cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina.untad@gmail.com
Phone
+6282213291970
Journal Mail Official
herlina.untad@gmail.com
Editorial Address
PGSD, FKIP, Universitas Tadulako. Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Mantikulore, Palu Timur Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Dikdas
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23023945     EISSN : 26215217     DOI : -
Basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods, and instructional media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 7 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPS MELALUI MEDIA GAMBAR DI SDN INPRES 3 TALISE PALU (dibimbing oleh Huber Yaspin Tandi dan Arif Firmansyah) Setna Makudja
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1497.383 KB)

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar IPS. Faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa diakibatkan oleh model pembelajaran yang digunakan oleh guru selama proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran siswa cenderung pasif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Inpres 3 Talise Palu yang berjumlah 38 orang yang terdiri dari 21 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Data yang diperoleh yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif adalah data yang diperoleh dalam kegitan belajar mengajar dengan lembar observasi siswa dan guru. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari hasil pekerjaan siswa mengerjakan tes.Berdasarkan orientasi awal yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar kelas IV SDN Inpres 3 Talise Palu tergolong rendah. Hasil analisis tes pembelajaran sebelumnya, siswa yang tidak tuntas 29 orang dari 38 orang siswa, presentase ketuntasan klasikal sebesar 23,68%. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa dan guru mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Tes hasil tindakan siklus I dari 38 siswa, yang tuntas 22 siswa dan 16 siswa yang belum tuntas, diperoleh nilai rata-rata 63,5%, dengan skor perolehan tertinggi yaitu 81, dan skor perolehan terendah 42, dengan ketuntasan klasikal 57,89%. sedangkan untuk siklus II diproleh peningkatan yang sangat signifikan yaitu siswa yang tuntas 32 dari 38 siswa, dan 5 siswa yang tidak tuntas. Diperoleh nilai rata-rata 70,63%, dan skor perolehan tertinggi 85 dan skor terendah 61, dengan ketuntasan klasikal 86,84%. berdasarkan indikator kinerja, disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Inpres 3 Talise Palu.
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SDN INPRES 1 TONDO KECAMATAN PALU TIMUR Wara Ningrum
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1493.355 KB)

Abstract

Wara Sulistya Ningrum. Identifikasi Kebutuhan Pendidikan Karakter di SDN Inpres 1 Tondo Kecamatan Palu Timur. (dibimbing oleh Akina dan Zulnuraini) Mendeskripsikan pemahaman guru tentang konsep pendidikan karakter, nilai karakter yang diutamakan, serta fasilitas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pendidikan karakter di SDN Inpres 1 Tondo maka digunakan metode deskriptif kualitatif sehingga data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Unit analisa yang dipilih adalah guru dan siswa yang berbeda budaya dan status sosialnya. Dari 10 guru sebagai informan ditemukan 6 telah memahami, 3 mulai memahami, 1 belum memahami konsep pendidikan karakter. Nilai yang dikembangkan yaitu nilai religius, peduli lingkungan, semangat kebangsaan, demokratis, komuniktif, toleransi, mandiri, peduli sosial dan cinta damai. Fasilitas sekolah belum menunjang pengembangan pendidikan karakter sehingga perlu diupayakan pembenahan diantaranya adalah mushalla, saluran pembuangan air, media komunikasi dan informasi elektronik, ruang kesenian, wc dan air bersih. Kata Kunci: Pendidikan, Kebutuhan, Karakter
MENINGKATKAN KEAKTIFANBELAJAR SISWA PADA MATA PELAJAAN IPS KELAS IV SDN I UJUMBOU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD Jauhar Tauhid; Junarti Junarti; Andi Imrah Dewi
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1243.945 KB)

Abstract

Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan keaktifan belajar siswa, dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa SDN 1 Ujumbou kelas IV pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi perkembangan teknologi masa lalu dan masa kini. Untuk menjawab permasalahan di atas, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan rancangan penelitian mengikuti model spiral Kemmis dan Mc. Taggart yang dilaksanakan selama dua siklus dengan setiap siklus melalui empat tahap yaitu: (1) tahap perencanaan (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Peneltian ini dilaksanakan di kelas IV SDN I Ujumbou. Subyek penelitian ini adalah 23 siswa. perencanaan: (1) membuat dan memberi tes awal, (2) mengolah pekerjaan siswa pada tes awal, (3) membentuk kelompok awal, (4) menyiapkan media pelajaran, (5) membuat rencana pelaksanaan pembelajaran. Pelaksanaan tindakan: (1) menyampaiakan tujuan pembelajaran dan memberi motivasi, (2) penyajian materi pelajaran, (3) mengatur siswa dalam kelompok belajar dan membagikan LKS dalam setiap kelompok, (4) membantu siswa belajar dan bekerja kelompok (5) mengevaluasi hasil belajar (6) memberikan penghargaan kepada kelompok. Observasi: pengamatan terhadap siswa dan peneliti pada saat pelaksanaan tindakan di dalam kelas dengan menggunakan lembar observasi. Refleksi: (1) menganalisis data dari hasil observasi. Dari hasil tes awal di peroleh nilai rata-rata 61.7% dan ketuntasan belajar klasikal 34.7% serta daya serap individu 77.1%. maka dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe STAD pada siklus I, proses belajar mengajar dikategorikan cukup  baik dengan nilai rata-rata 63% dan ketuntasan belajar klasikal 52.1% serta daya serap individu 78.8%, Sedangkan aktivitas guru pada siklus I juga dikatakan cukup baik dengan skor 66.6%. Setelah melakukan refleksi pada siklus I, peneliti melakukan proses pembelajaran pada siklus II proses belajar mengajar mengalami peningkatan pisitif dikategorikan baik dengan nilai rata-rata 75.5% dan ketuntasan belajar klasikal 8.69% serta daya serap individu 86.8%, begitu pula aktivitas guru pada siklus II dikategorikan baik dengan skor 77.7%.  Kata Kunci : Keaktifan Belajar, Mata Pelajaran IPS, model pembelajaran kooperatif, tipe STAD
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADAMATA PELAJARAN IPA DI KELAS IVSDN 1 TUMORA(dibimbing oleh Najamuddin Laganing dan Rizal) Nova Pangando
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1837.698 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN 1 Tumora yang berjumlah 15 orang dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Division. Penelitian in dilakukan dalam dua siklus, materi untuk sikus I yaitu Struktur akar dan fungsinya, dan untuk siklus II yaitu Struktur Batang dan Fungsinya serta Struktur daun dan Fungsinya. Hasil penelitian pada siklus I didapatkan ketuntasan klasikal sebesar 66,66%, aktivitas guru berada pada kategori baik yaitu rata-rata presentse aktivitas guru 75,0% pada pertemuan pertama dan 80,88% pada pertemuan kedua serta aktivitas siswa berada pada kategori baik yaitu 78,57% pada pertemuan pertama dan 83,92% pada pertemuan kedua. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal sebesar 86,66%, aktivitas guru berada pada kategori sangat baik yaitu 88,23% pada pertemuan pertama dan 98,52% pada pertemuan kedua, serta aktivitas siswa berada pada kategori sangat baik yaitu 89,28% pada pertemuan pertama dan 94,64% pada pertemuan kedua. Berdasarkan indikator penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran koopratif tipe Student Teams Achievement Division dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN I Tumora. Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif, Student Teams-Achievement Division, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN OLOBOJU KECAMATAN SIGI BIROMARU Hasmi Hasmi; Huber Yaspin Tandi; Najamuddin Laganing
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1383.81 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Oloboju  Kecamatan Sigi Biromaru yang berjumlah 20 siswa, tahun ajaran 2011-2012. Desain penelitian ini menggunakan model siklus Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini merupakan Penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui proses perencanaan, tindakan, pengamatan atau observasi, dan refleksi. Data yang diambil dari penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, lembar observasi, pencatatan lapangan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil tes penelitian tindakan kelas Siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 55 % dan daya serap klasikal 66,32 %. Pada siklus II ketuntasan klasikal 85 % dan daya serap klasikal 80,25 %, maka dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru.Kata Kunci :   Model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT), Hasil Belajar IPA
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER PADA SISWA KELAS V SD INPRES TAVANJUKA (dibimbing oleh Herlina dan Hasdin) Orpalina Orpalina
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1645.635 KB)

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas V SD Inpres Tavanjuka. Alternatif pemecahan masalah adalah pemanfaatan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together. Penelitian ini dilakukan bersiklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Inpres Tavanjuka yang berjumlah 37 orang yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar aktivitas siswa dan guru (observasi), tes hasil tindakan, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dan guru mengalami peningkatan yang cukup berarti dari siklus I ke siklus II. Tes hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal  59,46% dan pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan pada ketuntasan belajar yaitu 91,89%. Hal ini menunjukkan persentase peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 32,43%. Hasil daya serap klasikal pada siklus I adalah 70,59% dan siklus II daya serap klasikal adalah 80,81% hal ini menunjukkan persentase peningkatan hasil belajar PKn dari siklus I ke siklus II sebesar 10,22%. Berdasarkan indikator kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together yang dilakukan dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD Inpres Tavanjuka.Kata Kunci: Hasil Belajar, Kooperatif Tipe Numbered Heads      Together
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 9 MAMBORO PADA MATA PELAJARAN IPA MELALUI METODE DEMONSTRASI Wahdania Wahdania; Lestari MP. Alibasyah; I Wayan Darmadi
Jurnal Dikdas Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1275.416 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 9 Mamboro pada mata pelajaran IPA  melalui metode demonstrasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajatan IPA dengan nilai rata-rata yaitu 6,0. Penelitian ini adalah Penelitan Tindakan Kelas (PTK). Materi yang diajarkan mengenai Gaya dengan melibatkan objek penelitian sebanyak 17 siswa. 9 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan pemberian tes hasil belajar. Pada siklus I, yakni siswa yang tuntas sebanyak 10 orang dari 17 siswa atau presentase ketuntasan klasikal sebesar 58,82 % serta aktiviatas siswa dan guru dalam kategori baik. Pada siklus II  siswa yang tuntas sebanyak 16 orang dari 17 siswa dan diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 94,11 %, serta aktivitas siswa dan guru dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 9 Mamboro pada Mata Pelajaran IPA.Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Demostrasi

Page 1 of 1 | Total Record : 7