cover
Contact Name
Erwin Hikmatiar
Contact Email
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Phone
+6281282648901
Journal Mail Official
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 90 Ciputa Tangsel
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
ISSN : 23561459     EISSN : 26549050     DOI : 10.15408
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i (ISSN 2356-1459) is a national journal published by the Faculty Sharia and Law Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, INDONESIA. The focus is to provide readers with a better understanding of Indonesia social and sharia culture and present developments through the publication of articles, research reports, and book reviews. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 880 Documents
Analisis Minat Beli Halal Branding Skincare Safi Khairunnisa Permata Sari; Alfatih Manggabarani; Rusdi Musa Ishak
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i1.19054

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang minat beli masyarakat terhadap produk skincare Safi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel apa saja yang mempengaruhi minat beli masyarakat terhadap produk sincare Safi, penelitian ini mencangkup variabel halal branding, endorser non-selebrity serta brand trust. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 responden dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) halal branding tidak berpengaruh terhadap minat beli dengan nilai thitung 1,774 < ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,077 > 0,05; (2) halal branding berpengaruh positif secara signifikan terhadap brand trsut dengan nilai thitung 5,594 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05; (3) endorser non-selebrity berpengaruh positif terhadap minat beli dengan nilai thitung 3,480 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05; (4) endorser non-selebrity berpengaruh positif terhadaap Brand Trust dengan nilai thitung 3,984 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05; (5) Brand Trust berpengaruh positif terhadap minat beli dengan nilai thitung 7,932 > ttabel 1,985 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi. Kata Kunci : Halal Branding, Endorser Non-Selebrity, Brand Trust, Minat Beli, Produk Skincare Safi 
Analisa Mekanisme Pasar Kalangan Pada Masyarakat Islam Melayu Di Kecamatan Gandus Palembang Meriyati, Meriyati; Choiriyah, Choiriyah; Mulyawisdawati, Richa Angkita
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i2.14700

Abstract

AbstractThe market is a mechanism of exchange of products in the form of goods and services that are natural and have been going on since the beginning of human civilization. Islam places the market at an important position in the economy, a meeting place between sellers and buyers and transactions of goods or services, is a natural mechanism of exchange of goods and services and has been going on since the beginning of human civilization. In Islam the market is very important in the economy. The market had taken place during the time of the Messenger of Allah and Khulafaur Rashidin and became the sunatullah that had lived for centuries.Keywords: Mechanism, Market, Malay Islam AbstrakPasar adalah sebuah mekanisme pertukaran produk baik berupa barang maupun jasa yang alamiah dan telah berlangsung sejak peradaban awal manusia. Islam menempatkan pasar pada kedudukan yang penting dalam perekonomian, tempat bertemunya antara penjual dan pembeli dan melakukan transaksi barang atau jasa, merupakan sebuah mekanisme pertukaran barang dan jasa yang alamiah dan telah berlangsung sejak awal peradaban manusia. Dalam Islam pasar sangatlah penting dalam perekonomian. Pasar telah terjadi pada masa Rasulullah dan Khulafaur Rasyidin dan menjadi sunatullah yang telah dijalani selama berabad-abad.Kata Kunci: Mekanisme, Pasar Kalangan, Islam Melayu
MELACAK DINAMIKA SIPIL-MILITER PASCA REVOLUSI MESIR Atep A Rofiq
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2244

Abstract

Abstract: Tracking Civil-Military Dynamics after Egypt Revolution.  Military revolution following Assisi’s administration shows that democratization process in Egypt and Middle East Countries has not been so easy.  Military infiltration has taken in place since 60 years ago. Thus, causing the difficulty to decrease its influence in Egypt. The Movement of Civil supremacy lead by the Mass Organization so called “Ikhwanul Muslimin” and the others opposition has not yet succeeded. This situation proved that Arab Spring has failed and the democratization in Middle EastKey Words: Military leadership, Egyptian Revolution and Arab Spring Abstrak: Melacak Dinamika Sipil-Militer Pasca Revolusi Mesir. Revolusi Militer Kepemimpinan El-Sisi pasca Mesir memperkuat paradigma umum bahwa demokratisasi Mesir dan negara-negara Timur Tengah lainnya tidaklah mudah. Infiltrasi Militer terjadi sejak 60 tahun membuat kepemimpinan Mesir berakar dan sulit untuk menghapus dalam kepemimpinan Mesir. Supremasi sipil diperjuangkan Ikhwanul Muslimin dan pihak oposisi lainnya masih memerlukan waktu yang sangat lama dengan momentum politik berdarah. Situasi ini semakin menunjukkan bahwa Arab Spring telah gagal dan jalan demokratisasi di Timur Tengah mengalami kebuntuan.Kata kunci: Kepemimpinan Militer, Revolusi Mesir, Arab Spring DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2244
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dan Pidana Denda Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Pandemi Coronavirus Disease (Covid)-19 Kartono, Kartono
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 8 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i8.16550

Abstract

AbstractThe trend of the spread of Coronavirus (Covid)-19 which continues to soar has an impact on society for health, peace and safety of the soul.  Public awareness and compliance with laws and regulations and the government's call for a Large-Scale Social Restrictions (PSBB) policy are important not to be violated or ignored.  The application of criminal sanctions for fines is an alternative sanction in law enforcement so that people are deterred, educated and as a means of government social control. The research method is normative juridical supported by empirical research using secondary data in the form of books, legislation and the internet. Type of qualitative research. The results of the study concluded that the government must be firm in applying criminal sanctions and criminal fines as an alternative to making people deterrent, educated and as a means of social control Keywords: PSBB, Criminal Fines, Prevention.
Kontrak Mudharabah Pada PT. Sarana Multigriya Financial Ditinjau Dari Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 07/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Mudharabah Dewi, Nisrina Mutiara
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v5i3.10284

Abstract

Abstract:SMF is a secondary housing company that provides refinancing to Islamic banks. SMF financing aims to address housing finance mismatch funding issues in Islamic banks. The application of the contract to this cooperation is the mudharabah contract. With mudharabah contracts, the SMF and Islamic Banks can invest from the profit sharing ratio. The mudharabah contract application in this collaboration must comply with the Fatwa Council National Fatwa regulations NO: 07 / DSN-MUI / IV / 2000 regarding mudharabah financing. This study uses a qualitative method. The research technique used is content analysis and the research approach method is normative juridical. The data used are primary data taken from interviews and draft secondary data contracts, MUI fatwas, literature studies. The objects studied were the contract formation procedure, the contents of the contract, and the conformity of the contract to the Fatwa of the National Sharia Council NO: 07 / DSN-MUI / IV / 2000 concerning mudharabah financing. The results of this study can be concluded that the SMF procedure in providing financing to Islamic banks is very concerned about risk and analyzes the business feasibility of sharia banks and the suitability of the mudharabah agreement at the SMF on the National Sharia Council Fatwa NO: 07 / DSN-MUI / IV / 2000 in SMF in general with the MUI fatwa. However, in bearing losses and profit sharing ratio at the mudharabah contract in SMF, it is less in accordance with the National Sharia Council Fatwa NO: 07 / DSN-MUI / IV / 2000.Keywords: Contract, Mudharabah, MUI Fatwa Abstrak:SMF merupakan perusahaan sekunder perumahan yang memberikan refinancing kepada Bank Syariah. Pembiayaan SMF bertujuan untuk mengatasi masalah mismatch funding pembiayaan perumahan di Bank Syariah. Penerapan Akad pada kerja sama ini yaitu akad mudharabah. Dengan akad mudharabah, maka SMF dan Bank Syariah dapat berinvestasi dari nisbah bagi hasil. Aplikasi akad mudharabah dalam kerja sama ini harus mematuhi peraturan Fatwa Dewan Syariah Nasional NO: 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan mudharabah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah conten analysis dan metode pendekatan penelitian adalah yuridis normatif. Data yang digunakan yaitu data primer yang diambil dari wawancara dan data sekunder draft kontrak, fatwa MUI, studi kepustakaan. Adapun objek yang diteliti adalah prosedur pembentukan akad, isi akad, dan kesesuaian akad pada Fatwa Dewan Syariah Nasional NO: 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan mudharabah. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan prosedur SMF dalam memberikan pembiayaan kepada bank syariah sangat memperhatikan risiko dan menganalisis kelayakan bisnis bank syariah dan kesesuaian akad mudharabah di SMF pada Fatwa Dewan Syariah Nasional NO: 07/DSN-MUI/IV/2000 di SMF pada umumnya sudah sesuai dengan fatwa MUI. Namun dalam menanggung kerugian dan nisbah bagi hasil pada akad mudharabah di SMF kurang sesuai  Fatwa Dewan Syariah Nasional NO: 07/DSN-MUI/IV/2000.Kata Kunci: Kontrak, Mudharabah, Fatwa MUI
LANGKAH STRATEGIS OPTIMALISASI SISTEM EKONOMI SYARIAH Syarifah Gustiawati Mukri
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v1i1.1521

Abstract

Abstract: Step Strategic Optimization of Islamic Economic System. The role of Islamic financial system in Indonesia has been shown to support the creation of higher economic development, and also support the establishment of a more stable financial system, to achieve the well-being of individuals and society. In order for the role to be significant, hence the need for a strategic steps in the effort to optimize the Islamic economic system. This is to accelerate the development of the Islamic financial system, both nationally and internationally. This article aims to review the philosophical system of Islamic banking. The systems and practices should be done in order to accelerate the pace of Islamic economic development in Indonesia. Keywords: Step Strategic, optimization, Islamic Economic System Abstrak: Langkah Strategis Optimalisasi Sistem Ekonomi Syariah. Peranan Sistem keuangan syariah di Indonesia telah dipercaya dapat mendukung terciptanya  pembangunan ekonomi yang lebih tinggi, dan juga menyokong terwujudnya sistem keuangan yang lebih stabil, untuk mencapai kesejahteraan individu dan masyarakat. Agar peranan tersebut dapat dirasakan lebih signifikan, maka perlu adanya langkah strategis dalam upaya optimalisasi sistem ekonomi syariah dalam rangka mempercepat perkembangan sistem keuangan syariah, baik secara nasional maupun  internasional. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji sistem ekonomi syariah secara filosofis, sistem dan praktik yang harus dilakukan dalam rangka mempercepat langkah perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Kata Kunci: Langkah Strategis, Optimalisasi, Sistem Ekonomi SyariahDOI: 10.15408/sjsbs.v1i1.1521
Alternatif Penyelesaian Sengketa sebagai Solusi Mewujudkan Asas Pemeriksaan Perkara “Sederhana, Waktu Singkat dan Biaya Murah” Syafrida, Syafrida
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 4 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i4.15167

Abstract

AbstractBackground to the problem "Alternative Dispute Resolution" (APS) is a dispute resolution agency or dissent which is resolved through an agreement procedure by the parties carried out outside the court by means of consultation, negotiation, mediation, conciliation or expert judgment. The settlement is based on good faith by ignoring litigation settlement through the District Court which takes a long time and is expensive, bound to formal procedures that must be implemented. This certainly contradicts the principle of civil procedural law "examination is as simple as possible, short time and low cost." The method used to write this article is Library Research using secondary data in the form of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials relating to Alternative Dispute Resolution (APS). The research is normative juridical. The conclusion is that dispute resolution through alternative dispute resolution carried out in a manner that is carried out outside the court is based on good faith to reach an agreement, mutually beneficial is to realize the principle of hearing a simple "short time and low cost." While the superiority of resolution through Alternative Dispute Resolution (APS) is an examination based on the agreement of the parties, good faith, mutual benefit between the two parties, no one loses and wins, prevents hostility between the parties and closed examination.Keywords: Alternative Dispute Resolution, Examination "simple, short time and low cost"  AbstrakLatar belakang masalah Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) adalah lembaga penyelesaian sengketa atau beda pendapat yang diselesaikan melalui prosedur kesepakatan oleh para pihak dilakukan di luar pengadilan dengan cara konsultasi, negosiasi, mediasi, konsiliasi atau penilaian ahli. Penyelesaian didasarkan itikad baik dengan mengenyampingkan penyelesaian secara litigasi melalui Pengadilan Negeri yang memakan waktu yang lama dan biaya yang mahal, terikat pada prosedur yang formal yang harus dilaksanakan. Hal ini tentu bertentangan asas hukum acara perdata “pemeriksaan sesederhana mungkin, waktu singkat dan biaya murah.” Metode yang digunakan untuk menulis artikel ini adalah Penelitian Kepustakaan dengan menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier yang berkaitan dengan Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS). Penelitian bersifat yuridis normatif. Kesimpulannya bahwa penyelesaian sengketa melalui alternatif penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan cara yang dilakukan di luar pengadilan didasarkan pada itikad baik untuk mencapai kesepakatan, saling menguntungkan adalah untuk mewujudkan asas pemeriksaan perkara “sederhana waktu singkat dan biaya murah.” Sedang keunggulan penyelesaian melalui Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) adalah pemeriksaan didasarkan kesepakatan para pihak, itikad baik, saling menguntungkan kedua belah pihak, tidak ada pihak yang kalah dan menang, mencegah permusuhan diantara para pihak dan pemeriksaan tertutup.Kata Kunci: Alternatif Penyelesaian Sengketa, Pemeriksaan “sederhana, waktu singkat dan biaya murah”
Plain English Movement And Penman’s Criticism To Strengthening The Movement Syafrani, Andi
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v5i1.7907

Abstract

Abstrak: The plain English movement has been commencing for many decades. Recently, the movement has penetrated beyond English-speaking countries. Plain English involves the use of straightforward and clear language. Additionally, it uses modern and standard English. Penman’s criticisms range from the trivial aspect to the deeply critical concerning the communication approach in legal language. She has written essays reviling plain English in some journals such as: ‘Plain English: wrong solution to an important problem’. Keywords: Plain English, Movement, Criticism.   Abstrak: Gerakan Bahasa Inggris telah dimulai selama beberapa dekade. Baru-baru ini, gerakan ini telah memasuki beberapa negara pengguna bahasa Inggris. Bahasa Inggris melibatkan penggunaan bahasa yang lugas dan jelas. Selain itu, menggunakan bahasa Inggris modern dan standar. Kritik Penman dalam hal ini berkisar dari aspek sederhana hingga kritis mengenai pendekatan komunikasi dalam bahasa hukum. Dia telah menulis esai yang mengkritik penggunaan bahasa Inggris Hukum yang sederhana dalam beberapa jurnal seperti: 'Plain English: solusi salah untuk masalah penting'. Kata kunci: Bahasa Inggris Biasa, Gerakan, Kritik. DOI: 10.15408/sjsbs.v5i1.7907
Qiraah Alquran Dengan Nagham Ajam - Lagam Jawa; Kasus Isra’ Mi’raj di Istana Negara, Jum’at, 15 Mei 2015 Qosim Arsyadani
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v3i1.3320

Abstract

Abstract: Every Muslim would agree that the Koran is the holy book were wonderful. He will be more beautiful when it is read beautifully by using Nagham and a melodious voice. By reading the Koran is mutawaatir means that from the beginning the angel Gabriel received it from Allah which is then conveyed to the Holy Prophet so were messengers to convey back to friends and so on in the history of the turn and the different traffic generation is the same. New problems arise when the Koran is read using Java Nagham. Therefore this study want to discuss more in depth about the law.Keywords: Koran, Qiroah and Nagham Abstrak: Setiap muslim pasti sepakat bahwa Alquran kitab suci yang indah. Ia akan menjadi semakin indah apabila dibaca secara indah dengan menggunakan nagham atau lagam dan suara yang merdu. Secara bacaan Alquran bersifat mutawatir artinya sejak dari awal malaikat Jibril menerimanya dari Allah SWT yang kemudian disampaikan kepada Rasulullah Saw begitu pula rasul dalam menyampaikan kembali kepada para sahabat dan begitu seterusnya dalam lintas sejarah pergantian dan berbedanya generasi adalah sama. Permasalahan baru muncul ketika Alquran dibaca dengan menggunakan Nagham Jawa. Oleh karenanya penelitian ini ingin membahas lebih mendalam tentang hukumnya. Kata Kunci: Alquran, Qiroah dan Nagham
Zakat Management Instutition: Management and Strategy Melis, Melis; Choiriyah, Choiriyah; Saprida, Saprida
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 12 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i12.17068

Abstract

The distribution of zakat is based on priority scale by paying attention to the principles of equity, justice and territoriality. In addition to receiving zakat (managing zakat), BAZNAS can receive and distribute donations, alms, and other religious social funds. The distribution and utilization of donations, alms, and other religious social funds are carried out in accordance with Islamic law and are carried out in accordance with the intended purpose of the giver. The management of donations, alms, and other religious social funds must be recorded in a separate bookkeeping. Here the importance of reports by BAZNAS, provincial BAZNAS, and Regency / City BAZNAS which contains the accountability and performance of the management of Zakat, infaq, alms and other religious social funds. ZIS managers are not only BAZNAS but there are also LAZ. This article will describe the management and management strategies of ZIS in detail.Keywords: ZIS, BAZNAS, LAZ AbstrakPendistribusian zakat dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan memperhatikan prinsip pemerataan, keadilan, dan  ke wilayahan. Selain menerima zakat (mengelola zakat), BAZNAS dapat menerima dan mendistribusikan infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Pendistribusian dan pendayagunaan infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya tersebut dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan dilakukan sesuai dengan peruntukkan yang diikrarkan oleh pemberi.Pengelolaan infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya harus dicatat dalam pembukuan tersendiri. Disini pentingnya laporan oleh BAZNAS, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota yang memuat akuntabilitas dan kinerja pelaksanaan Pengelolaan Zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Pengelola ZIS tidak hanya BAZNAS tetapi juga ada LAZ. Artikel ini akan memaparkan manajemen dan strategi pengelolaan ZIS secara detail.Kata Kunci: ZIS, BAZNAS, LAZ

Page 9 of 88 | Total Record : 880


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2025): Summer Edition Vol. 12 No. 2 (2025): Summer Edition Vol 12, No 1 (2025): Spring Edition Vol. 12 No. 1 (2025): Spring Edition Vol. 11 No. 4 (2024): Winter Edition Vol 11, No 4 (2024): Winter Edition Vol 11, No 3 (2024): Autum Edition Vol. 11 No. 3 (2024): Autum Edition Vol 11, No 2 (2024): Summer Edition Vol. 11 No. 2 (2024): Summer Edition Vol. 11 No. 1 (2024): Spring Edition Vol 11, No 1 (2024): Spring Edition Vol 10, No 6 (2023) Vol. 10 No. 6 (2023) Vol 10, No 5 (2023) Vol 10, No 5 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 4 (2023) Vol 10, No 3 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 3 (2023) Vol 10, No 2 (2023) Vol 10, No 1 (2023) Vol 10, No 1 (2023): Article-in-Press Vol. 9 No. 6 (2022) Vol 9, No 6 (2022) Vol 9, No 5 (2022) Vol 9, No 4 (2022) Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 3 (2022): Mei - Juni Vol 9, No 2 (2022): Maret-April Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022) Vol 9, No 1 (2022): Januari-Februari Vol 8, No 6 (2021): November-Desember Vol 8, No 6 (2021) Vol 8, No 5 (2021) Vol 8, No 5 (2021): September - Oktober Vol 8, No 4 (2021) Vol 8, No 4 (2021): Juli - Agustus Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 3 (2021): Mei-Juni Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 2 (2021): Maret-April Vol 8, No 1 (2021): Januari-Februari Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 10 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 8 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 7 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 6 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 5 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 3 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 12 (2020) Vol 7, No 11 (2020) Vol 7, No 9 (2020) Vol. 7 No. 6 (2020) Vol 7, No 6 (2020) Vol 7, No 5 (2020) Vol 7, No 4 (2020) Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 5 (2019) Vol 6, No 4 (2019) Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019) Vol 5, No 4 (2018) Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue