Articles
23 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2014): JUPE"
:
23 Documents
clear
PENGARUH METODE LATIHAN KELINCAHAN DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLATANGAN
Muhammad Yogi Rivaldi;
Surisman Surisman;
Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This type of research is experimental research with the population is in the high school class XI student Persada Bandar Lampung, amounting to 156 people, and the samples taken were 30. The sampling technique used was sreatifield random sampling. Data analysis and final results of the initial test program impacts and coordination agility drills to improve hand-eye movement ushered in handball basis using t-test data analysis techniques. The objectives of this research was to determine the effect of exercise programs coordination agility and eye-hand to improve basic movement ushered in handball in class XI High School Persada in Bandar Lampung. The results showed: first, there is a significant effect on agility training program. Second, there is a significant effect on exercise program eye-hand coordination. Third, exercise program eye-hand coordination is better than agility training program.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan populasi adalah siswi kelas XI di SMA Persada Bandar Lampung yang berjumlah 156 orang, dan diambil sampel berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sreatifield random sampling. Analisis data hasil tes awal dan akhir pengaruh program latihan kelincahan dan koordinasi mata-tangan untuk meningkatkan gerak dasar menggiring dalam bola tangan menggunakan teknik analisis data uji t. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh program latihan kelincahan dan koordinasi mata-tangan untuk meningkatkan gerak dasar menggiring dalam bolatangan pada siswa kelas XI Persada di SMA Persada Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, terdapat pengaruh yang signifikan pada program latihan kelincahan. Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan pada program latihan koordinasi mata-tangan. Ketiga, program latihan koordinasi mata-tangan lebih baik dibandingkan dengan program latihan kelincahan.Kata kunci : dribble, gerak dasar, kelincahan, koordinasi mata-tangan
HUBUNGAN PEMAHAMAN TENTANG MAKANAN BERPROTEIN DENGAN POLA LATIHAN PARA BINARAGA
Shandy, Roby Sandra Ary;
Suranto, Suranto;
Tarigan, Herman
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objective of this study was to determine whether there is a relationship of understanding of the pattern of protein foods with bodybuilding exercises on the fitness center of Bandar Lampung hercules. The research methodology used is descriptive analytical method, with a sample of 40 respondents fitness center of Bandar Lampung. Data collected through questionnaires understanding of protein foods. Exercise patterns obtained by observation. The results showed no significant relationship between the understanding of protein foods with exercise pattern (p = 0.011). Average pattern of practice in bodybuilding is correct. The number of respondents as many as 40 people. A total of 21 respondents have a good exercise regimen (52.5%) and a total of 19 respondents have less training pattern (47.5%). The majority of respondents have a good understanding of as many as 25 (62.5%) and has a lack of understanding as much as 15 (37.5%).ÃÂ Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pemahaman tentang makanan berprotein dengan pola latihan pada para Binaraga dipusat kebugaran hercules Bandar Lampung. Metodologi penekitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, dengan sampel sebesar 40 responden dipusat kebugaran Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui angket pemahaman tentang makanan berprotein. Pola latihandiperoleh dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara pemahaman tentang makanan berprotein dengan pola latihan (p=0,011). Rata-rata pola latihan pada binaraga sudah benar. Jumlah responden sebanyak 40 orang. Sebanyak 21 responden memiliki pola latihan baik (52,5%) dan sebanyak 19 responden memiliki pola latihan kurang (47,5 %). Sebagian besar reponden memiliki pemahaman baik sebanyak 25 (62,5%) dan memiliki yang pemahaman kurang sebanyak 15 (37,5%).Kata kunci : binaraga, pemahaman makanan berprotein, pola latihan.
PENGARUH PEMBELAJARAN JIGSAW DAN PEMBELAJARAN RESIPROKAL TERHADAP GERAK DASAR LAY UP
Wahyudi Kurnia Romadhon;
Akor Sitepu;
Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research was conducted to determine the effect of Jigsaw cooperative learning model and reciprocal learning model toward basic motion of lay up in basketball and to find out which model is better to increase the basic motion of lay-up in basketball at the tenth grade students of SMAN 1 Kalianda South Lampung. This is an experimental research. The population of this research was the tenth grade students of SMAN 1 Kalianda South Lampung. There were 350 students and only 60 students were taken as the sample. They were divided into 3 groups: jigsaw group, reciprocal group, and control group. The instrument used by the researcher was the assessment of basic motion of lay up in basketball, and then the data were analyzed by using ANOVA analysis technique. The results showed that: A model of learning cooperative jigsaw and reciprocals be an increase in motion the base lay up on student.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model pembelajaran resiprokal terhadap gerak dasar lay up dalam bermain bola basket dan dari kedua model pembelajaran manakah yang lebih baik untuk meningkatkan gerak dasar lay up dalam bermain bola basket pada siswa kelas X di SMAN 1 Kalianda Lampung Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasi siswa kelas X di SMAN 1 Kalianda Lampung Selatan sejumlah 350 orang, dan sampel diambil sebanyak 60 siswa. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kooperatif tipe Jigsaw, kelompok Resiprokal dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan penilaian gerak dasar lay up bola basket, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis Anava. Hasil penelitian menunjukkan: model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan Resiprokal dapat meningkatkan gerak dasar lay up pada siswa.Kata kunci : kooperatif jigsaw, lay up, pengaruh, resiprokal
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI
Saputra, Rudy;
Hermawan, Rahmat;
Dinata, Marta
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research is to know a significant relationship between the emotions intelligence with physical education learning achievement, relationship between the spiritual intelligence with physical education learning achievement and relationship between the emotions intelligence with spiritual intelligence in students of Class X SMA Negeri 1 Bandar Sri Bhawono. Population in this study a total of 300 students and a sample of 60 students. The results showed that the Emotional intelligence of the physical education learning achievement have a correlation coefficient , the spiritual intelligence has a correlation coefficient and the Emotional intelligence of the spiritual intelligence has a correlation coefficient 64%, so we can get the conclusion that corelation of X1 and X2 with variable Y is significant. So that, the higher emotional intelligence and spiritual intelligence, the higher achievement in Physical Education.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan antaraÃÂ kecerdasan emosional dengan prestasi belajar Pendidikan Jasmani, hubunganÃÂ kecerdasan spiritual dengan prestasi belajar pelajaran Pendidikan Jasmani danÃÂ hubungan antara kecerdasan emosional dengan kecerdasan spiritual pada siswa -ÃÂ siswi kelas X di SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono. Populasi dalam penelitian iniÃÂ berjumlah 300 siswa dan sampel penelitian sebanyak 60 orang. Penelitian iniÃÂ menggunakan metode korelasional. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwaÃÂ hasil koefisien korelasi antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajarÃÂ pendidikan jasmani sebesar dan hasil koefisien korelasi antara kecerdasanÃÂ spiritual dengan prestasi belajar pendidikan jasmani sebesar serta hasilÃÂ koefiensi korelasi antara kecerdasan emosional dengan kecerdasan spiritualÃÂ sebesar 64%, maka dapat disimpulkan bahwa hubungan X1 dan X2 denganÃÂ variabel Y signifikan. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosionalÃÂ dan kecerdasan spiritualnya semakin tinggi pula pestasi belajar PendidikanÃÂ Jasmaninya.Kata kunci: kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, metode korelasional, prestasi belajar pendidikan jasmani.ÃÂ
PENGARUH LATIHAN TEMBAKAN JARAK BERTAHAP DAN JARAK BERPINDAH TERHADAP HASIL TEMBAKAN BEBAS
Gelli, Tommi Chintyo;
Sitepu, Akor;
Surisman, Surisman
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study was to determine whether there are effects of exercise gradually distance shots and distance shots are free to move to the results of one hand over the head in a game of basketball. The research methodology used is experimental method. With a population is the male students of class XI totally 144 male students, and then taken 25% of the total population so that the sample is 36 students. Data collection techniques used experimental method through test and measurement. Analysis of test pre data and late effects of exercise and distance range shot gradually move towards the shot free one hand from the top of the head using data analysis techniques t-test. The results showed: that there is an influence of exercise gradually distance of 3.722 shots later after a given treatment increased to 5,389. The difference gradually distance and distance moved by 0.444.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan tembakan jarak bertahap dan jarak berpindah terhadap hasil tembakan bebas satu tangan dari atas kepala dalam permainan bola basket. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dengan populasi adalah siswa putra SMK Yagsmi kelas XI yang berjumlah 144 siswa putra, kemudian diambil 25% dari total populasi sehingga jumlah sampel 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode eksperimen melalui tes dan pengukuran. Analisis data hasil tes awal dan akhir pengaruh latihan tembakan jarak bertahap dan jarak berpindah terhadap hasil tembakan bebas satu tangan dari atas kepala menggunakan teknik analisis data uji-t. Hasil penelitian menunjukkan: bahwa terdapat pengaruh dari latihan tembakan jarak bertahap sebesar 3,722 kemudian setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 5,389. Perbedaan jarak bertahap dan jarak berpindah sebesar 0,444.Kata kunci : ÃÂ jarak berpindah,ÃÂ jarak bertahap,ÃÂ latihan, tembakan bebas
HUBUNGAN NILAI HASIL BELAJAR PENJAS DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI
Ardian Cahyadi;
Wiyono Wiyono;
Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research was conducted to know the result of learning penjas with level body fitness of student at class VII A Junior High School 5 Metro. Result of this research is expected useful for researcher, coach, and teacher of penjaskes to increase fitness student. Research method used is correlation of product moment. Population that is used amount to 32 students. Sample used is all population class of VII A Junior High School 5 Metro amounting to 32 students because population less than 100 testi. Collecting the sampel use purposive sampling. Best on the result of obtained sample analysis and calculation of TKJI test at this research is mean of mount body equal to 19,94.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai hasil belajar penjas dengan tingkat kebugaran jasmani pada siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Metro. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti, pelatih, dan guru penjaskes untuk meningkatkan kebugaran jasmani bagi siswa-siswi sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi product moment. Populasi yang digunakan berjumlah 32 siswa. Sampel yang digunakan adalah semua populasi kelas VIIA SMP Negeri 5 Metro yang berjumlah 32 siswa karena populasi tidak lebih dari 100 testi. Pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes TKJI pada penelitian ini adalah: Rata-rata tingkat kebugaran jasmaninya adalah sebesar 19,94.Kata kunci : korelasi, nilai hasil belajar, tingkat kebugaran jasmani.
PENGARUH MODIFIKASI ALAT BANTU TERHADAP KEMAMPUAN MELUNCUR DALAM RENANG
Rahmadi, Dian Febri;
Jubaedi, Ade;
Adam, Usman
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objectives of this study was to determine the effect of the use of tool modification and use of a buoy floats on the ability of sliding standards in class X of SMK Negeri 1 Sukadana East Lampung.ÃÂ Type of research is experimental research. With the population are students of SMK Negeri 1 Sukadana East Lampung Class X as many as 178 students, then the Sample was taken at 30 students. Sample technique used is random sampling. Data analysis and the final results of the initial test using a t-test data analysis techniques. Conclusion of this study is there are different levels of basic motor skills glide at level 95 percent. Based on the results of this study, it indicate that the use of standard tools buoys provide a greater influence than the use of a modified float aids to increase sliding ability in class X of SMK Negeri 1 Sukadana East Lampung.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan modifikasi alat bantu pelampung dan penggunaan alat pelampung standar terhadap kemampuan meluncur pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Sukadana Lampung Timur.ÃÂ Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Dengan populasi adalah siswa SMK Negeri 1 Sukadana Lampung Timur Kelas X sebanyak 178 siswa, kemudian diambil sampel penelitian berjumlah 30 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah random sampling.Analisis data hasil tes awal dan akhir menggunakan teknik analisis data uji t.ÃÂ Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan tingkat kemampuan gerak dasar meluncurpada taraf nyata atau pada taraf kepercayaan 95%. Penggunaan alat pelampung standarlebih baik dibandingkan dengan penggunaan modifikasi alat bantu pelampung dalam peningkatan kemampuan meluncur pada siswa kelas X di SMKNegeri 1 Sukadana Lampung Timur.Kata kunci : alat standar, kemampuan meluncur, modifikasi alat bantuÃÂ ÃÂ ÃÂ
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERKELOMPOK DAN PERSEORANGAN TERHADAP GERAK DASAR TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT
Meidiansyah, Sony;
Adam, Usman;
Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research metodology is experimental. The population of this study is grade XÃÂ YP UNILA high school students, the samples take, totaling 26 students with aÃÂ random sampling technique. Techniques used on data collecting formating is theÃÂ skill to performing a front kick and rated by 0-1. While the data analysisÃÂ techniques using differences t-test and influence t-test.The results of the study showed the difference between the fro nt kick basicÃÂ movement skills of Pencak silat betwen the students who are taught using a modelÃÂ of group learning model and with individual learning model. The average value ofÃÂ the final test basic motor skills on pencak silat front kick students who are taughtÃÂ by individual learning model avarage 83.16 is better than pencak silat basic frontÃÂ kick motion skills taught by using a group learning model which is avarage 72.63.ÃÂ Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasiÃÂ adalah siswa kelas X SMA YP UNILA, dan diambil sampel berjumlah 26 siswaÃÂ dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan formatÃÂ penilaian kemampuan tendangan depan yang diberi nilai dengan bobot 0-1.ÃÂ Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t perbedaan dan uji-t pengaruh.ÃÂ Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan antara keterampilan gerak dasarÃÂ tendangan depan pencak silat antara siswa yang diajar dengan menggunakanÃÂ model pembelajaran berkelompok dengan model pembelajaran perseorangan.ÃÂ Rata-rata nilai tes akhir keterampilan gerak dasar tendangan depan pencak silatÃÂ pada siswa yang diajar dengan model pembelajaran perseorangan 83,16 lebih baik dibandingkan dengan keterampilan Gerak dasar tendangan depan pencak silat yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berkelompok yaitu 72,63.ÃÂ ÃÂ Kata kunci :ÃÂ berkelompok,ÃÂ model pembelajaran, pencak silat, perseorangan, tendangan depan
PERBANDINGAN METODE DEMONSTRASI DAN METODE KOMANDO TERHADAP KEMAMPUAN MENENDANG BOLA
Engga Frastya;
Suranto Suranto;
Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the comparative method and the demonstration of the ability of the method command kicking the ball, and the significant influence of exercise demonstration and command methods that enhance the ability to kick the ball. Data collecting techniques to test the ability of kicking the ball using the test kicking, in the analysis of data is the data from the initial test and final test, calculate the initial test results and test results using the final kick t-test data analysis, with requirements analysis Normality Test, Test Homogeneity , and hypothesis Testing. Results of data analysis showed that there were no differences in outcomes between the groups kicking the ball demonstration methods and methods of command to the acquisition - t value = - 0.127 ≥ - t table = -2.017 at significant level of 0.05 or 95% confidence level.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan metode demonstrasi dan metode komando terhadap kemampuan menendang bola, dan pengaruh yang signifikan antara latihan metode demonstrasi dan komando sehingga meningkatkan kemampuan menendang bola. Teknik pengambilan data untuk tes kemampuan menendang bola ini menggunakan tes menendang, data yang di analisis adalah data dari hasil tes awal dan tes akhir, menghitung hasil tes awal dan hasil tes akhir menendang menggunakan analisis data uji t, dengan persyaratan analisis Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Hipotesis. Hasil analisis data menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil menendang bola antara kelompok metode demonstrasi dan metode komando dengan perolehan nilai - t hitung = - 0,127 ≥ - t tabel = -2,017 pada taraf signifikan 0,05 atau taraf kepercayaan 95%.Kata kunci: metode demonstrasi, metode komando, kemampuan menendang
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN, KELINCAHAN, DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA
Ardona, Riyan;
Husin, Sudirman;
Sulistianta, Heru
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research has purpose to know the relation of speed, agility, and leg muscle strengthÃÂ againts dribbling skills in football at the 8 grade male student SMP Abadi Perkasa PTÃÂ Indolampung Perkasa Tulang Bawang.Research methodology is using descriptiveÃÂ correlational. Population is 8 grade male students SMP Abdi Perkasa. Data collectionÃÂ techniques with one shoot model and data analysis correlation product moment.ÃÂ Based on these result can be obtained results coefficient of ÃÂ orrelation between theÃÂ speed with dribbling skills further by 16,08 percent, coefficient of correlationÃÂ between agility with dribbling skils by 22,54 percent, coefficient of correlationÃÂ between leg muscle strength with dribbling skils by 10,33 percent. Analysis of theÃÂ results it can be concluded that the variable agility has a greater connection inÃÂ comparison with other variables to dribbling skills,variable speed and leg muscleÃÂ strength also has significant correlation to the dribbling skills at the grade student son.ÃÂ ÃÂ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecepatan. kelincahan danÃÂ kekuatan otot tungkai terhadap keterampilan mengggiring bola dalam sepakbolaÃÂ siswa putra kelas 8 SMP Abadi Perkasa PT Indolampung Perkasa Tulang Bawang.ÃÂ Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. PopulasiÃÂ adalah siswa putra kelas 8 SMP Abadi Perkasa. Teknik pengumpulan data denganÃÂ one shoot model atau satu kali pengambilan data dan data ÃÂ analisis korelasi productÃÂ moment.Berdasarkan hasil ÃÂ penelitian tersebut dapat diperoleh hasil koefisien korelasiÃÂ antara kecepatan dengan keterampilan menggiring ÃÂ bola sebesar 16,08%, selanjutnyaÃÂ koefesien korelasi antara kelincahan dengan keterampilan menggiring bola sebesarÃÂ 22,54%, selanjutnya koefisien korelasi antara ÃÂ kekuatan otot tungkai denganÃÂ keterampilan menggiring bola sebesar 10,33%. Hasil analisis dapat disimpulkanÃÂ bahwa variabel kelincahan memiliki hubungan yang lebih besar dibanding denganÃÂ variabel yang lain terhadap keterampilan menggiring bola, variabel kecepatan danÃÂ kekuatan otot tungkai juga memiliki korelasi yang signifikan terhadap keterampilanÃÂ menggiring bola pada siswa putra kelas 8 di SMP Abadi Perkasa.ÃÂ Kata kunci : kecepatan, kekuatan,ÃÂ kelincahan, keterampilan menggiring bola