cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
EDU CIVIC
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC" : 5 Documents clear
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Contekstual Teaching and Learning Pada Pembelajaran PKn di Kelas X Agama Madrasah Aliyah Darul Dakwah wal Irsyad Palu Ramadhan, Reza
EDU CIVIC Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.238 KB)

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang didapatkan oleh peneliti, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI Agama Madrasah Aliyah Darul Dakwah wal Irsyad Palu pada pembelajaran PKn melalui model Contekstual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, tediri 2 siklus. Rangcangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yaitu: 1) tahap perencanaan, 2) pelaksanaan Tindakan, 3) Observasi, 4) Refleksi. Materi yang dibahas tentang Hubungan Internasional dengan melibatkan subyek penelitian sebanyak 13 siswa kelas XI Agama Madrasah Aliyah Darul Dakwah wal Irsyad Palu. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan pemberian tes hasil belajar tiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Diawali pada tes awal penelitian menunjukkan hasil yang belum memuaskan dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 2 dari 13 siswa serta hasil presentase ketuntasan klasikal sebesar 15.38%  dan presentase daya serap klasikal sebesar 55.76% sehingga hasil belajar siswa masih dalam katagori kurang baik. Setelah diterapkan model pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) pada siklus I menunjukkan hasil belajar siswa mulai meningkat dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 7 dari 13 siswa serta hasil presentase ketuntasan klasikal 53.84% dan daya serap klasikal 76.15% sehingga aktivitas siswa telah masuk dalam katagori baik. Pada siklus II menunjukkan hasil yang lebih baik lagi, dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 11 dari 13 siswa serta hasil ketuntasan klasikal 84.61% dan daya serap klasikal sebesar 83.56% sehingga aktivitas siswa telah berada dalam katagori sangat baik. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Contekstual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn di kelas XI Agama Madrasah Aliyah  Darul Dakwah wal Irsyad Palu pada pembelajaran PKn.   Kata kunci : Hasil Belajar Siswa, Model Pembelajaran Contekstual Teaching and Learning  
STUDI TENTANG PERENCANAAN PEMBELAJARAN PKn DENGAN MATERI HAK ASASI MANUSIA (HAM) DI KELAS VII DI MTs ALKHAIRAT TONDO Zilfayani, Zilfayani
EDU CIVIC Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.631 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yaitu : 1. Untuk mengetahui pengetahuan guru dalam perencanaan pembelajaran PKn dengan materi HAM di MTs Alkhairaat Tondo, 2. Untuk mengetahui hambatan guru perencanaan pembelajaran PKn dengan materi HAM di MTs Alkhairaat Tondo. Responden dalam penelitian ini adalah 3 orang guru PKn yang berada di MTs Alkhairaat Tondo. Metode penelitian yang digunakan adalah data wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan langsung dengan guru PKn yakni Ibu Djamilah Adilah, S.Pd dan Ibu Sumarni, SPd. Sedangkan dokumentasi untuk memperoleh data dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan guru dalam perencanaan pembelajaran dengan materi HAM sudah baik karena guru PKn sering mendapatkan kegiatan pelatihan misalnya Musawarah Guru Mata Pelajaran, (MGMP), Penyusunan perencanaan Program Pembelajaran yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kecamatan. sedangkan Perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru PKn antar lain : nama sekolah, mata pelajaran, kelas/smester, alokasi waktu, standar kopetensi, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, alat, materi, sumber belajar dan evaluasi.  Adapun mengenai kemampuan guru PKn dalam perencanaan pembelajaran secara keseluruhan juga sudah baik hal ini dibuktikan dengan materi yang di jelaskan tidak terlepas dari perencanaan pembelajaran yang telah disusun. Dalam perencanaan pembelajaran PKn, Guru menemukan hambatan, atau kesulitan dalam  melaksanakan estimasi atau perkiraan waktu pada saat  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) . Kata Kunci  : Perencanaan Pembelajaran PKn, Dengan Materi Ham.  
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IXA PADA MATA PELAJARAN PKn MELALUI PENERAPAN METODE INQUIRI DI SMP NEGERI 4 TOLITOLI Faraningsih, Nunu
EDU CIVIC Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.485 KB)

Abstract

Pendidikan nasional pada dasarnya bertujuan mewujudkan manusia yang cerdas dan terampil sehingga mampu menjadi pelaksana pembangunan. Disamping itu tujuan utama pendidikan adalah untuk menghasilkan manusia yang beriman, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, mau bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas dan terampil serta memiliki jasmani dan rohani yang sehat. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal, sangat tepat dijadikan lembaga yang menjadi pusat peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tantangan pendidikan pada jenjang sekolah-sekolah dimasa depan disadari akan semakin berat. Hal ini merupakan konsekuensi kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan. Keberhasilan siswa dalam belajar merupakan harapan setiap guru, guru perlu memahami siswa sebagai manusia seutuhnya dan memahami dirinya agar dapat menyesuaikan diri dengan anak yang menjadi tanggung jawabnya. Perkembangan ilmu dan teknologi dewasa ini memberikan dampak yang sangat luas di segala aspek kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan yakni pengembangan metode pembelajaran yang bernuansa pada kebermaknaan belajar sehingga proses belajar mengajar diarahkan pada peningkatan prestasi belajar siswa. Metode pembelajaran sampai saat ini terus berkembang guna mencapai tujuan pembelajaran yaitu untuk meningkatkan mutu pendidikan. Berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sampai saat ini masih terus dilakukan misalnya guru dituntut mengembangkan strategi dalam proses pembelajaraan dengan mengunakan metode-metode pembelajaran saat ini. Namun, hal tersebut harus didasarkan pada kondisi siswa sebenarnaya yang dilihat pada saat pembelajaran berlangsung misalnya siswa kurang aktif dikelas sehingga guru dapat menerapkan metode pembelajaran apa yang tepat digunakan untuk menghadapi siswa yang kurang aktif dikelas.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn Melalui LayananBimbingan Belajar Kelompok Kelas X A SMK NEGERI 2 Sindue Tobata Srifita, Srifita
EDU CIVIC Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.117 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn melalui layanan bimbingan belajar kelompok kelas X A SMK Negeri 2 Sindue TobataPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah“Apakah dengan layanan bimbingan belajar kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X A SMKN 2 Sindue Tobata?”. Siswa yang terlibat sejak penelitian adalah kelas X A yang berjumlah 19 orang pada tahun ajaran 2011/2012. Metode  penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan prosedur (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; (4) refleksi. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai observer dan guru mata pelajaran sebagai pelaksana tindakan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Validasi data terdiri dari empat tahapan (1) triangulasi; (2) member chek; (3) audit trail; (4) ekspert opinion. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus Imotivasi siswa pada pembelajaran PKn yang menerapkan layanan bimbingan belajar kelompok pada siklus I dengan jumlah skor 35, pertemuan ke dua skor 38 dan jumlah skor maksimal 60, persentase nilai rata-rata 58,31% dan  pertemuan pertama63,34%siklus  II  observasi motivasi siswa dengan jumlah skor 49, pertemuan ke dua skor 54 dan jumlah skor maksimal 60 persentasi nilai rat-rata 81, 67% dan pertemuan ke dua 90%. Sehingga aktivitas belajar siswa pada siklus ke dua meningkat dari 70% menjadi 90% Peningkatan motivasi  siswa  dikategorikan sangat baik dengan persentase 90%.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan layanan bimbingan belajar kelompokpadapembelajaran PKn dapatmeningkatkan motivasi belajar siswakelas  X A SMKN 2 Sindue Tobata. Kesimpulan yang diperoleh adalah layanan bimbingan belajar kelompok adalah suatu teknik pemberian bantuan kepada siswa untuk mengatasi masalah-masalah kelompok sehingga siswa dapat mencapai perkembangan secara optimal sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya.   Kata kunci: Layanan Bimbingan Belajar Kelompok, Motivasi Belajar Siswa.    
STUDI TENTANG TATA CARA MASYARAKAT TO KAILI RAI DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA DAN ADAT MELALUI UPACARA NOGUNTI VO DI KELURAHAN BAIYA KECAMATAN PALU UTARA DITINJAU DARI NILAI-NILAI PANCASILA Sakti, Rivzal Putra
EDU CIVIC Vol 1, No 2 (2013): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.541 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu; 1) Mendeskripsikan makna simbol-simbol dan nilai- nilai yang terkandung dalam upacara Nogunti Vo pada masyarakat to Kaili Rai di Kelurahan Baiya Kecamatan Palu Utara, ditinjau dari nilai-nilai Pancasila, dan 2) Mendeskripsikan upaya masyarakat to Kaili Rai di Kelurahan Baiya Kecamatan Palu Utara dalam mempertahankan adat atau budaya upacara  Nogunti Vo. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian, menunjukkan: 1) Simbol simbol yang digunakan pada upacara Nogunti Vo yang dilakukan oleh masyarakat to Kaili Rai Kelurahan Baiya Kecamatan Palu Utara yaitu; Kelapa, pakaian warna kuning, gunting, telur, beras kuning, beras putih, daun siranindi, lilin, pinang dan sirih, serta Al-Quran dan 2) Nilai-nilai Pancasila pada upacara Nogunti Vo yaitu; a) Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mencerminkan nilai keimanan, ketaqwaan dan keselarasan; b) Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mencerminkan nilai Keselarasan dan Keberadaban; c) Sila Persatuan Indonesia mencerminkan nilai Kebersamaan dan nilai persatuan dan kesatuan; d) Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan mencerminkan nilai kedamaian, musyawarah untuk mencapai mufakat, dan kebijaksanaan; dan e) Sila Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat Indonesia mencerminkan nilai keadilan dan kesejahteraan. Selanjutnya, upaya yang untuk mempertahankan dan melestarikan adat atau budaya yaitu melaksanaan upacara adat Nogunti Vo secara turun temurun sesuai tata cara, kaidah pelaksanaan dan persyaratan simbol-simbol yang digunakan. Kesimpulan yang diperoleh yaitu upacara adat Nogunti Vo merupakan ucapan selamat kedua, pemberian nama melalui pengurbanan hewan, dan ungkapan rasa syukur atas karunia Allah SWT yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.   Kata kunci: Masyarakat Kaili, Upacara No Gunti Vo, Nilai-nilai Pancasila

Page 1 of 1 | Total Record : 5