cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2015): JUPE" : 12 Documents clear
HUBUNGAN DAYA LEDAK TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP HASIL TENDANGAN JARAK JAUH Yoga Harlis Sidiawan; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship of leg muscle explosive power and leg length of the long kick . The population used in this study amounted to 20 students , with a sample of 20 students, so it was called as population sample (total sampling) . Data collection of leg muscle explosive power used standing broad jump, long legs used anthropometer and data analysis used product moment correlation . The results showed that leg muscle explosive power accounted for 79.2 % , the long legs contributed 19.1% while the explosive power leg muscle and limb length accounted for 81.4 % of the long kick . As implied to obtain long kick , it was needed to pay attention to all the physical elements especially explosive power leg muscle.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai terhadap hasil tendangan jarak jauh. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 20 siswa, dengan sampel sebanyak 20 siswa, sehingga disebut sampel populasi (total sampling). Pengumpulan data daya ledak otot tungkai menggunakan standing broad jump, panjang tungkai menggunakan Anthropometer serta analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya ledak otot tungkai memberikan kontribusi sebesar 79,2%, panjang tungkai memberikan kontribusi sebesar 19,1% sedangkan daya ledak otot tungkai dan panjang tungkai memberikan kontribusi sebesar 81,4% terhadap hasil tendangan jarak jauh. Sebagai implikasikan untuk memperoleh hasil tendangan jarak jauh, perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama daya ledak otot tungkai.Kata kunci : daya ledak, hubungan, tungkai, panjang tungkai, tendangan jarak jauh
PENGARUH SMALL SIDED GAMES DAN TEAM GAME TOURNAMENT TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA Egi Septa; Surisman Surisman; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research was to find out which is more influential among the models of small-sided practice games and team games tournament against dribbling skills. This type of research is a comparative experiment. Population of 32 children and samples taken using total sampling technique. Data collection techniques using test dribble meander in playing football. Data analysis techniques using t-test. The results showed that no significant influence of the model of training small sided games the average number of team games toutnament 78.43 and the average number of 75.62 against dribbling ability. The conclusion from this study no difference between models of small-sided practice games and team games tournament against dribbling ability.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui manakah yang lebih berpengaruh antara model latihan small sided games dan team game tournament terhadap keterampilan menggiring bola. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen komparatif. Populasi berjumlah 32 anak dan sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menggiring bola berliku-liku dalam bermain sepak bola. teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan: bahwa ada pengaruh yang signifikan dari model latihan small sided games jumlah rata-ratanya 78,43 dan team game toutnament jumlah rata-ratanya 75,62 terhadap kemampuan menggiring bola. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan antara model latihan small sided games dan team game tournament terhadap kemampuan menggiring bola.Kata kunci: menggiring bola, small sided games, team game tournament.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN AKURASI SHOOTING DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU Agung Kurnia Wardana; Sudirman Husin; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to improve the accuracy of shooting at students who took Futsal Extracuricular with the use of tools such as bicycle tires, plastic balls, and plastic bottles with 1500 ml size. The methodology used was a Classroom Action Research with subjects were students who took Futsal Extracuricular totaling 28 students. This study used three cycles, each cycle was different given tools. While data collection techniques were done by observation and using the shooting test instrument. These results indicated an increase in shooting accuracy by using the tools on each cycle. The first cycle produced 9 students learning completeness of 32.14% with a 25.64% rate of effectiveness, the second cycle to 14 students or 50% with the level of effectiveness of 48.72 and in the third cycle to 24 students or 85.71% of the level 82.05% effectiveness.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan akurasi shooting pada siswa yang mengikuti Ekstrakulikuler Futsal dengan penggunaan alat bantu berupa ban sepeda, bola plastik dan botol plastik dengan ukuran 1500 ml. Metodelogi yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan subjek penelitian adalah siswa yang mengikuti Ekstrakulikuler Futsal yang berjumlah 28 siswa. Penelitian ini menggunakan tiga siklus, setiap siklus diberikan alat yang berbeda. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan instrumen tes shooting. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan akurasi shooting dengan menggunakan alat bantu pada setiap siklusnya. Siklus pertama menghasilkan ketuntasan belajar 9 siswa sebesar 32,14 % dengan tingkat efektifitas 25,64 %, siklus kedua menjadi 14 siswa atau sebesar 50% dengan tingkat efektifitas 48,72 dan pada siklus ketiga menjadi 24 siswa atau sebesar 85,71% dengan tingkat efektifitas 82,05%.Kata kunci : akurasi, futsal, meningkatkan, second penalty, shooting.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN KEMAMPUAN MERODA Muhammad Gandi Maulana; Suranto Suranto; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship of the arm muscle strength and balance against cartwheel ability. The population used in this study amounted to 33 students, with a sample of 33 female students, called as sample population (total sampling). Data collection of arm muscle strength was using the push-ups test, balance was using stand stork (stork stand), as well as data analysis was using product moment correlation. The results showed that the strength of the arm muscles have a correlation coefficient of 0.513 and accounted for 34% of the cartwheel ability, the balance has a correlation coefficient of 0.889 and accounted for 79% of the cartwheel ability while the arm muscle strength and balance have a correlation coefficient of 0.901 and accounted for 81 , 2% against meroda capabilities. From the results of this study concluded that the variables that have the most to the ability meroda relationship is a balance that is equal to 79%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan keseimbangan terhadap kemampuan meroda. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 33 siswa, dengan sampel sebanyak 33 siswa putri, sehingga disebut sampel populasi (total sampling). Pengumpulan data kekuatan otot lengan menggunakan tes push up, keseimbangan menggunakan berdiri burung bangau (stork stand), serta analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan otot lengan memiliki koefisien korelasi 0,513 dan memberikan kontribusi sebesar 34% terhadap kemampuan meroda, keseimbangan memiliki koefisien korelasi 0,889 dan memberikan kontribusi sebesar 79% terhadap kemampuan meroda sedangkan kekuatan otot lengan dan keseimbangan memiliki koefisien korelasi 0,901 dan memberikan kontribusi sebesar 81,2% terhadap kemampuan meroda. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang memiliki hubungan terbesar terhadap kemampuan meroda adalah keseimbangan yaitu sebesar 79%.Kata kunci: hubungan, kekuatan, keseimbangan, kontribusi, meroda, otot lengan.
HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENENDANG KE ARAH GAWANG Randi Tirta Saputra; Ade Jubaedi; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship of the leg power and agility to speed towards goal kick. The method used was descriptive correlational. The samples used were 18 boys class 1 class XI IPS with a population of 18 students. Sampling was using total sampling technique. Data analysis was using product moment correlation. The results showed that leg power has a correlation coefficient of 0.798 with a contribution of 63.7% and agility have a correlation coefficient of 0.623 with a contribution of 38.8%, it can be concluded that power the legs to make greater contributions to speed kick toward the goal. Recommendations from these results that the motion to obtain success in doing kick towards the goal, need to pay attention to elements of the physical condition, especially power leg.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power tungkai dan kelincahan terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 18 siswa putra kelas kelas xi ips 1 dengan jumlah populasi 18 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,798 dengan kontribusi sebesar 63,7% dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,623 dengan kontribusi sebesar 38,8%, dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh keberhasilan gerak dalam melakukan tendangan ke arah gawang, perlu memperhatikan unsur kondisi fisik terutama power tungkai.Kata kunci: hubungan, kelincahan, menendang ke arah gawang, power tungkai, shooting.
KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN TUNGKAI, PERUT, KELENTUKAN, DAN KOORDINASI TERHADAP HASIL NECK KIP Rudi Setiyawan; Rahmat Hermawan; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know how much the contribution of arm strength, limbs strength, abdominal strength, suppleness, and the coordination of eye-hand-foot to neck kips result. This research used survey method. The samples used were the whole students with a total of 32 students which consisted of 16 males and 16 females. Sampling was using proporsional random sampling techniques. Data was obtained by using test and measuring techniques. Data was analyzed by using regression test. The result of this research showed that the strength of the arm has a contribution of 16,9% for male and female, the strength of limbs have a contribution of 16,4% for male and 16,1% for female, the strength of abdominal has a contribution of 25,1% for male and 19,4% for female, the suppleness has a contribution of 28,9% for male and 31,2% for female, the coordination of eye-hand-foot have a contribution of 10,3% for male and 9,5% for female.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan lengan, kekuatan tungkai, kekuatan perut, kelentukan, dan koordinasi mata-tangan-kaki terhadap hasil neck kip. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Sampel yang digunakan adalah Seluruh siswa kelas VII SMP N 1 Punggur Lampung Tengah dengan jumlah 32 siswa terdiri dari 16 putra dan 16 putri. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan lengan memiliki kontribusi sebesar 16,9% putra dan 16,9% putri, kekuatan tungkai memiliki kontribusi sebesar 16,4% putra dan 16,1% putri, kekuatan perut memiliki kontribusi sebesar 25,1% putra dan 19,4% putri, kelentukan memiliki kontribusi sebesar 28,9% putra dan 31,2% putri, koordinasi mata-tangan-kaki kontribusi sebesar 10,3% putra dan 9,5% putri.Kata kunci : kekuatan, kelentukan, kontribusi, koordinasi, neck kip.
KONTRIBUSI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI TERHADAP KAPASITAS PARU-PARU DAN TEKANAN DARAH Muhammad Nurhamid; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research was to determine the contribution level of physical fitness to the lung capacity and blood pressure. Population and sample of this research are 305 people and 60 people (30 man and 30 women), respectirely. The method used is descriptive correlational. Data collection techniques to test and measurement. Data analysis techniques receipts regression to find the contribution of the level of physical fitness to the lung capacity and blood pressure. The results showed that the lung capacity son has a correlation coefficient of 0.474 with a contribution of 22.5%, women's lung capacity had a correlation coefficient of 0.524 with a contribution of 27.5%, men's blood pressure has a correlation coefficient of 0.601 with a contribution amounted to 36.1%, blood pressure daughter has a coefficient of 0.628 with a contribution of 39.4%.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi tingkat kebugaran jasmani terhadap kapasitas paru-paru dan tekanan darah. Populasi berjumlah 305 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah putra 30 sampel dan putri 30 sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Teknik analisis data meggunakan regresi untuk mencari besarnya kontribusi tingkat kebugaran jasmani terhadap kapasitas paru-paru dan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas paru-paru putra memiliki koefisien korelasi sebesar 0,474 dengan kontribusi sebesar 22,5%, kapasitas paru-paru putri memiliki koefisien korelasi sebesar 0,524 dengan kontribusi sebesar 27,5%, tekanan darah putra memiliki koefisien korelasi sebesar 0,601 dengan kontribusi sebesar 36,1%, tekanan darah putri memiliki koefisien sebesar 0,628 dengan kontribusi sebesar 39,4%.Kata kunci : kapasitas paru-paru, kebugaran jasmani, tekanan darah.
HUBUNGAN TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL TENDANGAN PINALTI Bagus Darmawanto; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the relationship between self confidence and the result of pinalty kick toward the student of Senior High School. The method which was used in this research was descriptive. The population was the students of class XI IPS 1 of SMAN 6 Bandar Lampung. The sample was taken by using total sample or population sample. The data analysis by the trust of 95%(p=0,05). The result of research showed coefficient correlation between self confidence and the result of pinalty kick was 0,7119, by the comparison at r table = 0,4438. The result of the hypothesis could be counted 4,400, by the comparison at t table = 2,201. Thus the result of this research was indeed there was a positive and significant relationship between self confidence and the result of pinalty kick.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepercayaan diri pada siswa terhadap hasil tendangan pinalti. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 6 Bandar Lampung. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel total atau populasi sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis uji t dengan kepercayaan 95%(p=0,05). Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi antara tingkat kepercayaan diri dengan hasil tendangan penalti adalah 0,7199, dengan perbandingan pada rtabel = 0,4438. hasil uji hipotesis didapat thitung adalah 4,400, dengan perbandingan pada ttabel = 2,101.Dengan demikian kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat kepercayaan diri dengan hasil tendangan penalti.Kata kunci : tendangan pinalti, tingkat kepercayaan diri,sepak bola.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS MELALUI PENDEKATAN DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR Noprian Tri Handoko; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much the learning outcomes of freestyle swimming through the diagnostic approach of learning difficulties for students. The result of this study would be useful to teachers and students in learning freestyle swimming. The method used in this research was the method of PTK. The population in this study were students of class X SMK Kartika TAMA METRO. Samples were 23 students in SMK Kartika TAMA with the sampel was Class X TKJ 1. From these results it can be concluded that the diagnostic approach can help students in solving the learning difficulties especially for freestyle swimming lessons.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar renang gaya bebas melalui pendekatan diagnostik kesulitan belajar bagi siswa.Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru dan siswa dalam pembelajaran renang gaya bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ptk . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas x SMK KARTIKA TAMA METRO. Sampel berjumlah 23 siswa di SMK KARTIKA TAMA dengan sampek kelas X TKJ 1. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan pendekatan diagnostik kesulitan belajar dapat membantu siswa dalam memecahkan kesulitan belajar terutama untuk pelajaran renang gaya bebasKata kunci : kesulitan belajar, pendekatan diagnostik, renang gaya bebas.
KONTRIBUSI KESEIMBANGAN, POWER TUNGKAI DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN KEMAMPUAN LAY-UP SHOOT Anis Suciaty Ramio; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of balance, leg power and flexibility of the wrist to shoot lay-up capabilities. The methodology used was descriptive correlational. The population of this study was 34 students. Samples from this study amounted to 34 students. Measurement and data analysis used was regression. The results showed that the balance has a correlation coefficient of 0.666 with a contribution of 66.6%, power limbs have a correlation coefficient of 0.763 with a contribution of 76.3%, flexibility of the wrist has a correlation coefficient of 0.461 with a contribution of 46.1%. From the analysis it can be concluded that power legs gave greater contributions to the ability to shoot lay-ups compared to other variables. Recommendations from this research that the ability to obtain lay-up shoot need to pay attention to all the physical elements especially leg muscle power.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi keseimbangan, power tungkai dan kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan lay-up shoot. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional.. Populasi dari penelitian ini yaitu 34 siswa. Sampel dari penelitian ini berjumlah 34 siswa. Pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan memiliki koefisien korelasi 0,666 dengan kontribusi sebesar 66,6%, power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,763 dengan kontribusi sebesar 76,3%, kelentukan pergelangan tangan memiliki koefisien korelasi 0,461 dengan kontribusi sebesar 46,1%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan lay-up shoot dibandingkan dengan variabel lainnya. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh kemampuan lay-up shoot perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama power otot tungkai.Kata kunci : kelentukan pergelangan tangan, kemampuan lay-up shoot, keseimbangan, power tungkai.

Page 1 of 2 | Total Record : 12