cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
WIDYATAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 19, No 1 (2010)" : 15 Documents clear
Dimensi Pengetahuan dan Dimensi Proses Kognitif Suwarto, Suwarto
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dimensi Pengetahuan dan Dimensi Proses Kognitifdalam Pendidikan  Suwarto Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo, kode pos 57512. Telpon: +62-0271-593156, fax: +62-0271-591065, e-mail: suwartowarto@yahoo.com Abstrak Dua dimensi dalam pendidikan yaitu dimensi pengetahuan dan dimensi proses kognitif. Dimensi pengetahuan meliputi pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual, pengetahuan prosedural, dan pengetahuan metakognitif. Pengetahuan factual mencakup pengetahuan terminology dan pengetahuan yang detail. Pengetahuan konseptual mencakup pengetahuan klasifikasi dan kategori, pengetahuan prinsip dan general, pengetahuan teori, model, dan struktur. Pengetahuan prosedural mencakup pengetahuan keahlian dan algoritma, pengetahuan teknik dan metode, pengetahuan kriteria untuk menerapkan prosedur yang tepat. Pengetahuan metakognitif mencakup pengetahuan strategis, pengetahuan tugas kognitif, pengetahuan kontekstual pengetahuan kondisional, dan pengetahuan diri.  Dimensi proses kognitif meliputi: mengingat, memahami, menerapkan, menganalisa, mengevaluasi, dan menciptakan. Kata-kata kunci: Dimensi Pengetahuan, Dimensi Proses Kognitif  
Vaksinasi Anthrax di Indonesia Yakin, Engkus Ainul
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi Anthrax di Indonesia Engkus Ainul Yakin Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara, Jl. Letjen Sujono Humardani No. 1 Sukoharjo 57521 Telp. 0271 593156, fax 0271 591065  Abstrak Anthrax atau radang limpa adalah penyakit menular pada sapi yang paling berbahaya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bacilllus anthracis bersifat akut atau perakut pada bebagai jenis ternak: ruminansia, kuda, babi, berbagai jenis hewan liar, kelinci, marmot dan burung unta. Salah satu cara pengendalian penyakit anthrax ini adalah dengan melalui vaksinasi. Hasil dari vaksinasi terhadap sapi cukup memuaskan dengan menurunnya jumlah sapi yang mati karena penyakit anthrax secara signifikan. Namun demikian berbeda hasilnya pada kambing dan domba. Pada hewan-hewan ini terjadi efek Post vaccinal yang dampaknya malah dapat menimbulkan kematian pada hewan-hewan tersebut. Keberhasilan program vaksinasi anthrax sangat dipengaruhi oleh status hewan, vaksin yang dipergunakan serta cara pemberian vaksin termasuk dosis yang diberikan. Kata-kata Kunci: Anthrax, Vaksinasi, Sapi, Kambing,, Domba
Tingkat Optimasi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usaha Tempe di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Sudarmi, Sudarmi
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat Optimasi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usaha Tempe di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali Sudarmi Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo,Jl. Letjen Sujono Humardani No. 1 Sukoharjo 57521.Telp.+62-0271-593156, Fax. +62-0271-591065  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat optimasi penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha tempe di kecamatan Banyudono kabupaten Boyolali. Metode pengambilan sampel menggunakan metode quota sampel yaitu  jumlah sampel ditentukan  30 orang pelaku usaha tempe secara random.  Metode pengumpulan data dengan observasi , wawancara dan pencatatan dengan pengisian quesioner sedang metode analisa data  dengan analisa regresi dari masing – masing faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan analisa variance ternyata F hitung ( 7,13 ) > F tabel ( 2,53 ) hal ini berarti persamaan regresi significan, artinya semua faktor produksi yang digunakan secara keseluruhan berpengaruh nyata terhadap produksi tempe. Dari uji of Diterminasi ( R 2 ) diperoleh harga sebesar 0,994. Artinya dalam proses produksi tempe tersebut 99,4 % dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi yang diteliti yaitu tenaga kerja, kedelai , ragi , bungkus , campuran dan bahan bakar , sedang yang 0,6 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari analisa regresi diketahui bahwa penggunaan faktor produksi tenaga kerja, kedelai, ragi, bungkus dan campuran  masih berada pada daerah ekonomis dan dapat ditingkatkan  karena nilai koefisien regresi positip, sedang faktor produksi bahan bakar  pemakaiannya harus dikurangi karena nilai koefisien regresi negatif. Dari hasil analisa kombinasi optimum  ternyata nilai ratio MPPxi  / Pxi untuk  setiap Faktor produksi  belum sama, sehingga belum optimum. Demikian juga,usaha tempe belum mencapai keuntungan maksimum  karena  MPPxi . Py   / Pxi  ≠  1.                   Kesimpulan dari penelitian ini adalah hipotesis diterima, karena pelaku usaha tempe dalam mengalokasikan faktor-faktor produksi belum optimum dan secara ekonomi belum memperoleh keuntungan yang maksimum. Kata-kata Kunci :  Optimasi, Faktor- faktor  produksi, Tempe
Konsep Just in Time Guna Mengatasi Kesia-Siaan dan Variabilitas dalam Optimasi Kualitas Produk Darsini, Darsini
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep Just in Time Guna Mengatasi Kesia-Siaan dan Variabilitas dalam Optimasi Kualitas Produk Darsini Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. S.Humardani No. 1 Sukoharjo 57521 email : dearsiny@yahoo.com AbstrakJust in time merupakan suatu falsafah dalam peningkatan mutu proses berkelanjutan. Just in time memfokuskan pada penghapusam kesia-siaan dari proses produksi. Kesia-siaan merupakan pemborosan yang harus ditekan seminim mungkin dan harus dihilangkan dalam kegiatan proses produksi. Kesia-siaan dapat berupa waktu yang tidak akurat dan manajemen operasional proses yang buruk. Kesia-siaan yang berupa pengangguran,  penumpukan persediaan bahan, permesinan yang tidak terpelihara dengan baik mengkibatkan mutu kegiatan menjadi buruk yang pada akhirnya berakibat pada pemborosan dan  deficit keuangan organisasi. Just in time dimaksudkan untuk mengikat karyawan agar bekerja dengan manajemen yang baik dan pemasok juga merasa terikat untuk membangun suatu sistem yang memberikan pelayanan kepada konsumen dengan biaya yang lebih rendah dan mutu yang tinggi.  Kata-kata kunci :  Pengurangan kesia-siaan, Pengurangan variabilitas, Kualitas proses
Dukungan Sosiolinguistik Terhadap Penerjemahan Astuti, Purwani Indri
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan Sosiolinguistik Terhadap Penerjemahan Purwani Indri AstutiProgram Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo, kode pos 57512. Telpon: +62-0271-593156, fax: +62-0271-591065 Abstrak  Kebutuhan manusia untuk saling berinteraksi sesamanya merupakan kebutuhan hakiki yang harus selalu dipenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan bahasa sebagai alat komunikasi manusia yang paling sempurna. Bahasa selalu digunakan dan dikaitkan dengan masyarakat penuturnya, untuk itulah sosiolinguistik lahir dengan memberikan banyak kontribusi di dalamnya. Salah satu dukungan yang nyata adalah dalam bidang penerjemahan. Penerjemahan sebagai kegiatan yang menjembatani 2 (dua) masyarakat yang berbeda sistem bahasanya diharapkan mampu mengalihkan pesan secara tepat. Pengalihan pesan ini tentu saja tidak lepas dari unsur‑unsur yang ada dalam masyarakat penutur maupun petutur. Kata-kata Kunci : Sosiolinguistik, Penerjemahan, Penutur, Petutur
Analisa Usaha Petani Pembuat Log Jamur Tiram di Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang Retnaningsih, Nugraheni
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa Usaha Petani Pembuat Log Jamur Tiram di Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang Nugraheni Retnaningsih Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Jl. Letjen Sujono Humardani No. 1 Sukoharjo 57521. Telp.+62-0271-593156, Fax. +62-0271-591065 Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya: biaya, penerimaan, dan keuntungan dari pengusahaan log jamur tiram; tingkat resiko usaha yang ditanggung oleh petani pembuat log jamur tiram di desa Sugihan, kecamatan Tengaran, kabupaten Semarang. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei, dengan jalan teknik observasi, interview, dan menggunakan questioner sebagai alat bantu pengumpulan data. Lokasi penelitian dipilih desa Sugihan, karena hanya di desa tersebut dijumpai petani penghasil log jamur tiram. Sedangkan pengambilan sampel petani dilakukan secara sensus, yaitu semua petani yang mengusahakan log jamur tiram di desa Sugihan dijadikan sebagai sampel sebanyak 10 responden. Hasil analisa usaha terhadap petani pembuat log jamur tiram per bulan di desa Sugihan, diperoleh rerata biaya total sebesar Rp 6.537.960,00 meliputi rerata biaya tetap Rp 2.643.960,00 dan rerata biaya variabel Rp 3.894.000,00. Rerata produksi sebanyak 4.200 log jamur tiram dan rerata harga di tingkat petani responden Rp 1.770,00 per log jamur tiram, sehingga diperoleh rerata penerimaan total Rp 7.400.000,00. Rerata keuntungan petani sebesar Rp 862.040,00 dengan tingkat profitabilitas 12,72 % berarti bahwa pengusahaan log jamur tiram menguntungkan. Hasil perhitungan tingkat resiko usaha diperoleh nilai koefisien variasi (KV) < 0,5 yaitu sebesar 0,41 dengan batas bawah keuntungan (BBK) bernilai positif yaitu sebesar Rp 156.100,00 berarti bahwa pengusahaan log jamur tiram beresiko rendah. Kata-kata Kunci: Analisa Usaha, Log,  Jamur Tiram, Petani  Desa Sugihan
Perancangan Meja Laboratorium Analisis Perancangan Kerja (APK) yang Ergonomis di Program Studi Teknik Industri Univet Bantara Sukoharjo Suprapto, Suprapto
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Meja Laboratorium  Analisis Perancangan Kerja (APK) yang Ergonomis di Program Studi Teknik Industri Univet Bantara Sukoharjo Suprapto Prodi Teknik Industri  Fakultas Teknik  Univet Bantara Sukoharjo. Jl. Letjen S. Humardani No.1 Jombor Sukoharjo 57521 Telp (0271) 953156 Fax (0271) 591065 e-mail: supraptodd@yahoo.co.id  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk untuk merancang suatu meja laboratorium APK yang ergonomis di Program Studi Teknik Industri yang sesuai dengan ukuran tubuh  (antropometri) mahasiswa (praktikan) sehingga dapat memberikan kemudahan, keamanan dan kenyamanan. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Teknik Industri Univet Banatara Sukoharjo dan sebagai sampel diambil 30 mahasiswa. Pengumpulan data meliputi pengukuran antropometri mahasiswa dan antropometri meja laboratorium APK Program Studi Teknik Industri Univet Bantara Sukoharjo metode pengukuran langsung  menggunakan meteran. Data yang diperoleh dilakukan uji keseragaman dan kecukupan data dan selanjutnya dilakukan perancangan meja laboratorium APK yang ergonomis. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari  perbandingan  ukuran, meja laboratorium APK yang ada saat  ini dari segi ukuran dan fungsinya belum ergonomis karena hanya sebatas meja kerja biasa dan belum bisa memenuhi untuk kebutuhan praktikum APK. Dalam perancangan meja laboratorium APK yang ergonomis dan dapat disesuaikan, hal yang paling utama untuk diperhatikan adalah penggunaan data antropometri, ukuran ketinggian dan kemiringan permukaan meja. Dari hasil pengolahan data diperoleh rancangan meja laboratorium APK yang dapat disesuaikan ketinggiannya maupun kemiringannya. Penyesuaian ini diperlukan untuk mengimplementasikan materi praktikum APK.  Rancangan meja laboratorium APK yang ergonomis diharapkan dapat memberikan  kemudahan, keamanan dan kenyamanan bagi mahasiswa dalam melaksanakan praktikum APK. Kemampuan penyesuaian (adjustabilty) suatu produk merupakan suatu prasyarat yang amat penting dalam proses perancangan. Kata-kata kunci :  Meja laboratorium APK, Ergonomis
Teori Interaksi Simbolik dalam Kajian Komunikasi Rahayu, Nuryani Tri
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori Interaksi Simbolik dalam Kajian Komunikasi Nuryani Tri Rahayu Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Univet Bantara Sukoharjo, Jl. Letjen S. Humardani No.1 Sukoharjo 57521, Telp. (0271) 593156, Fax. (0271) 591065 e-mail : nuryaniskh@yahoo.com Abstrak Komunikasi adalah pendukung utama eksistensi sistem sosial karena tanpa terjadinya komunikasi maka sekelompok orang yang berada dalam suatu wilayah tertentu tidak dapat disebut sebagai masyarakat. komunikasi juga menjadi sarana bagi manusia untuk memahami dan menginterpretasikan situasi sekelilingnya. Bagi para pakar dari tradisi interaksional, komunikasi dan makna adalah reralitas sosial yang nyata, dan penjelasan-penjelasan kognitif dipandang sebagai kurang penting. Makna diciptakan dan ditopang oleh interaksi dalam kelompok-kelompok sosial. Interaksi, mengukuhkan, memelihara, dan mengubah beberapa konvensi – peran, norma, aturan-aturan, dan makna – didalam suatu kelompok sosial atau budaya dan konvensi ini pada gilirannya mendefinisikan realitas atau budaya itu sendiri. Menurut teori interaksionisme simbolik, interaksi sosial penting sebagai sebuah  sarana ataupun sebagai sebuah penyebab tingkah laku manusia. Dalam interaksi simbolik terjadi penyajian gerak isyarat dan respon terhadap arti dari gerak isyarat tersebut. Pihak-pihak yang berinteraksi mengambil peran secara seimbang sehingga komunikasi dalam interaksi tersebut dapat berjalan efektif. Dalam interaksi simbolik orang menginterpretasikan masing-masing tindakan dan isyarat orang lain berdasarkan arti yang dihasilkan dari interpretasi tersebut. Pandangan ini kemudian diyakini oleh banyak teoretisi komunikasi sebagai pendekatan yang lebih tepat untuk mengkaji fenomena dan realitas komunikasi atau interaksi sosial dalam masyarakat. Kata-kata kunci : Interaksi simbolik, Komunikasi, Studi kualitatif
Pengaruh Teknik Inkubasi Pada Pembuatan Telur Asin Terhadap Handayani, Catur Budi
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Teknik Inkubasi Pada Pembuatan Telur Asin Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptiknya Catur Budi Handayani Fakultas Pertanian Univet Bantara Sukoharjo, Jl S Humardani No ! Jombor Sukoharjo. Telp (0271) 593156  Abstrak                Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh teknik inkubasi pada pembuatan telur asin terhadap sifat kimia dan organoleptiknya menggunakan rancangan acak lengkap pola searah dengan 3 perlakuan yaitu inkubasi dengan oven, inkubasi di bawah sinar matahari dan tanpa inkubasi. Parameter yang diamati adalah pengukuran kadar air dengan metode gravimetri, pengukuran kadar garam dengan titrasi volumetrik dan pengukuran kadar protein terlarut dengan metode spektrometri. Untuk sifat-sifat organoleptik dilakukan uji kesukaan   menggunakan 15 panelis untuk kesukaan terhadap rasa, tekstur keseluruhan dan tekstur kuning telur dengan skor 1-5. Hasilnya kadar air putih telur dan kuning telur asin pada telur asin yang tidak diinkubasi, diinkubasi di bawah sinar matahari dan diinkubasi dengan oven menunjukkan adanya penurunan yang signifikan. Kadar garam putih telur dan kuning telur asin pada telur asin yang tidak diinkubasi, diinkubasi di bawah sinar matahari dan diinkubasi dengan oven meningkat, namun tidak signifikan untuk kenaikan kadar garam pada kuning telur. Kadar protein putih telur asin pada telur asin yang tidak diinkubasi, diinkubasi di bawah sinar matahari dan diinkubasi dengan oven meningkat. Uji organoleptik terhadap telur asin menunjukkan perbedaan nyata terhadap rasa yang semakin asin tetapi tidak berbeda nyata pada tekstur keseluruhan dan berbeda nyata pada tekstur kuning telur antara yang tidak diinkubasi dan diinkubasi dengan oven. Kata-kata kunci : Telur asin inkubasi, Sifat kimia, Sifat organoleptik
Pengelolaan Pembelajaran Lesson Study Mata Pelajaran Ipa Di SMA Negeri 1 Nogosari Kabupaten Boyolali Haryoto, Haryoto; Lestari, Marlupi Dwi; Suseno, Nugroho Adi
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan Pembelajaran Lesson Study Mata Pelajaran Ipa Di SMA Negeri 1 Nogosari Kabupaten Boyolali Haryoto1), Marlupi Dwi Lestari2), Nugroho Adi Suseno3) 1)Staf Pengajar Progdi Magister Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta2)Guru Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Nogosari, Kabupaten Boyolali3)Guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 1, Kaliwungu, Kabupaten Semarang Abstract Quality of education in Nogosari High School still lower because there is use to function educational production approach which too centripetal at education input, less is paying attention of learning process, to increase quality of education conducted by real stages there are learning process of pass with lesson study approach. Learning process of lesson study is conducted represent learning process collaboration by teachers through three activities there are planning, implementation, and reflection. Planning is started identified the problem, analysis of problem, determination of problem priority to be solved, election the lesson model, making lesson plan, cozening method, physic appliance and assessment conducted together by collaboration. The implementation of lesson is conducted together, someone become teacher model and other is observation of learning process; observer may not bother of learning process, observer duty note important problem in lesson. The reflection is conducted after ending lesson, its analyzing learning process, teachers’ model submit what experienced by learning moment, while observer submit result of observation, then analyzed and looked for the way out of the problem of faced at the moment of lesson  implementation. Learning Process of lesson study in Nogosari High School implemented by collaboration between ‘science teacher’ and ‘study teacher’ which start planning until implementation, as for reflection is implemented every saturday of meeting learn or Team Working of Teacher. Result of learning for lesson study in Nogosari High School can improve the quality of education.  Keywords: Lesson Study

Page 1 of 2 | Total Record : 15