LINK
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020"
:
12 Documents
clear
PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG
Cia Putri Silaban;
Mori Agustina br Perangin-angin
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (633.211 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6370
Data Riskesdas penyebab kematian tertinggi ke-3 oleh penyakit tidak menular di Indonesia adalah penyakit gagal ginjal kronis (GGK), bagi pasien GGK yang harus menjalani terapi hemodialisa selama sisa hidupnya pasti sangat berat untuk dijalani dan seringkali merasakan kecemasan akibat penurunan aktivitas fisik dan kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien hemodialisa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif korelasi dan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel adalah 81 responden yang merupakan pasien hemodialisa di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung (RSABL). Pengumpulan data dilakukan pada bulan Februari 2020. Instrumen untuk mengukur dukungan keluarga menggunakan Family Support Scale (FSS), sedangkan untuk mengukur tingkat kecemasan menggunakan Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS). Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh nilai signifikan p 0.015 0.05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan pasien hemodialisa di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) MENJADI ORANG TUA CERDAS DENGAN PARENTING EDUCATION
Suparni Suparni;
Nina Zuhana
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.8 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6384
Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang diperuntukkan bagi anak sejak lahir sampai dengan enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan melalui pendidikan untuk mempengaruhi perkembangan jasmani maupun rohani agar anak bisa menyesuaikan diri untuk dapat melalui pendidikan lebih lanjut. Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan orang tua/wali mengenai golden periode pada anak, cara mendidik anak di era digital, stimulasi dan nutrisi untuk kecerdasan anak dan komunikasi untuk optimalisasi tumbuh kembang anak agar dapat melaksanakan. Kegiatan ini merangsang partisipasi dan keterlibatan orang tua/wali siswa untuk mengikuti kegiatan parenting yang dilaksanakan oleh sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan/edukasi dengan menggunakan metode partisipatif (bercerita dengan bertukar pengalaman dari masing-masing orang tua/wali). Hasil dari PKM ini untuk pengetahuan orang tua/wali adalah adanya peningkatan nilai rata-rata pre test nya 65,7 dan nilai rata-rata post test adalah 93,4. Simpulan dari PKM ini adalah kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan orang tua/wali serta merangsang partisipasi dan keterlibatan orang tua/wali siswa untuk mengikuti kegiatan parenting yang dilaksanakan oleh sekolah.
KETEPATAN KODE DIAGNOSIS DI ERA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN)
Harjanti HJ;
Astri Sri Wariyanti
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (222.681 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6369
Ketidaksesuaian kode diagnosis pada pasien JKN akan berpengaruh terhadap besaran biaya yang akan diterima. Hasil observasi survei 10 Dokumen Pasien Rawat Inap menunjukkan ketidaktepatan pengkodean 5 (100%) DRM Pasien umum dan 2 (40%) DRM pasien JKN. Tujuan penelitian mengidentifikasi ketepatan kode diagnosis Pasien Rawat Inap berdasarkan ICD-10 di Era-JKN. Metode penelitian mixed methode (kuantitatif kualitatif), populasi 378 dengan besar sampel 57 masing-masing pasien umum dan JKN, tehnik simple random sampling. Instrumen penelitian checklist, Pedoman wawancara. Ketepatan kode diagnosis pasien umum 1 dokumen (2%), pasien JKN 18 dokumen (32%). Penentuan tarif pasien JKN di Puskesmas berpedoman dari jumlah hari perawatan pasien. Terdapat perbedaan Ketepatan kode diagnosis antara pasien Umum dan JKN dengan uji Independent T-Test. Sebaiknya Dokter perlu diberikan pelatihan tentang pengkodean menggunakan ICD-10 dan diberikan pengetahuan tentang kelengkapan dokumen Rekam Medis, perlu dilakuakan evaluasi database diagnosis dan kode diagnosis di database SIMPUS.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BLACK GARLIC SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)
Agustina Dwi Prastanti;
Rini Indrati;
Darmini Darmini;
Andrey Nino Kurniawan;
Marichatul Jannah
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.016 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6411
Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit jantung dan pembuluh darah yang disebabkan penyempitan arteri koroner yang mengakibatkan aterosklerosis. Black Garlic telah dievaluasi penggunaannya dapat digunakan untuk pengobatan hiperkolesterolemia yang mengarah pada PJK. Survey kependudukan pada tahun 2018 jumlah lansia pada RW 02 Kelurahan Sambiroto berjumlah 342. Keluhan pada lansia terkait permasalahan penyakit degeneratif seperti diabetes, kardiovaskular, osteoporosis, alzheimer, kanker. Sehingga perlu edukasi konsumsi Black Garlic mengingat khasiatnya yang besar dalam mencegah dan mengobati PJK.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi pembuatan Black Garlic secara mandiri untuk kemudian dikonsumsi untuk pencegahan PJK. Uji laboratorium menunjukkan hasil Black Garlic memiliki prosentase antioksidan dan phenol yang lebih tinggi daripada bawang putih.Praktek langsung pembuatan Black Garlic oleh masyarakat didapatkan hasil proses pembuatan selama kurun waktu 14 hari berupa olahan bawang putih yang telah terfermentasi menjadi bawang hitam (Black Garlic). Tolok ukur keberhasilan dinilai dari rasa Black Garlic yang manis dan asam dengan tekstur yang kenyal seperti dodol yang bisa dikonsumsi sehari-hari untuk memperlancar peredaran darah sehingga dapat mencegah penyakit jantung koroner.
PILAH DAN OLAH SAMPAH METODE BIOKONVERSI SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA BERBASIS BLACK SOLDIER FLYS (BSF)
Nur chabibah;
Rini Kristiyanti;
Milatun Khanifah;
Anis Sofiyana
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1105.171 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.5253
Masalah sampah semakin komplek, komposisi penyumbang sampah terbesar adalah jenis sampah organik sebesar 60%, pengolahan sampah organik ini dapat dilakukan salah satunya dengan bantuan Black Soldier Flys (BSF). Program kemitraan masyarakat ini bertujuan mendorong perubahan perilaku dan partisipasi masyarakat secara aktif dalam mengurangi timbunan sampah yaitu dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilah tentang pilah dan olah sampah organik rumah tangga. Metode yang dilakukan menggunakan ceramah, diskusi tanya jawab, pelatihan dan demonstrasi, praktik pengolahan sampah dan aplikatif pilah dan olah sampah di rumah tangga. Hasil kegiatan meliputi edukasi pilah sampah, pelatihan dan demonstrasi pilah dan olah sampah metode biokonversi sampah organik rumah tangga berbasis Black Soldier Flys (BSF). Peserta yang datang antusias tinggi dalam bertanya dan meskipun hanya 30% dari sasaran yang melanjutkan ke tahap pelatihan. Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pilah dan olah sampah perlu disertai dengan bukti nyata yang sudah dilakukan di komunitas terdekat yakni dengan pembentukan komunitas sehingga masyarakat dapat lebih tertarik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI PUSKESMAS TLOGOSARI KULON KOTA SEMARANG
Alfu Izzatil Munna;
Muliatul Jannah;
Endang Susilowati
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.673 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.5636
Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam pemanfaatan buku KIA, salah satunya rendahnya pengetahuan ibu hamil dalam pemanfaatan buku KIA. Data RISKESDAS tahun 2018, bahwa kepemilikan Buku KIA masih dibawah target standar pelayanan 100%.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam pemanfaatan buku KIA di Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional.Menggunakan teknik accidental sampling, didapatkanjumlah sampel45 responden. Pengumpulan data menggunakan alat ukur kuesioner tingkat pengetahuan dan perilaku ibu hamil trimestester III dalam pemanfaatan buku KIA. Ada hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku ibu hamil (p = 0,007) trimester III dalam pemanfaatan Buku KIA.Simpulan hasil penelitian ini semakin tinggi pengetahuan ibu hamil, sehingga dapat mendeteksi diri sedini mungkin jika terjadi kelainan pada kehamilannya.
KARAKTERISTIK RUMAH SAKIT DAN KEAKURATAN KODE DIAGNOSIS MEMPENGARUHI HASIL KLAIM INA-CBGs
Warsi Maryati;
Novita Yuliani;
Ani Ismayani Justika
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.524 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6426
Setiap rumah sakit memiliki standar tarif pelayanan kesehatan. Perbedaan tarif rumah sakit dan tarif INA-CBGs serta keakuratan kode diagnosis menyebabkan adanya kesenjangan pendapatan yang diperoleh rumah sakit. Studi ini menilai faktor yang menyebabkan kesenjangan antara tarif rumah sakit dan tarif INA-CBGs, diantaranya karakteristik rumah sakit dan keakuratan kode diagnosis. Sampel diambil secara stratified random sampling sebanyak 100 di dua rumah sakit tahun 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Analisis jalur dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan STATA 13 untuk menemukan model yang paling tepat untuk menggambarkan faktor penyebab kesenjangan tarif. Hasil menunjukkan bahwa 34% kode diagnosis tidak akurat dan 44% tarif INA-CBGs lebih rendah dari tarif rumah sakit. Rumah sakit milik Pemerintah memiliki log odds 1,037 lebih baik dalam menentukan ketepatan tarif INA-CBGs daripada rumah sakit swasta, namun secara statistik tidak signifikan (b=1,037; CI95%= -0,115 hingga 2,189; p=0,078). Kode diagnosis yang akurat memiliki log odds 3,885 lebih baik dalam menentukan ketepatan tarif INA-CBGs daripada kode diagnosis yang tidak akurat (b=3,885; CI95% =2,488 hingga 5,282; p0,001).
UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI PENYULUHAN DAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM DI KELURAHAN TALANG JAMBE PALEMBANG TAHUN 2019
Sri Hartini Harianja;
Nurhayati Nurhayati;
Hamril Dani
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (591.451 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.5935
Pembuat batu bata di Kelurahan Talang Jambe dalam kesehariannya selalu berhubungan dengan tanah, yang merupakan bahan baku pembuatan batu bata. Kualitas tanah dan kebersihan pribadi memfasilitasi terjadinya infeksi kecacingan. Interaksi antara anemia dan infeksi kecacingan sudah banyak terungkap dari berbagai penelitian, masing masing saling memberikan kontribusi terhadap terjadinya kesakitan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah salah satu upaya pencegahan anemia melalui penyuluhan dan pemeriksaan laboratorium di Kelurahan Talang Jambe Palembang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2019 dihadiri oleh 3 dosen, 5 mahasiswa, 38 responden pralansia dan lansia, petugas kelurahan dan petugas posyandu lansia. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan melalui pemaparan materi dan memberikan pelayanan gratis berupa pemeriksaan hemoglobin kepada seluruh peserta yang hadir. Peserta memperoleh manfaat edukasi dari petugas akan pentingnya mengetahui cara pencegahan anemia akibat penyakit kecacingan. Analisis data pada kategori anemia terdapat 2 peserta pralansia (12,5%) dan 4 peserta lansia (18,2%) yang mengalami anemia.
DETEKSI DINI PENURUNAN TAJAM PENGLIHATAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR
Ajeng Titah;
Mu’awanah Mu’awanah;
Heru Purnomo;
Muhamad Nor Mudhofar
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.977 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6459
Deteksi dini penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah dasar dilatarbelakangi oleh studi internasional yang menunjukkan bahwa sekitar 25% anak usia sekolah mengalami defisiensi penglihatan karena penggunaan gadget melebihi frekuensi, kesalahan posisi baca, intensitas dan pencahayaan yang tidak adekuat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi penurunan tajam penglihatan pada anak usia sekolah serta memberikan pendidikan kesehatan tentang gangguan tajam penglihatan. Deteksi dini ini dilakukan pada 85 anak usia sekolah dasar di SDN Tempelan Kabupaten Blora dengan metode pemeriksaan visus mata menggunakan snallen test, diskusi dan edukasi kesehatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa dari 85 anak usia sekolah, 3,5% mengalami penurunan tajam penglihatan (low vision) kategori berat, 4,7% sedang, 16,5% hampir normal, dan 75,3% dalam kategori normal. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan, bahwa deteksi dini penurunan tajam penglihatan mampu memberikan gambaran kondisi tajam penglihatan pada anak usia sekolah dasar sehingga perlu dipertimbangkan untuk menerapkan edukasi dan diskusi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesehatan mata anak usia sekolah
KEGIATAN REVITALISASI KELAS IBU HAMIL (KERTAS BUMIL)
Risqi Dewi Aisyah;
Fitriyani Fitriyani;
Lia Dwi Prafitri
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.625 KB)
|
DOI: 10.31983/link.v16i2.6343
Kelas ibu hamil adalah salah satu upaya untuk dapat memberikan pengetahuan yang cukup kepada ibu hamil dan keluarga. Kelas ibu hamil merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sarana belajar kelompok tentang kesehatan ibu hamil melalui pemanfaatan buku KIA. Dukuh papagan adalah dukuh yang padat penduduk dengan tingkat pendidikan masyarakatnya yang rata-rata rendah yakni tamat sekolah dasar. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah revitalisasi kelas ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kembali kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil tetap berjalan dengan kerjasama warga, puskesmas, bidan, kader, dan ibu hamil. Kelas ibu hamil tetap berjalan sebulan sekali dengan dana iuran sendiri dari ibu hamil untuk snack karena kesadaran pentingnya pengetahuan selama kehamilan. Rencana Tindak Lanjut adala keberlangsungan kelas ibu amil dengan pemateri bisa dari bidan atau dari instititusi pendidikan kebidanan.