cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina.untad@gmail.com
Phone
+6282213291970
Journal Mail Official
herlina.untad@gmail.com
Editorial Address
PGSD, FKIP, Universitas Tadulako. Jl. Soekarno Hatta KM 9 Tondo, Mantikulore, Palu Timur Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Dikdas
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23023945     EISSN : 26215217     DOI : -
Basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods, and instructional media
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS" : 11 Documents clear
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI MIND MAPPING PADA PEMBELAJARAN PKn DI KELAS IV SDN TOBOLI Nurfarida Siti; Karningsih Euis; Harun Abduh
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SDN Toboli pada materi pemerintahan desa dan kecamatan melalui penggunaan mind mapping. Desain penelitian mengacu pada model yang dikemukakan oleh Kemmis dan McTaggart 4 komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, (4) refleksi . Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN Toboli dengan jumlah siswa 20  orang, terdiri dari laki-laki 7 orang dan perempuan 13 orang. Hasil PTK yang dilakukan di kelas IV SDN Toboli sebanyak dua kali, pada dasarnya penggunaan mind mapping dapat meningkatkan minat belajar siswa, didasari pada perolehan siklus satu, akan tetapi untuk peningkatan lebih berarti didasarkan pada siklus kedua, dimana tidak ada lagi siswa terlambat masuk kelas, keluar masuk kelas pada saat pembelajaran berkurang 5%, mengganggu teman berkurang 10%, tidak ada lagi siswa yang tidak lengkap alat belajar, siswa yang serius memperhatikan mencapai 90%, bekerjasama dalam kelompok 85%, keterbukaan mencapai 85%, kemampuan menjelaskan konsep pada mind mapping mencapai 75%, kemampuan memahami materi pada mind mapping 85%, mencatat penjelasan guru dan catatan guru dipapan tulis mencapai 90%, menyimak penjelasan guru dan teman ketika diskusi 85%, mengajukan pertanyaan mencapai 40%, merespon pertanyaan guru dan teman mencapai 40%, dan mengikuti postes dengan baik mencapai 100%.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN PAKEM PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 PALU Abubakar Ridwan; Kapile Charles; Gagarumusu Yusdin
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan pendekatan PAKEM, hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS dapat meningkat?. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui pendekatan PAKEM pada siswa kelas V SD Negeri 1 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dan menggunakan metode deskritif dengan pendekatan kualitatif, yang menggambarkan keadaan di lapangan tentang peningkatan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS melalui pendekatan PAKEM. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Palu yang berjumlah 26 orang. Berdasakan analisi data, diperoleh aktifitas siswa dalam proses pembelajran IPS pada materi “Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia” dengan pendekatan PAKEM yang paling dominan adalah bekerja dengan sesama anggota kelompok, mendengarkan/ memperhatikan penjelasan guru. Jadi dapat dikatakan bahawa aktifitas siswa dikategorikan aktif, sedangkan untuk aktifitas guru selama pembelajaran telah melaksanakan langkah-langkah kegiatan belajar mengajar dan menerapkan pendekatan PAKEM  dengan baik. Hal ini terlihat dari aktivitas guru yang mencapai persentase sebesar 84%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAKEM dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 1 Palu. Hal tersebut dibuktikan dari beberapa hasil sebagai berikut yaitu pada siklus I dan siklus II nilai persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 46% menjadi 76,9%, hasil tersebut sudah mencapai KKM dan telah mencapai kriteria keberhasilan dimana lebih dari 75% siswa memperoleh nilai ≥ 70  dan nilai rata-rata  pada siklus 1 dan siklus II mengalami peningkatan 68,2 menjadi 77,9.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA MEMERANKAN DRAMA MELALUI METODE SOSIODRAMA DI KELAS V SD ALKHAIRAAT TONDO Fauziah Riza; Fendi Ef; Zul Nuraini
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan   dalam   penelitian   ini   apakah   melalui   metode  sosiodrama dapat meningkatkan keterampilan siswa memerankan drama di kelas   V SD Alkhairaat Tondo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa memerankan drama melalui metode sosiodrama di kelas V SD Alkhairaat Tondo. Penelitian dilaksanakan di SD Alkhairaat Tondo, melibatkan 37 orang siswa terdiri atas 19 orang laki-laki dan 18 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014.  Penelitian  ini  menggunakan desain model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri dari empat  tahap  yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra tindakan diperoleh daya serap siswa 56,25% dan ketuntasan belajar klasikal 60,86%, pada tindakan siklus I diperoleh daya serap siswa 69,5% dan ketuntasan klasikal 51,35% perolehan ini meningkat pada tindakan siklus II dengan perolehan daya serap siswa mencapai 91,89% sedangkan ketuntasan belajar klasikal mencapai 78,24%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan dengan nilai daya serap individu minimal 70 dan ketuntasan belajar klasikal sudah mencapai indikator keberhasilan minimal yaitu 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode sosiodrama dapat meningkatkan keterampilan siswa memerankan drama di kelas V SD Alkhairaat Tondo.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SDN 1 BALE DENGAN MEMANFAATKAN ALAM SEKITAR Nirna Wati; Yusuf Kendek; Ri Zal
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA, sehingga peneliti memilih suatu strategi pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA yaitu dengan memanfaatkan alam sekitar. Penelitian dilaksanakan  di SDN 1 Bale, melibatkan 29 orang siswa terdiri atas 17 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Penelitian  ini  menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri  atas dua siklusJenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 62,06% dan daya serap klasikal sebesar 64,48%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 100% dan daya serap klasikal 84,64%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan daya serap klasikal minimal 70 dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disimpulkan bahwa dengan memanfaatkan alam sekitar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV  SDN 1 Bale.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BEAJAR SISWA DENGAN MENGGUNKAN METODE MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS IV MIN MODEL PALU Aini Rafiqah; Arif Firmansyah; Has Din
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah apakah dengan menggunakan metode pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas IV MIN Model Palu. Subjek penelitian adalah  30 orang siswa terdiri atas 11 orang laki-laki dan 19 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus. Pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa dan tes evaluasi hasil belajar siswa. Indikator kinerja untuk hasil belajar daya serap individual (DSI) 70% dan ketuntasan belajar klasikal (KBK) 85%. Hasil penelitian Pra tindakan KBK mencapai 60% , kemudian DSK mencapai 58,83%. Pada tindakan siklus I KBK 76,7 % DSK 71,2%. Pada tindakan siklus II KBK 86,7% dan DSK 88,7%. Berdasarkan hasil di atas terlihat peningkatan hasil belajar pada setiap pelaksanaan tindakan. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 85%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran  PKn di MIN Model Palu
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN TIGA ANGKA MELALUI METODE BERMAINDI KELAS III SD INPRES 2 KAMONJI Su Narti; Baharuddin Paloloang; Hj. Akina
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan tiga angka dikelas III SD Inpres 2 Kamonji. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan penerapanmetode bermain. Dengan mengikuti alur model yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, pencatatan lapangan dan dianalisis melalui (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi data.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan metode bermain yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan tiga angka dikelas III SD Inpres 2 Kamonji. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 30 orang siswa, 16orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan.Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil observasi kegiatan guru pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 71,43% berada dalam kategori cukup, pada siklus II nilai yang diperoleh guru rata-rata 92,86% berada dalam kategori sangat baik. Untuk hasil observasi kegiatan siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 71,11%, berada dalam kategori cukup, pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 91,11%, berada dalam kategori sangat baik. Hasil belajar pada siklus I nilai rata-rata daya serap klasikal 73,56% serta ketuntasan belajar klasikal 70%. Pada siklus II nilai rata-rata daya serap klasikal 91,11% serta ketuntasan belajar klasikal 100%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai rata-rata ketuntasan belajar klasikal memperoleh nilai minimal 85%, maka dapat disimpulkan bahwa penelitian pada materi pecahan dan urutannya melalui penerapan metode bermain dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikelas III SD Inpres 2 Kamonji
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENGIDENTIFIKASI JENIS-JENIS AKAR PADA MATA PELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DI KELAS IV SDN 1 LOLI PESUA Fitri Ani; Djirimu Muchlis; Alibasyah MP Lestari
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SDN 1 Loli Pesua, terkait kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mengidentifikasi jenis-jenis akar pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan media gambar di kelas IV SDN 1 Loli Pesua. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 51,61% Dan serap klasikal sebesar 71,71% sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 90,32% dan daya serap klasikal 84,84%. Hal ini mengidentifikasi bahwa pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA dikelas IV SDN 1 Loli Pesua.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUDUT DI KELAS III SDN 8 PALU Ari Ny; Aki Na; Baharuddin Paloloang
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi sudut dikelas IIISDN8 Palu. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan penerapanmetode demonstrasi, yakni mempertunjukkan secara langsung  bentuk dan nama sudut.Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sudut dikelas IIISDN8 Palu. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 26 orang siswa, 11orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan.Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil observasi kegiatan guru pada siklus I diperoleh nilai 83,33% berada dalam kategori baik, pada siklus II nilai yang diperoleh guru 100% berada dalam kategorisangat baik. Sedangkan hasil observasi kegiatan siswa pada siklus I memperoleh nilai 81,25%, berada dalam kategori baik, pada siklus II memperoleh nilai 97,92%, berada dalam kategorisangat baik. Hasil belajar pada siklus I nilai daya serap klasikal 70,38% serta ketuntasan belajar klasikal 73,08%. Pada siklus II nilai daya serap klasikal 87,69% serta ketuntasan belajar klasikal 96,15%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai rata-rata daya serap klasikal minimal 75% dan ketuntasan belajar klasikal memperoleh nilai minimal 80%, maka dapat disimpulkan bahwa penelitianpada materi sudut melalui penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE TANYA JAWAB DALAM BIDANG STUDI SAINS DI KELAS III SDN 4 DALAKA KECAMATAN SINDUE Fidah Zul; Yaspin Huber; Rizal Rizal
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah pokok dalam penelitian ini adalah Apakah dengan metode Tanya Jawab dalam bidang studi Sains dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam bidang studi Sains di kelas III SDN no 4 Dalaka Kecaman Sindue. Seting penelitian dilaaksanakan di SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue, yang berjumlah 16 orang anak yang terdiri dari 11 orang anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan. Rancangan yang digunakan adalah model penelitian tindakan yang didesain oleh Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu :  perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui Metode tanya jawab pada bidang studi Sains  dapat meningkatkan hasil belajar siswakelas III SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue. Hal ini ditandai dengan lebih meningkatnya hasil belajar siswa di kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan tema pembelajaran Lingkungan. Hasil dari pelaksanaan tindakan menunjukan bahwa metode tanya jawab baik digunakan dalam pembelajaran Sains. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasiaktifitas siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran siklus I berada dalam kategori cukup, berdasarkan hasil tes siklus I siswa yang tuntas 9 orang dari 16 orang siswa dengan persentase ketuntasan klasikal 56,25% dan persentase daya serap klasikal 68,125%. Sedangkan pada siklus II berada dalam kategori sangat baik, dengan jumlah siswa yang tuntas 15 orang dari 16 orang siswa diperoleh persentase ketuntasan klasikal 93,75% dan persentase daya serap klasikal 84,75%. Berdasarkan persentase ketuntasan klasikal, dan persentase daya serap klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa dengan metode tanya jawab bidang studi Sains dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue.
PENERAPAN MODEL INQUIRY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SDN 27 AMPANA Dg Masese Faradilla; Suleman Samsurizal; Said Irwan
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah apakah model inquiry dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajar IPA di kelas IV SDN 27 Ampana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa  pada mata pelajaran IPA di kelas IV  SDN 27 Ampana dengan menggunakan model inquiry. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I yang tuntas secara individu berjumlah 19 orang dari 30 siswa sehingga diperoleh ketuntasan belajar klasikal 63,33% dan daya serap klasikal sebesar 69,33%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 80% dan daya serap klasikal 76,74%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model inquiry dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SDN 27 Ampana.

Page 1 of 2 | Total Record : 11