cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 527 Documents
Posisi dan Strategi Indonesia dalam Menghadapi Perubahan Iklim guna Mendukung Ketahanan Nasional Tri Legionosuko; M Adnan Madjid; Novky Asmoro; Eko G Samudro
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 25, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.50907

Abstract

ABSTRACTGlobal environmental hazards that threaten human and nature are becoming increasingly apparent. One of these hazards may include climate change which affect the sea level rise, ocean warming, increased temperature, increased rainfall and tropical storms. Indonesia is one of the countries containing abundant natural resources with high level of environmental damage. Indonesia as a tropical country is also one of the countries most vulnerable to negative impacts of climate change. In order to discover Indonesia position and strategy in the Climate Change, the literature analysis method was done to support the paper. The result showed that, Indonesia in preparing the action plan and funding use the blended finance scheme that is implemented through the document of National Action Plan in Facing Climate Change and National Development Planning Response to Climate Change. The active role of the business community, academics, civil society organizations, development partners, and all elements of society is needed so that efforts to deal with climate change can be achieved effectively in realizing national resilience.      ABSTRAKBahaya lingkungan global yang mengancam  manusia dan alam  menjadi semakin jelas. Salah satu bahaya ini termasuk perubahan iklim yang mempengaruhi kenaikan level permukaan air laut, pemanasan laut, peningkatan suhu, peningkatan curah hujan dan badai tropis. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki sumber daya alam melimpah dengan tingkat kerusakan lingkungan yang tinggi. Indonesia sebagai negara tropis juga merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak negatif perubahan iklim. Untuk menemukan posisi dan strategi Indonesia dalam Perubahan Iklim, metode analisis literatur dilakukan untuk mendukung makalah ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Indonesia dalam mempersiapkan rencana aksi dan pendanaan menggunakan skema keuangan campuran yang dilaksanakan melalui dokumen Rencana Aksi Nasional dalam Menghadapi Perubahan Iklim dan Respons Perencanaan Pembangunan Nasional terhadap Perubahan Iklim. Peran aktif komunitas bisnis, akademisi, organisasi masyarakat sipil, mitra pembangunan, dan semua elemen masyarakat diperlukan agar upaya untuk mengatasi perubahan iklim dapat dicapai secara efektif dalam mewujudkan ketahanan nasional
Literasi Berita Hoaxs Di Internet Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Mahasiswa (Studi Tentang Penggunaan Media Sosial Pada Mahasiswa STT Adisutjipto Yogyakarta) Abdul Haris Subarjo; Wita Setianingsih
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.51109

Abstract

ABSTRAKPenggunaan internet membawa konsekuensi pada cara berfikir dan cara bertindak dalam menghadapi beragam informasi yang disajikan, beragam informasi mengalir deras dengan beragam kepentingan. Kemudahan untuk memberikan informasi melalui media sosial memberikan dampak positif dan negatif. Seringkali informasi di berbagai media sosial menimbulkan kegaduhan, keresahan dan dapat memecah belah masyarakat dan merupaka berita hoaks. Beragam kabar yang belum diselidiki kebenarannya terpampang. Literasi merupakan salah satu komponen yang disorot oleh negara-negara di dunia. Tingkat literasi suatu negara menunjukkan kemampuan dari warga negaranya dalam menelaah, mengkaji, menyebarluaskan suatu informasi serta mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan informasi tersebut. Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) merupakan sebuah lembaga Pendidikan tinggi yang di dalamnya beranggotakan masyarakat akademik. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan  untuk mengungkap bagaimana profil literasi mahasiswa STTA terhadap penyebaran berita hoaxs di internet dalam kaitannya dengan ketahanan nasional. Metode pengumpulan data dilakukan  dengan kuesioner dan penelusuran literatur. Data tentang literasi informasi dianalisis untuk mengetahui kondisi ketahanan pribadi mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi  literasi berita hoaxs berimplikasi terhadap ketahanan pribadi mahasiswa yang  terkait erat dengan ketahanan nasional. Mahasiswa tanpa pemahaman yang baik terhadap berita hoaxs dapat merusak ketahanan pribadi mereka dan  berpotensi mengganggu ketahanan nasional.
Pasar, Tata Kelola Dan Hubungan Transnasional Di Era Globalisasi Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Politik Dunia Iskandar Hamonangan
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.52695

Abstract

ABSTRAKTulisan ini mendiskusikan globalisasi dan keterkaitannya dengan pasar, tata kelola global dan hubungan transnasional. Penulis menggambarkan globalisasi sebagai suatu proses transisi menuju suatu masyarakat global yang terintegrasi. Globalisasi pada umumnya dikaitkan dengan ekonomi global, namun pemahaman mengenai globalisasi telah melampaui masalah ekonomi dan memiliki tantangan-tantangan terhadap ketahanan politik global. Globalisasi juga melibatkan isu-isu seperti lingkungan, pemanasan global, bahkan hak asasi manusia, yang melibatkan tidak hanya negara sebagai aktor, namun juga aktor-aktor non negara seperti organisasi non-pemerintah dan masyarakat sipil dan memiliki kemungkinan dalam mempengaruhi perkembangan politik dunia secara global. Penulis berpendapat bahwa globalisasi memiliki pengaruh dan telah membentuk interaksi-interaksi politik global yang baru. Hal tersebut dapat dilihat bahwa aktor non negara seperti organisasi non-pemerintah dan kalangan masyarakat sipil dapat mempengaruhi suatu negara dalam pengambilan keputusan suatu kebijakan.
Strategi Pemberdayaan Wilayah Pesisir Dalam Menghadapi Bencana Tsunami Serta Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah (Studi di Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten) Syaiful Anwar; Agus Winarna; Priyanto Suharto
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.52823

Abstract

ABSTRAK           Kabupaten Serang di Provinsi Banten merupakan wilayah multirawan bencana, dengan potensi bencana  terbesar yang meliputi banjir, tanah longsor, gempa, gelombang pasang, tsunami, dan abrasi. Pada saat tsunami yang menerjang Selat Sunda pada Desember 2018 lalu, Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang merupakan daerah terdampak tsunami yang tergolong cukup parah. Bencana alam merupakan ancaman nyata berdimensi ancaman nir-militer. Peran kementerian/ lembaga pemerintah terkait sebagai unsur utama dalam pertahanan nir-militer juga perlu mendapat perhatian, sehingga ditemukan akar permasalahan dan solusi terkait pertahanan nir-militer dalam menghadapi anacaman nyata berupa bencana tsunami yang melanda wilayah Kabupaten Serang. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif yang didukung oleh metode penelitian studi kasus. Informasi yang didapatkan dari para narasumber yang dituju selanjutnya dibahas dengan menerapkan teknik analisis kualitatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi pemberdayaan wilayah pesisir dan mekanisme sinergitas kelembagaan yang dilaksanakan di wilayah Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Hasil dari kajian ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan wilayah pesisir di Desa Bulakan  dalam bentuk sinergitas kelembagaan di Kabupaten Serang dilakukan dengan rencana aksi penanggulangan bencana tsunami berbasis pemberdayaan wilayah pesisir yang meliputi pembinaan kesadaran bencana masyarakat pesisir, dan menyusun rencana simulasi bencana tsunami berkelanjutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi terselenggaranya strategi pemberdayaan wilayah pesisir di wilayah Serang dalam menghadapi bencana tsunami adalah dukungan masyarakat dan komunikasi yang baik antara para pemangku kepentingan
Strategi Pembentukan Ketahanan Pribadi Siswa Berbasis Nilai-Nilai Pancasila Untuk Membangun Kesadaran Bernegara (Studi Di SMA Taruna Nusantara Magelang Jawa Tengah) Diyah Kartika Dewi; Sunarso Sunarso
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.53132

Abstract

ABSTRACT           This study aims to analyze the strategy of forming student’s personal resilience based on Pancasila values to build state awareness in Taruna Nusantara High School. This research uses a qualitative approach to the type of case study. Determination of the subject using a purposive technique. Data collection using observation and interview. The data analysis component uses interactive models while the validity of the data uses member check. The results showed that there were several strategies in the formation of personal endurance based on Pancasila values to build state awareness in Taruna Nusantara High School, namely (1) acculturation of Pancasila values through school culture using the exemplary and participatory approach of all school members, (2) carrying out project activities and, (3) the teacher carries out innovative learning. The formation of self-defense based on Pancasila values is important because it can produce a strong personality, nationalistic spirit, and be able to restore national identity.ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembentukan ketahanan pribadi berbasis nilai-nilai Pancasila untuk membangun kesadaran bernegara di SMA Taruna Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Komponen analisis data menggunakan interactive models sedangkan keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi dalam pembentukan ketahanan pribadi berbasis nilai-nilai Pancasila untuk membangun kesadaran bernegara di SMA Taruna Nusantara, yaitu (1) pembudayaan nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah dengan menggunakan pendekatan keteladanan dan partisipastif dari semua warga sekolah, (2) melaksanakan kegiatan terproyek dan, (3) guru melaksanakan pembelajaran yang inovatif. Pembentukan ketahanan diri siswa berbasis nilai-nilai Pancasila penting untuk dilakukan karena dapat menghasilkan pribadi yang tangguh, berjiwa nasionalis, dan mampu mengembalikan jati diri bangsa 
Ketahanan Ekonomi Masyarakat Pesisir Di Kawasan Ekowisata Bahari Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur Nuddin Harahab; Zaenal Fanani; Dhiana Puspitawati; Abdullah Said
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.53372

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem pengelolaan sumberdaya alam pesisir untuk ekowisata; menganalisis keterkaitan antara pengelolaan ekowisata bahari dengan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir; dan menganalisis perkembangan perekonomian dan kemakmuran masyarakat pesisir yang dilihat dari empat komponen, yakni kesehatan, pendidikan, pengeluaran perkapita dan pemukiman. Pendekatan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan maksud untuk memahami fenomena tentang pengelolaan ekowisata bahari dan keterkaitannya dengan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. Analisis data penelitian ini menggunakan model dari Miles, et al., yang disebut Analisis Data Model Interaktif, yang meliputi: kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclusion: drawing/verifying). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sumberdaya alam pesisir untuk ekowisata bahari yang dilakukan oleh Yayasan Bhakti Alam Sendangbiru, dengan trade mark CMC (Clungup Mangrove Conservation), termasuk dalam kategori baik dengan menjalankan prinsip ekowisata yaitu konservasi, partisipasi, rekreasi dan edukasi, ekonomi, dan control.  Pengelolaan ekowisata bahari yang dilakukan oleh Yayasan Bhakti Alam Sendangbiru, memberikan manfaat bagi ketersediaan stok ikan yang ada di laut, meskipun masih ada sebagian orang yang belum mengakui manfaat dari konservasi hutan mangrove terhadap produktivitas perikanan tangkap. Perkembangan perekonomian dan kemakmuran apabila dilihat dari empat komponen, yakni kesehatan, pendidikan, pengeluaran perkapita dan pemukiman dapat disimpulkan dalam kondisi baik. 
Penguatan Kewarganegaraan Ekologis Untuk Mewujudkan Ketahanan Lingkungan (Studi di Kampung Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta) Serlina Candra Wardina Sari; Samsuri Samsuri; Darto Wahidin
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.53816

Abstract

ABSTRAK Gagasan kewarganegaraan ekologis hadir dan membawa implikasi penting pada konsepsi kewarganegaraan dalam bidang pelestarian lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penguatan kewarganegaraan ekologis untuk mewujudkan ketahanan lingkungan melalui program-program kepedulian lingkungan di Kampung Gambiran sebagai Kampung Hijau Kota Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kewarganegaraan ekologis untuk mewujudkan ketahanan lingkungan terdiri dari: pengelolaan sungai Gajah Wong, tanam pohon, pengelolaan sampah mandiri, IPAL komunal, RTH, taman krida dan taman lintas budaya, perpustakaan dan taman wifi, serta penggunaan energi alternatif. Hasil dari kewarganegaraan ekologis sebagai wujud ketahanan lingkungan membawa dampak positif pada beberapa bidang, yakni: lingkungan, sosial, dan ekonomi. Tantangan dan hambatan dalam pengembangan Kampung Hijau Kota Yogyakarta terletak pada kepedulian masyarakat yang terkadang naik turun dan peran pemuda yang masih kurang sehingga menghambat proses regenerasi. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah harus secara terbuka dan interaktif dalam mewujudkan ketahanan lingkungan di Kampung Gambiran
Kondisi Kerentanan dan Ketahanan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta Dina Ruslanjari; Resi Sadewa Permana; Fatimah Wardhana
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.54415

Abstract

ABSTRAK         Kulonprogo merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan yang tinggi terhadap bencana tanah longsor. Wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi di antaranya adalah Desa Pagerharjo, khususnya di Dusun Nglinggo Barat dan Nglinggo Timur. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kerentanan masyarakat terhadap bencana tanah longsor pada aspek sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan di Dusun Nglinggo Barat dan Nglinggo Timur; (2) menilai kerentanan masyarakat di Dusun Nglinggo Barat dan Nglinggo Timur terhadap bencana tanah longsor; dan (3) menganalisis ketahanan masyarakat Dusun Nglinggo Barat dan Nglinggo Timur terhadap bencana tanah longsor.         Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berasal dari kepala rumah tangga di Dusun Nglinggo Barat dan Nglinggo Timur. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis deskriptif statistik digunakan untuk menganalisis kerentanan pada aspek-aspek sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan, serta ketahanan masyarakat terhadap bencana tanah longsor.         Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Masyarakat Dusun Nglinggo Barat dan Nglinggo Timur lebih dari separuhnya mempunyai kerentanan sosial kategori sedang; kerentanan ekonomi  kategori sedang; kerentanan fisik kategori sedang; dan kerentanan lingkungan kategori tinggi. (2) Lebih dari separuh masyarakat Dusun Nglinggo Barat dan Dusun Nglinggo Timur termasuk kategori kerentanan tinggi. (3) Ketahanan masyarakat di Dusun Nglinggo Barat dan Dusun Nglinggo Timur terhadap bencana tanah longsor termasuk dalam kategori rendah.
Sustainable Development Goals: Kebijakan Berwawasan Lingkungan Guna Menjaga Ketahanan Lingkungan Di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Etika Khairina; Eko Priyo Purnomo; Ajree Ducol Malawani
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.52969

Abstract

Mempertahankan kontribusi biologis, melindungi ekosistem guna mendukung ketahanan lingkungan merupakan salah satu konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals, SDG’s). Tujuan tulisan ini adalah untuk mempelajari keanekaragaman hayati di Kabupatun Bantul, serta menganalisis kebijakan serta pengelolaannya dalam menjaga keanekaragaman hayati dan melindungi fungsi ekosistem untuk mendukung ketahanan lingkungan Kabupaten Bantul.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diperoleh berdasarkan hasil wawancara secara online kepada pejabat dinas lingkungan, pencarian situs web resmi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, yang kemudian data pendukung diperoleh dari jurnal hasil penelitian, media online dan lain-lain.Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menjaga ketahanan lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul telah menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan dalam pengelola keanekaragaman hayati dan fungsi ekosistemnya. Kebijakan dan strategi dalam melindungi flora dan fauna daerah, pengembangbiakan hewan, konservasi penyu, dan memelihara ekosistem mangrove dengan cara konservasi pencadangan, pelestarian fungsi adalah langkah konkret yang diterapkan untuk melindungi keanekaragaman hayati dan fungsi ekosistemnya demi kehidupan generasi mendatang. Pemerintah Kabupaten Bantul telah berhasil mengimplementasikan kebijakan dan strategi pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan dengan melindungi sejumlah keanekaragaman hayati serta menjaga fungsi ekosistemnya, dengan memberikan kontrol yang baik dan bertahap, sistematis, dan terpadu terhadap pemanfaatan sumberdaya alam yang ada di Kabupaten Bantul, sehingga ketahanan lingkungan tetap terjaga dan berkesinambungan.
Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Contoh Nyata Ketahanan Ideologi (Studi di Kampung Pancasila, Dusun Nogosari, Desa Trirenggo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta) isna sari Rukmana; Samsuri Samsuri; Darto Wahidin
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 26, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.53815

Abstract

 Pengembangan nilai-nilai Pancasila merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan pada setiap sisi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan nilai-nilai Pancasila di Kampung Pancasila.Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif. Lokasi dalam penelitian ini berada di Kampung Pancasila di Dusun Nogosari, Desa Trirenggo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Informan dalam penelitian ini merupakan warga Kampung Pancasila. Proses pengambilan data penelitian dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Pancasila di Desa Trirenggo ini sudah dideklarasikan sebagai Kampung Pancasila pada tahun 2004. Kegiatan yang rutin dilakukan dalam mengembangkan nilai-nilai Pancasila di Kampung Pancasila dengan melalui gotong royong, musyawarah, diskusi, pengumpulan dana bantuan, arisan rutin, dan musyawarah kebangsaan. Nilai-nilai yang dikembangkan di Kampung Pancasila melalui sikap religius, toleransi, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial. Hasil pengembangan nilai-nilai Pancasila terbilang bagus dan mendapatkan respons yang positif dari warga sekitar. Peranan masyarakat dalam mengembangkan nilai-nilai Pancasila dengan memberikan teladan dan membiasakan sikap yang baik agar  mencerminkan orang-orang yang Pancasilais. Kampung Pancasila tidak mengalami hambatan yang berarti dalam mengembangkan nilai-nilai Pancasila tersebut.Harapan yang diinginkan oleh masyarakat dapat mempertahankan sikap dan kebiasaan yang bersumber dari nilai-nilai Pancasila. 

Filter by Year

1996 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31, No 3 (2025) Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue