-t Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran ditinjau dari aspek isi dan media barada di kategori baik, sedangkan aspek desain pembelajaran berkategori sangat baik. Ditinjau dari aspek respons guru pengguna dan siswa secara perorangan maupun kelompok, produk hasil pengembangan berkategori baik, dengan persentase 76% pada uji kelompok kecil dan 80% pada uji kelompok besar di lapangan. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan perangkat pembelajaran hasil pengembangan ini.   Kata kunci: multimedia interaktif, pembelajaran inkuiri, komputer grafis, hasil belajar   Abstract The aim of  this study is to describe the produk development process, the expert respons, subject teachers, and the students to the development of inquiry-based interactive multimedia for graphic computer learning, and to analyze effectiveness of research product. The effectiveness of product development, is measured by looking at the difference between the scores of pretest and posttest achieved by the students. This research is designed by research and development procedures based on the Dick and Carey model. The study involved grade X student of Visual Communication Design at vocational school. Data from the experts of content, design, user, individual testing, small group testing and field tests were obtained by using observation and testing. The data obtained was analyzed by descriptive analysis and t-test. Based on the results of the study show that the validity of teaching materials in terms of aspects of content and learning media is  good, and the learning design aspect is very good. Aspects of the teacher as user and group responses at the good grade , with 76% at the small group and 80% at the field group test. Result of the t-test analyses showed that there are signiticant difference in the mean value of the students achievement before and after using product development of the research. Keywords: interactive multimedia, inquiry learning, graphics computer, achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERBANTUAN PEMODELAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR RENANG ., I WAYAN SETAYA; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Drs. I Made Kirna,M.Si
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa, serta mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran langsung berbantuan pemodelan pada pembelajaran renang. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja. Obyek penelitian ini adalah motivasi, prestasi belajar, dan tanggapan siswa. Data hasil analisis deskriptif menunjukkan motivasi belajar siswa meningkat dari skor rata-rata 117,31 dengan kategori tinggi pada siklus I menjadi 123,67 dengan kategori sangat tinggi pada siklus II, sehingga mengalami kenaikan sebesar 6,36%; (2) prestasi belajar siswa meningkat dari skor rata-rata 85,28 pada siklus I menjadi 93,61 pada siklus II, sehingga mengalami peningkatan 8,3%; (3) tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran langsung berbantuan pemodelan berada pada kategori sangat tinggi dengan skor rata-rata 123,5. Penerapan model pembelajaran langsung berbantuan pemodelan dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas XII Program Keahlian Akuntansi SMK PGRI 1 Singaraja pada materi pembelajaran renang. Kata Kunci : Pembelajaran Langsung, Pemodelan, Prestasi Belajar The objectives of this classroom action research are to improve students’ motivation and achievement, and to describe students’ responses upon the implementation of direct instruction learning modell assisted modelling in swimming class. The subject of this research is the twelefth grade of Accounting Department students of SMK PGRI 1 Singaraja. The number of the subjects are 36 students. The objects of this research are motivation, students’ achievement, and students’ responses upon the implementation of direct instruction learning model assisted modelling. The obtained data were analyzed using descriptive statistic. The results of the analysis show: (1) there was an improvement of students’ motivation from 117.31 in average (high category) in cycle I became 123.67 in average in cycle II, therefore the improvement was 6.36%; (2) there was an improvement of students’ achievement from 85.28 in average in cycle I became 93.61 in cyle II, therefore the improvement was 8,3%; (3) the students’ responses upon the implementation of lirect instruction learning model assisted modelling in the level of very positive category. The implementation of direct instruction learning model assisted modelling can improve the twelefth grade of Accounting Department students’ motivation and achievement of SMK PGRI 1 Singaraja.keyword : Direct Instruction, Modelling, Achievement
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif TGT terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Semarapura Tahun Pelajaran 2012/2013 ., PUTU ENNY RUSMAWATI; ., Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom; ., Drs. I Made Kirna,M.Si
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif TGT terhadap prestasi belajar matematika ditinjau dari motivasi berprestasi siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Semarapura. Penelitian ini melibatkan 119 orang siswa sebagai subyek penelitian yang diambil dengan teknik random kelompok atau kelas. Data prestasi belajar diperoleh melalui tes prestasi belajar, sedangkan data motivasi berprestasi dikumpulkan melalui kuisioner motivasi berprestasi. Kedua instrumen telah divalidasi sebelum diberikan pada sampel penelitian. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANAVA Dua Jalur. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TGT dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Kedua, terdapat pengaruh interaktif antara model pembelajaran kooperatif TGT dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar matematika. Ketiga, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TGT dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi. Keempat, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif TGT dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung pada siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika. Perbedaan prestasi belajar yang dihasilkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif TGT lebih unggul daripada model pembelajaran langsung.Kata Kunci : prestasi belajar matematika, model pembelajaran kooperatif TGT, motivasi berprestasi This study aimed to determine the effect of cooperative learning TGT model on mathematics achievement of students in terms of achievement motivation. This research was conducted at SMP Negeri 2 Semarapura. The study involved 119 students as subjects taken by random grup technique. Data obtained through the achievement ability by achievement test, while data achievement motivation collected through questionnaires achievement motivation. Both instruments have been validated before it is given in the study sample. Furthermore, the data obtained were analyzed using ANOVA two lines. The results of this study are showed: First, there are differences in mathematics achievement between groups of students whose learning with cooperative learning TGT model and groups of students who are learning to direct instructional model. Second, there is an interactive effect between the cooperative learning TGT model and achievement motivation mathematics achievement. Third, there are differences in mathematics achievement between groups of students learning with cooperative learning TGT model and groups of students who are learning to direct instructional model on students with high achievement motivation. Fourth, there are differences in mathematics achievement between groups of students who learning with cooperative learning model TGT and groups of students who study with direct instructional model on students with low achievement motivation. From these results it can be concluded that the learning model is very influential on mathematics achievement. The resulting difference in mathematics achievement in this study indicate that cooperative learning TGT model is superior to direct instructional model.keyword : mathematics achievement, cooperative learning TGT model, motivation achievement.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Terhadap Keterampilan Menari Ditinjau Dari Minat Menari Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Semarapura Tahun Pelajaran 2012/2013 ., NI GUSTI AYU MADE MURNI MAHERDI; ., Prof. Dr. Sukadi, M.Pd, M.Ed.; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis; (1) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan minat menari terhadap keterampilan menari siswa, (2) perbedaan keterampilan menari antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif STAD dan model Konvensional, (3) perbedaan keterampilan menari keterampilan menari antara siswa yang difasilitasi dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang difasilitasi dengan model pembelajaran konvensional pada kelompok siswa yang memiliki minat menari tinggi, dan (4) perbedaan keterampilan menari keterampilan menari antara siswa yang difasilitasi dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan siswa yang difasilitasi dengan model pembelajaran konvensional pada kelompok siswa yang memiliki minat menari rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan the posttest only nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Semarapura pada tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 177 siswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 orang siswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dalam penelitian ini berupa keterampilan menari siswa yang dikumpulkan dengan lembar observasi unjuk kerja keterampilan menari. Pengujian hipotesis menggunakan uji ANAVA dua jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey untuk menguji komparasi pasangan nilai rata-rata tiap kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap keterampilan menari siswa , (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menari kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif STAD dan model Konvensional, (3) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menari kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif STAD dan model Konvensional untuk kelompok siswa yang memiliki minat menari tinggi, dan (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menari kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif STAD dan model Konvensional untuk kelompok siswa yang memiliki minat menari rendah. Kata Kunci : Model Pembelajaran kooperatif STAD, Keterampilan Menari, Minat Menari This study is aimed at analyzing ; (1) the effect of the interaction between the model of learning and the dancing interest toward dancing sill of the students, (2) the differences of dancing skills between groups of students who study with STAD cooperative learning model and conventional models, (3) the differences in dancing skills between students who are facilitated by STAD cooperative learning model and the students who were facilitated by conventional learning model in the group of students who have a high interest in dancing, and (4) the differences in dancing skills between students who are facilitated by STAD cooperative learning model and the students who were facilitated by conventional learning model in the group of students who have a lower interest in dancing. The study belongs to quasi-experimental research design with the posttest only nonequivalent control group design. The population of this study was the tenth grade students of SMA Negeri 2 Semarapura in the academic year 2012/2013, consisted of 177 students. The number of samples in this study were 64 students who were selected by simple random sampling technique. The data in this study are dancing skills of students who are gathered with observation sheet performance dancing skills. Hypothesis were analyzed by using two-ay ANOVA and followed by Tukeys test to test the comparative value pairs on average each treatment group. Results showed (1) there was interaction between the model of learning and interest in learning the dancing skills of students, (2) there was a significant difference between the group of dancing skills students who were facilitated by STAD cooperative learning model and the model conventional, (3) there were significant differences in dancing skills between the group of students who were facilitated with cooperative learning STAD model and conventional models for groups of students who have a high interest in dancing, and (4) there was no significant differences in dancing skills between the group of students who were facilitated with cooperative learning STAD model and conventional models for groups of students who have a lower interest in dancing.keyword : STAD Cooperative Learning Model, Dancing Skills, Interest Dancing
PENGARUH MODEL DAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR KEMAMPUAN DASAR SENAM LANTAI PADA MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK FOK UNDIKSHA* ., KADEK YOGI PARTA LESMANA; ., Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD). (2) menjelaskan perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai antara mahasiswa yang belajar dengan media VCD dan media gambar. (3) menjelaskan pengaruh interaktif antara model dan media pembelajaran terhadap hasil belajar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian berjumlah 6 kelas yang terdiri dari 156 mahasiswa. Sampel diambil 4 kelas dengan cara simple random sampling. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan dianalisis dengan ANACOVA faktorial 2×2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat perbedaan hasil belajar kemampuan dasar senam lantai yang signifikan antara model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Teams-Achievement Devision (STAD) (F = 64.805; p
IMPLEMENTASI METODE PICTURE AND PICTURE UTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENULIS CERITA BAGI SISWA KELAS VI SLB NEGERI KLUNGKUNG ., SUBARONO PRI HARTOYO; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita bagi siswa kelas VI SLB B Negeri Klungkung pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini diadakan karena berdasarkan obsevasi awal ditemukan bahwa siswa memiliki kemampuan yang sangat kurang dalam menulis cerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Methode penelitian yang dipergunakan dalam pelaksanaan ini adalah penelitian tindakan kelas dan terdiri dari dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Dalam setiap siklus tersebut terdiri atas empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan tahap refleksi. Subyek dari penelitian adalah siswa kelas VI SLB B Negeri Klungkung yang berjumlah 6 orang anak terdiri 2 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan test obyektif, pekerjaan rumah, lembar observasi, juga wawancara. Pengolahan data dianalisis secara diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode picture and picture dalam menulis cerita pada pelajaran Bahasa Indonesia. Peningkatan nilai siswa dari siklus I dan siklus II mampu menunjukkan hasil seperti yang diharapkan dari pelaksanaan penelitian ini. Berdasarkan hasil wawancara antara guru peneliti dengan guru teman sejawat menunjukkan bahwa siswa sangat menyukai proses pembelajaran Bahasa Indonesia ditunjang dengan media gambar. Data yang dapat dikumpulkan selama pelaksanaan pretest pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 6.93 dengan ketuntasan klasikal sebesar 50.00. Hasil posttest yang dilakukan pada akhir siklus I sebesar 7.28 dengan ketuntasan klasikal sebesr 66.66 Pelaksanaan dari preetest siklus ke II menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 7.58 dan ketuntasan klasikal sebesar 100 Hasil posttest yang dilaksanakan pada akhir siklus ke II menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 7.66 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100.Kata Kunci : meningkatkan, kemampuan, menulis, cerita rekaan. This study aims to improve the ability to write story for the students of class VI SLB B State Klungkung on Indonesian Language. The research was conducted as based on initial observation found that the students have a very poor ability to write fiction in Indonesian Language Research method used in this implementation is a class act and research consisted of two cycles of the cycle I and cycle II. In every cycle consists of four stages: planning, implementation, observation and reflection phase. The subjects of the study were students of class VI SLB B Klungkung District totaling 6 children comprising 2 people boys and 4 girls. Data was collected using an objective test, homework, observation sheet, also interviews. Processing data were analyzed descriptively. The results showed that the implementation of the method in picture and picture writing story in Indonesian Language. The increase in student scores from the first cycle and the second cycle was able to show the results as expected from the implementation of this study. Based on the interviews between teachers and researchers with teacher colleagues showed that students liked learning sanagt Indonesian supported by media images. The data can be collected during the pretest on the first cycle shows the average value of 6.93 students with classical completeness of 50.00. Posttest results conducted at the end of the first cycle of 7.28 to 6.66 classical completeness. Implementation of preetest cycle II shows the average value of 7.58 and the student classical completeness of 100. Posttest results conducted at the end of the second cycle shows the average student of the classical completeness 7.66 at 100.keyword : boost, skills, writing fiction
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PKn KELAS XI SMA NEGERI 1 BANGLI ., I PUTU LIANATA; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc; ., Prof. Dr. Sukadi, M.Pd, M.Ed.
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan aktivitas belajar dan prestasi belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen pretest- posttest control group design. Penelitian ini menggunakan teknik probability sampling serta teknik analisis deskriptif dan analisis multivariat MANOVA. Hasil penelitian diperoleh kecenderungan aktifitas belajar siswa kelompok STAD Kooperatif dapat dikategorikan sedang. Kecenderungan aktifitas belajar siswa kelompok kontrol dapat dikategorikan sedang. Kecenderungan prestasi belajar siswa kelompok STAD kooperatif dapat dikategorikan baik. Kecenderungan prestasi belajar siswa kelompok konvensional dapat dikategorikan cukup baik. Terdapat perbedaan aktivitas dan prestasi belajar secara bersama-sama antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan aktivitas belajar PKn secara bersama-sama antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional. Terdapat perbedaan prestasi belajar PKn antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, model pembelajaran konvensional, prestasi belajar, Aktivitas Belajar, PKn. The aim of this study was to find out differences in learning activities and learning achievement between the students who were learned with cooperative learning model of STAD type and conventional learning models. This study was used pretest-posttest control group design. Population in random. This study were used probability sampling technique and used descriptive analysis and MANOVA. The result of study showed there was a tendency of the student who was learning activity with the cooperative type STAD can be categorized as moderate. The tendency of learning acitivity of the control group students can be categorized as moderate. Tendency of the student achievement of STAD type cooperative groups can be categorized as good enough. Tendency of the student achievement of conventional groups can be categorized as good enough. There were differences in the activity and achievement learning simultaneously between the students who was studied with STAD type cooperative learning model and conventional learning models. There were differences in learning activity of PKn simultanoeusly between the students who was studied with STAD type cooperative learning model and conventional learning models. There were difference in achievement between the students who were learning of PKn with STAD type cooperative learning with conventional learning models.keyword : Cooperative learning of STAD type, conventional learning model, PKn.
PENGARUH PEMBELAJARAN SCAFFOLDING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS RECOUNT BERBAHASA INGGRIS DAN KREATIVITAS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 MANGGIS ., NI WAYAN SUTARMI; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd,M.Sc
Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 3 (2013)
Publisher : Jurnal Teknologi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) perbedaan keterampilan menulis teks recount berbahasa Inggris dan kreativitas antara siswa yang belajar dengan pembelajaran scaffolding dan siswa yang belajar pembelajaran konvensional, (2) perbedaan keterampilan menulis teks recount berbahasa Inggris antara siswa yang belajar dengan pembelajaran scaffolding dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional, dan (3) perbedaan kemampuan kreativitas antara siswa yang belajar dengan pembelajaran scaffolding dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan the posttest only nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Manggis pada tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 160 siswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 orang siswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dalam penelitian ini berupa keterampilan menulis teks recount berbahasa Inggris dan kreativitas siswa yang dikumpulkan dengan lembar unjuk kerja keterampilan menulis dan kuisioner. Pengujian hipotesis menggunakan uji MANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD untuk menguji komparasi pasangan nilai rata-rata tiap kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis teks recount berbahasa Inggris dan kreativitas antara siswa yang belajar dengan pembelajaran scaffolding dan siswa yang belajar pembelajaran konvensional, (2) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan menulis teks recount berbahasa Inggris antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran scaffolding dan kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan pada kreativitas antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran scaffolding dan kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : pembelajaran scaffolding, keterampilan menulis, dan kreativitas siswa This study aimed at analyzing: (1) the differences between English writing skills of recount text and students’ creativity among the students who learned with scaffolding instructional and the students who learned with conventional instructional, (2) the differences of English writing skills of recount text between the students who learned with scaffolding instructional and the students who learned with conventional instructional, and (3) the differences of students’ creativity between the students who learned with scaffolding instructional and the students who learned with conventional instructional. The study used a quasi-experimental research design with only the posttest nonequivalent control group design. The population was eighth grade students of SMP Negeri 3 Manggis in the academic year of 2012/2013, consisting of 160 students. The number of samples in this study were 120 students selected by using simple random sampling technique. The data in this research were English writing skills of recount text and the students’creativity who were collected through the pieces of writing skills performance and questionnaire. Hypothesis testing using MANOVA, followed by LSD test to test the comparative value pairs on average each treatment group. The results showed: (1) there is a significant differences between English writing skills of recount text and the students’ creativity among the students who learned with scaffolding instructional and the students who learned with conventional instructional, (2) there is a significant differences of English writing skills of recount text among the students who learned with scaffolding instructional and the students who learned with conventional instructional, and (3) there is a significant differences in creativity between the students who learned with scaffolding instructional and the students who learned with conventional instructional.keyword : scaffolding, writing skill, creativity

Page 2 of 3 | Total Record : 23