cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 7 (2013)" : 10 Documents clear
UNSUR SERAPAN DALAM NOVEL 5 CM KARYA DONNY DHIRGANTORO DAN IMPLIKASINYA Nurrokhmah Prabawati; Munaris Munaris; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.667 KB)

Abstract

Loan words mean words from origin language that become part of another language and used like their own language. Novel 5 cm by Donny Dhirgantoro was used in this research. Reads novel well to know which words were loan words was the technique that used. Loan words were absorbed by three ways, such us loan words that doesn't need to change by EYD because the words was absorp in long time, loan words that haven't absorp yet into Indonesian language so the words have to write based real language form, and loan words that phoneme and spells were based of EYD. Based on curiculum of 1994 and 2004, loan word were learned in indonesian language subject. Even on next curiculum it doesn’t there, but we can still write loan words well based the way of EYD.Unsur serapan adalah kata-kata dari bahasa asal yang menjadi bagian bahasa lain dan digunakan seperti bahasa sendiri. Novel 5 cm karya Donny Dhirgantoro dipakai penulis dalam penelitian ini. Teknik yang digunakan adalah membaca novel dengan baik untuk mengetahui mana unsur serapan. Unsur serapan dalam novel diserap dengan kaidah EYD: unsur yang sudah lama terserap dalam bahasa Indonesia tidak perlu diubah ejaannya, unsur asing yang belum sepenuhnya terserap dalam bahasa Indonesia sehingga pengucapan dan ejaannya mengikuti cara asing, dan unsur yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Implikasi penelitian ini adalah kurikulum 1994 dan 2004, istilah serapan diajarkan dalam pelajaran bahasa Indonesia. Meskipun pada kurikulum selanjutnya tidak diajarkan, namun kaidah penulisan unsur serapan masih dirasakan sampai sekarang.Kata kunci: implikasi, novel, unsur serapan.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR BAHASA INDONESIA DI SMA DAN IMPLIKASINYA Widyantoro Widyantoro; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.361 KB)

Abstract

The question in this research is how conversational implicature happens in Indonesian language teaching and learning process in SMAN 9 Bandarlampung. This research aims to describe conversational implicature in Indonesia language teaching learning process and its implication on Indonesian Language learning of senior high school students. The research design which was used is qualitative descriptive and the researcher used conversation between teacher and students in the teaching and learning process as the source of data. The result shows that conversational implicature tends to occur in the core stage of learning. The verbal forms which were used in conversational implicature are not literal direct speech act, literal indirect speech act, and not literal indirect speech act using mode of stating the fact, asking, suggesting, threatening, greeting and complaining. Study of conversational implicature implicates to learning material in speaking skill aspect.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implikatur percakapan dalam proses belajar-mengajar Bahasa Indonesia siswa kelas X SMA N 9 Bandarlampung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur percakapan dalam proses belajar-mengajar Bahasa Indonesia dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah percakapan antara guru dan siswa dalam kegiatan belajar-mengajar Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikatur percakapan lebih cenderung terjadi pada tahap inti pembelajaran. Bentuk verbal yang digunakan dalam berimplikatur ialah tindak tutur langsung tidak literal, tindak tutur tidak langsung literal, dan tindak tutur tidak langsung tidak literal dengan menggunakan modus menyatakan fakta, modus bertanya, modus menyarankan, modus ancaman, modus menyapa, dan modus menyatakan keluhan. Kajian implikatur percakapan berimplikasi terhadap materi pembelajaran dalam aspek keterampilan berbicara.Kata kunci: implikasi, implikatur, proses belajar-mengajar bahasa indonesia.
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEMBACA DAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI SISWA KELAS IX SMP Pudan Doli Situmorang; Siti Samhati; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.406 KB)

Abstract

Lack of skills and abilities of students in writing a good and correct essay due to more frequent use of verbal language and more likely to use non formal language.The research problem is: "How big is the correlation of reading and writing ability of narrative to Class IX students of SMP Tunas Harapan Year 2012/2013?" This study uses a correlational research design, by taking a sample 69 student of Class IX. Data were collected through questionnaires and observation. Data were then analyzed by using product moment correlation formula. The results showed that the habit of reading related to the student's ability to write a narrative essay on students at 70.6%. Hypothesis testing showed value of t count t table with comparison 8,242 1,667, meaning that the relationship of reading and writing skills narrative essay is significant.Kurangnya keterampilan dan kemampuan siswa dalam membuat karangan secara baik dan benar dikarenakan siswa lebih sering menggunakan bahasa secara lisan dan lebih cenderung menggunakan bahasa yang tidak baku. Rumusan masalah penelitian ini adalah: “Seberapa besarkah korelasi kebiasaan membaca dan kemampuan menulis narasi pada siswa Kelas IX SMP Tunas Harapan Tahun Pelajaran 2012/2013?” Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional, dengan mengambil populasi dan sampel yaitu seluruh siswa Kelas IX SMP Tunas Harapan Bandar Lampung yang berjumlah 69 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan observasi. Data selanjutnya dianalisis menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca berhubungan dengan kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi pada siswa sebesar 70,6%. Pengujian hipotesis menunjukkan nilai t hitung t tabel dengan perbandingan 8.242 1.667, artinya hubungan kebiasaan membaca dan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa Kelas XI Tunas Harapan adalah signifikan.Kata kunci: kebiasaan membaca, kemampuan menulis, korelasional
PENGGUNAAN KAIDAH BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN SOAL ULANGAN SEMESTER GANJIL KELAS V Anita Febriani; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.81 KB)

Abstract

The problem in this research is the use of Indonesian rules in the writing of odd semester test of class V SD N 2 Rawa Laut academic year 2012/2013. The purpose of this research was to describe the use of Indonesian rules in the writing of odd semester test. The method used in this research was descriptive qualitative. The data collection technique was using documentation technique. The source of the data was odd semester test sheets of class V. Based on the results of the research, the use of Indonesian rules in the writing of odd semester test of class V was still inappropriate. It can be seen from the the percentage of inappropriateness sentences was 48,10%, the percentage of inappropriateness words was 8,70%, the percentage of inappropriateness style and tones was 8,29%, and the percentage of inappropriateness speeling was 35,71%.Masalah penelitian ini adalah penggunaan kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan soal ulangan semester ganjil kelas V SD N 2 Rawa Laut tahun ajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa dalam penulisan soal ulangan semester ganjil. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data adalah teknik dokumentasi. Sumber data berupa lembar soal ulangan semester ganjil kelas V. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan kaidah bahasa Indonesia dalam penulisan soal ulangan semester ganjil kelas V SD N 2 Rawa Laut tahun ajaran 2012/2013 masih terdapat ketidaktepatan. Hal ini dapat dilihat dari persentase ketidaktepatan penggunaan kalimat sebanyak 48,10%, persentase ketidaktepatan penggunaan kata sebanyak 8,70%, persentase ketidaktepatan penggunaan gaya dan nada sebanyak 8,29%, dan ketidaktepatan penggunaan ejaan sebanyak 35,71%.Kata kunci: kaidah, penggunaan bahasa, penulisan soal. 
KEMAMPUAN MENULIS BUKU HARIAN PADA SISWA KELAS VII MTs AL-HIDAYAH SRI KUNCORO Restu Eka Mariyana; Iqbal Hilal; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.555 KB)

Abstract

Problem in this research is how the students ability diary of in writing class VII MTs Al-Hidayah Sri Kuncoro, Semaka Tanggamus. This research aimed to describe the ability to write a diary on class VII MTs Al-Hidayah Sri Kuncoro. The method that is used is descriptive. The population consists of 105 students spread into 3 class. Data collected through diary writing tests. Sample of this reseach consists of 21 students. Results of this study demonstrate the ability of students to write a diary quite enough, with an average score of 6,7. The weaknesss in the student diary lies in the dot and the use of capital letter with an avarage score of 5,1 including less category. While the highest score lies in the aspct of completeness element with an average score of 8,8 and including the category very well.Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana kemampuan menulis buku harian siswa kelas VII MTs Sri Kuncoro, Semaka, Tanggamus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis buku harian pada siswa kelas VII MTs Al-Hidayah Sri Kuncoro. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 105 siswa yang tersebar dalam 3 kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui Tes Menulis Buku Harian. Sampel penelitian ini berjumlah 21 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan menulis buku harian siswa tergolong cukup, yaitu dengan skor rata-rata sebesar 6,7. Kelemahan siswa dalam menulis buku harian terletak pada aspek Ejaan Yang Disempurnakan, kesalahan tersebut terletak pada penggunaan tanda baca titik dan penggunaan huruf kapital dengan skor rata-rata 5,1temasuk kategori kurang. Sedangkan skor rata-rata tertinggi terletak pada aspek kelengkapan unsur dengan skor rata-rata 8,8 dan termasuk kategori sangat baik.Kata kunci: buku harian, kemampuan, menulis.
PEMEROLEHAN KALIMAT ANAK DI PAUD BABUL ‘ILMI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN PAUD Wisudiana Risyant Insani; Nurlaksana Eko Rusminto; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.821 KB)

Abstract

The problem will be discussed in this research is how about the children’s acquisition of sentences at Babul ‘Ilmi playgroup are types of sentences and implication for playgroup learning?. The purpose of this research is to describe the Babul ‘Ilmi children’s sentences acquisition and implication for playgroup learning. Qualitative descriptive method is used in this research by the writer. The population of this research is children in the Bulan class playgroup Babul ‘Ilmi’ which ammount six children. Observation technique is used to collect the data. The result of this research on the children’s acquisition of sentence is founded that the children got kinds of incomplete sentences, inversion, singular, plural, news, order, and for request something. The result of this research can be implicated for learning and teaching system in playgroup. It will be new knowledge for children to continue the study in the future.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana pemerolehan jenis-jenis kalimat pada anak di PAUD Babul ‘Ilmi dan implikasinya terhadap pembelajaran di PAUD?. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan pemerolehan jenis-jenis kalimat pada anak di PAUD Babul ‘Ilmi dan implikasinya terhadap pembelajaran di PAUD. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualiatif. Sumber data penelitian ini adalah anak-anak di kelas Bulan PAUD Babul ‘Ilmi’ yang berjumlah enam anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Hasil penelitian mengenai pemerolehan kalimat pada anak di PAUD Babul ‘Ilmi’ ditemukan bahwa anak-anak sudah memperoleh jenis-jenis kalimat tak lengkap, inversi, tunggal, majemuk, berita, perintah, dan tanya. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran PAUD dan sebagai pendidik agar mampu membantu anak memberikan pengarahan berupa penggunaan kalimat yang baik dan benar sehingga kalimat yang digunakan anak dalam berkomunikasi dapat dimengerti serta menjadi bekal pengetahuan anak untuk persiapan melanjutkan pendidikan.Kata kunci: implikasi, pembelajaran PAUD, pemerolehan kalimat.
KEMAMPUAN MEMERANKAN TOKOH DALAM DRAMA SYMPHONI ANAK JALANAN PADA SISWA KELAS XI Nurjayanti Nurjayanti; Muhammad Fuad; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.423 KB)

Abstract

The aim of the research is to describe students’ capability in playing character of the drama “Symphoni Anak Jalanan”. The indicators used in this research are speech, intonation, pauses, setting the intensity and fluency of speech, first appearance, blocking, dialogue expression, facial expression, glancing of eye and body movement to support dialog expression and movement. The method used in this research was descriptive method. The result of the research showed that the capability of students in playing drama’s characters appertain enough with the average 72,45 % reviewed from each indicators, The speech appertain good. The Intonation appertains well. The pause appertains well. The Intensity and fluency of speech appertain enough. The first appearance appertains well. Blocking appertains well. The dialogue expression appertains enough. The facial expression appertains well. The glancing of eyes and body movement appertain enough. The movement appertains enough.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam memerankan tokoh dalam drama yang berjudul “Symphoni Anak Jalanan”. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah ucapan, intonasi, pengaturan jeda, intensitas dan kelancaran berbicara, kemunculan pertama, blocking, ekspresi dialog, ekspresi wajah, pandangan mata serta gerak anggota tubuh untuk mendukung ekspresi dialog, dan gerakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Rumbia Tahun Pelajaran 2011/2012 dalam memerankan tokoh drama tergolong cukup dengan nilai rata-rata 72,45% ditinjau dari masing-masing indikator, yaitu ucapan tergolong baik. Intonasi tergolong baik. Pengaturan jeda tergolong baik. Intensitas dan kelancaran berbicara tergolong cukup. Kemunculan pertama tergolong baik. Blocking tergolong baik. Ekspresi dialog tergolong cukup. Ekspresi wajah tergolong cukup. Pandangan mata dan gerak anggota tubuh untuk mendukung ekspresi dialog tergolong cukup. Gerakan tergolong cukup.Kata kunci: drama, kemampuan, memerankan tokoh.
PENGALURAN DAN PENOKOHAN NOVEL SEPATU DAHLAN SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Reny Handayani; Muhammad Fuad; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.406 KB)

Abstract

This research intents to describe the plot and the characterization in novel Sepatu Dahlan by Khrisna Pabichara's and its implication to Indonesian learning at senior high school. The research method that is used is descriptive qualitative method. Data source in this research is come from Sepatu Dahlan novel by Khrisna Pabichara's. From the result analisis, plot of Sepatu Dahlan novel obtained events which supports the formation of a plot. The events are divided into several stages of plot so it can be know that the plot of the Sepatu Dahlan novel isthe combine plot. Chracterization in the Sepatu Dahlan novel using both methods, but showing method tends to be more widely used by the author in describing the characters. Sepatu Dahlan novel by Krishna Pabichara can be usedas an alternative instructional materials in senior high school literature.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaluran dan penokohan dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara.Dari hasil analisis, pengaluran dalam novel Sepatu Dahlan diperoleh peristiwa-peritiwa yang mendukung terbentuknya suatu alur. Peristiwa-peristiwa tersebut terbagi menjadi beberapa tahap alur, sehingga dapat diketahui alur pada novel Sepatu Dahlan adalah alur gabungan.Penokohan pada novel Sepatu Dahlan menggunakan kedua metode, tetapi metode showing cenderung lebih banyak digunakan oleh pengarang dalam menggambarkan watak tokoh.Novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara dapat digunakan sebagai alternatif bahan pembelajaran sastra di SMA.Kata kunci: novel sepatu dahlan, pengaluran, penokohan.
KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VII MTs NEGERI MODEL TALANG PADANG Apri Yanto; Eka Sofia Agustina; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.821 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the students’ ability of writing poetry. The design of this research was descriptive research method. The sample of this research was the students of VII grade with 32 students consisted of 8 male students and 24, female students who have almost the same characteristics and ability. The technique used in this research was students poetry writing ability test. The result of the research showed that indicator of poetry assessment, theme, message, diction, imagination and figurative language average score achieved by students was 77 with good category. Therefore it can be concluded that students have already bean able to write poetry by paying attention to the indicator of poetry development.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis puisi oleh siswa. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian deskriptif.Sampel penelitian ini adalah siswa kelas siswa kelas VII dengan jumlah 32 orang, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan yang memiliki karakteristik dan kemampuan hampir sama.Teknik penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan menulis puisi siswa.Hasil penelitian menunjukkan indikator penilaian puisi, tema, amanat, diksi, pengimajian dan majas, nilai rata-rata yang diperoleh oleh siswa adalah 77 dengan kategori baik.Dengan demikian disimpulkan bahwa siswa sudah mampu menulis puisi dengan memperhatikan indikator pembangun puisi.Kata kunci: penulisan puisi, siswa, skripsi.
PENDAYAGUNAAN KONTEKS DALAM TINDAK TUTUR ANAK TUJUH TAHUN DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN Purnawan Wahyu Pratama; Nurlaksana Eko Rusminto; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.403 KB)

Abstract

In this research discussed about the children use the context in speech act. The purpose of this research is to describe about the children using the context in speech act. The method of this research is qualitative descriptive method. The source of this research is speech act with use context from children seven years old namely is Dinda Bintang Wahyu Adhira. Based on the result of data analysis, is found that the context of children used such as time context, place, event, condition, people, age, and weather. The use of speech act in the children are direct speech act and direct speech act with the reason. In another hand indirect speech act of the children they use the modes, like indirect speech act with the fact, habitually, questioning, giving information, griped, the third person, and explaining the lack.Penelitian ini membahas tentang pendayagunaan konteks dalam tindak tutur anak usia tujuh tahun. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pendayagunaan konteks dalam tindak tutur anak usia tujuh tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pendayagunaan konteks dalam tindak tutur anak usia tujuh tahun bernama Dinda Bintang Wahyu Adhira. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan konteks yang didayagunakan oleh anak meliputi konteks waktu, konteks tempat, konteks peristiwa, konteks susasana, konteks orang sekitar, konteks umur, dan juga konteks cuaca. Bentuk tindak tutur langsung yang digunakan anak adalah tindak tutur langsung pada sasaran dan tindak tutur langsung dengan alasan. Sedangkan tindak tutur tidak langsung yang digunakan anak memanfaatkan modus-modus, antara lain tindak tutur tidak langsung dengan modus menyatakan fakta, menyatakan kebiasaan, bertanya, memberi informasi, mengeluh, memanfaatkan orang ketiga dan menyatakan kekurangan.Kata kunci: anak, konteks, tindak tutur.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue