cover
Contact Name
Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si
Contact Email
anna@uniku.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
quagga.prodibio@uniku.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Quagga
Published by Universitas Kuningan
ISSN : 19073089     EISSN : 26155869     DOI : -
Core Subject : Education,
The Quagga Journal (p-ISSN 1907-3089; e-ISSN 2615-5869) is a journal managed by the Biological Education Study Program, Faculty of Teachers Training and Education Universitas Kuningan (FKIP UNIKU). This journal is issued twice a year (January and July) publishing articles from analytical studies and studies in the fields of educational and biological sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2019)" : 9 Documents clear
ANALISIS TINGKAT KETEPATAN KONSEP BUKU TEKS BIOLOGI BILINGUAL Pathiyah, Aan
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1839

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Tingkat Ketepatan Konsep Buku Teks Biologi Bilingual SMP Kelas IX menggunakan model penyajian motif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif studi eksploratori. Penelitian  menghasilkan  konsep memadai yang cukup dominan sebesar 91% dan 2% konsep yang tidak dituntut dalam indikator. Namun masih terdapat kekurangan dalam penyajiannya, yaitu kurangnya atribut kritis pada konsep sebesar 7% meskipun tidak  sampai menimbulkan miskonsepsi. Artinya konsep-konsep yang ditemukan di dalam buku teks dikatakan sangat baik. Kesimpulan yang diperoleh buku teks tersebut dapat digunakan dalam proses pembelajaran sebagai bahan ajar dan berfungsi sebagai  buku teks bilingual yang tepat.Kata kunci : Ketepatan konsep, buku teks, penyajian motif
PENGARUH MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ELEMENTARY CLARIFICATION (MEMBERIKAN PENJELASAN SEDERHANA) Yuni, Dede; Warsono, Warsono; Afifi, Ruhana
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Guided Discovery Learning (GDL) terhadap kemampuan berpikir kritis elementary clarification (memberikan penjelasan sederhana) siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperiment yang memberikan satu perlakuan terhadap subjek yang sama berupa penggunaan model pembelajaran GDL pada kelas eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMAN 1 Baregbeg dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Adapun sampel yang terpilih adalah kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari 10 soal dengan pokok bahasan ekosistem. Hasil penelitian ini disimpulkanbahwa terdapat pengaruh model GDL terhadap kemampuan berpikir kritis elementary elarification (memberikan penjelasan sederhana) siswa.Kata Kunci : guided discovery learning, berpikir kritis.
PENGEMBANGAN METODE APITU2K DALAM MEMECAHKAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Jeje Sudarja
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1841

Abstract

Abstract: Penelitian dilatarbelakangi belum optimalnya berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah indra penglihatan manusia. Oleh karena itu dikembangkan metode yang dapat memfasilitasi  berkembangnya kemampuan  berpikir kritis. Metode  tersebut adalah APITU2K (Amati, PIkirkan, TUliskan, Komunikasikan, Kritikan). Penelitian bertujuan 1. Untuk menghasilkan bentuk metode APITU2K  dalam memecahkan masalah indra penglihatan manusia. 2. Untuk mengetahui berpikir kritis siswa kelas IX C  SMPN 1 Karangkancana tahun pelajaran 2018/2019 melalui metode APITU2K dalam memecahkan masalah indra penglihatan manusia. Metode penelitian adalah Research and Development.  Pada tahap pemakaian di kelas IX C dengan jumlah 28 siswa menggunakan one group pretest posttest  design. Pengumpulan data pretes dan postes melalui tes berpikir kritis tentang indra penglihatan manusia. Data dianalisis untuk menentukan nilai rata-rata,  ketuntasan, N-gain serta menentukan kriteria. Selain itu melakukan uji wilcoxon sign rank test sebagai uji data berpasangan pada kelompok tunggal untuk mengetahui perbedaan nilai pretes dan postes. Hasil penelitian adalah 1. Dihasilkan  bentuk metode APITU2K dalam memecahkan masalah indra penglihatan manusia. 2. Hasil belajar  berupa  berpikir kritis siswa menunjukkan nilai rata-rata postes 75,31 dengan kriteria baik, ketuntasan 81,48%, dan N-gain sebesar 0,54 dengan kriteria sedang. Berdasarkan uji wilcoxon sign rank test nilai Z sebesar -3.712 sehingga diputuskan terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretes dan postes. Kata kunci : metode APITU2K, masalah indra penglihatan manusia, berpikir kritis
MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERINTEGRASI STEM UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Ines Dwi Astuti; Toto Toto; Lia Yulisma
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Model Project Based Learning (PjBL) Terintegrasi STEM dalam meningkatkan Penguasaan Konsep dan Aktivitas Belajar Siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X IPA sebuah SMA Negeri di Kabuaten Ciamis. Sampel yang digunakan yaitu kelas X IPA2 sebanyak 21 siswa yang dipilih dari populasi dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian ini yaitu metode Pre-Eksperimental Design. Desain pada penelitian ini yaitu one-Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan adalah instrumen test penguasaan konsep yang terdiri dari 20 soal dengan pokok bahasan Ekosistem dan instrumen lembar observasi aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data yang dipakai pada penelitian ini uji z. Hasil penelitian disimpulkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEM dapat meningkatkan penguasaan konsep dan aktivitas belajar.Kata kunci : Project Based Learning; STEM; Penguasaan Konsep Siswa; Aktivitas Belajar Siswa
MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Afni Nur Afifah; Nur Ilmiyati; Toto Toto
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1910

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model PjBL berbasis STEM dalam meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.  Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X sebuah Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Ciamis sebanyak empat kelas. Sampel penelitian satu kelas dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental. Instrumen yang digunakan adalah tes penguasaan konsep berupa pilihan ganda, dan tes keterampilan berpikir kritis berupa soal tes keterampilan berpikir kritis yang diadaptasi dari Piaw (2004). Data hasil penelitian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian disimpulkan bahwa model PjBL berbasis STEM dapat meningkatkan penguasaan konsep (sedang), dan peningkatan keterampilan berpikir kritis (tinggi).Kata kunci:PjBL, STEM, Penguasaan Konsep, Keterampilan Berpikir Kritis
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella typhi) PADA MEDIA NUTRIENT AGAR (NA) Widhorini Widhorini; Ranti Rafianti
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1877

Abstract

Salmonella termasuk dalam keluarga Enterobacteriace  merupakan bakteri patogen bagi Manusia dan hewan. Infeksi Salmonella biasa menyerang saluran pencernaan dan tak jarang pula menyebar ke seluruh organ tubuh melalui peredaran darah. Tanaman obat  yaitu macam-macam  tanaman yang memiliki fungsi dan khasiat sebagai obat  yang digunakan untuk menyembuhkan dan atau mencegah berbagai penyakit. Beberapa  tanaman obat dilaporkan mempunyai kandungan anti oksidan dan aktivitas antibakteri, salah satunya yaitu bawang merah karena mengandung efek antiseptic dan senyawa alliin. Senyawa alliin akan diubah menjadi asam piruvat, ammonia, dan alliisin sebagai antimikroba yang bersifat bakterisida. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya aktivitas ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L.) terhadap pertumbuhan Salmonella typhi  No. ATCC 19430 pada media Nutrien Agar (NA). Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%.pengujian ini menggunakan konsentrasi 5%, 10%, 20%, 30%,40%.  Hasil penelitian menunjukkan nilai optimum pengujian ekstrak antibakteri pada bakteri  Salmonella typhy No. ATCC 19430 terdapat pada konsentrasi 40%, hal ini menunjukan semakin besar konsentrasi ekstrak tanaman uji berbanding lurus dengan besaran daya hambat terhadap bakteri Salmonella typhi No. ATCC 19430.Kata kunci: Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L.), Salmonella typhy No. ATCC 19430, Antibakteri.
Minat Siswa Terhadap Jurusan Biologi Yang Berhubungan Dengan Aktifitas Sains Siswa Di Dalam Ekstrakurikuler Biologi Elin Herliani; Ilah Nurlaelah; Agus Prianto
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat siswa terhadap jurusan biologi yang berhubungan dengan aktifitas sains siswa di dalam ekstrakurikuler Biologi di Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di sekolah yang memiliki ekstrakurikuler biologi yang berjalan tiap semester yaitu SMA Negeri 1 Luragung dan SMA Negeri 2 Kuningan. Pengambilan data dilakukan pada siswa yang aktif dalam ekstrakurikuler Biologi dimana siswa yang mengikuti ekstrakurikuler biologi memiliki dasar ketertarikan lebih pada biologi. Teknik pengambilan data yaitu Kuisioner (Angket Best-Wors Scaling Pernyataan positif dan negatif diketahui 7 faktor yang mempengaruhi pemilihan dan penolakan siswa. Observasi (Lembar Observasi) untuk menilai aktifitas sains (praktikum) yang dilakukan oleh siswadikatahui bahwa persetase setiap aspek berkisar antara 76%-91% yang berarti bahwa sebagian siswa hampir seluruhnya siswa dapat melaksanakan praktikum. dan Wawancara (wawancara semi terstruktur) untuk pelengkap data menunjukan bahwa siswa secara umum merasa bersemangat saat mengikuti pelajaran biologi akan tetapi aktifitas sains bukan menjadi faktor utama siswa memilih jurusan biologi. Pengujian hubungan minat dengan aktifitas sains menggunakan Korelasi Produk moment Pearson menunjukan hasil koreasi -0,17 Yang berarti bahwa hubungan tersebut negatif tapi hubungan tersebut sedikit dan tidak berarti.Kata Kunci : Minat Jurusan, Aktifitas sains, Ekstrakurikuler Biologi
PERBEDAAN PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN SISTEM REPRODUKSI TUMBUHAN DAN HEWAN Chodijah, Ratu Siti; Rais, Muh; Hadi, Nestiyanto
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1863

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pembelajaran PBL dan Discovery Learning terhadap pemahaman siswa pada sistem reproduksi tumbuhan dan hewan. Penelitian dilakukan di SMP.IT Al Fariida dan SMP.IT Luqman Al Hakim Desa Jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi eksperimendua variabel hasil tes (Y1 dan Y2) dari pemahaman siswa yang belajar dengan model PBL (X1) dan hasil tes dari pemahaman siswa yang belajar dengan model Discovery Learning (X2). Data kedua variabel hasil tes dideskripsikan melalui frekuensi kelas interval data dan nilai-nilai terpusat, yaitu modus (Mo), median (Md), mean (Me) dan nilai simpangan baku (S). Perbedaan pembelajaran PBL dan Discovery Learning diketahui melalui Uji t-perbedaan. Ukuran sampel sebanyak 30 siswa kelas IX SMP.IT Al Fariida dan 30 siswa kelas IX SMP.IT Luqman Al Hakim. Instrumen tes dalam bentuk soal pilihan ganda sebanyak 30 butir soal. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat perbedaan model pembelajaran PBL dan discovery learning terhadap pemahaman siswa pada sistem reproduksi tumbuhan dan hewan. Dapat disimpulkan bahwa PBL lebih efektif dibandingkan Discovery Learning dengan indikasi meningkatnya motivasi, pengalaman dan pengetahuan serta kemampuan siswa dalam memecahkan permasalahan.Kata kunci : Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning, Pemahaman siswa, Instrumen tes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DAN AKTIVITAS BELAJAR Rumpaka, Jasmine Salabeela; Sopyan, Taupik; Romansyah, Romdah
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v11i2.1917

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Penguasaan Konsep dan Aktivitas belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMAN 1 Baregbeg, adapun sampel yang digunakan yaitu kelas XI IPA2 sebanyak 22 siswa.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode penelitian ini yaitu metode pre-eksperimental design. Instrumen yang digunakan adalah test penguasaan konsep yang terdiri 20 soal dengan pokok bahasan Sistem Indera dan  lembar observasi aktivitas belajar siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah uji z. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh signifikan terhadap penguasaan konsep dan aktivitas belajar siswa.Kata kunci: Kooperatif Tipe Jigsaw, Penguasaan Konsep Siswa, Aktivitas Belajar Siswa

Page 1 of 1 | Total Record : 9