cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015): JUPE" : 11 Documents clear
PERBANDINGAN MODEL LATIHAN PEREGANGAN STATIS DAN DINAMIS TERHADAP FLEKSIBILITAS aditya permana putra; Sudirman Husin; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the model comparison exercise static stretching and dynamic stretching models. Due to a lack of understanding of teachers to exercise proper form with the student's ability to result in a lack of flexibility so that the students' level of flexibility effect on all types of motion learning basic physical education material. Karen lack of flexibility resulting in students rather difficult to perform a variety of basic motion in the material taught physical education. In this study there was a treatment (treatment) is treated with a dynamic method, static is applied to the two groups within a certain time period, then see the effect. The population in this study were all male students of class VIII. The sample in this study were 30 students with random sampling. Data analysis techniques used in this study is the technique of ANOVA. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan model latihan peregangan statis dan model peregangan dinamis. Karena kurangnya pemahaman guru terhadap bentuk latihan yang tepat dengan kemampuan siswa terhadap fleksibilitas mengakibatkan kurangnya tingkat fleksibilitas siswa sehingga berpengaruh terhadap semua jenis pembelajaran gerak dasar materi pendidikan jasmani. Karena kurangnya tingkat fleksibilitas mengakibatkan siswa agak kesulitan dalam melakukan berbagai gerak dasar dalam materi pendidikan jasmani yang di ajarkan. Dalam penelitian ini ada suatu treatment (perlakuan) yaitu perlakuan dengan metode dinamis, statis yang diterapkan kepada dua kelompok dalam periode waktu tertentu, kemudian dilihat pengaruhnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas VIII . Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 siswa dengan random sampling. Teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik anava.Kata kunci : dinamis, fleksibilitas, peregangan statis 
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI DAN FAKTOR LINGKUNGAN SOSIAL BUDAYA PADA PEMAIN SEPAKBOLA M. Habib Albab; Ade Jubaedi; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose of study comparison of the level of physical fitness and socio-cultural environment factors on football players of Catur Tunggal football school Bandar Lampung and football playersof amor junior football school Metro under 12 yearsto determine the differences in the level of physical fitness and environmental factors, social and cultural life of football players of amor junior school Metro with football player of Catur Tunggal school Bandar Lampung. This study method is using qualitative descriptive study for the process of collecting research using triangulation, member checking and expert opinion. The result of this study showed differences in physical fitness respondents football players of Amor Junior school as good category(18,5) and respondents of football players of Catur Tunggal school as less category(15,1). Social and culture environment of the football players Amor Junior school as high physical activity and football players Catur Tunggal school in the urban shows low physical activity.Tujuan penelitian perbandingan tingkat kebugaran jasmani dan faktor lingkungan sosial budaya pada pemain sepakbola sekolah sepakbola catur tunggal kota bandar lampung dan pemain sepakbola sekolah sepakbola amor junior metro di bawah usia 12 tahun untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani dan faktor lingkungan sosial budaya pemain Sekolah Sepakbola Amor Junior Metro dengan pemain Sekolah sepakbola Catur Tunggal Bandar Lampung. Metodologi penelitian ini menggunakan metode deskriptif kulitatif untuk proses pengumpulan data menggunakan triangulasi, member checking dan expert opinion. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan kebugaran jasmani responden pemain sekolah sepakbola Amor Junior termasuk kategori bagus (18,5) dan responden pemain sekolah sepakbola Catur Tunggal termasuk kategori kurang (15,1). Lingkungan sosial budaya pemain sekolah sepakbola Amor Junior di pedesaan dengan aktivitas fisik yang tinggi dan pemain sekolah sepakbola Catur Tunggal di perkotaan menunjukan aktivitas fisik yang rendah.Kata kunci: kebugaran jasmani, lingkungan sosial budaya, sepakbola
PENGARUH BERMAIN LEMPAR TANGKAP BOLA DAN MENGGAMBAR TERHADAP MOTORIK ANAK USIA DINI Anggiat Marudut Gultom; Herman Tarigan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed at finding the influence of playing throwing and catch the ball and drawing towards motor system development of the children. The method used experiment with the population consists of thirty persons. The data collecting technique used observation and documentation. The data analysis of pretest and posttest used T-test analysis technique. The result of this study showed that the pretest of the group 1, the average score was 26.67 and the group 2 was 26.53. From the result of the pretest there can be conducted the treatment by doing exercise of throwing and keeping ball and drawing. After that, there found an increase of the result of posttest towards both of two groups. Therefore it could be concluded that by playing throwing and keeping ball had an influence towards motor system of the children.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain lempar tangkap bola dan menggambar berpengaruh terhadap peningkatan motorik anak usia dini. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan populasi berjumlah 30 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data hasil tes awal dan tes akhir menggunakan teknik analisis uji t.  Hasil penelitian dengan perhitungan uji t diketahui bahwa hasil tes awal pada kelompok 1 rata-rata skor yang diperoleh yaitu 26,67 dan kelompok 2 dengan rata-rata skor 26,53. Dari hasil tes awal maka diberikan perlakuan dengan latihan lempar tangkap bola dan menggambar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan bermain lempar tangkap bola dan menggambar berpengaruh terhadap motorik anak usia dini.Kata kunci : anak usia dini, bermain, lempar tangkap bola, menggambar, motorik.
PENGARUH LATIHAN CIRCUIT TRAINING DAN CROSS COUNTRY TERHADAP VO2MAX Ni Made Rika Ambarwati; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to determine whether there was an influence of circuit training exercise and cross country to increase VO2Max on students who take taekwondo men's extracurricular activities in Senior High School 1 Seputih Banyak. Methodology used is the experiment method. Population is the students of taekwondo extracurricular mens in Senior High School 1 Seputih Banyak as many as 60 students. Data collecting technique to test this VO2Max is using 15 minutes running (Balke test). Data were analyzed by using Analysis of Variance (ANAVA). It was shown the result : that there is a significant influence of circuit training exercises at 22.36 and cross country for 33,54 of the VO2Max in taekwondo men's extracurricular student at Senior High School 1 Seputih BanyakTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan circuit training dan cross country terhadap peningkatan VO2Max pada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler taekwondo putra di SMA N 1 Seputih Banyak. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Dengan populasi adalah keseluruhan jumlah populasi siswa ekstrakurikuler taekwondo putra di SMA N 1 Seputih Banyak sebanyak 60 siswa. Teknik pengambilan data untuk test VO2Max ini menggunakan Lari 15 menit (Tes Balke). Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan: bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan circuit training sebesar 22,36 dan cross country sebesar 33,54terhadap VO2Max pada siswa ekstrakulikuler taekwondo putra di SMA Negeri 1 Seputih BanyakKata kunci : circuit training, cross country, volume oksigen maksimum (VO2max)
PENGARUH LATIHAN SENAM IRAMA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI Tri Ulan Kunarti; Ade Jubaedi; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to find out the inflvence of rhy thic gymnastic exerase towards the students’vitalty improvement at smp negeri 2 Abung Tengah north lampung. The result of this research is hoped to be use ful as a literature physicacal exercise teacher. The methodology of this research that will be used is experimental method, by conducting the treatment,gymnastics,twice a week for at least 8 weeks or 24 meetings.the sample that used is totally sample, all students of class VII 30 students in experimental class and 30 students in control class the data collecting technigve is TKJI test-T.Based on the result of data analysis gottenis gymnastics exercise in twice a week influences the level of vitality of students, which means that the test is woeked successfully with 6,990.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui jelas pengaruh latihan senam irama terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada siswa smp negeri 2 abung tengah lampung utara.hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kebugaran jasmani. Metodologi peneliti menggunakan metode eksperimen, melaksanakan treatment yaitu latihan senam irama 2 kali seminggu atau 24 kali pertemuan. Sampael yang digunakan adalah sampel total.Seluruh siswa kelas VII yang mengikuti ekstra kulikuler olahraga senam irama sebanyak 60 siswa. 30 orang kelas eksperimen dan 30 orang sebagai kelas control. Teknik pengumpulan dengan tkji teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran, latihan senam irama dua kali seminggu berpengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani secara bermakna, hasil uji signifikan menunjukan angka sebesar 6,990.Kata kunci: berpengaruh, kebugaran jasmani, senam irama.
HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELENTUKAN DENGAN KEMAMPUAN MENENDANG PINALTI Eka Mulyanto; Surisman Surisman; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate the relationship of leg power and flexibility with the ability to kick a penalty in the game of football. The research methodology used is descriptive correlational . The population used is the athlete or student SSB Metro Mulyojati of 20 people . Engineering samples using stratified random sampling. Data collection techniques in this study is one shoot one model or data acquisition and data analysis technique is using product moment correlation. The results showed an association but not significant between leg power with the ability to kick a penalty equal to 17.72 %, then the relationship flexibility with the ability to kick a penalty of 1.04 %. From the two variables, the largest contribution to the result of the penalty kick is power leg that is 17.72 %. From the results of the correlation between leg power and flexibility with the ability to kick a penalty obtained correlation coefficient = 0.503.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power tungkai dan kelentukan dengan kemampuan menendang pinalti dalam permainan sepakbola. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan adalah atlet atau siswa SSB Mulyojati Metro yang berjumlah 20 orang. Teknik sampel menggunakan stratified random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah one shoot model atau satu kali pengambilan data dan teknik analilis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan namun tidak signifikan antara power tungkai dengan kemampuan menendang pinalti sebesar 17,72 % kemudian hubungan kelentukan dengan kemampuan menendang pinalti sebesar 1,04 %. Dari ke dua variabel tersebut kontribusi terbesar terhadap hasil tendangan pinalti adalah power tungkai yaitu sebesar 17,72 %. Dari hasil korelasi antara power tungkai dan kelentukan dengan kemampuan menendang pinalti didapat koefisien korelasi = 0,503.Kata kunci : kelentukan, pinalti, power, tungkai.
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN LARI DENGAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH Meki Vahlevi; Sudirman Husin; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between running speed with a leg muscle power of the results of the long jump. The research method used was descriptive correlational. The population used was 51 students. Data collection techniques in this study is a one shoot  model or one-time data capture and data using techniques analilis product moment correlation. Results showed a correlation coefficient between running speed of 30 meters on the results of the jump has a correlation of 6.7% and correlation coefficient leg muscle power to results jump has a correlation of 14.3% of these two variables contribute to the running speed of 30 meters (x1) explosive leg muscle (x2) against the results of the jump (Y) is equal to 20.58% and the remaining 79.42% is determined other factor.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan lari dengan power otot tungkai terhadap hasil lompat jauh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan berjumlah 51 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah one shoot model atau satu kali pengambilan data dan teknik analilis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi antara kecepatan lari 30 meter terhadap hasil lompat memiliki korelasi sebesar 6,7% dan koefisien korelasi daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat memiliki korelasi sebesar 14,3% Dari ke dua variabel tersebut kontribusi antara kecepatan lari 30 meter (x1) dengan daya ledak otot tungkai (x2) terhadap hasil lompat (Y) adalah sebesar 20,58% dan sisanya 79,42 % ditentukan faktor lain.Kata kunci : daya ledak otot tungkai, kecepatan, lompat jauh.
HUBUNGAN MINAT DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI BERMAIN SEPAK BOLA Wayan Adnyana; Suranto Suranto; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at the contribution of the relationship of interest and level of physical fitness to play football. The methodology of the study is descriptive correlation data analysis simple linear regression. Collecting data using questionnaires, the sample used from 30 population is hindu youth banjar puspasari amounted to 30 people. The results obtained by analysis of the significance level of 0,000b which means significant value obtained is less than 0.05 and even 0.01, so that H0 is rejected at the 0.05 significance level and 0.01 or Fhit F table (170.606 4.20), so there is a relationship which significantly between the interest level of physical fitness to play football. Conclusion This study shows that the interest in having a relationship with the level of physical fitness.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sumbangan atas hubungan minat dan tingkat kebugaran jasmani bermain sepakbola. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan analisis data regresi linier sederhana. Pengumpulan data menggunakan angket, sampel yang digunakan dari 30 populasi adalah pemuda hindu banjar puspasari berjumlah 30 orang. Hasil analisis diperoleh taraf signifikansi 0,000b yang artinya nilai signifikan yang didapat kurang dari 0,05 bahkan 0,01, sehingga H0 ditolak pada tingkat signifikansi 0.05 maupun 0,01 atau Fhit Ftabel (170,6064,20), jadi ada hubungan yang signifikan antara minat dengan tingkat kebugaran jasmani bermain sepakbola. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa minat memiliki hubungan dengan tingkat kebugaran jasmani.Kata kunci : kebugaran jasamani, minat, sepakbola
EFEKTIVITAS MODIFIKASI PELURU DALAM PEMBELAJARAN GERAK DASAR TOLAK PELURU GAYA MENYAMPING Koko Hadi Mardanto; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This type of research is a classroom action research that aims to improve the basic motion shot put sideways force (orthodox) using three cycles. While the research subject is Physical Education class of 2012 student class A totaling 29 students, consisting of 21 men and 8 women. The results showed that the first cycle assessment with bullet modification of baseball gained mastery learning success percentage 34.48%, while 27.76% effectiveness rate means the action has not been effective. In the second cycle with modifications bullet made of wood obtained mastery learning success percentage 48.27%, while 46.04% effectiveness rate means the action has not been effective. In the third cycle with modifications bullet made of a rubber ball filled with cement and sand degan gained mastery learning success percentage 86.21%, with 70.24% effectiveness rate calculation.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang betujuan untuk meningkatkan gerak dasar tolak peluru gaya menyamping (ortodox) dengan menggunakan tiga siklus. Sedangkan subjek penelitian adalah mahasiswa penjaskes angkatan 2012 kelas A yang berjumlah 29 mahasiswa, terdiri dari 21 laki-laki dan 8 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian siklus pertama dengan peluru modifikasi dari bola kasti diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 34,48%, sedangkan tingkat efektivitas 27,76% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan modifikasi peluru yang terbuat dari kayu diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 48,27%, sedangkan tingkat efektivitas 46,04% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus ketiga dengan modifikasi peluru yang terbuat dari bola karet yang diisi degan semen dan pasir diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 86,21%, dengan perhitungan tingkat efektivitas 70,24%.Kata kunci : gerak dasar, modifikasi alat, orthodox, tolak peluru
HUBUNGAN KEKUATAN TUNGKAI, PANJANG TUNGKAI KEKUATAN OTOT PERUT, DAN KECEPATAN TERHADAP LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK Dicky Tamara Rizaldi; Heru Sulistianta; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research goal was to know the contribution of strength and length leg, abdominal muscle strength, and speed of the long jump squat style in class X SMA Negeri 1 Kotagajah. The method was descriptive correlational with 36 sample. The instruments were leg dynamometer for strength, measuring leg length, abdominal muscle strength with sit up 60 second, speed with run 50 meter, and test long jump squat style. The result indicated the calculation between leg strength and boys yield long jump squat style was t arithmetic = 0,676, girls was t arithmetic = 0,908, boys leg length t arithmetic=0,599, girls was t arithmetic=0,893, boys abdominal muscle strength was t arithmetic =0,506, girls was t arithmetic = 0,912, boys speed was t arithmetic =0,557, girls was t arithmetic=0,741. The conclusion is that all variable has significant correlation in result of long jumpt squat style.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya kontribusi kekuatan dan panjang tungkai, kekuatan otot perut dan kecepatan terhadap lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas X SMA N 1 Kota Gajah. Metode penelitian adalah deskriptif korelasional dengan 36 sampel. Instrumen penelitian dengan menggunakan leg dynamometer untuk kekuatan tungkai, pengukuran panjang tungkai, kekuatan otot perut dengan sit up 60 detik, kecepatan dengan tes lari 50 m, dan tes lompat jauh gaya jongkok. Hasil analisis menunjukkan hasil penghitungan antara kekuatan tungkai dengan hasil lompat jauh gaya jongkok putra adalah t hitung =0,676 dan putri t hitung =0,908, panjang tungkai putra adalah thitung = 0,599, putri t hitung =0,893, kekuatan otot perut putra adalah t hitung=0,506, putri t hitung =0,912, dan kecepatan putra yaitu t hitung=0,557, putri t hitung = 0,741. Kesimpulannya semua variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas X di SMA N 1 Kotagajah.Kata kunci : kekuatan otot perut, kekuatan tungkai , kecepatan, lompat jauh gaya jongkok, panjang tungkai

Page 1 of 2 | Total Record : 11