cover
Contact Name
Sugeng Santoso
Contact Email
sugeng.santoso@mercubuana.ac.id
Phone
+62361-229079
Journal Mail Official
jumpa@unud.ac.id
Editorial Address
Program Magister Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana, Bali, Indonesia. Jl. PB. Sudirman Denpasar Bali 80232 Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Master Pariwisata (JUMPA)
Published by Universitas Udayana
ISSN : 24069116     EISSN : 25028022     DOI : -
The tourism industry is an industry that can absorb many creative economic markets. The purpose of this paper is to evaluate the creative economic activities as added value that support the tourism industry. The creative economy analyzed here is the creative fashion economy, which is one of the supporters in providing direct income and advertising as a downstream chain of tourism to convey messages to consumers. Method used qualitative and quantitative by looking for regression between income and costs and based on questionnaires conducted on consumers. The results showed a relationship between costs of advertising incurred with income derived from visitor. In a qualitative analysis in the fashion subsector, fashion can contribute a value of 10-12% to revenue. To accelerate in this industry is by knowing the various sub-sectors that are part of the tourism industry value chain and increasing creativity and innovation of creative economic products (fashion and advertising).
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Volume 03, Nomor 02, Januari 2017" : 13 Documents clear
PERSPEKTIF WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN WISATA ARUNG JERAM DI SUNGAI AYUNG, BALI Ni Putu Evi Wijayanti; I Nyoman Darma Putra; Ni Made Eka Mahadewi
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif wisatawan domestik terhadap kualitas pelayanan wisata arung jeram di Sungai Ayung, Bali, dan pengaruhnya terhadap tingkat kepuasan wisatawan. Variabel yang diukur dalam penelitian ini terdiri dari 23 indikator dari aspek pelayanan yang merupakan bagaian dari lima dimensi yaitu: bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy). Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan domestik dalam penelitian ini adalah Importance Performan Analysis (IPA) yang digambarkan dengan diagram kartesius. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa dari 23 indikator aspek pelayanan yang diuji ada 15 aspek pelayanan yang belum memenuhi harapan wisatawan atau wisatawan belum merasa puas dan 8 aspek pelayanan yang sudah memberikan nilai kepuasan bagi wisatawan domestik. Indikator yang belum memberikan nilai kepuasan perlu diberikan perhatian dan penanganan dari semua pihak berupa upaya-upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kepuasan dapat tercapai.
PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA DI SUBDISTRIK TUTUALA, TIMOR LESTE Tomas Pereira
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p10

Abstract

Tutuala adalah salah satu kecamatan dari Lautem di Timor Timur yang kaya akan keindahan alam, sejarah, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pariwisata di sub-distrik Tutuala sebagai objek wisata, persepsi wisatawan, dan strategi untuk pengembangan pariwisata di Tutuala. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang dikumpulkan melalui studi observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan kajian dokumen. Jumlah responden dalam penelitian ini terdiri dari 30 sampel dibagi menjadi 4 informan dan 26 responden. Penentuan sampel dilakukan dengan accidental dan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan kualitatif analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pariwisata yang dimiliki oleh Tutuala sangat potensi untuk dikembangkan sebagai straksi wisata. Beberapa strategi yang disarankan adalah program pemetaan potensi wisata, pengembangan objek dan daya tarik wisata, inventarisasi untuk pengembangan sarana dan prasarana pendukung pariwisata, program keamanan lingkungan, pembentukan institusi dan pendidikan di bidang pariwisata, dan sadar wisata.
THE IMPLEMENTATION OF HINDU PHILOSOPHY “TRI KAYA PARISUDHA” FOR SUSTAINABLE TOURISM IN MUNDUK VILLAGE, NORTH BALI Putu Devi Rosalina
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p02

Abstract

Pesatnya pertumbuhan pariwisata menimbulkan kecenderungan untuk menjaga kontak antara penduduk lokal dan wisatawan. Keharmonisan hubungan kedua pihak ini tentunya menjadi pilar utama dalam perkembangan pariwisata berkelanjutan. Oleh karena itu, membangun pemahaman dua-arah dapat dibina salah satunya melalui penerapan kearifan lokal. Maka, penelitian ini mendiskusikan tentang bagaimana revitalisasi Tri Kaya Parisudha dapat berujung kepada perkembangan pariwisata berkelanjutan di Munduk. Konsep Tri Kaya Parisudha yang meliputi ‘pikiran’ (Manacika), ‘perkataan’ (Wacika) dan ‘perbuatan’ (Kayika), dipercaya dapat menghasilkan energi intelektual, emosional, spiritual dan energi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-kualitatif secara deskriptif. Kuesioner disebarkan melalui accidental sampling dengan pendekatan 4 skala likert, yang kemudian dianalisis secara kualitatif melalui wawancara mendalam dengan informan melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tri Kaya Parisudha sudah dipahami dan diimplementasikan oleh penduduk Munduk, seiring dengan keterbukaan mereka untuk menyambut turis karena dianggap memberikan dampak positif terhadap pendapatan. Sebagian besar turis, yakni 74% menyatakan sangat puas akan kunjungan mereka. Implementasi TKP kemudian harus lebih ditingkatkan lagi melalui pengetahuan, bahasa dan sikap, yang kemudian bermuara pada peningkatan loyalitas dan pembentukan citra baik bagi suatu destinasi, sehingga pada akhirnya Munduk dapat terus berpegangan pada pariwisata berkelanjutan.
STRATEGI PROMOSI PARIWISATA PROVINSI GYEONGGI DI KOREA SELATAN UNTUK MENARIK WISATAWAN INDONESIA Kang Hyeonseock
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi promosi yang efektif pada pariwisata dari Provinsi Gyeonggi terhadap wisatawan Indonesia yang ingin mengunjungi Korea. Lokasi penelitian ditetapkan di dua negara, yaitu Korea (Gyeonggi Provinsi) dan Indonesia (Jakarta dan Bali). Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini, sebagian besar wisatawan Indonesia yang menggunakan paket wisata, sementara 52,5% responden ingin mengunjungi Korea dengan cara perjalanan pribadi di masa depan. Daya tarik wisata bagi wisatawan Indonesia antara lain: DMZ (38,2%), English Village (31,6%), Everland (30,3%) dan jenis pariwisata seperti perjalanan pendidikan (33,8%), meditasi (20%), kesehatan (15 %) juga menarik orang dari Indonesia. Strategi promosi pariwisata dari Provinsi Gyeonggi diharapkan akan diselenggarakan melalui tiga pendekatan, termasuk; Pertama, kerja sama langsung antara agen perjalanan melalui bantuan ‘B to B’ dan ‘Fam Tour’. Kedua, melalui website dan media sosial sering diakses oleh masyarakat Indonesia. Ketiga, kerja sama antara Pemerintah Provinsi Gyeonggi dan Pemerintah Daerah di Indonesia, serta kemitraan dengan perusahaan dan lembaga pendidikan di Indonesia.
PERSEPSI PENGELOLA HOTEL BINTANG 1-5 TERHADAP FUNGSI DAN FITUR MEDIA PEMASARAN ONLINE DI KECAMATAN KUTA, PROVINSI BALI Bagus Putu Wahyu Nirmala
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media online yang digunakan oleh manajer hotel bintang di Kuta dan menganalisis persepsi mereka tentang fitur media online dan fungsi. Setelah melakukan pengumpulan data dan analisis terdapat tujuh media online yang banyak digunakan oleh manajer hotel. Mereka adalah mesin pencari, e-mail, website, twitter.com, facebook.com, OTA dan tripadvisor.com. Ada lima fungsi pemasaran digital: attract, engage, retain, learn dan relate. Semakin banyak fungsi pemasaran digital yang dapat dihasilkan oleh media online lebih mungkin media online tersebut untuk digunakan. Rata-rata perhitungan persepsi responden diperoleh 4,08 yang menunjukkan bahwa fitur media online telah dianggap bermanfaat untuk fungsi pemasaran. Fitur yang dianggap sebagai yang paling bermanfaat memperbarui secara teratur konten(4.60 dari 5.00), pendaftaran media online di search engine (4,51 dari 5,00), dan membuat konten yang unik (4.40 dari 5.00). Analisis faktor menunjukkan bahwa setiap fitur memiliki berbagai manfaat untuk fungsi pemasaran digital. Fitur dianggap paling membantu adalah pendaftaran media online di search engine (untuk attract), membangun komunitas virtual (untuk engage), menggunakan cookies untuk mengidentifikasi alamat IP (untuk learn), komunikasi pribadi (untuk relate). Fitur dianggap paling bermanfaat untuk mempertahankan aplikasi interaktif dan memperbarui secara teratur konten.
FAKTOR PENDORONG DAN PENARIK ORANG BALI BERWISATA KE LUAR NEGERI Ni Wayan Ana Pradnya Dewi; Made Sudiana Mahendra; Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p01

Abstract

Berwisata saat ini sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat, tak terkecuali orang Bali. Beberapa tahun terakhir tercatat banyak orang Bali yang berlibur, bahkan hingga ke luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil demografis orang Bali dan negara yang dikunjungi, faktor pendorong dan penarik, menganalisis tingkat motivasi dan perbedaan motivasi orang Bali yang pertama kali dan yang sering berwisata ke luar negeri. Teori Motivasi dan Teori Hirarki Kebutuhan Maslow digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan kuesioner dengan teknik Quota Sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik Diskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi orang Bali sangat beragam, responden dapat memiliki motivasi lebih dari satu. Faktor pendorong yang paling dominan adalah educational opportunity disamping motif lain seperti relaxation dan play, sedangkan faktor penarik yang dominan adalah cultural factors, diikuti oleh natural environment dan recreation and attraction services. Ditemukan pula adanya perbedaan motivasi di antara orang Bali yang pertama kali dan yang sering melakukan perjalanan wisata ke luar negeri.
STRATEGI PENGEMBANGAN MONUMEN KAPAL SELAM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI KOTA SURABAYA Moch Nur Efendi; Anak Agung Ngurah Anom Kumbara; Ida Bagus Ketut Surya
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p07

Abstract

Wisata Monkasel telah ditetapkan sebagai salah satu daya tarik wisata heritage di kota Surabaya, tetapi masih perlu pembenahan dari segi perawatan, pengelolaan, inovasi dan pembaharuan Monkasel. Artikel ini membahas bagaimana pengelolaan dan strategi pengembangan Monumen Kapal Selam sebagai daya tarik wisata di kota Surabaya, Jawa Timur. Data diperoleh melalui observasi, kepustakaan, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis melalui skala likert, pendekatan matrik IE (internal eksternal) dan matrik SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil Monkasel sebagai sarana warisan nilai sejarah dan pengelolaannya memanfaatkan unsur-unsur manajemen, seperti: Men, Money, Methode, Materials, Machine, Market yang menghasilkan perhitungan matrik IFE dan EFE sebagai dasar dalam menentukan strategi, dan analisis. Selanjutnya dengan menggunakan matrik IE dan matrik SWOT dapat diketahui strategi yang perlu digunakan, yaitu pengembangan produk dan penetrasi pasar.
PERAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN POTENSI PARIWISATA DI AREA BRANCA METIAUT, DILI Zeferino Martins; Syamsul Alam Paturusi; Ida Bagus Ketut Surya
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p12

Abstract

Aera Branca Metiaut merupakan salah satu kawasan wisata potensial di Kabupaten Dili Ibukota Timor Timur yang kaya akan keindahan alam namun tidak berkembang dengan baik untuk daya tarik wisata. Dengan demikian peran pemerintah diperlukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengembangkan daerahnya sebagai daya tarik wisata. Penelitian ini mengkaji peran pemerintah dalam pengembangan Aera Branca menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Analisis data teknis yang digunakan kualitatif-deskriptif dan analisis matriks SWOT. Studi ini menunjukkan bahwa ada faktor-faktor yang mendukung dan menghalangi dalam upaya untuk mengembangkan Area Branca Metiaut sebagai tujuan wisata. Faktor pendukung meliputi keindahan alam dari daerah dengan pantai berpasir putih yang menakjubkan. Faktor-faktor kendala termasuk kurangnya infrastruktur, sumber daya manusia, dan fasilitas pariwisata. Melalui analisis SWOT itu dipilih strategi terutama pentingnya pemerintah untuk memainkan perannya terutama dalam regulasi dan kebijakan dalam penyediaan infrastruktur dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan sadar wisata.
“DENPASAR FESTIVAL” MENDUKUNG PARIWISATA BERBASIS EKONOMI KREATIF KOTA DENPASAR Ni Made Dewiyanti; Made Antara; Ida Bagus Gde Pujaastawa
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p03

Abstract

Dalam satu dekade terakhir, Pemerintah Kota Denpasar menggelar Denpasar Festival (Denfest) setiap tahun pada bulan Desember. Tahun 2016 merupakan pelaksanaan Denfest ke-9 dan sebagaimana biasa dalam hampir seminggu pelaksanaan selalu menarik ribuan pengunjung. Selain untuk mempromosikan produk kreatif Kota Denpasar, festival ini juga untuk promosi Denpasar sebagai destinasi wisata. Artikel ini menganalisis eksistensi Denfest untuk mendukung pariwisata berbasis kreatif kota Denpasar dan sejauh mana partisipasi masyarakat terhadap Denfest. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari observasi dan wawancara. Dengan menggunakan analissi SWOT, ditemukan beberapa kelemahan dan peluang yang dijadikan titik tolak untuk menyusun strategi pelaksanaan Denfest sesuai dengan tujuan yang diharapkan untuk mendukung Denpasar sebagai destinasis wisata berbasis ekonomi kreatif.
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP INOVASI PRODUK “UTAMA SPICE NATURAL AROMATERAPI” Nyoman Putri Aras Kembang; I Wayan Ardika; Made Heny Urmila Dewi
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 03, Nomor 02, Januari 2017
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2017.v03.i02.p08

Abstract

Penelitian ini menganalisis produk usaha aromaterapi sebagai salah satu industri kreatif diyakini berkorelasi positif dengan pengembangan pariwisata karena melalui produk usaha aromaterapi rempah-rempah tradisional diperkenalkan kepada wisatawan nusantara dan mancanegara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menerapkan teori persepsi dan teori pariwisata berkelanjutan serta beberapa teori pendukung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis produk, pemanfaatan jenis rempah-rempah pada produk, dan persepsi wisatawan terhadap produk aromaterapi Utama Spice Aromatherapy. Pengumpulan data penelitian ini melalui penyebaran 25 kuesioner yang diisi oleh pelanggan perusahaan tersebut. Analisis data berdasar pada teori persepsi dan teori pariwisata berkelanjutan. Hasil analisis data dipresentasikan secara deskriptif naratif dan juga dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis produk aromaterapi Utama Spice Aromateraphy sangat beragam mulai dari perawatan untuk rambut, wajah, dan tubuh. Persepsi wisatawan terhadap produk aromaterapi Utama Spice Aromateraphy cukup baik dan diminati oleh konsumen dalam hal ini wisatawan karena produk yang berbahan dasar alam yang berkualitas sehingga aman digunakan.

Page 1 of 2 | Total Record : 13