cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 Apr (2017)" : 18 Documents clear
Gaya Bahasa pada Lirik Lagu dalam Album Gajah Karya Tulus dan Implikasinya Ridha Adilla AR; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.132 KB)

Abstract

The purpose of research is to describe the style of language in album Gajah by Tulus and the implemetation pf literature learning in SMA. This study used a qualitative descriptive. Data collecting technique of this research is sampling purposive and data analysis of the research is analyzing the text. The result shows that language style in Tulus album is retoris style including assonance, anastrophe, ellipsis, euphemism, litotes, oksimoron, polysindeton, periprasis, prolepsis, and paradox, and also figurative style including simile, metaphor, allegory, epitet, metonimia, hypnosis, irony/ cynicism/ sarcasm, and satire.Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat dalam album Gajah karya Tulus serta implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik sampling purposive (acak) dan analisis data adalah teknik analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam album Gajah karya Tulus adalah gaya bahasa retoris meliputi asonansi, anastrof, elipsis, eufemisme, litotes, oksimoron, polisindeton, perifrasis, prolepsis, dan paradoks, serta gaya bahasa kiasan meliputi persamaan/ simile, metafora, alegori, epitet, metonimia, hipalase, ironi/ sinisme/ sarkasme, dan satire.Kata kunci: gaya bahasa, makna, pembelajaran
Penggunaan Imperatif Bahasa Indonesia oleh Guru Perempuan dalam Pembelajaran di MAN Ratu Faizatul Mufazah; Sumarti Sumarti; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.508 KB)

Abstract

The aim of this research is to describe the form and imperative pragmatic meaning used by a female teacher in learning activity at MAN 1 Bandar Lampung in the academic year of 2016/2017. This research uses qualitative desriptive method. Data analysis has been done by using permutation, paraphrase technique, and pragmatic technique. Its found that the teacher used both (active and passive) forms of imperative. Its also found that, the teacher also used ten out of seventeen imperative pragmatic meaning with imperative and nonimperative constructions. Nonimperative construction was used to state indirectly imperative meaning in the form of declarative, interrogative, and phatic category.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud formal dan makna pragmatik imperatif yang digunakan oleh guru perempuan dalam kegiatan pembelajaran di MAN 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan teknik permutasi, ubah ujud, dan teknik pragmatis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menggunakan kedua wujud formal imperatif (aktif dan pasif) yang tersedia. Selain itu, guru menggunakan sepuluh dari tujuh belas makna pragmatik imperatif dengan konstruksi imperatif dan nonimperatif. Konstruksi nonimperatif digunakan untuk menyatakan maksud imperatif secara tidak langsung, yaitu dengan bentuk deklaratif, interogatif dan kategori fatis.Kata kunci: imperatif, wujud formal, makna pragmatik, konstruksi
Alih Kode dan Campur Kode Siaran Radio 94.4 fm d!Radio Lampung dan Implikasinya Dorlan Evi Yanti; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina; Iing Sunarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.537 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the code switching and code mixing form and the cause factors used on radio broadcast D Sweetest Love 94.4 fm d!Radio Lampung, and then imply the result of the research for learning of language and literature Indonesian in high school. The research design used is descriptive qualitative. Data collection process in this research was using technique of free heed mutual conversation with recording device. This research showed that there is only extern code switching in the form Indonesian language to English language and the most dominant of cause factors is speaker factor. Form of mixing code as word mixing code, phrase, baster, word looping, idioms, and clauses. The most dominant of cause factors on occur mixing code is language factor. The result of this research is implied to the learning language and litarature indonesian in material to produces movies or drama text.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode serta faktor penyebabnya yang digunakan pada siaran radio D Sweetest Love 94.4 fm d!Radio Lampung, dan mengimplikasikan hasil penelitian terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat perekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan faktor penyebab yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, baster, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab yang paling dominan terjadinya campur kode adalah faktor kebahasaan. Hasil penelitian diimplikasikan terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dalam materi memproduksi teks film/drama.Kata kunci : alih kode, campur kode, siaran 94.4 fm d!Radio Lampung.
Bahasa Iklan Layanan Masyarakat dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Rizki Dilla Sintia; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.642 KB)

Abstract

The research aimed to describe use of language that includes diction and language style in public service advertisement along the Teuku Umar street, Wolter Monginsidi street, and Diponegoro street, Bandar Lampung and its implication to Indonesian learning in Senior High School. This research used descriptive qualitative method. Based on analysis use of language that includes diction and language style in public service advertisement along the Teuku Umar, Wolter Monginsidi, and Diponegoro roads, Bandar Lampung consist of two types meaning, denotative meaning and connotative meaning. As of 30 advertisements there are 21 denotative meaning and 9 connotative meaning advertisement, and there are 16 advertisment has language style. Public service advertisment could be implicated to Indonesian learning in Senior High School was the learning content student of XII grade in the odd semester about understanding structure and interpreting ads text.Tujuan dari penelitian ini untuk medeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa pada iklan layanan masyarakat di sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Diponegoro, Bandar Lampung dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan diksi dan gaya bahasa pada iklan layanan masyarakat di sepanjang Jalan Teuku Umar, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Diponegoro, Bandar Lampung terdiri atas dua jenis makna, yaitu makna denotatif dan makna konotatif. Adapun dari tiga puluh iklan terdapat dua puluh satu iklan bermakna denotatif dan sembilan iklan bermakna konotatif, serta terdapat enam belas iklan yang mengandung gaya bahasa. Iklan layanan masyarakat dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA pada materi pembelajaran siswa kelas XII semester ganjil tentang memahami struktur dan menginterpretasi teks iklan.Kata kunci : diksi, gaya bahasa, dan iklan layanan masyarakat.
Citra Perempuan Jawa dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono dan Implikasinya Steffi Cahya Hartama; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.325 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the image of Javanese female characters in the novel Suti by Sapardi Djoko Damono and its implication for Indonesian language learning in Senior High School. This study used a descriptive qualitative method. The results showed that Suti figures has an image that includes the image of a character as a wife who dared to oppose her husband, as a loving woman, as a submissive woman, as a child who submitted to the decision of parents, and as a responsible worker. Bu Sastro figure has an image that includes the image of a character as a loving wife, as a wife who is responsive to sympathy, as a wife who cares to her husband, and as a wife who respects her husband. Parni figure has an images that includes the image of a stubborn female character. The results of this research were implicated in the Indonesian language learning activity in Senior High School.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan citra tokoh perempuan Jawa dalam novel Suti karya Sapardi Djoko Damono serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Suti memiliki citra yang meliputi citra tokoh sebagai istri yang berani melawan suami, sebagai wanita yang penuh kasih sayang, sebagai wanita yang penurut, sebagai anak yang pasrah terhadap keputusan orang tua, dan sebagai pekerja yang bertanggung jawab. Tokoh Bu Sastro memiliki citra yang meliputi citra tokoh sebagai istri yang penuh kasih sayang, sebagai istri yang tanggap terhadap simpati, sebagai istri yang peduli kepada suami, dan sebagai istri yang menghargai suami. Tokoh Parni memiliki citra yang meliputi citra tokoh sebagai perempuan yang keras kepala. Hasil penelitian diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA.Kata kunci : citra tokoh, implikasi, perempuan jawa
Kesalahan Berbahasa dalam Karangan Siswa SMAN 1 Bandar Sribhawono Tahun Ajaran 2016/2017 Joko Setyo Nugroho; Nurlaksana Eko Rusminto; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.742 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe language errors happens in students essay based on language failure analysis. The research was conducted in 10th grade students of SMAN 1 Bandar Sribhawono. This research used qualitative approach with descriptive method. Students are given task to write an essay and later to be analyzed with linguistic category taxonomy, surface strategy taxonomy, and communicative effect taxonomy. The results showed that some language errors in students essay, (1) based on linguistic category taxonomy, (a) letter writings error, (b) word writings error, (c) punctuation writings error; (2) based on surface strategy taxonomy, (a) omission, (b) addition, (c) missformation, (d) missordering; and (3) based on communicative effect taxonomy, (a) global error and (b) local error. Penelitian kesalahan berbahasa ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa yang terjadi pada karangan siswa kelas X SMAN 1 Bandar Sribhawono Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tugas kepada siswa untuk membuat karangan yang selanjutnya dianalisis berdasarkan taksonomi kategori linguistik, taksonomi siasat permukaan, dan taksonomi efek komunikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam karangan siswa kelas X SMAN 1 Bandar Sribhawono (1) berdasarkan taksonomi kategori linguistik ditemukan, (a) kesalahan penulisan huruf, (b) kesalahan penulisan kata, (c) kesalahan penulisan tanda baca; (2) berdasarkan taksonomi siasat permukaan ditemukan, (a) kesalahan penghilangan, (b) kesalahan penambahan, (c) kesalahan formasi, (d) kesalahan susun; dan (3) berdasarkan taksonomi efek komunikatif ditemukan, (a) kesalahan global dan (b) kesalahan lokal. Kata kunci: karangan siswa, kesalahan berbahasa, taksonomi kesalahan berbahasa
Alih Kode dan Campur Kode Masyarakat Kelurahan Sukajawa Bandar Lampung dan Implikasinya Dian Puspita Sari; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.075 KB)

Abstract

The problem of this research is the form and factor which caused code switching and code mixing of the daily conversation of sukajawa citizens and the implication of Indonesian language learning process at Senior High School. The method used is descriptive qualitative. Data collection process in this research was using technique of free heed mutual conversation with recording device. The result shows that there is changing code intern in the form of transition from Indonesian to Javanese or vice versa and changing code ekstern in the form of transition from Indonesian language to Arabic. The most dominant factor is speaker factor. Form of mixing code as word mixing code, phrase, word looping, idioms, and clauses. The Most dominant of cause factors on occur mixing code is Speaker background. The result of the research is implied on the learning materials of senior high school on second grade, especially on basic curriculum 3.2 and 4.2 In comparative material and production of drama / film texts.Masalah dalam penelitian ini adalah bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada tuturan masyarakat Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjung Karang Barat Bandarlampung dan implikasinya pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat rekam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat alih kode intern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa atau sebaliknya dan alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab. Faktor penyebab alih kode yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab campur kode yang paling dominan adalah faktor latar belakang sikap penutur. Hasil penelitian diimplikasikan pada materi pembelajaran di SMA kelas XI semester genap, khususnya pada KD 3.2 dan 4.2 dalam materi perbandingan dan produksi teks drama/film.Kata kunci: alihkode, campurkode, masyarakat sukajawa, pembelajaran.
Diksi pada Kuliah Umum Etika Franz Magnis Suseno S.J. Serta Implikasinya Widiyawati Widiyawati; Sumarti Sumarti; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.528 KB)

Abstract

The aimed of this research was to describe the used of diction in stadium general of ethic from Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J and its implication to learning Indonesia language at Senior High School. The method of the research was qualitative descriptive method. Based on the overall analysis, the author concluded that the diction in stadium general of ethic from Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J. on Youtube consisted of 331 denotative words, 132 connotative words which covered 88 positive connotative words and 44 negative connotative words and context. The implication of diction in learning Indonesia language in Senior High School was the study material at the first grade students of the odd semester about making exposition text by using structure and aspect of language.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penggunaan diksi pada kuliah umum etika Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J. serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan, penulis menyimpulkan bahwa penggunaan diksi pada kuliah umum etika Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J. di Youtube terdapat 331 kata bermakna denotasi, 132 kata bermakna konotasi, meliputi 88 kata bermakna konotasi positif dan 44 kata bermakna konotasi negatif serta konteksnya. Implikasi penggunaan diksi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu materi pembelajaran siswa kelas X semester ganjil tentang mengkontruksi teks eksposisi dengan struktur dan aspek kebahasaan.Kata kunci : diksi, pembelajaran, kuliah umum etika di youtube.
Sikap Terhadap Bahasa Indonesia Siswa Kelas X SMAN 2 TBU dan Implikasinya Wahyu Riyanti; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.949 KB)

Abstract

This research was aimed to describe grade X students of SMA Negeri 2 Tulang Bawang Udik attitudes and attitude formation factors toward Indonesian language and its implications in learning Indonesian. The research method used is descriptive qualitative. Source of data obtained from students of grade X1 SMAN 2 TBU. The results showed that the students of grade X have a very positive attitude towards the Indonesian language. Students have a sense of loyalty, pride, and aware of the Indonesian norm. In addition, the most dominant factor in the formation of student attitudes toward Indonesian language is the experience factor. The result of attitude research on Indonesian language can be applied in all Indonesian language subject matter in SMA, especially in SMAN 2 TBU, one of them is related to drama/film learning.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap dan faktor pembentukan sikap terhadap bahasa Indonesia siswa kelas X SMAN 2 Tulang Bawang Udik dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari siswa kelas X1 SMAN 2 TBU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas X memiliki sikap sangat positif terhadap bahasa Indonesia. Siswa memiliki rasa setia, bangga, dan menyadari adanya norma bahasa Indonesia. Selain itu, faktor yang paling dominan dalam pembentukan sikap siswa terhadap bahasa Indonesia adalah faktor pengalaman. Hasil penelitian sikap terhadap bahasa Indonesia ini dapat diimplikasikan dalam semua materi pelajaran bahasa Indonesia di SMA, khususnya di SMAN 2 TBU, salah satunya terkait dengan pembelajaran drama/film.Kata kunci: faktor pembentukan sikap, implikasi, sikap siswa terhadap BI
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Novel Surat Dahlan Karya Khrisna Pabichara dan Rancangan Pembelajarannya Lyoni Elvandari; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.001 KB)

Abstract

This study discusses the values of character education in novel Surat Dahlan by Krishna Pabichara and design learning as teaching material in high school. The purpose of this study to describe the values of character education in the novel Surat Dahlan by Khrisna Pabichara and designing learning as teaching material in high school. This study used descriptive qualitative method. The data source of this research is the novel Surat Dahlan by Pabichara. Based on the results of data analysis, found 16 values of character education, including religious, honest, disciplined, creative, hard working, independent, democratic, curiosity, spirit of nationalism, patriotism, recognize excellence, friendship, love peace, love reading, social care, and responsible. The results of this study can be used as teaching materials for designing learning Indonesian literature at the high school.Penelitian ini membahas nilai-nilai pendidikan karakter pada novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara dan rancangan pembelajarannya sebagai bahan ajar di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter pada novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara dan merancang pembelajarannya sebagai bahan ajar di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan 16 nilai pendidikan karakter, meliputi religius, jujur, disiplin, kreatif, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan ajar guna merancang pembelajaran sastra Indonesia di SMA.Kata kunci: bahan ajar, nilai-nilai pendidikan, novel.

Page 1 of 2 | Total Record : 18


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue