Jurnal EECCIS
EECCIS is a scientific journal published every six month by electrical Department faculty of Engineering Brawijaya University. The Journal itself is specialized, i.e. the topics of articles cover electrical power, electronics, control, telecommunication, informatics and system engineering. The languages used in this journal are Bahasa Indonesia and English.
Articles
388 Documents
Simulasi Pengaruh Phase Noise pada Kinerja Sistem Komunikasi Nirkabel Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM)
Ali Mustofa;
Wahju Adi Priyono
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.793 KB)
|
DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.356
Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) merupakan salah satu alternatif terbaik dalam mengurangi pengaruh lintas jamak pada komunikasi bergerak. OFDM mempunyai kelemahan, yaitu sensitivitas tinggi terhadap perubahan waktu pada kanal disebabkan efek Doppler, frekuensi offset carrier, dan phase noise. Penelitian ini menganalisis kinerja sistem OFDM terhadap phase noise dengan perbedaan jumlah subcarrier menggunakan modulasi Quadrature Phase Shift Keying (QPSK). Hasil simulasi menunjukkan, dengan varians phase noise yang berbeda, phase noise dapat menyebabkan penurunan rasio sinyal terhadap noise (SNR) dan penurunan laju transmisi.
Penerapan Case Based Reasoning pada Sistem Pendukung Keputusan Penanganan Komplain Penyewa Mall (Studi Kasus : Maspion Square Mall, Surabaya)
Meivi Kartikasari;
Purnomo Budi Santoso;
Erni Yudaningtyas
Jurnal EECCIS Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (630.763 KB)
Abstract-One of the factors affecting the level of satisfaction of tenants in a mall is the speed and accuracy of the services provided by the manager of the mall, especially in terms of the handling of complaints. Case Based Reasoning is a method to resolve the issues with respect to the same events in the past, then use the knowledge or information to solve new problems. This research aims to develop a Decision Support System with Case Based Reasoning method to improve complaint handling services to tenants mall. Results of this research is a prototype complaint management system called SIPENKOM that can generate output solutions for new cases based on similar old cases. Based on test to tenants and management of Maspion Square Mall, SIPENKOM can improve complaint handling services by approximately 85%. Keywords-Decision Support Systems, Case Based Reasoning, Similarity.
Perangkat Pembacaan Data Analog Peralatan Industri Dengan Komunikasi Standard RS-485
Stephanus Budi Sutikno;
Muhammad Aswin;
Mochammad Rusli
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (499.928 KB)
|
DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.352
Perekaman data-data parameter atau variabel di perangkat kendali jaring tertutup di industri dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Dengan menggunakan programmbale Logic controller (PLC), perekaman data-data parameter berbasis waktu telah dilakukan. Namun keterbatasan memori PLC mempersulit pembacaan dan meningkatkan biaya perekaman. Perekaman dngan pena bergerak di industri, juga sering ditemui. Kelemahan cara ini adalah pemborosan kertas dan pengamatan variabel yang cukup sulit, sehingga tumpukan kertas hasil rekaman semakin banyak dan semakin mempersulit dokumentasi proses kendali industri. Oleh karena itu diperlukan perangkat yang fleksibel dengan memori yang dapat diekspansi dengan biaya murah dan tanpa kertas. Paper ini menjelaskan desain perangkat perekam dengan menggunakan komputer PC untuk data-data di lapangan industri.  Â
Pengujian Struktur Program Dengan Pengujian Jalur Dasar (Basis Path Testing) : Teori Dan Aplikasi
Tri Astoto Kurniawan
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.712 KB)
|
DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.357
Pengujian perangkat lunak adalah sebuah proses eksekusi program yang dilakukan untuk menemukan kesalahan-kesalahan (errors). Salah satu teknik yang digunakan adalah pengujian struktur program/kotak putih (structural/white box/glass box testing) dengan menggunakan pengujian jalur dasar (basis path testing). Pengujian jalur dasar adalah merupakan suatu teknik pengujian struktur program yang dilakukan berdasarkan jalur-jalur lojik yang ada. Jalur dasar (basis path) didefinisikan sebagai suatu jalur unik yang terdapat pada struktur program dimana tidak diperbolehkan terjadinya perulangan lintasan jalur yang sama persis. Semua kemungkinan jalur dasar diidentifikasi dengan melakukan kombinasi-kombinasi jalur yang ada. Untuk bisa melakukan pengujian jalur dasar maka harus ditentukan dulu grafik alir (flow graph) yang diterjemahkan dari algoritma/flow chart struktur program yang akan diuji. Pengujian jalur dasar menggunakan cyclomatic complexity/number untuk mengukur tingkat kompleksitas dari struktur program yang akan diuji sekaligus sebagai dasar untuk menentukan kasus-kasus uji (test cases) yang akan dilakukan. Pada pembahasan artikel ini akan dijelaskan bagaimana menggambarkan grafik alir berdasarkan algoritma/flow chart yang akan diuji, menghitung cyclomatic complexity, menentukan jalur-jalur dasar dan mendefinisikan kasus-kasus uji yang akan dilakukan. Teknik pengujian jalur dasar diimplementasikan pada pengujian unit (unit testing) dan integrasi (integration testing). Teknik pengujian ini dapat digunakan untuk melakukan proses penjaminan mutu (quality assurance) terhadap produk perangkat lunak sebelum diserahkan kepada pengguna (customer). Pengujian Struktur Program Dengan Pengujian Jalur Dasar (Basis Path Testing) : Teori Dan Aplikasi
Penghapus Derau Adaptif dengan Algoritma NLMS Ukuran Langkah Adaptasi Tetap dan Berubah
Panca Mudjirahardjo;
Pratolo Rahardjo
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (404.982 KB)
|
DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.353
Penghapus derau adaptif adalah penapis optimal yang dapat diterapkan bila masukan referensi tersedia. Keuntungan metode ini adalah kemampuan adaptasi dan distorsi keluaran yang rendah. Penggunaan ukuran langkah yang tepat memberikan kecepatan konvergensi yang tinggi. Penelitian ini memodifikasi ANC klasik sehingga memberikan kecepatan konvergensi yang lebih tinggi dan distorsi sinyal keluaran yang lebih rendah. Seratus iterasi pertama menerapkan ukuran langkah tetap kemudian berubah-ubah untuk iterasi berikutnya. Ukuran langkah modifikasi ini berdasar pada estimasi SNR. Simulasi komputer dengan derau putih, menunjukkan ANC usulan mempunyai distorsi 10 hingga 20 dB dibawah ANC klasik.
Analisis Algoritma Pergantian Cache Pada Proxy Web Server Internet Dengan Simulasi
Heru Nurwarsito
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.412 KB)
|
DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.358
Pertumbuhan jumlah client internet dari waktu ke waktu terus bertambah, maka respon akses internet menjadi semakin lambat. Untuk membantu kecepatan akses tersebut maka diperlukan cache pada Proxy Server. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performansi Proxy Server pada Jaringan Internet terhadap penggunaan algoritma pergantian cache-nya.Analisis Algoritma Pergantian Cache Pada Proxy Server didesain dengan metoda pemodelan simulasi jaringan internet yang terdiri dari Web server, Proxy server dan Client. Proxy Server menggunakan model hirarki dan hubungan antar Proxy Server dalam tingkatan yang sama (sibling). Akses permintaan dari Client ke Proxy Server dihubungkan pada tingkat paling bawah (Level 1). Pada saat Cache penuh, maka diperlukan penghapusan obyek data yang telah tersimpan, penghapusan ini diatur berdasarkan Algoritma LRU, LFU, LFU-Aging dan GDSF.Dari hasil uji coba menunjukkan bahwa algoritma GDSF mempunyai Hit Ratio dan Byte Hit Ratio yang paling tinggi. Pada model hirarki dua tingkat tanpa sibling, tidak banyak berpengaruh terhadap performansinya. Pada model hirarki dengan satu tingkat atau dua tingkat dengan sibling dua buah proxy akan meningkatkan performansi berkisar 87-91%. Pada model hirarki satu tingkat dengan sibling antar tiga buah dan empat buah proxy yang membentuk jaringan mesh maka akan meningkatkan performansi menjadi 98-99% .Pada model hirarki dengan dua tingkat dengan sibling minimal tiga buah proxy yang membentuk mesh, maka akan sangat mengurangi bandwith yang keluar bisa mencapai 95%.
Perbandingan Kinerja Algoritma C.45 dan AHP-TOPSIS Sebagai Pendukung Keputusan Proses Seleksi Penerima Beasiswa
Aziz Musthafa;
Hadi Suyono;
M. Sarosa
Jurnal EECCIS Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.947 KB)
Considering the importance of the scholarship, it is a challenge for the head of higher education institutions to make an accurate decision on giving scholarships and managing data of the recipients. However, the implementation is still less efficient in terms of time and allow for errors due to how to select and transfer of data recipients still use manual way. Decision support system is expected to improve performance and simplify the process of selection of recipients. In this research used data Bidik Misi scholarship. The input of this system is the personal data of applicants, the data of parents and academic data. Sample registries from 2013 - 2014 is used in this research. The data of applicants in 2013 are used for training. Whereas the data of applicants in 2014 are used for testing or target data. Input data will be processed using data mining techniques, C4.5 algorithm and Multiple Attribute Decision Making (MCDM) AHP-TOPSIS algorithm. The output of this system is a recommendation of applicants who are accepted and not accepted in Bidik Misi Scholarship and analysis algorithms based on performance.The test results for Bidik Misi Scholarship show that C4.5 algorithm got 85% on precision, 85% on recall and 93% on accuracy, and AHP-TOPSIS got 69% on precision, 69% on recall, and 87% on accuracy. In this research, C4.5 algorithm shows a better performance than AHP-TOPSIS algorithm.
Modeling Si/SiGe/Si Quantum Well Solar Cell Using Different Well Width and Mole Fraction
Raden Arief Setyawan
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.222 KB)
|
DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.354
Quantum Well Solar Cell ( QWSC) was proposed as a means to achieve higher efficiencies compare with conventional monolithic solar cell structures. Quantum well formed by adding lower band gap material within intrinsic region of p-i-n solar cell with less than 100 Aï‚° thicknesses. In this research, five structure of QWSC device were designed with different quantum well thickness. Each structure using different SiGe mole fraction in order to achieve the influence of mole fraction variation to quantum efficiency (QE). Parameters of SiGe in simulations were obtained from various references to use with PC1D and Simwin Software. From simulation result, quantum efficiency will increase from mole fraction 0.2 (84.5135 %) until reaching maximum efficiency at mole fraction 0.75 (91.5703 %). Quantum efficiency begin to decrease at mole fraction higher than 0.75. At mole fraction 0.85 quantum efficiency equal to 90.4830 % and at mole fraction 0.95 quantum efficiency sharply become 71.6327 %.
Kontribusi Terhadap Kuliah Perancangan Mesin Listrik Dalam Pendidikan Teknik Tenaga Listrik Di Indonesia
Rini Nur Hasanah;
Soeprapto -
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.835 KB)
|
DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.359
Dalam dunia industri, mesin tak serempak banyak digunakan sebagai penggerak utama. Selain itu, sebagai generator mesin ini memungkinkan pembangkitan energi listrik secara otonom di daerah-daerah terpencil. Mengingat pentingnya peran mesin ini, makalah ini dibuat untuk sedikit memberikan kontribusi dalam kuliah perancangan mesin listrik bagi mahasiswa teknik tenaga listrik pada khususnya. Kontribusi yang diberikan berupa tambahan pemahaman terhadap penerapan teori elektromaknitik dalam perhitungan induktansi bocor cincin ujung rotor sangkar saat perancangan mesin tak serempak. Akan ditunjukkan bagaimana beberapa anggapan penyederhanaan diambil agar memungkinkan proses perhitungan dengan menggunakan teori dasar elektromaknetika. Perhitungan analitik berdasarkan metoda bayangan, yang pada umumnya sudah dipelajari dalam kuliah dasar teori elektromaknitik, dibandingkan dengan perhitungan secara analitik-empirik serta dengan perhitungan menggunakan metoda numerik berdasarkan metode elemen terbatas. Dengan memanfaatkan metoda bayangan, induktansi diperoleh melalui penghitungan fluksi yang tercakup total menggunakan vektor potensial. Sebagai pembanding, induktansi juga telah diperoleh dengan menghitung impedansi cincin. Selanjutnya, perhitungan induktansi menggunakan perangkat lunak berdasarkan metoda elemen terbatas juga telah dilakukan melalui penghitungan energi maupun fluksi. Hasil perhitungan analitik menunjukkan adanya kesesuaian dengan hasil numerik, dengan keuntungan metode bayangan lebih sederhana dan mudah untuk diterapkan dibandingkan dengan metode elemen terbatas yang hingga kini seringkali masih terbentur pada lama proses penghitungan serta keterbatasan daya hitung komputer.
Pengembangan Sistem Akuisisi Data Nirkabel untuk Pengukuran Distribusi Suhu Bawah Permukaan
Rahman Arifuddin;
Didik R. Santoso;
Onny Setyawati
Jurnal EECCIS Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (840.416 KB)
Subsurface temperature distribution measurement can be performed using non-contact methods such as remote sensing and other satellite imagery, and method of contact is by direct measurement at the observation area. In this research a contact method was used by injecting iron pipes equipped with sensor into the ground. The digital temperature sensor that can reduce noise, communication systems using wireless networks, and data processing system user interface were used. Result of measurement and processing of the data showed that the distribution of heat towards one of the slave due to the sunlight direct exposure was 31oC in areas without anomalies