cover
Contact Name
Witono Hardi
Contact Email
witono@unkhair.ac.id
Phone
+6281235234218
Journal Mail Official
witono@unkhair.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Unkhair Jl. Pertamina, Gambesi, Ternate, Maluku Utara, Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Teknik Mesin
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23548584     EISSN : 27209520     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Mechanical Engineering, Material, Manufacturing, otomotif and other related to the Mechanical Engineering.
Articles 78 Documents
Uji kinerja pembakaran Campuran Gas CNG - Oksigen dengan Diluent Argon Iwan Gunawaan
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2018): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v3i1.1566

Abstract

Gas CNG (Compressed Natural Gas) disusun sebagian besar oleh metana dan sejumlah gas lain dalam jumlah kecil seperti etana, propana, butana. Heating value dari minyak dan gas semisal CNG berbeda jauh, dimana heating value dari CNG (Compressed Natural Gas) lebih tinggi dibandingkan dengan minyak (premium). Hal ini akan memberikan dampak bahwa jika terjadi kecelakaan akibat kesalahan manusia maupun kesalahan alat akan menyebabkan terjadinya ledakan, sehingga penting sekali untuk mengetahui flammability limit dari campuran CNG dengan oksigen. Pada penelitian ini campuran untuk bahan bakar adalah gas hidrogen dan oksidiser berupa gas oksigen digunakan sebagai bahan bakar pada driver untuk inisiasi awal, sedang pada driven digunakan bahan bakar CNG dengan oksidiser oksigen. Campuran bahan bakar tersebut diuji pada pipa uji flammability limit horisontal berpenampang lingkaran dengan panjang total 6000 mm (1000 mm pada bagian driver dan 5000 mm pada bagian driven), diameter dalam pipa 50 mm pada suhu ruangan dan tekanan pada driver 100 kPa. Pada driven tekanannya tetap 100 kPa dan konsentrasi CNG bervariasi serta tekanan total campuran 100 kPa. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa daerah flammability limit CNG-oksigen antara 2 kPa pada lower flammability limit dan 70 kPa pada upper flammability limit. Pada range  2 kPa dan 70 kPa CNG tidak terjadi reaksi pembakaran, dan pada range 2-10 dan 50-70 terjadi pembakaran deflagrasi serta 20-40 terjadi detonasi.
Analisis Kerusakan Bearing dan Shaft Chain Grate Ditinjau dari Kenaikan Temperatur Pelumas terhadap Spesifikasi Menggunakan ANSYS FLUENT 2019 R3 Apriyanto Teguh Pribadi; Witono Hardi; Muhammad Fadly Hi. Abbas
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 2 (2020): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i2.2963

Abstract

Chain grate adalah peralatan utama boiler stoker. Terjadi permasalahan di sisi bearing dan shaft dikarenakan pelumas mengering. Permasalahan hanya terjadi di sisi depan yang mendapatkan paparan termperatur lebih tinggi dibandingkan sisi belakang. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan nilai kenaikan temperatur pelumas pada bearing 1, 2 dan 3 sisi depan dan sisi belakang kemudian dibandingkan dengan spesifikasi pelumas yang digunakan. Serta untuk melihat pengaruh kenaikan temperatur terhadap pelumas dan mendapatkan solusi praktis penyelesaian permasalahan.. ANSYS Fluent 2019 R3 digunakan untuk mendapatkan nilai kenaikan temperatur pelumas. Berdasarkan simulasi Ansys didapatkan nilai paparan temperatur area pelumas sisi depan dan belakang sebesar 271 ºC dan 190 ºC. Pelumas dipompakan dengan kecepatan 0,027 m/s. Menggunakan Ansys Fluent 2019 R3 didapatkan Kenaikan temperatur pelumas sisi depan 1, 2 dan 3 sebesar 250 ºC, 230 ºC dan 200 ºC sedangkan bearing sisi belakang  1, 2 dan 3 sebesar 170 ºC, 160 ºC dan 140 ºC. Range temperature spesifikasi pelumas -7 ºC hingga 204 ºC menandakan pelumas bearing 1 dan 2 sisi depan sudah melebihi batas spesifikasi temperatur pelumas. Karakteristik pelumas terhadap kenaikan temperatur diawali dengan perubahan viskositas kemudian teroksidasi dan tidak dapat mempertahankan bentuknya sehingga meninggalkan zat aditif yang terkandung di pelumas. Solusi yang dapat digunakan  untuk permasalahan yakni upgrade pelumas up to 300 ºC atau solid lubricant, re-routing line pelumas 1 dan menaikkan kecepatan pelumas minimal 0,05 m/s.Kata Kunci : Pelumas, Temperatur , Chain grate, Ansys Fluent
ANALISA CACAT CORAN PEMBUATAN PROPELLER DENGAN METODE SAND CASTING Ivan Junaidy Abdul Karim; Kifli Umar; Saiful Asri
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 1 (2020): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i1.2940

Abstract

Propeller merupakan salah satu komponen mesin yang memegang penting dalam konstruksi transportasi laut. Propeller mempunyai fungsi yang sangat besar, karena kecepatan kapal ditentukan oleh kondisi propeller. Ketangguhan propeller dibutuhkan untuk meminimalkan atau mengurangi terjadinya kerusakan (patah). Cacat pada saat proses pengecoran dapat mempengaruhi ketangguhan dari propoler tersebut.Pembuatan propeller dengan cara dicor dengan bahan aluminium velk bekas dan menggunakan cetakan pasir abu vulkanik dengan variasi suhu penuangan 660oC, 700oC dan 740oC. Pengujian dilakukan secara visual untuk melihat cacat rongga udara dan pengujian porositas.Temperature pengecoran yang rendah mempecepat proses pembekuan sehingga cacat gas terperangkap terlihat kecil, sedangkan pembekuan yang lama gas yang terperangkap membentuk rongga udara terlihat semakain besar. Porositas tertinggi diperoleh pada temperature rendah 6% sedangkan porositas tekecil diperoleh pada temperature tinggi 1,6%.
Analisis Efisiensi Bahan Bakar Batubara Tipe Low Rank Coal Pada Boiler Stoker PLTU Tidore Unit 2 Agan Daud P; Rudi Hartono; Ahmad Seng
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 2 (2020): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i2.2968

Abstract

PLTU Tidore beroperasi dengan bahan bakar batubara agar pemakaian minyak pada pembangkit-pembakit tenaga diesel di Tidore-Ternate berkurang. Menggunakan batubara kelas rendah (Low Rank), boiler di PLTU Tidore diharapkan mampu bekerja secara maksimal. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai bagaimanakah pengaruh kualitas batubara kelas rendah tersebut pada kinerja boiler di PLTU TIdore.Batubara dengan karakteristik GCV ± 4000 kcal/kg, carbon ±45%, moisture ±35%, ash content ±4 %, nitrogen ±1%, hydrogen ±4%, sulphur ±0.5 %, dan oksigen ±12% kalori ±4200 kcal/kg, karbon ±45%. Dioperasikan pada boiler water tube tipe stoker dimana kebutuhan turbin adalah 50 bar mainsteam. Menggunakan periode Performance test bulan Maret, April, dan Mei sebagai acuan kinerja boilerkarena beban dipertahankan 7 MW, setiap performance test menggunakan batubara yang berbeda kualitas, asal, dan kondisi.Didapatkan nilai efisiensi sebesar 70% pada batubara di PT April dengan kalori 4117 Kcal/kg,  agar boiler di PLTU Tidore dapat bekerja secara maksimal dibutuhkan batubara dengan nilai kalori 4200 kcal/kg, karbon 45%,  moisture 35%, dan juga kondisi kering.Kata kunci : Tabung tipis, penyerap energi, energi plastis, gaya reaksi, impak kecepatan tinggi 
Pengurus redaksi Program studi Teknik Mesin
DINAMIKA Vol 5, No 1 (2020): DINAMIKA
Publisher : DINAMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i1.2941

Abstract

Pengurus Redaksi
Pengaruh Bentuk Tungku Berbahan Bakar Kayu Terhadap Laju Perpindahan Panas Mohtar Suandi; Ishak Usman; Said Abbas; Witono Hardi
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2018): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v3i1.1567

Abstract

Sebagian masyarakat pedesaan pada umumnya masih menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar untuk memasak sehari-hari. Penggunaan bahan bakar kayu ini karena murah, mudah didapatkan dan aman akan bahaya ledakan. Pada saat ini kayu bakar masih mudah didapatkan dari kebun atau halaman sekitar rumah atau bisa juga dibeli dengan harga yang masih murah.Pengujian dilakukan pada tungku tipe silinder, tungku tipe konvergen, dan tungku tipe konvergen-divergen. Dengan menggunakan jumlah dan jenis bahan bakar kayu serta proses penyalaan yang sama untuk setiap tipe tungku untuk mencapai temperatur air 100 oC pada jumlah air yang samaHasil pengujian menunjukan menunjukan bahwa tungku tipe konvergen lebih cepat memindahkan panas dibandingkan dengan tungku lainnya. Untuk tungku tipe konvergen dibutuhkan waktu 13 menit 22 detik, untuk tungku tipe silinder membutuhkan waktu 14 menit 33 detik, dan tungku tipe konvergen-divergen untuk mendidihkan air membutuhkan waktu 17 menit 28 detik.
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Kampuh dan Tegangan Arus Listrik pada Penyambungan Baja Kontruksi WFF dengan Metode Pengelasan SMAW Tita Nurhalisa Potale; Ivan Junaidy Abdul Karim; Kifli Umar
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 2 (2020): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i2.2964

Abstract

Penggunaan jenis kampuh las dan arus pengelasan yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan pada sambungan las.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kampuh las dan arus pengelasan terhadap ketangguhan baja kontruksi WF pada las SMAW menggunakan kampuh V, kampuh I, dan kampuh X dengan elektroda E6013 berdiameter 2,6mm pada polaritas DC+ dengan arus 45 ampere, 65 ampere, dan 95 ampere, proses pembuatan sampel uji menggunakan standar ASTM A370. Hasil dari pengujian impact metode charpy menunjukan bahwa nilai ketangguhan tertinggi adalah kelompok kampuh X sebesar 6551,391KJ/m2, diikuti dengan kelompok kampuh I sebesar 5175,364KJ/m2, dan kelompok V memiliki nilai ketangguhan terendah sebesar 3499,141KJ/m2. Melalui jenis patahan dengan diberikan variasi arus dan kampuh las.Jenis perpatahan yang terjadi pada kelompok base metal dan 95 ampere adalah patah ulet dan kelompok arus 65 ampere dan 45 ampere adalah patah getas.Kata kunci : SMAW, Bentuk kampuh, arus pengelasan
Analisis Pemakaian Bahan Bakar Solar (HSD) dan Biosolar (B20) Terhadap Performance Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kastela Mohammad Almin Wahid; Iwan Gunawan; M. Fadly Hi. Abbas
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 1 (2020): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v5i1.2936

Abstract

Minyak solar adalah suatu produk destilasi minyak bumi yang khusus digunakan untuk bahan bakar mesin Compresion Ignation ( udara yang dikompresi menibulkan tekanan dan panas tinggi sehingga membakar solar yang disemprotkan (injcetor) dan di Indonesia minyak solar ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor 978.K/10/DJM.S/2013. Biodiesel atau biosolar adalah jenis bahan bakar alternatif yang terbuat dari minyak nabati yang berasal dari berbagai jenis biji-bijian. Tujuan utama pengembangan biodiesel ini adalah untuk mensubstitusi bahan bakar fosil yang suatu saat akan habis dan menciptakan energi hijau (green fuel) yang ramah lingkungan dan peduli terhadap lingkungan.Penelitian ini menggunakan dua bahan bakar. Yaitu bahan bakar Solar dan biosolar (B20). Proses performance test masing – masing jenis bahan bakar dilakukan selama 2 jam pada beban 7500 kW (75%) selama 1 jam dan 9680 kW (100%)  selama 1 jam setelah itu dilakukan pengambilan data produksi kWh, pemakaian bahan bakar, Pengambilan data emisi gas buang pada sistem pemantauan emisi kontinue (CEMS). Hal ini dilakukan untuk mengetahui tekanan efektif rata-rata (mep), pemakaian bahan bakar spesifik (SFC), efisiensi thermal dan emisi yang dihasilkan. Hasil pengujian performance mesin menunjukkan bahwa tekanan efektif rata-rata tidak berbeda yaitu pada beban 75% selisih 0,132 bar  dan beban 100% selisih 0,132 bar, perbedaan yang cukup signifikan terjadi pada pemakaian bahan bakar spesifik (SFC) menunjukkan perbedaan yaitu pada beban 75% selisih 0,0088   dan pada beban 100% selisih 0,0084  , untuk efisiensi thermal juga menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan yaitu pada beban 75% selisih 2,75 %  dan beban 100% selisih 2,69 %. Sedangkan hasil emisi gas buang yang dihasilkan menunjukkan bahan bakar B20 lebih tinggi dari bahan bakar Solar namun masih masuk dalam nilai parameter baku mutu emisi yang dijinkan sehingga masih dalam parameter aman terhadap lingkungan sekitar. 
DINAMIKA Program Studi Teknik Mesin
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2021): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v6i1.3451

Abstract

program studi teknik mesin
Perancangan Turbin Air Kapasitas 3KW di Desa Yeisowo, Kecamatan Patani Kabupaten Halmahera Tengah Sandi Rais; muhammad taufan; ishak usman
DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2021): DINAMIKA : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dinamik.v6i1.3456

Abstract

Perancangan turbin air dalam penelitian ini menggunakan besi plat dengan ketebalan plat sebesar 3mm. Adapun diameter kincir bagian luar sebesar 120 mm dan diameter dalam sebesar 70mm. Jumlah jari-jari pada kincir adalah sebanyak 6 jari-jari. Terdapat 6 buah pillow blok bearing ASB yang digunakan untuk merancang kincir air pada penelitian ini yaitu antara lain; 2 buah pillow blok bearing ASB tipe UCF 210 as 50mm, 2 Buah pillow blok bearing ASB tipe UCP as 50mm dan 2 buah pillow blok Bearing ASB tipe UCP as 25mm. Sudu kincir air dirancang dengan lebar sudu 25 cm dan panjang sudu panjang 28 cm dengan bahan besi plat eser dengan tebal 3mm dan kemiringan sudu sebesar 40o. Hasil perhitungan jumlah sudu turbin air diperoleh 16 sudu dengan putaran turbin sebesar 55 rpm. Berdasarkan perhitungan system transmisi pully dan sabuk (van belt) dengan efisiensi mekanik sebesar 70% maka besarnya jumlah rotasi yang di distribusikan ke generator adalah sebesar 1100 rpm.