cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
HUBUNGAN STIMULASI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI DESA KARANGTENGAH KECAMATAN BATURRADEN KABUPATEN BANYUMAS Sumiyati Sumiyati; Diki Retno Yuliani
Jurnal LINK Vol 12, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.87 KB) | DOI: 10.31983/link.v12i1.450

Abstract

The main strategies to achieve effective results for the health and survival of children by encouraging breastfeeding, monitoring of child growth and improved communication for behavior change. This study aims to determine the status of development of children aged 4-5 years old in the village Karangtengah Baturraden District of Banyumas. Conducted an observational study with cross sectional design, with independent variables: the stimulation provided the mother and the dependent variable: the development of children aged 4-5 years. Measuring tool using instruments KPSP to 41 children and gave questionnaires to 41 mothers in September to October 2015. Data were analyzed using chi square test. The results showed a picture capabilities gross motor development and fine motor skills according to developmental age 4-5 years, children aged 4-5 years as many as 33 children (80.5%) have the ability to date, and as many as 8 children (19.5%) experienced developmental disorders, there is a significant association between stimulating the development of children aged 4-5 years with  p=0.000. Based on this study suggested the family needs to increase stimulation, especially aspects of speech-language-independence and socialization ability to stimulate children's development, health education needs to be done to mothers of stimulation to stimulate the child's basic abilities
PEMBERDAYAAN WARGA DENGAN “JOGO KELUARGA JOGO TONGGO DARI PENYEBARAN COVID-19” Choiroel Anwar; Gatot Murti Wibowo
Jurnal LINK Vol 17, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.875 KB) | DOI: 10.31983/link.v17i2.7783

Abstract

Tingginya masalah kesehatan saat ini mengindikasikan promosi kesehatan dan pencegahan kurang berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan. Promosi kesehatan mengenai penanganan Covid-19 belum dilakukan di Desa Batursari, sehingga perlu dilakukan promosi kesehatan. Tujuan pengabdian masyarakat memberdayakan dan menggerakkan masyarakat Desa Batursari, RW 16, Mranggen, Demak berperilaku hidup sehat sesuai protokol pencegahan Covid-19. Metode yang digunakan memadukan beberapa kegiatan yaitu edukasi, penyuluhan dan pelatihan, pemeriksaan kesehatan (tanda vital dan status kesehatan gizi) dan survei mandiri monitoring status kesehatan (google forms), dan pemberian bantuan. Hasilnya pengabmas melalui promosi dan monitoring harian dilakuakan oleh tim pengabmas, kader PKK pencegahan Covid-19 dan sampel subyek dengan Whats App Group terjadi peningkatan pengetahuan yang berdampak pada pola perilaku hidup bersih dan sehat.
The Effectiveness Of Application Of Tuberculosis Pocketbook To Improve Knowledge On The Implementationand Prevention Oftuberculosis Inthe Family Experiment Study Of Modify TBC Pocket Book Application Aris Fitriyani; Widjijati Widjijati; Siti Mulidah
Jurnal LINK Vol 9, No 2 (2013): Mei 2013
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5956.53 KB) | DOI: 10.31983/link.v9i2.248

Abstract

Type of study is quasi-experiment with non randomized design with pretest-posttest control group design. The numbers of sample are 100 respondents consisting of 2 groups: the control group who received PPTI pocket book and the treatment group who received modification pocket book. The research was conducted at the health center working area of Banyumas Sokaraja II in 2012. An analytical technique used in this study is the Wilcoxon test. The results showed that the level of knowledge of the family in the treatment and prevention of tuberculosis in the working area Sokaraja II District Health Center Sokaraja Banyumas given before and after results obtained PPTI Handbook p = 0.001, while the results obtained modification pocketbook 0.000. Therefore it can be said that the granting of a modification pocketbook is more effective than PPTI pocketbook because the respondents said the modification pocketbook easier to understand language modification and more interesting because it is accompanied by pictures than PPTI pocketbook that only contains written information that respondents feel bored and lazy to read it. Thus the necessary modification pocketbook reproduced and distributed to the public both in the working area and outside the working area Sokaraja Health Center II in the implementation and prevention of TB disease in order to assist the TB-free world by 2050.
PENERAPAN HASIL PENELITIAN : PENDIDIKAN KESEHATAN JIWA PADA MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI CMHN DI DESA KALEGEN KECAMATAN BANDONGAN KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2016 Erna Erawati; Sri Adiyati; Angga Sugiarto
Jurnal LINK Vol 13, No 2 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.756 KB) | DOI: 10.31983/link.v13i2.2928

Abstract

Desa Kalegen merupakan daerah rural dengan luas wilayah 2,26 km2 dan tingkat kepadatanpenduduk 1130 dan pernah mengalami bencana tanah longsor. Musibah, penyakit merupakanstressor yang dapat memicu dan berisiko gangguan jiwa bila tidak bisa ditangani dengan baik.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan hasil penelitian mengenaipendidikan kesehatan jiwa masyarakat melalui implementasi Community Mental Health Nursing(CMHN) sehingga diharapkan masyarakat memiliki koping yang adaptif. Kegiatan dilakukan selama50 jam di enam dusun di Desa Kalegen Kecamatan Bandongan kabupaten Magelang. Tim dosenmenerapkan metode ceramah tanya jawab serta roleplay latihan menghadapi permasalahan terkaitkesehatan jiwa yang dihadapi. Hasil kegiatan ini efektif bagi masyarakat dalam menanamkankesadaran akan pentingnya sehat jiwa, sehingga mereka yang sehat bertambah sehat denganterpenuhinya tugas perkembangan, yang kelompok risiko tidak menjadi gangguan. Terdapat 180anggota masyarakat setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat, terjadi penurunan gejalastress melalui Self Reporting Questionnairre (SRQ). Hasil pengabdian masyarakat inimengimplementasikan visi dan misi program studi keperawatan Magelang dan memberikan bekalkepada mahasiswa sebagai alat terapeutik dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa. Perubahanpengetahuan dan kemampuan dalam menangani stress dan akan bermakna jika masyarakatmelakukan latihan secara konsisten.Kata kunci: Pendidikan Kesehatan jiwa ;
Risk Factors for Lung Function Disorders in Craftsmen of Mattress Made of Textile Waste in Banjarkerta Purbalingga Year 2011 Budi Utomo; Lagiono Lagiono; Nur Hilal
Jurnal LINK Vol 8, No 2 (2012): Mei 2012
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2796.302 KB) | DOI: 10.31983/link.v8i2.291

Abstract

Banjarkerta, a village in district Karanganyar, Purbalingga, is a central village of mattress craftsman with textile waste materials as a substitute for cotton. One of negative impacts in consequence of work for the craftsmen is lung function disorder, which is caused by dust of textile waste. The other risk factors are age, work period, Body Mass Index, use of masks, smoking habits, and history of pulmonary disease.The purpose of this study was to find out the risk factors for lung function disorder in craftsmen of mattress in Banjarkerta, Purbalingga, year 2011.This research was conducted with cross sectional approach, observing 85 respondents, using random sampling techniques. The data collected was obtained by measurements (dust variables, BMI, lung capacity) and interviews (age variables, gender, work period, smoking behavior, and history of pulmonary disease). The collected data is then presented in tabular and narrative. The data analysis is done by analyzing tables and cross-table analysis, using the calculation of Ratio Prevalence  (RP).The results of this study is that there is lung function disorder in mattress craftsman, with the normal criteria (23.5%), the only restriction or obstruction (15.3%), the combined restriction and obstruction (61.2%). Factors associated with lung function disorder are age (RP = 1,220); gender (RP = 3.137); working hour (RP = 1,333); the custom of wearing masks (RP = 1.319) and a history of pulmonary disease (RP = 1.502). Factors not associated with risk of lung function disorder are work period (RP = 0.611);, BMI (RP = 0.807 and smoking habits; (RP = 0.583). Indoor levels of airborne dust in the home industry (26,656 and 80,000 ìg/Nm3 ìg/Nm3), already far exceeds the Threshold Limit Value (TLV) which allowed for the air space of industry, that is 10,000 ìg/Nm3.  Researchers gave suggestions for the craftsmen to wear a mask that is good and right, and to get occupational health monitoring by the Health Center / Department of Health.
ANALISIS SITUASI DAN OPTIMALISASI PELAKSANAAN METODE ASUHAN KEPERAWATAN PRIMER DI RS ANAK DAN BUNDA DI JAKARTA Tri Nurani Orienti; Agustin Indracahyani; Lilis Rayatin
Jurnal LINK Vol 15, No 2 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1064.943 KB) | DOI: 10.31983/link.v15i2.4790

Abstract

Asuhan keperawatan primer dikembangkan untuk mengurangi fragmentasi perawatan pasien, dan meningkatkan status profesional keperawatan. Penelitian ini mengidentifikasi faktor yang berkontribusi terhadap belum optimalnya pelaksanaan metode keperawatan primer. Penelitian deskriptif analisis dengan menggunakan Fishbone Analysis. Sampel diambil secara purposive sample pada salah satu instalasi di rumah sakit anak dan bunda di Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, penyebaran kuesioner, dan data sekunder (telusur dokumentasi). Penelitian ini menganalisis lima komponen yang berkontribusi terhadap belum optimalnya metode asuhan keperawatan primer yaitu Man, Methode, Managemen, Materials, dan Machine. Hasil analisis menunjukkan masih kurangnya pemahaman/tingkat pengetahuan staf keperawatan tentang metode keperawatan primer. Kualifikasi pendidikan formal dan kompetensi staf keperawatan yang belum sesuai. Peran dan fungsi manajemen yang belum optimal, dan pengembangan teknologi keperawatan yang belum memadai. Sumber daya manusia merupakan faktor yang dominan terutama tingkat pengetahuan dan pemahaman primer, Upaya yang dapat dilakukan dengan peningkatan pengetahuan dan pemahaman staf keperawatan yang di update secara berkala, meningkatkan peran informasional tentang primary nursing care dan meningkatkan fungsi staffing, actuating, dan controlling dari manajer keperawatan. 
Penerapan Model Pembelajaran Aktif dengan Media Pencocokan Kartu Indeks untuk Meningkatkan Hasil Belajar Riset Keperawatan pada Mahasiswa Sugeng Riyadi; Ruti Wiyati; Welas Haryati
Jurnal LINK Vol 11, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5497.343 KB) | DOI: 10.31983/link.v11i1.327

Abstract

The goal of the research is to improve student learning outcomes in the use of active learning model with index cards matching. We use pre–postttest Quasy method without control group. The Data were analyzed by using paired t test. Based on the analysis of the data, the level of student’s knowledge increases prior to the application of the active learning method with index card matching method. Index cards matching method can improve student participation, achievement, and motivation.
KEGIATAN REVITALISASI KELAS IBU HAMIL (KERTAS BUMIL) Risqi Dewi Aisyah; Fitriyani Fitriyani; Lia Dwi Prafitri
Jurnal LINK Vol 16, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.625 KB) | DOI: 10.31983/link.v16i2.6343

Abstract

Kelas ibu hamil adalah salah satu upaya untuk dapat memberikan pengetahuan yang cukup kepada ibu hamil dan keluarga. Kelas ibu hamil merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sarana belajar kelompok tentang kesehatan ibu hamil melalui pemanfaatan buku KIA. Dukuh papagan adalah dukuh yang padat penduduk dengan tingkat pendidikan masyarakatnya yang rata-rata rendah yakni tamat sekolah dasar. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah revitalisasi kelas ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kembali kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil tetap berjalan dengan kerjasama warga, puskesmas, bidan, kader, dan ibu hamil. Kelas ibu hamil tetap berjalan sebulan sekali dengan dana iuran sendiri dari ibu hamil untuk snack karena kesadaran pentingnya pengetahuan selama kehamilan. Rencana Tindak Lanjut adala keberlangsungan kelas ibu amil dengan pemateri bisa dari bidan atau dari instititusi pendidikan kebidanan.
Pengaruh Model Pendampingan Ibu pada Program Posyandu terhadap Perubahan Status kebersihan Gigi dan Mulut Balita Yenny Lisbeth Siahaan; Supriyana Supriyana; Irma Siregar
Jurnal LINK Vol 11, No 3 (2015): September 2015
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.838 KB) | DOI: 10.31983/link.v11i3.414

Abstract

The objective of this study is to analyze the effect of the assistance model in mother to improve oral hygiene and mouth of toddlers under the age of 2-5 years. Methods: The study design was a quasi-experiment in the form of non-randomized pre-post test control group. The intervention group received assistance model by cadres companion and dental health professionals (researchers) and the control group received counseling by dental nursing workers in posyandu. Number of subjects 30 toddlers. Variables observed included changes in knowledge, attitudes, skills and levels of maternal oral hygiene toddlers (PHP-M scores). Data analysis was performed using bivariate different test. Results: After 3 weeks of intervention occurs very significant increase in the mean knowledge score of the mothers (0.05), the level of oral hygiene toddlers (PHP-M) (p0.005), then the skills and attitudes of each mother's mean score (p 0.005). Where as in the control group there was no difference in PHP-M toddlers mean PHP-M scores (p 0.005). Conclusion: Extension efektjf assistance model more than the extension in posyandu in improving the oral hygiene of toodlers.
DETERMINAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEBAGAI BENTUK PENCEGAHAN DALAM SITUASI PANDEMI COVID-19 Nadira Esthevyani; Yusniar Hanani Darundiati; Nur Endah Wahyuningsih
Jurnal LINK Vol 17, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2848.882 KB) | DOI: 10.31983/link.v17i1.6796

Abstract

COVID-19 telah ditetapkan sebagai pandemi pada skala global. Kurangnya menjaga kualitas personal hygiene dapat menjadi penyebab rentannya penularan COVID-19, hal ini menjadi perhatian terutama bagi mahasiswa perantauan yang harus melakukan karantina baik di indekos, asrama, atau rumah kontrakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan praktik personal hygiene mahasiswa Universitas Diponegoro sebagai bentuk pencegahan dalam situasi pandemi COVID-19. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Penentuan sampel menggunakan proportional random sampling pada 442 responden dengan pengambilan data penelitian didapat melalui kuesioner online dan dianalisa secara univariat dan bivariat. Responden paling banyak berjenis kelamin perempuan (71,7%), memiliki pengetahuan tentang praktik personal hygiene yang kurang baik (27,4%), memiliki sikap tentang praktik personal hygiene yang kurang baik (45,2%), memiliki lingkungan sosial yang tidak mendukung (55,2%), tidak dapat menjangkau akses informasi (46,2%), dan memiliki praktik personal hygiene yang kurang baik (40,7%). Ada hubungan antara jenis kelamin (p=0,001), sikap tentang praktik personal hygiene (p=0,001), dukungan sosial (p=0,001), dan akses informasi (p=0,001) dengan praktik personal hygiene responden. Praktik personal hygiene kurang baik pada mahasiswa Universitas Diponegoro lebih banyak ditemukan pada mahasiswa berjenis kelamin laki-laki dan sikap tentang praktik personal hygiene yang kurang baik