cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
PASAI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Pasai diterbitkan dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian ilmu sosial, hukum dan ekonomi. Publikasi ini adalah hasil Penelitian dan bukan hasil ringkasan dari buku maupun literatur-literatur yang berasal dari publikasi internet.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2013)" : 18 Documents clear
Dinamika Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia (Sebuah Perubahan Perspektif dalam Undang-Undang Anti Korupsi di Era Reformasi) Kurniasari, Tri Widya
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam  sociological jurisprudence, hukum adalah salah satu sarana perubahan sosial di dalam masyarakat (law as a tool of social engineering). Hukum diharapkan dapat merubah kondisi masyarakat menjadi lebih baik dari sebelumnya. Fenomena korupsi di Indonesia telah bersifat sistemik atau telah “melembaga”. Oleh karenanya maka peran hukum sebagai sarana perubahan sosial sangat signifikan. Dalam perkembangan peraturan perundang-undangan di Indonesia, peraturan perundang-undangan tentang pemberantasan korupsi telah ada sejak NKRI ada. Regulasi dan lembaga pemberantasan korupsi juga telah dibentuk, namun hingga kini korupsi tetap menjadi bahaya laten yang selalu hidup di tengah bangsa ini. bahkan Pemerintahan Soeharto yang bertahan hingga 32 tahun pun berhasil digulingkan akibat korupsi yang dilakukan oleh sebagian besar kroninya. Padahal saat itu pun telah dilakukan pemberantasan korupsi yang dulu dikenal sebagai pungli (pungutan liar). Di era Reformasi pemberantasan tindak pidana korupsi bahkan menjadi agenda utama di seluruh sektor pembangunan. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi telah mendorong keluarnya Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Dasar hukum dan lembaga pelaksana ini sesungguhnya merupakan penerus dari kebijakan yang pernah ada di era Soeharto. Berdasarkan latar belakang inilah maka penulis ingin membahas tentang perubahan perspektif pemberantasan tindak pidana korupsi di era Reformasi dengan perbandingan era Orde Baru. Hal ini perlu dikaji lebih dalam untuk melihat inovasi apa saja yang ada dalam aturan hukum yang saat ini berlaku dan efektifitasnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dibandingkan kebijakan serupa di era Orde baru.
Refleksi Fonem Vokal Proto Austronesia Dalam Bahasa Melayu Dialek Langkat Sari, Dewi Kumala
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the reflexes of Proto Austronesia in Bahasa Melayu Dialek Langkat. The aim of this research is to compare the Proto Austronesia’s vowel inflections of Melayu Dialek Langkat produced in Melayu Dialek Langkat. The analysis uses the concept of vowel inflections. The result of the analysis shows that the reflexes of vowel phonemes PAN in Bahasa Melayu Dialek Langkat occurs in linear and innovation forms. PAN vowel phonemes change into five vowel phonemes in Bahasa Aceh. The comparison of vowel phonemes changes of Proto Austronesia in Bahasa Melayu Dialek Langkat difference are: the difference changes of PAN phoneme *a in Melayu Dialek Langkat are found in vowel phoneme /o/, /u/, /i/, /|/ dan /E/. Phoneme *i in Melayu Dialek Langkat are found in vowel phoneme /a/, /e/, /o/ dan /E/. Phoneme *u in BA are found in vowel phoneme /i/, /o/, /|/, dan /E/. Phoneme *| in BA are found in vowel phoneme /a/ dan /o/. Based on the analysis of the data founds reflection of proto-Austronesian phonemes in Melayu Dialek Langkat.
Analisis Ketimpangan Pendapatan Antar Kabupaten/Kota Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Yurina, Yurina
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines what regional inequality rate, and the effect of regional economic growth in Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Province. Time series data is applied from selected edition by BPS, covering 21 regency/city in NAD Province during 15 years period, 1990-2005. By using Williamson Index, inquality regional income index below 1, however, it fluctuate each year, particularly inquality Dana Perimbangan, labor participation and education. The effect of economic regional growth to inequlaity regional  is significant -0,01577, increasing economic regional growth it will reduce inquality regional index 0,01577. Hence, we recommended that firstlly, in short-run policy expand the labor intensive for agriculture and small-scale industry and secondly, in the long-run policy, develop capital intensive for export-oriented commodity or product.
Model yang Mempengaruhi Ekuitas Merek dalam Meningkatkan Minat Konsumen pada Kedai Kopi di Kota Lhokseumawe Munardi, Munardi; Juliansyah, Hijri
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi persaingan menuntut  kombinasi  strategi pemasaran yang tepat, untuk mencapai target penjualan. Di samping itu kepuasan pelanggan adalah faktor yang menentukan dalam strategi pemasaran, untuk menghadapi persaingan yang ketat sehingga mengakibatkan perusahaan harus menepatkan kepuasan konsumen sebagai prioritas utama, sehingga sukses atau tidaknya suatu penjualan ditentukan dengan puas atau tidaknya konsumen sehingga kedai kopi tersebut akan banyak dikunjungi oleh pelanggan. Kesetian konsumen agar tidak hilang, maka perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam strategi pemasaran. Suatu merek memberikan serangkaian janji yang di dalamnya menyangkut kepercayaan, konsistensi, dan harapan. Dengan demikian, merek sangat penting, baik bagi konsumen maupun produsen. Proses keputusan tidak berhenti pada tahap pembelian. Selanjutnya konsumen akan mengevaluasi apakah pembelian yang dilakukan sesuai dengan yang mereka harapkan. Hasil dari proses evaluasi tersebut adalah adanya perasaan puas dan tidak puas. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui seluruh konsumen menyatakan puas terhadap produk dan pelayanan yang diberikan oleh Kedai Kopi. Hal ini disebabkan sebagian besar kinerja dari atribut Kedai Kopi telah dinilai baik oleh konsumen.
Analisis Faktor-Faktor Keunggulan Kompetitif Pada Rumah Makan Di Kota Lhokseumawe Zulkarnaen, Teuku
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah makan adalah sebuah usaha catering modern yang ada di Lhokseumawe. Meski belum berbentuk badan hukum, usaha ini menjadi pemimpin di daerah itu, dari laporan yang dibuat berdasarkan minimal order perharinya, saat ini, Rumah makan mampu meraup ratusan juta rupiah per bulannya. Keunggulan kompetitif akan terjadi apabila terdapat pandangan pelanggan bahwa mereka sebagai tamu akan memperoleh nilai tertentu dari transaksi ekonomi dengan rumah makan yang mereka masuki. Judul penelitian Analisis Faktor-Faktor Keunggulan Kompetitif pada Rumah Makan di Lhokseumawe dengan rumusan masalah sebagai berikut faktor-faktor keunggulan kompetitif apa saja yang ada pada rumah makan di Kota Lhokseumawe dan Faktor keunggulan kompetitif yang dominan pada rumah makan di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan populasi dan sampel selanjutnya menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan kuisioner. Dari hasil penelitian diketahui bahwa usaha rumah makan layak dikembangkan di ketiga rumah makan di Kota Lhokseumawe yaitu Rumah Makan Endang, Rumah Aceh Besar dan Rumah Roma. Dapat dilakukan dengan menggunakan analisis faktor keunggulan kompetitif pada tiga rumah makan di Kota Lhokseumawe. Dari hasil analisis faktor-faktor keunggulan kompetitif  diketahui bahwa usaha ketiga rumah makan ini layak dikembangkan dan hasil perhitungan melihat dari data perkiraan perkembangan usaha dari ketiga rumah makan yang ada di Kota Lhokseumawe yaitu Rumah Makan Endang, Rumah Makan Aceh Besar dan Rumah Makan Roma layak dikembangkan. Diharapkan kepada manajemen rumah makan agar mengoptimalkan program promosi dengan melibatkan keikut sertaan pelanggan dalam mempromosikan keunggulan kompetitif yang ada pada rumah makan di Kota Lhokseumawe.
Quo Vadis Filsafat Bagi Homosapiens? Fuadi, Fuadi
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Filsafat terkait erat dengan kehidupan manusia. karena manusia adalah makhluk yang senantiasa berpikir. Jika ia bertindak , ia tahu bahwa ia bertindak, dan jika ia berpikir ia tahu bahwa ia berpikir. Dalam diri manusia terdapat sikap ingin tahu (curiosity), karena itu, manusia selalu berusaha untuk mengetahui. Gejala ingin tahu telah ada sejak manusia masih kecil. Sejak seorang anak mulai dapat berbicara, gejala ini telah nampak. Hal ini terbukti dari pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan dari mulutnya seperti: apa ini, apa itu, mengapa demikian, dari mana datangnya? Makin bertumbuh ia, semakin banyak pertanyaan yang mereka inginkan jawaban, guna memenuhi rasa ingin tahunya itu makin pandai ia, semakin berkembang pula usahanya untuk mengetahui, tidak saja asal tahu, tetapi juga ingin tahu yang benar. Lalu apa hubungannya antara filsafat dengan manusia sebagai makhluk yang berpikir? Dan apakah filsafat mempunyai batasan-batasan tertentu dalam membicarakan kehidupan manusia? Lalu bagaimana strategi efektif dalam mempelajari filsafat bagi pemula? Terakhir, mana bukti kongkrit bahwa filsafat menggariskan arah dan menguasai kehidupan bangsa dan negara kita?
Pengaruh Atribut Produk Mobil Honda Jazz Terhadap Keputusan Konsumen (Studi Perilaku Konsumen Honda Jazz di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara) Adnan, Adnan
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis variabel atribut produk yang terdiri  dari atribut produk rancangan, warna, kualitas, jaminan,  serta pelayanan yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli mobil jazz merek honda dan untuk menganalissi atribut produk yang  berpengaruh paling  dominan terhadap keputusan konsumen. Metode pengambilan sampel menurut pendapat Hair yakni  mengambil  100 orang sampel  untuk diteliti dengan tehnik penyebaran sampel yakni Accidental Sampling. Untuk menganalisis data t penulis menggunakan metode analisis regresi  linier berganda yang dibantu dengan program komputer SPSS for Windows versi 16,0. Hasil penelitian menunjukkan persamaan akhir sebagai berikut: Y= 0.067 + 0, 213 X1 + 0, 153 X2 + 0, 261 X3 + 0, 125 X4 + 0, 192 X5+ e, Koefisien korelasi (R) sebesar 0, 83.6a atau 83.6% hal tersebut menunjukkan bahwa atribut produk memiliki hubungan yang kuat dengan  keputusan pembelian konsumen. Untuk Koefisien Determinasi  diperoleh nilai  sebesari 0, 697  ini menunjukkan bahwa variabel- variabel dari  atribut produk  secara bersama-sama  memberikan pengaruh sebesar 69.7 % terhadap keputusan pembelian konsumen, Berdasarlan  hasil  kualitas produk  merupakan variabel  yang memberi pengaruh positif dan paling dominan  terhadap keputusan  konsumen membeli mobil jazz merek honda. maka penulis dapat menyarankan bahwa sebaiknya produsen Mobil merek honda untuk terus meningktakan kualitas dan atribut   yang berkualitas serta dapat melakukan   komunikasi  pemasaran lebih gencar dengan penekanan pada  variabel kualitas sebagai atribut unggulan
Konsep dan Hirarkhi Teungku di Aceh Nirzalin, Nirzalin
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the concept and hierarchy of teungku in Aceh. The main question to answer in this research is what is the main concept of teungku  in Aceh And then how the hierarchy of teungku in Acehnese society.This research took placed in north Aceh district.Theoretical perspective adopted in this research was Geertz’s meaning of religion. And ethnographic collection method was utilized through involved observations, in-depth interviews, and also documentation study. This study found that status of teungku in Acehnese society is open or achieved status. It’s mean  everyone in different social background and strata got this status if he has capacity. The capacity needed in this status are broadly Islamic knowledge and highly spirituality. The measured of that capacity depend on evaluation of society.Teungku in Aceh divided to five categories i.e teungku dayah, teungku balee, teungku rangkang, teungku meunasah and pak teungku. That categories depend on their charisma and roled in society. That categories also showed different charisma amoung them. In fact, teungku is the main actor who determinant all of behaviors and actions of Acehnese society in  social, political and cultural fields mainly for villagers.

Page 2 of 2 | Total Record : 18