Articles
54 Documents
Persepsi Ulama Dayah Terhadap Pencegahan Penyebaran Aliran Sesat Milata Abraham Di Kabupaten Bireuen
Mawardi, Al
PASAI Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan ulama dayah tentang tata cara pencegahan keberadaan aliran sesat millata Abraham di Aceh, khususnya di kabupaten Bireuen. Untuk tujuan tersebut digunakan metode kepustakaan dan lapangan dengan menggunakan teknik wawancara, kuisioner, serta analisa data melalui pendekatan deskriptif. Berdasarkan analisa tersebut diketahui bahwa telah terjadi perkembangan aliran sesat Millata Abraham di kabupaten Bireuen. Ada sejumlah faktor penyebab kemunculan aliran sesat millata Abraham, yaitu; faktor keagamaan, kebodohan dalam ilmu pengetahuan agama, faktor ekonomi, dan faktor lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Para ulama dayah merekomendasikan beberapa hal, di antaranya; perlunya upaya penanaman nilai-nilai akidah kepada setiap anak sejak dini oleh orang tua dan masyarakat; perlunya penambahan pelajaran pendidikan agama di berbagai lembaga pendidikan umum, perlunya pelaksanaan pengawasan, pembinaan dan bimbingan masyarakat oleh pihak berwenang secara terorganisir dan sistematis
Pengaruh Sistem Pengelolaan Dana Kas Kecil Terhadap Operasi Perusahaan Pada Pt. Pos Indonesia (Persero) Kantor Pos Lhokseumawe
Murhaban, Murhaban
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aimed to determine the effect of a petty cash fund management system of the companys operations at PT Pos Indonesia (Persero) Lhokseumawe Post Office. Population and sample of the study was the post office employees Lhokseumawe by the number of questionnaires that spread 62 respondents. Regression analysis method is simple. The sampling in this study was purposive sampling method. In a data processing computer software that is used Statistical Package for Social Science (SPSS) version 16.0. The variable in this study is the independent variable management of petty cash funds (X) and the operating company(Y) is the dependent variable. Prior to hypothesis testing, which includes testing instrument validity and reliability testing. Classical assumption test the normality test, then tested the hypothesis with partial test (t test). The results showed that the correlation coefficient (R) in this study was obtained 0.694, which indicates that the degree of relationship (correlation) between the independent variables with the dependent variable of 69.4%, meaning that the companys operating variable (Y) is very closely associated with the variable fund management petty cash (X). The coefficient of determination (R2) = 0.481, meaning that 48.1% of the changes in the dependent variable (the operating company) can be explained by changes in the independent variables (management of petty cash funds). The rest, amounting to 51.9% explained by factors other variables outside of the study.
Factors in Learning Second Language
Idaryani, Idaryani
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Second language learning engages many factors including cognitive and social factor as part of mental process in learning. This paper will discuss some factor that relates the learner in learning target language. The aim of the paper is to show that the factors are related each other in influencing the learning to develop their ability in learning process. The study will be conducted based on theoretical overview presented by prominent linguistic that is expected to explain the involved factors in learning process.
Dr. Burhanuddin Al-Helmi Dan Tuduhan Dalam Komplotan Anti Penubuhan Malaysia, 1963-1969
Mohamad Noor, Mohamad Muzammil
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penglibatan Dr. Burhanuddin al-Helmi dalam perjuangan nasionalisme dan politik dianggap berhaluan kiri kerana beliau tidak bekerjasama dengan pihak British dan UMNO semasa menuntut kemerdekaan tanah air. PAS menjadi medan perjuangannya dalam politik pada tahun 1950 selepas beliau terlibat dalam KMM dan PKMM. Di Dewan Rakyat, beliau terkelompok bersama-sama kumpulan pembangkang lain seperti Onn Jaafar dan Zulkifli Muhammad. Kertas kerja ini menyentuh pengalaman Dr. Burhanuddin ditangkap, ditahan dan diperengkokkan dalam penjara termasuk sebagai âtahanan politikâ oleh pihak kerajaan pimpinan Tunku Abdul Rahman. Antara tuduhan yang dilemparkan kepadanya ialah aktivis politik berhaluan kiri yang membahayakan negara serta âpengkhianat bangsa dan negaraâ. Beliau dianggap musuh negara yang boleh mengganggu gugat keselamatan negara dan kerajaan yang memerintah. Pada 28 Januari 1965, beliau ditahan di atas tuduhan mengadakan pakatan sulit bertujuan menentang penubuhan Malaysia dengan kerjasama Presiden Sukarno, seterusnya membina kerajaan buangan yang pro Indonesia di luar negeri iaitu di Karachi, Pakistan. Tuduhan tersebut turut melibatkan usaha menubuhkan âNational Frontâ bagi membantu Indonesia menentang pembentukan Malaysia dan seterusnya bekerjasama membantutkan penubuhan Malaysia yang baru berusia dua tahun sejak 16 September 1963. Kertas kerja ini akan membongkarkan rahsia sebab Tunku mengambil tindakan sedemikian dan bagaimana Dr. Burhanuddin mempertahankan prinsipnya bagi menafikan tuduhan tersebut.
Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Uang Giral Di Bank Indonesia
Zulfa, Andria
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Semakin maju perekonomian suatu daerah maka semakin sering atau semakin banyak penggunaan uang giral di dalam penyelesaian transaksinya. Proporsi uang giral yang relatif tinggi ini mencerminkan bahwa kebiasaan masyarakat dalam menggunakan uang giral semakin meningkat. Uang ini hanya beredar di kalangan tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini. Uang giral dapat ditarik dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan perintah pembayaran. Inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk menaik secara umum dan terus menerus. Untuk mengurangi beban suku bunga dalam mengendalikan inflasi dan nilai tukar, beberapa saran diajukan untuk jangka pendek antara lain perlunya pemulihan kepercayaan investor domestik dan asing, pelaksanaan program restrukturisasi perbankan, pelonggaran GWM (Giro Wajib Minimum), pencairan bantuan luar negeri untuk membiayai APBN, dan intervensi valas.
Analisis Daya Tarik Konsumen Dalam Pemasaran: Studi Kasus Kedai Kopi Kota Lhokseumawe
Dharma, Yulius
PASAI Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Merek sebagai elemen yang penting dalam sebuah usaha harus dapat membentuk citra yang baik di benak konsumen. Pembentukan citra yang baik di benak konsumen dapat menjadi kekuatan bagi pelaku bisnis kedai kopi dalam persaingan menjaring calon konsumen potensial dan mempertahankan pelanggan yang ada. Oleh sebab itu, pelaku bisnis kedai kopi harus mampu menciptakan citra merek yang positif agar konsumen tidak beralih ke kedai kopi yang lain. Minat beli adalah tahap kecenderungan responden untuk bertindak sebelum keputusan membeli benar-benar dilaksanakan. Terdapat perbedaan antara pembelian aktual dan minat pembelian. Bila pembelian aktual adalah pembelian yang benar-benar dilakukan oleh konsumen, maka minat pembelian adalah niat untuk melakukan pembelian pada kesempatan mendatang. Kunjungan konsumen dimulai dengan adanya persepsi atas perbedaan di antara keadaan yang diinginkan dengan kondisi aktual. Hal ini disebut dengan pengenalan kebutuhan. Untuk mempelajari proses pengenalan kebutuhan konsumen, diperlukan adanya informasi yang cukup tentang motivasi dan manfaat yang dicari konsumen dalam mengunjungi kedai kopi. Tempat untuk minum kopi merupakan motivasi sebagian besar konsumen dalam mengunjungi kedai kopi. Berdasarkan pengamatan di lapangan, terdapat banyak warung kopi kecil-kecilan selain kedai kopi yang menjual berbagai jenis minuman dan mempunyai fasilitas internet gratis. Sehingga wajar bagi konsumen untuk datang ke kedai kopi sebagai tempat untuk minum. Motivasi kunjungan terbesar kedua yaitu sekedar ingin mencoba atau bermain internet.
Pengaturan Kontrol Akses dalam Pendataan Masyarakat Miskin di Kota Lhokseumawe
Dharma, Yulius
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Konsep kemiskinan yang sering dikemukakan menggambarkan ketidakmampuan orang miskin atau suatu kelompok masyarakat miskin pada kebutuhan-kebutuhan dasarnya dalam konsep tersebut tentunya kita bisa menarik suatu kesimpulan bagaimana masyarkat miskin berupaya meningkatkan perekonomiannya jika kebutuhan dasarpun tidak terpenuhi dan untuk meningkatkan tingkat perekonomian mereka harus mendapat bantuan dan bantuan itu bukan sekedar bantuan yang berupa materi tetapi berikut kesempatan-kesempatan dalam dalam memanfaatkan sumber-sumber kapital. Kontrol akses akan membatasi pengguna dan pihak berwenang yang telah diberikan akses oleh sistem saja yang dapat melihat sebuah informasi, dan informasi akan terlindungi dari pihak-pihak yang tidak sah guna memodifikasi informasi tersebut. Kontrol akses dapat memberikan kemampuan kepada pengguna dalam mengakses informasi tersebut juga berkemampuan untuk membatasi dengan memberikan hak apa saja yang boleh diakses oleh pengguna tersebut, sehingga informasi tersebut terjamin keamanannya. Pengaksesan data yang dilindungi harus dibatasi untuk orang yang berwenang dalam mengakses data tersebut. Otorisasi akan menentukan sumber daya informasi yang diizinkan untuk diakses dan tindakan apa saja yang akan diizinkan dalam melakukan proses ke sistem tersebut yang dapat dilakukan oleh pengguna. Otorisasi untuk mengakses informasi di dalam sistem di mulai dengan kebijakan administrasi yang dibuat oleh organisasi tersebut. Kebijakan akan menentukan data apa yang dapat diakses, oleh siapa dan dalam kondisi apa.Â
The Analysis of Writing Text as Indication of Progressive Learning in English of Students Stage 2 And Stage 4
Idaryani, Idaryani
PASAI Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The most frequent problem happen to the second English learners in written text are the difficulty and inappropriate use of noun phrases and applying the complex sentences in order to express their ideas in writing. Since writing relies heavily on grammatical features of tenses particularly simple present and simple past, it will help the students to use appropriate verb phrases in different tenses and appropriate cohesive devices including conjunction to sequence the event and link the idea of the topic in writing. The learners also have difficulty in adapting grammatical features in their writing particularly the tenses of simple present and simple past tenses. It may happen because of the influence of their first language.
Strategi Badan Reintegrasi Damai Aceh dalam Proses Disarmament, Demobilitation, Reintegration (DDR) di Aceh
Fakhrurrazi, Fakhrurrazi
PASAI Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Badan Reintegrasi Damai Aceh (BRDA) didirikan berdasarkan Nota Kesepahaman Helsinki yang ditandatangani 15 Agustus 2005, khususnya pasal 3.2 yang menya-takan tentang reintegrasi bekas anggota GAM. Beragam upaya reintegrasi telah di-lakukan oleh pemerintah melalui pendekatan ekonomi, sosial, budaya, politik dan keamanan. Namun beragam hambatan muncul dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM serta dalam implementasi proses tersebut yang dikawal oleh BRDA. Menggunakan konsep analisis wacana, dalam penelitian ini, penulis berupaya menggambarkan peran BRDA dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM ke-dalam masyarakat serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Hasil penelitan menunjukkan bahwa muncul berbagai hambatan dalam proses rein-tegrasi mantan anggota GAM yakni hambatan dalam bidang ekonomi; hambatan dalam bidang politik, hukum dan keamanan; serta hambatan dalam bidang sosial budaya. BRDA juga terlihat belum optimal dalam menangani proses reintegrasi, masih terdapat banyak kekurangan.
Kajian Redenominasi Rupiah Dan Kesiapan Masyarakat
Mutia, Rita
PASAI Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Redenominasi atau pengurangan nominal rupiah hanya memberikan efek psikologis ke pasar saham. Jika rencana itu tersosialisasi dengan baik, maka semestinya pasar saham tidak terpengaruh dan bisa bergerak dengan normal lagi. Jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk makan redenominasi digabungkan dengan sentimen tingginya inflasi membuat investor memilih keluar dari pasar saham. Redenominasi rupiah diyakini sama sekali tidak mengganggu pasar modal Indonesia. Secara rasional, ini (redenominasi) hanya bisa dilakukan saat inflasi pada tingkat yang redah, dan ekonomi yang stabil. Redenominasi rupiah harus dibarengi pembangunan persepsi masyarakat terhadap kebijakan tersebut. Jangan sampai persepsi yang timbul adalah pemotongan nilai mata uang, yang membuat masyarakat menarik dana mereka dari bank dan melakukan investasi ke luar negeri. Rencana positif redenominasi harus dilakukan secara hati-hati. Dampak psikologi kepada masyarakat dan investor akan tergantung dengan bagaimana Bank Indonesia melakukan sosialisasi. Redenominasi jangan sampai menimbulkan gejolak stabilitas ekonomi. Kesiapan masyarakat menjadi poin penting bagi bank sentral.