cover
Contact Name
Andy Budiarto
Contact Email
arskosonglapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arskosonglapan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Desiminasi Teknologi
ISSN : 2303212X     EISSN : 25035398     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Volume 3 No. 2 Juli 2015" : 10 Documents clear
Pengaruh Iklim Kerja, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Universitas Tridinanti Palembang Az hari
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.271 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.37

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh IklimKerja,Motivasi danDisiplinKerja terhadap KinerjaKaryawan padaUniversitas Tridinanti Palembang.Dalampenelitian inijumlah populasi adalah 55 orang dengan rincian semua populasi di jadikan sebagai sampelpenelitian. Pengambilan sampel dalampenelitian inimenggunakan teknik Sampel Jenuh. Darihasil penelitian ini terdapat pengaruh IklimKerja,Motivasi dan Disiplin Kerja secara SimultanterhadapKinerjaKaryawan padaUniversitas Tridinanti Palembang. Dengan nilai sig F sebesar0,000 < α (0,05).Korelasi (R) variabel IklimKerja,Motivasi danDisiplinKerja terhadapKinerjasebesar 0,793 artinya menunjukkan korelasi yang sangar kuat dan bersikap positif (searah).Nilai koefisien determinasinya R Square sebesar 0,629 atau 62,9%. Terdapat pengaruh IklimKerja secara Parsial terhadap Kinerja Karyawan pada Universitas Tridinanti Palembang.Ditunjukan nilai sig t sebesar 0,001 < α (0,05). Terdapat pengaruh Motivasi secara Parsialterhadap Kinerja Karyawan pada Universitas Tridinanti Palembang. Ditunjukan nilai sig tsebesar 0,003 < α (0,05). Terdapat pengaruh Disiplin Kerja secara Parsial terhadap KinerjaKaryawan pada Universitas Tridinanti Palembang. Ditunjukan nilai sig t sebesar 0,021 < α(0,05).KataKunci:Kinerja, IklimKerja,Motivasi ,DisiplinKerja.
Pengaruh Jumlah Katalisator Terhadap konversi Asam Borat Pada Esterifikasi Etanol dan Asam Borat Eddy Usman
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.271 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.38

Abstract

Abstrak:Asamboratmempunyai gugus sisa asamBO3-3,Jika asamini dipakai dalamesterifikasimaka gugus sisa asamnya akan menggantikan gugus hidroksil yang ada pada etanol. Produkdari esterifikasi ini adalah trietil borat yang dapat digunakan sebagai bahan antiseptik,desinfektan dan antiknock agent(2). Sealain dari penggunaan diatas, etanol dapat diguunakansebagai pelarut dan bahan baku pembuat zat kimia lain. Pada waktu sekarang etanol banyakdiproduksi di Indonesia. Oleh karena itu penggunaannya sebagai bahan baku untuk esterifikasidiharapkan menjadi salah satu upaya untuk penganeka-ragaman pemanfaatan etanol. Objekyang akan diamati adalah “ Pengaruh jumlah katalisator yang digunakan terhadap konversiAsam borat”.Jumlah katalisator yang dimaksud disini adalah banyaknya katalisator yangdigunakan dalamjumlah campuran reaktan yang tertentu dan konstant. Sampai saat ini pengaruhvariabeljumlah katalisator terhadap kenaikan konversi asam borat belum diketahui secarapasti dengan eksperimental. Dalam tulisan ini penulis mencoba mencari berdasarkan studiliteratur text book yang ada dengan sedikit percobaan laboratorium,mencari jumlah katalisatorasam sulfat terhadap konversi asam borat. Pemakaian asamsulfat bervariasi dari 3 ml sampai8ml, dengan temperatur 810 C, asamborat 10 gram, etanol 300ml, kecepatan pengadukan 400rpmdan waktu 60menit.Selain jumlah katalisator, variabel lain adalah temperatur,waktu , jenis katalisator dan kecepatanpengadukan. Dalam hal ini ke 4 variabel tersebut bukan merupakan variabel utama sehingganilai dianggap konstant. Jumlah katalisator asamsulfat akanmempoengaruhi kenaikan konversiasamborat secara liner. Penulis bertujuanmengamati untukmengetahui gejala yang ditimbulkanoleh pemakaian jumlah katalisator asamsulfat terhadap konversi asam borat pada esterifikasietanol dengan asam borat.KataKunci: Etanol, Esterifikasi
Analisa Pemasangan Penangkal Petir Pada Gedung OPIMall Jakabaring Palembang Pengaruh Iklim Kerja, Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Universitas Tridinanti Palembang Heni Kurniasari; Yusro Hakimah; Ishak Effendi
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.288 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.40

Abstract

Abstrak: Bangunan gedung OPI Mall yang terletak pada daerah Jakabaring merupakanbangunan yangmemiliki ketinggian yaitu 30meter.Gedung inimemiliki indeks perkiraan akanbahaya sambaran petir (R) sangat besar yaitu 16, sehingga sangat perlu untukmemiliki sistemproteksi petir. Efisiensi sistem proteksi petirnya adalah 87,4 % , sehingga gedung ini beradapada tingkat proteksi III. Dengan perhitungan berdasarkan beberapa metode penempatanterminasi udara yaitu metode sudut proteksi, bola bergulir, zona proteksi razevig, dan metodeESE (Early Streamer Emission),menghasilkan radius proteksi, luas area proteksi, dan jumlahpenangkal petir yang berbeda. Berdasar metode Sudut Proteksi, dari perhitungan didapat luasarea proteksi (p) sebesar 1675,54m2 (9,05%) dari luas area 18512m2, dan radius proteksi (Rp)23,1 meter, sehingga dibutuhkan penyalur petir sebanyak 12 buah. Dengan metode ZonaProteksi Razevig, dari perhitungan didapat luas area proteksi (p) sebesar 2604,44 m2 (14,07%) dari luas area 18512m2, dan radius proteksi (Rp) 28,8meter, sehingga dibutuhkan penyalurpetir sebanyak 8 buah. Dengan metode Bola Bergulir, dari perhitungan didapat luas areaproteksi (p) sebesar 6358,5m2 (34,355%) dari luas area 18512m2, dan radius proteksi (Rp) 45meter, sehingga dibutuhkan penyalur petir sebanyak 3 buah. Dengan menggunakan metodeESE dengan KURN Lightning Protection System tipe R-150 luas area proteksi (p) sebesar55543,46 m2 dari luas area 18512 m2, dan radius proteksi (Rp) 133 meter, sehingga hanyadibutuhkan penyalur petir 1 buah. Oleh karena itu diterapkanlahmetode ESE yang lebih efektifdigunakan dibandingkan dengan metode lainnya pada gedung OPI Mall.KataKunci: Proteksi Petir,Metode Sudut Proteksi,Bola Bergulir, Zona ProteksiRazevig, ESE(Early Streamer Emission).
Aplikasi Metode Six Sigma 'DMAIC' untuk Meningkatkan Kualitas Produksi Pada PT. Semen Baturaja Palembang Togar Partai Oloan; Zulkarnain Fatoni
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1539.439 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.26

Abstract

Abstrak: Proses Produksi umumnya yang menekankan pada kualitas akan menghasilkan output yang baik andavoid inefisiensi, biaya kualitas yang buruk menjadi lebih rendah dan harga produk menanbecame lebih kompetitif. Semen Baturaja Perusahaan Palembang adalah salah satu perusahaan yang memproduksi Portland Jenis semen 1 (untuk semua pengguna) di mana berat produk (semen) adalah parameter yang diukur dalam cointrolling dan meningkatkan kualitas semen di perusahaan itu. Dalam penelitian ini, produk pengamat penulis (semen) rekan yang diadakan di perusahaan itu, dari data, write simulasi penerapan six sigma "DMAIC" Metode berdasarkan pengukuran manual di rotarypacker saya menunjukkan bahwa 2.19-sigma dengan nilai DPMO adalah 242,588 dan rotary packer II menunjukkan bahwa 1,63-sigma dengan nilai DPMO adalah 447,172 saat menggunakan enam sigma Kalkulator www. Spcwizard.com di packer rotary saya menunjukkan bahwa 2,2-sigma dengan nilai DPMO adalah 241,96 dan rotary packer II sho 1.6 sigm dengan nilai DPMO adalah 460,172. Penerapan metode six sigma menunjukkan bahwa adalah rata-rata perubahan vlue 1,5 sigma dari data, dapat dilihat dari paket berat semen dari batas kontrol, dalam kesimpulan enam sigma metode "DMAIC" efektif bagi perusahaan yang berkualitas baik produk mereka.Kata Kunci: Kualitas, Simulasi, Sigma, DMAIC, dan DPMO.
Sistem Transmisi Elektrik Pada Lokomotif CC201 di Lubuk Linggau Dina Fitria; Muhni Pamuji
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.768 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.41

Abstract

Abstrak: Sistem transmisi elektrik pada lokomotif CC201 yaitu sistem transmisi elektrik DC-DC yang merupakan sistem yang paling sederhana dan paling tua. Motor yang dipilih sebagai penggerak roda lokomotif adalah motor DC seri dimana main generator dan traksimotor dapat di hubungkan langsung tanpa alat bantu lain. Adapun komponen sistem tansmisi elektrik pada lokomoti CC201, yaitu : main generator, exciter generator, auxiliary generator, Traksimotor. Setiap bagian dari komponen sistem transmisi elektrik pada lokomotif tersebut mempunyai tugas kerja masing-masing sesuai target kinerja.KataKunci: Lokomotif, main generator, exciter generator, auxiliary generator.
Analisa Drainase Kelurahan 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Robie Angga Pratama; Indra Syahrul Fuad; Reni Andayani; War tini
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.549 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.36

Abstract

Abstrak: Kota Palembang mengalami perkembangan yang sangat pesat dari tahun ke tahun,baik itu berupa pembangunan perumahan, fasilitas kota, dan industri. Hal ini dampak daripeningkatan jumlah penduduk yang mengalami perubahan dengan cepat. Seiring denganperkembangan kota saat inilah, menimbulkan dampak terjadi banjir dan genang air sehinggaterganggunya aktivitasmasyarakat, seperti terganggunya arus lalu lintas dan kerugian matriallainya. Berbagai permasalahan yangmuncul sebagai akibat dari perkembangan pembangunanyang sangat pesat dan tidak terkontrol yang berdampak pada penyempitan area resapansehingga pada musim hujan limpasan permukaan langsung menuju saluran drainase. TujuanPenelitian dilakukan untuk mengetahui kemampuan layan drainase, masih mendukung untuktahun-tahun yang akan datang sehubungan dengan adanya percepatan pembangunan diberbagai bidang, peningkatan jumlah penduduk yang pesat, adanya perubahan tataguna lahan yang mungkin mempengaruhi saluran drainase.Penelitian dilakukan di jalanSedudukPutih1dimana seringterjadibanjirpada saatmusimpenghujanpenelitian dilakukan dengan menganalisis kapasitas saluran yang ada sehingga sehingganantinya diperoleh dimensi saluran yang baru.Data sekunder didapat dariBadanMeteorologidan Geofisika Wilayah Palembang berupa data curah hujan harian maksimum. Metodeperhitungan analisis curah hujan rencana menggunakan Metode Log Person Type.Hasil yang diperoleh dari analisa data, debit rancangan kala ulang 5 tahun sebesar 0,49m3/dtk.Dari hasil analisis diperoleh bahwa kapasitas saluran sudah tidak mampu menampung debitbanjir rencana dan penampang saluran yang dibutuhkan lebih besar daripada penampang saluranyang ada sehingga harus dilakukan pembesaran dimensi saluran sesuai dengan hasil perhitungan.Saluran direncanakan dengan precast beton bertulang dengan penampang persegi. Dimanadimensi saluran jalan Seduduk Putih 1 adalah lebar saluran 0.52 m dan tinggi saluran 0.52 mdan tinggi jagaan 0.45 m.Kata kunci: banjir, genangan, drainase, debit, limpasan.
Penerapan Konsep Islam Pada Fasilitas Thaharoh Masjid (Studi Kasus : Masjid Raya AtTaqwa di Palembang) Aditha Maharani Ratna; Andy Budiarto; Suhendra .
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.007 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.187

Abstract

Keberadaan masjid sebagai pusat kegiatan umat Islam mendorong pembangunan masjid yang tumbuh dengan pesat, namun pembangunan masjid-masjid tersebut tidak disertai dengan perencanaan yang matang. Tidak sedikit pembangunan masjid yang dilakukan secara bertahap, menyebabkan perubahan pada tata ruangnya. Dalam proses pembangunan masjid, tentunya tidak terlepas dari permasalahan arsitektur terutama dalam konsep Islam. Masjid memiliki program ruang yang khusus sesuai dengan fungsinya. Pada pembangunan masjid ada aturan Syariah yang harus diterapkan dalam desain layout ruang masjid, sehingga tata ruang dan sirkulasi masjid tidak sama dengan bangunan publik lainnya. Ada aturan yang berlaku seperti pemisahan ruang ibadah antara pria dan wanita yang mempengaruhi jalur sirkulasi dan letak pintu masuk yang berbeda antara jamaah pria dan wanita, hingga pemisahan fasilitas thaharoh. Salah satu masjid yang terdapat di kota Palembang adalah Masjid Raya At Taqwa yang terletak di Jalan Ki Ronggo Wiro Santiko, Kambang Iwak Kecil kelurahan 20 ilir Palembang.  Dengan penelitian ini dapat diketahui penerapan konsep Islam pada layout fasilitas thaharoh pada Masjid Raya At Taqwa Palembang menggunakan paradigma kualitatif dengan analisa deskriptif. Sehingga hasilnya akan memberikan kontribusi konsep desain fasilitas thaharoh yang dapat digunakan dalam perancangan masjid khususnya di kota Palembang.Kata kunci: Konsep Islam, Fasilitas Thaharoh
Studi Perbandingan Energi Bahan Bakar Gasoline Dengan Bahan Bakar Gas Pada KendaraanBermotor Ozkar F. Homzah; Ambo Intang; Septian Saputrah
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1582.088 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.189

Abstract

Populasi kendaraan di Indonesia yang berbahan bakar minyak (BBM) setiap tahunnya semakin meningkat sedangkan cadangan minyak sendiri semakin menipis. Kenaikan pemakaian BBM untuk kendaraan tersebut menyebabkan subsidi BBM dan polusi udara juga akan meningkat. Tingginya Harga minyak mentah, menyebabkan pemerintah harus memberikan subsidi BBM. Untuk mengatasi hal tersebut di perlukan bahan bakar alternative  yang ramah lingkungan dan lebih efisien sebagai pengganti BBM untuk kendaraan. Salah satu bahan bakar alternatif adalah bahan bakar gas (BBG). Dari pemakaian BBG sudah banyak dilakukan kajian yang memberikan banyak keuntungan yaitu pengurangan pemakaian BBM dan secara langsung dapat mengurangi subsidi BBM serta mengurangi emisi fosil. Bagi pengguna kendaraan akan memberikan keuntungan karena harga BBG lebih murah di banding harga BBM. Dari hasil penelitian antara Gasoline dan Gas dengan menggunakan tipe kendaraan bermotor (mobil) diketahui  energi bahan bakar  yaitu daya indikator pada mesin berbahan bakar gas lebih kecil 2% sampai 5% di banding dengan mesin berbahan bakar gasoline akan tetapi pemakaian bahan bakar gas lebih efesien sampai dengan 10 % dibanding dengan bahan bakar gasoline.Kata kunci: Mobil, Alat Converter Kit, daya indicator, konsumsi bahan bakar
Analisis Pengaruh Variasi Mode Kerja Terhadap Performansi Mesin Refrigerasi Kompresi Uap Water Chiller Type With Water Cooled Dengan Refrigeran R134A Hendradina .
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2003.329 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.190

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh perubahan mode kerja terhadap kinerja mesin refrigerasi.  Metode penelitian adalah metode eksperimental dengan membandingkan secara langsung Kinerja Mode Kerja Cooling dan Kinerja Mode kerja Heating pada satu variable yang sama serta menghitung COP Ideal dari masing masing Eksperimen. Hasil penelitian didapatkan bahwa COP tertinggi terdapat pada Kinerja mesin pada Mode cooling dengan Nilai COP 3.98 dan arus konsumsi kompresor 4.27 Ampere.Kata Kunci: COP, Mode Kerja Heating, Mode Kerja Cooling, Refrigerasi
Pengujian Pengaruh Sudut Kemiringan Terhadap Efisiensi Kolektor Surya Pelat Datar Pipa PVC Abdul Muin; Muhammad Lazim; Sudiadi .
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.007 KB) | DOI: 10.52333/destek.v3i2.186

Abstract

Alat penukar kalor Kolektor Surya (Pelate Collector) bukanlah hal yang baru , kolektor surya sudah sejak lama sudah sering diteliti untuk mencari jenis dan konfigurasi yang lebih efektif dan kompak. Beragam bentuk sistem kolektor surya dirancang untuk dapat beroperasi pada temperatur mulai dari 40oC hingga ke temperatur 100oC. Sistem kolektor surya merupakan sistem penukar kalor yang sederhana dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi pemanas. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh sudut kemiringan kolektor terhadap efisiensi kolektor. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Konversi Energi Teknik Mesin Universitas Tridinanti Palembang pada bulan Maret 2013. Sistem dimodelkan berdasarkan persamaan energi surya yang diterima oleh kolektor untuk menentukan besarnya efisiensi kolektor yang dihasilkan dari variasi sudut kemiringan kolektor, 10o, 15o, 20o dan 25o. Dari data yang diperoleh dapat dilihat bahwa besarnya efisiensi kolektor dipengaruhi oleh sudut kemiringan kolektor, dimana semakin besar sudut kemiringan kolektor maka semakin besar pula efisiensi kolektor yang dihasilkan, nilai efisiensi secara rata-rata yang terbesar  yaitu pada pengujian sudut kemiringan 25o, nilai efisiensi yang dicapai sebesar 63,68%. Kenaikan efisiensi rata-rata untuk setiap perbedaan kemiringan sudut kolektor 5o, yaitu sebesar 11,06%.Kata kunci: Pelet Kolektor Surya, System Pemanas

Page 1 of 1 | Total Record : 10