cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 245 Documents
PENGARUH EQ INTERAKSI SOSIAL, PERSEPSI SUPERVISI, MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU Iskandar Iskandar; Pargito Pargito; Sumadi Sumadi
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to know the effect of emotional quotient within social interaction, principal supervision, and achievement motivation toward teaching quality teacher of SMA Negeri in Bandar Lampung. The data analysis used in this research was t-test and double regression. Based on the result of research data analysis it can be included that there is a significant effect between the emotional quotient within social interaction, principal supervision, and achievement motivation towards teaching quality of the teachers in SMA of Bandar Lampung City. The research result among the three observed variables, the highest effect toward the teaching quality teachers is the emotional quotient variable within the social interaction which is 51,22%, the achievement motivation is 35,80% and the principal supervision is 12,98% as the last variable.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan Emosional dalam Interaksi Sosial, persepsi tentang supervisi kepala sekolah, motivasi berprestasi terhadap kinerja mengajar guru SMAN di Kota Bandar lampung. Analisis data yang digunakan adalah uji t dan regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional dalam interaksi sosial, persepsi tentang supervisi kepala sekolah, motivasi berprestasi terhadap kinerja mengajar guru SMA Negeri Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian dari ketiga variable yang diteliti pengaruh terbesar pada kinerja mengajar guru adalah variabe kecerdasan emosional dalam interaksi sosial sebesar 51,22%, kemudian variabel motivasi berprestasi sebesar 35,80% dan terakhir variable supervisi kepala sekolah dengan 12,98%.Kata kunci: kecerdasan emosional, kinerja mengajar, motivasi berprestasi, supervisi kepala sekolah
NILAI MORAL, PERAN ORANG LAIN, MEDIA MASSA, EQ TERHADAP SIKAP MASA PRANIKAH Sepputri Yani; Pargito Pargito; Irawan Suntoro
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this research were to determine that there was a direct and indirect effect between the understanding of moral values, the role of others, the role of mass media, and emotional intelligence toward premarital attitudes of students. The form of this research used quantitative with the type of associative and to determine the effect of the variables, either directly or indirectly on data analysis using path analysis. The sample of this research used propotional random sampling by using the pattern of Slovin and Taro Yamane, so it was gotten 82 students as the sample. Data collecting technique uses quesionnaire and test. The result of this research was concluded that there was a direct and indirect influence of the understanding of moral values, the role of others, the role of mass media, emotional intelligence toward premarital attitudes of students.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara pemahaman nilai-nilai moral, peran orang lain, peran media massa, dan kecerdasan emosional terhadap sikap pranikah siswa. Bentuk penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis asosiatif untuk mengetahui pengaruh antara variable langsung maupun tak langsung menggunakan analisis jalur. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini mengunakan proposional random sampling dengan mengunakan acuan rumus Slovin dan Taro Yamane sehingga didapat jumlah sampel 82 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan: Terdapat pengaruh langsung dan tidak langsung antara pemahaman nilai-nilai moral, peran orang lain, peran media massa, kecerdasan emosional terhadap sikap pranikah siswa.Kata kunci: kecerdasan emosional, pemahaman nilai moral, peran orang lain, peran media massa, sikap masa pranikah
PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM PENDIDIKAN INKLUSIF Ika Leli Erawati; Sudjarwo Sudjarwo; Risma Margaretha Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was intended to find out and analyzed the character education of ABK students. The methods of the research used a qualitative approach based on the theory of phenomenology. The data were collected by interviews, documentary studies and field observations. The data were analyzed using interactive patterns of data analysis, data reduction, data presentation, verification, and conclusion. The results of this study consisted of school readiness, including teachers, appropriate curriculum to the specific needs of children and other supporting facilities. National character education was done by assisting ABK students with normal students, as well as engages with compassion, motivation, giving more attention without making jealous of other regular students. Obstacles and barriers in dealing with student is that there are still some parents who do not support an inclusive program and there is no special assessment for ABK students.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pendidikan karakter siswa ABK pada pendidikan. Metode penelitian yang digunakan yakni pendekatan kualitatif didasari teori fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, studi dokumentasi dan observasi lapangan. Teknik analisis data menggunakan pola interaktif data yaitu proses analisis data, reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini meliputi kesiapan sekolah termasuk guru, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan khusus anak dan fasilitas penunjang lainnya. Pendidikan karakter bangsa ini dilakukan dengan cara mendampingkan siswa ABK dengan siswa normal, serta melakukan pendekatan dengan kasih sayang, motivasi, memberi perhatian lebih tanpa membuat cemburu siswa regular lainnya. Kendala dan hambatan dalam menangani siswa ABK yakni masih ada orang tua yang belum mendukung program inklusif, belum ada assesmen khusus untuk siswa ABK.Kata kunci: abk, pendidikan inklusif, pendidikan karakter
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN CROSSWORD PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA Ermaita Ermaita; Pargito Pargito; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research while such problems low creative thinking skills students. The purpose of this research is the use of media crossword puzzle learning to improve creative thinking skills students. Procedures done in this report is written with planning stages, action, implementation, observation, and reflection for a decision making to further development. The results show that the successful use of media learning crossword puzzle on cycle I as yet successful by acquiring skill creative thinking of 60,71% .On the cycle II show success with results creative thinking skills students some very 82,14 % up 21,43 % the I .On the cycle iii has indicated success with the creative thinking skills students some very 88,4 % up 6,26 % from the cycle II .Thus research with the media uses crossword puzzle learning expressed successfully and research will truly receive to the cycle III.Penelitian ini dilatar belakangi masalah rendahnya keterampilan berpikir kreatif siswa. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan media pembelajaran crossword puzzle untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan tahapan perencanaan, tindakan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi untuk pengambilan keputusan guna pengembangan lebih lanjut. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penggunaan media pembelajaran crossword puzzle pada siklus I belum berhasil dengan memperoleh keterampilan berpikir kreatif sebesar 60,71%. Pada siklus II menunjukan keberhasilan dengan hasil penelitian keterampilan berpikir kreatif siswa memperoleh hasil 82,14% atau naik 21,43% dari siklus I. Pada siklus III telah menunjukan keberhasilan dengan hasil keterampilan keterampilan berpikir kreatif siswa memperoleh hasil 88,4% atau naik 6,26% dari siklus II. Dengan demikian penelitian dengan penggunaan media pembelajaran crossword puzzle dinyatakan berhasil dan penelitian dicukupkan sampai pada siklus III.Kata kunci: crossword puzzle, berpikir kreatif, keterampilan, media pembelajaran
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT PADA PELAJARAN PKN Ignatius Sulistyo
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observations that have been implemented based on the background of the problem, which were the existence of boredom or lack of enthusiasm for learning, the results of daily tests students still below Standard KKM and the lack of learning media and methods that are less attractive in the learning process. As this study aims to improve students' learning activities, generate cooperation, facilitating students to express opinions, provide an opportunity to ask and improving student discipline. Based on the analysis of the first cycle students with 2 meetings. The average value of 18.70% of learning activities. Learning Outcomes 68.70%, 26.60% Portfolio Data. Cycle II with 2 meetings. The average value of 47.10% of learning activities. Learning Outcomes 73.38%, 57% Portfolio Data. Cycle III with 2 meetings. The average value of learning activities 82.58%, 82.41% Learning Outcomes.Pengamatan yang telah dilaksanakan dalam Mata Pelajaran PKn berdasarkan latar belakang masalah yaitu adanya kejenuhan atau kurang semangat belajar, hasil ulangan harian siswa masih dibawah Standar KKM dan kurangnya media belajar dan metode yang kurang menarik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas belajar siswa, membangkitkan kerjasama, memfasilitasi siswa untuk mengemukakan pendapat, memberi kesempatan bertanya dan meningkatkan disiplin siswa. Berdasarkan analisis siswa Siklus I dengan 2 kali pertemuan. Rata-rata nilai Aktivitas belajar 18,70%. Hasil Belajar 68,70 %, Data Portofolio 26,60%. Siklus II dengan 2 kali pertemuan. Rata-rata nilai Aktivitas belajar 47,10%. Hasil Belajar 73,38%, Data Portofolio 57%. Siklus III dengan 2 kali pertemuan. Rata-rata nilai Aktivitas belajar 82,58%, Hasil Belajar 82,41%.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, motivasi belajar, tgt
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SOSIAL DI MASYARAKAT Sri Wahyuni; Darsono Darsono; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to produce a product in the form of the model that used to solve social problems in the community and schools, and to analyze the effectiveness of the use of models of learning in social studies learning. This research approach was Research and Development (R D) by using a design development of Dick and Carey. The final product of this research was the development of learning through Inquiry Learning Model that has been evaluated by subject matter experts, learning models expert, as well as limited test. This developmental research (1) the proper to be learning model inquiry can solve social problems in society. So, the inquiry learning model is used as a model of learning in SMP N 1 Atap 1 Anak Ratu Aji it can Central Lampung. (2) Inquiry Learning Model effectively used in learning social studies in junior high because improve learning outcomes (Gain Score) between the experimental class and control class.Penelitian ini bertujuan menghasilkan suatu produk berupa model yang digunakan untuk menyelesaikan masalah sosial di masyarakat maupun sekolah, serta menganalisis efektifitas penggunaan model pembelajaran dalam pembelajaran IPS. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan Research and Development (RD) dengan menggunakan desain pengembangan Dick and Carey. Produk akhir penelitian ini berupa pengembangan pembelajaran melalui Model Pembelajaran Inquiry yang telah dievaluasi oleh ahli materi, ahli model pembelajaran, serta uji terbatas. Penelitian pengembangan ini menghasilkan (1) Model pembelajaran inquiry dapat menyelesaikan masalah sosial di masyarakat. Sehingga produk model pembelajaran inquiry layak digunakan sebagai model belajar di SMP N Satu Atap 1 Anak Ratu Aji Lampung Tengah. (2) Model Pembelajaran Inquiry efektif digunakan pada pembelajaran IPS di SMP karena meningkatkan hasil belajar (Gain Score) antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kata kunci: model inquiry, masalah sosial masyarakat, pengembangan
BAHAN AJAR KEWARGANEGARAAN BERKARAKTER BAGI SISWA KELAS VII Ridwan Leo Putra; Pargito Pargito; Risma Margaretha Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to produce teaching materials of citizenship that contains character values so it was expected that improvement in the behavior of self-learners. The method used was the development of teaching materials in the form of a text book of character. Research which was conducted produced the teaching materials products through several stages of testing and revised, are feasible to be used in the learning process in the citizenship. Assessment of the results of pre-test and post test learners, where the experimental class was using teaching materials assessment product was higher than the control classes use textbooks that existed previously. Analysis of the trial obtained coefficient t is greater than t table so that learning by using teaching materials characterized more effectively help improve the behavior of learners. The test results of assessing the effect size of products was different to the already existing.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar kewarganegaraan yang berisikan nilai-nilai karakter sehingga diharapkan terjadinya perbaikan perilaku pada diri peserta didik. Metode yang digunakan adalah pengembangan buku teks berbentuk bahan ajar berkarakter. Penelitian yang dilakukan menghasilkan sebagai berikut penilaian ahli materi, ahli desain dan ahli bahasa terhadap produk bahan ajar melalui beberapa tahapan uji dan mengalami revisi, dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran Kewarganegaraan. Penilaian terhadap hasil pre test dan post test peserta didik, dimana kelas eksperimen menggunakan bahan ajar hasil produk penilaiannya lebih tinggi jika dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan buku teks yang ada sebelumnya. Analisis ujicoba diperoleh nilai koofisien t hitung lebih besar dari t tabel sehingga pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar berkarakter lebih efektif membantu memperbaiki perilaku peserta didik. Hasil uji effect size menilai produk berbeda dengan yang telah ada.Kata kunci: bahan ajar, nilai karakter, pkn
MODEL CTL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS KARAKTER BANGSA Tri Darmawati; Darsono Darsono; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to obtain an overview of the PKn learning process in installing character values on students. This study used a qualitative approach. Analysis of the data which was using the Interactive Analysis Model of Milles and Huberman, was accomplished through data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The results showed that civics lesson had used learning model that promotes group learning activities to understand the Civics materials. The effort to instill the value of the nation characters, which is given through the cooperative approach, where as the types of the material for the approach should be adapted by the teacher based on the needs and the situation, which focuses on the applying of learning cooperative model dominated by CTL. Students learn through experience instead of memoriting by constructing the knowledge` thus creating a classroom in which students become active participants instead of passive observers, this method makes students responsible for their own learning.Penelitian ini bertujuan, untuk mendapatkan gambaran tentang proses pembelajaran PKn dalam penanaman nilai-nilai karakter kepada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data menggunakan Analysis Interactive Model dari Milles and Huberman, dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran PKn telah menggunakan model pembelajaran yang mengutamakan kegiatan belajar berkelompok untuk memahami materi PKn. Upaya penanaman nilai-nilai karakter bangsa yang diberikan melalui pendekatan kooperatif, sedangkan untuk tipenya disesuaikan dengan pendekatan materi pelajaran yang dianalisis oleh guru dan terfokus pada penggunaan model pembelajaran kooperatif dengan dominasi tipe Contextual Teaching and Learning (CTL). Siswa belajar melalui mengalami dan bukan menghapal dengan mengkonstruksi pengetahuan dari siswa itu sendiri. Sehingga menciptakan ruang kelas yang didalamnya siswa menjadi peserta yang aktif bukan pengamat pasif, dan bertanggung jawab terhadap belajarnya.Kata kunci : karakter bangsa, model pembelajaran, pkn
PENERAPAN MODEL MORAL REASONING UNTUK MEMBENTUK MORALITAS DAN KARAKTER SISWA PADA PKn Mukino Mukino; Eddy Purnomo; Irawan Suntoro
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to explain how lesson plan works, including the evaluation system in the application of moral reasoning model to build students morality and character. The method used in this research was classroom action research with cycles and the stages are planning, implementation, observation and reflection. The results of the research are as follows: The implementation of the lesson plan using moral reasoning model with the stages planned showed a tendency to be better. Even at the third stage, the result had showed the intended success. The application of moral reasoning after being revised through appropriate stages and cycles would be effective in increasing students morality. This was proved by the result of the research: first stage tend to be less effective, then second stage showed quite effectivity, and finally the third stage showed to be effective. Then, this moral reasoning model could also be used to increase students character. After being revised through appropriate stages and cycles would be effective in increasing students character.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan sistem evaluasi dalam menerapkan model pembelajaran moral reasoning yang dapat membentuk moralitas dan karakter siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah PTK. Hasil penelitian dapat diuraikan sebagai berikut; Penerapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran moral reasoning yang dilaksanakan sesuai dengan tahap-tahap yang telah ditentukan, pada setiap siklusnya cenderung mengalami peningkatan kearah yang lebih baik, bahkan pada siklus ke III telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Penerapan model moral reasoning yang dilaksanakan dengan langkah-langkah yang benar dan setiap siklusnya melakukan perubahan yang baik akan efektif untuk meningkatkan moralitas siswa.Kata kunci: karakter, moralitas, moral reasoning
DINAMIKA HUBUNGAN MASYARAKAT KAMPUNG BUYUT UDIK Syuaibah Yoswinda Floren; Pargito Pargito; Darsono Darsono
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This reserach aimed to determine the dynamics of Public Relation at Village Buyut Udik . The research study used a qualitative approach with case study method. Results from this study indicated that the dynamics of social relationships in Kampung Buyut Udik is a form of social interaction. The interaction was in the form of cooperation that is associative and disassociative. This conflict disputes can be resolved by means of consultations involving traditional leaders or community leaders and authorities. But, that some people who disagree are not able to hold himself so they solve the problem in a hurry. Disassociative settlement process that occurs in the community of Kampung Buyut Udik can be resolved by forum and this has been done through the role of traditional leaders or community leaders.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah dinamika hubungan masyarakat Kampung Buyut Udik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode case study. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Dinamika hubungan kemasyarakatan di Kampung Buyut Udik merupakan bentuk dari interaksi sosial. Interaksi tersebut berbentuk kerjasama yang bersifat asosiatif dan bersifat disasosiatif. Perselisihan yang terjadi dapat diselesaikan dengan cara musyawarah dengan melibatkan tokoh adat atau tokoh masyarakat serta pihak yang berwajib. Namun didapati sebagian warga yang berselisih tidak mampu menahan dirinya sehingga menyelesaikan masalah dengan terburu-buru. Penyelesaian proses disasosiatif yang terjadi pada masyarakat Kampung Buyut Udik dapat diselesaikan secara musyawarah dan ini telah dilakukan melalui peran tokoh adat atau tokoh masyarakat.Kata kunci: dinamika, hubungan sosial, interaksi sosial