Articles
467 Documents
Pengaruh Circuit Training terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa yang Mengikuti Ekstrakurikuler Pencak Silat
Hany Puspa Nirmala;
Suranto Suranto;
Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 2 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objective of this research was find out the influence of circuit training to physical fitness levels of students joining Pencak Silat extracurricular activity. This was an experimental research. Population was 35 students and samples were 30. Research instrument was physical fitness test in 2010. Data were collected with pretest and posttest Indonesia physical fitness tests. Data were analyzed with t-test. The result showed that there was a significant circuit training influence to students physical fitness level because there was 44,99% improvement after circuit training treatment.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh circuit training terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakulikuler pencak silat. Penelitian ini menggunakan Metode eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 35 orang dan sampel penelitian berjumlah 30 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah test kebugaran jasmani tahun 2010. Teknik pengumpulan data menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia yang di lakukan dua kali yaitu saat awal penelitian dan saat akhir penelitian. Teknik Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis uji-t. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu, terdapat pengaruh yang signifikan circuit training terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa karena pada saat diberikan treatment circuit training terjadi peningkatan pada hasil tes kebugaran jasmani sebesar 44,99%.Kata kunci : circuit training, ekstrakulikuler, kebugaran jasmani, pencak silat
Kontribusi Power Otot Tungkai dan Kelincahan Terhadap Kemampuan Tendangan Sabit
Anisa Damayanti;
Sudirman Husin;
Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 2 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the amount of power muscle leg contribution and agility to the ability of sickle kick at martial arts athletes Satria Sejati Bandar Lampung 2017. This study uses correlational descriptive method, the sampling used as many as 16 athletes. Sampling collection using total sampling technique. Data collected by test and measurement techniques and data analysis techniques using product moment correlation. From the results of this study in the can that muscle limb power and agility have a significant relationship with the ability of sickle kick. The results showed correlation of leg muscle power with 41.73% crescend ability then correlation coefficient agility with sickle kick ability equal to 57,0%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi power otot tungkai dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan sabit pada atlet pencak silat Satria Sejati Bandar Lampung tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional, sampel yang digunakan sebanyak 16 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Dari hasil penelitian ini di dapat bahwa power otot tungkai dan kelincahan memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan tendangan sabit. Hasil penelitian menunjukan korelasi power otot tungkai dengan kemampuan tendangan sabit sebesar 41,73% kemudian koefisien korelasi kelincahan dengan kemampuan tendangan sabit sebesar 57,0%.Kata kunci: kelincahan, power tungkai, tendangan sabit
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN PASSING BAGI SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA CATUR TUNGGAL
Bariyanto Bariyanto;
Ade Jubaedi;
Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 1 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research and development is to produce a model of a football passing drills. In addition, research and development is conducted to obtain in-depth information about the development and application of models passing drills and examine the effectiveness, efficiency and attractiveness of the development of this method development research (Research Development) from Borg and Gall. Subjects in research and development are the students of the school football Catur Tunggal. Instruments used in this research and development kuesoner form and questionnaire, which is used to collect data on stages: (1) analysis of needs: (2) expert judgement: (3) testing small groups: (4) field trial. Test results of the validation of the effectiveness was 3ahli field test results. Three experts stated that 91% fit for use and field trials stated 82.8% is very feasible to use. Based on the results of the development can be concluded that: (1) With the passing of this model development exercise, can help students to improve the skills of passing the football and (2) Provide new reference football passing drills.Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan passing sepak bola. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model latihan passing dan mengetahui efektivitas, efisiensi dan daya tarik hasil pengembangan ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research Development) dari Borg dan Gall. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa sekolah sepak bola Catur Tunggal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini berupa kuisioner dan angket, yang digunakan untuk mengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan: (2) evaluasi ahli: (3) ujicoba kelompok kecil: (4) uji coba lapangan. Hasil validasi dari tiga ahli hasil tes uji lapangan. Hasil dari tiga ahli menyatakan bahwa 91% layak digunakan dan ujicoba lapangan menyatakan 82,8% sangat layak digunakan. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan pengembangan model latihan passing ini, dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan passing pada sepak bola dan (2) Memberikan referensi baru latihan passing sepak bola.Kata kunci : model latihan, passing, sepakbola.
Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Panjang Tungkai dengan Hasil Ketrampilan Passing Bola
Bima Adi Bagaskara;
Suranto Suranto;
Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 2 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Problems in this study is the relationship of leg muscle strength and leg length with the results of ball ball skill in students ekstrakurikuler football SMA N 1 Ambarawa. The sample in this study amounted to 20 people.Sampling using total sampling technique.Data analysis technique using double correlation formula before using the formula is done by analysis, raw data (row-score) converted into standard form (T-score) then tested by product moment correlation analysis technique and tested significant.The results showed that leg muscle strength has a correlation coefficient of 0.880 with the result of passing, the length of the leg has a coefficient of 0.628 with the result of passing while the balance and kelentukan the correlation coefficient 0.908 with the result of passing.From both variables can be concluded that the greatest relation to the result of passing on students of extracurricular son of SMA N 1 Ambarawa football is leg muscle strength that is equal to 0.880.Masalah dalam penelitian ini adalah hubungan kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai dengan hasil keterampilan passing bola pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA N 1 Ambarawa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus korelasi gandasebelum menggunakan rumus tersebut dilakukan analisisa, data mentah (row-score) diubah menjadi bentuk baku (T-score) kemudian diuji dengan teknik analisisa korelasi product moment dan diuji signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,880 dengan hasil passing, panjang tungkai memiliki koefisien 0,628 dengan hasil passing sedangkan keseimbangan dan kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,908 dengan hasil passing. Dari kedua variabel dapat disimpulkan bahwa hubungan terbesar terhadap hasil passing pada siswa putra ekstrakurikuler sepakbola SMA N 1 Ambarawa adalah kekuatan otot tungkai yaitu sebesar 0,880.katakunci: kekuatan otot tungkai, panjang tungkai, passing.
Hubungan Panjang Lengan Dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Keterampilan Passing Bawah
Andy Nurkholiq;
Sudirman Husin;
Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 4 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study was to determine the relationship between arms length and arm muscle strength with skill passing under volleyball. This research use correlation method, population and sample is student extracurricular volleyball SMA Negeri 5 Bandar Lampung that is 25 people. The analysis technique used is multiple correlation analysis. The research instrument used Antrpometer, Girp Dynammeter, and under passing. Based on the analysis result obtained correlation coefficient between arms length and arm muscle strength with skill passing down shows value F_hitung 20,967 3,443 F _ table. Since the F Counts are greater than the F table, there is a significant relationship between arm length and arm muscle strength with lower passing skills.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah bola voli. Penelitian ini menggunakan metode korelasional, populasi dan sampel adalah siswa ekstrakulikuler bola voli SMA Negeri 5 Bandar Lampung yaitu 25 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis korelasi ganda. Instrumen penelitian menggunakan Antrpometer, Girp Dynammeter, dan passing bawah. Berdasarkan hasil analisis diperoleh koefisien korelasi antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah menunjukkan nilai . Karena hasil Fhitung lebih besar dari pada Ftabel, maka ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah.Kata kunci : kekuatan otot lengan, panjang lengan, passing bawah
Hubungan Reaksi Dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Kecepatan Pukulan Chudan Tsuki
Sena Dwi Laksono;
Akor Sitepu;
Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 1 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study was to determine the magnitude of reaction correlation and arm muscle strength with blow speed chudan tsuki. The method used in the implementation of this research is descriptive correlation. The sample used is 24 students of men and 17 students of Karate extracurricular SMP IT daughter. Data collected by test and measurement techniques and data analysis techniques using product moment correlation. The results showed that the value of r arithmetic obtained of 0.438 ? 0.308 and with the value of Sig. 0.000 ? 0.05 this means there is a significant correlation reaction and arm muscle strength against Chudan Tsuki Blow Speed results. From the research results can be concluded that the two variables above have a significant correlation to the results of chudan tsuki blow. Thus the reaction and arm muscle strength are both related to the speed of the chudan tsuki blow.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan reaksi dan kekuatan otot lengan dengan kecepatan pukulan chudan tsuki . Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 24 siswa putra dan 17 siswa putri Estrakurikuler Karate SMP IT. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai r hitung didapat sebesar 0,438 ? 0,308dan dengan nilai Sig. 0,000 ? 0,05 hal ini berarti terdapat hubungan yang siginifikan reaksi dan Kekuatan Otot lengan terhadap hasil Kecepatan Pukulan Chudan Tsuki. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua variabel kekuatan otot lengan dan kecepatan pukulan chudan tsuki memiliki hubungan yang signifikan terhadap hasil pukulan chudan tsuki.Kata Kunci : kecepatan pukulan chudan tsuki, kekuatan otot lengan, reaksi
Hubungan Kelincahan dan Kecepatan dengan Gerak Dasar Dribble Bola Tangan
Fitra Wijaya;
Sudirman Husin;
Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 3 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research is to find out the relation of agility and speed with basic motion dribble handball at students. The type of research is correlation descriptive method. The population of research is all students of 11th grade, while the sample of research is 32 students of 11th grade Daarul Maarif islamic senior high school. The data are collected by test. The data are analyzed by using quantitative analysis technique with Product Moment Correlation and multiple correlation. The result shows that there is a significant relation of agility and speed with basic motion dribble handball students.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kelincahan dan kecepatan dengan gerak dasar dribble bola tangan siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI, sedangkan sampel penelitian adalah 32 siswa kelas XI MA Daarul Maarif. Instrumen pengumpul data berupa tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif yaitu rumus korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan dan kecepatan dengan gerak dasar dribble bola tangan siswa.Kata kunci: dribble, kecepatan, kelincahan
Pengaruh Permainan Hulahop dan Permainan Lari Bersambung Terhadap Peningkatan Motor Ability
Eko Prasetyo;
Herman Tarigan;
Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study is students are not yet optimal in learning agility, eye and hand coordination, speed and balance. This study aims to determine the effect of the game huop and the game of sprinting beam to increase motor ability. The method used in this research is experimental method and data analysis using t test, with a population of 157 students grade 3 SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung. This study used a sample of 32 students grade 3 SDN 1 Sukukumi bandar lampung. Sampling technique using random sampling. The results are (1) There is a significant Influence of Hulahop Game on Motor Ability Improvement. (2) There is a significant Influence of Running Game Running Beam Against Motor Ability Improvement. (3) Hulahop's game is better than the Continuous Running game on Motor Ability Improvement.Masalah dalam penelitian ini adalah siswa belum optimal dalam belajar kelincahan, kordinasi mata dan tangan, kecepatan dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan hulahop dan permainan lari bersambung balok terhadap peningkatan motor ability. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan analisis data menggunakan uji t, dengan populasi 157 siswa kelas 3 SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan sampel 32 siswa kelas 3 SDN 1 sukabumi bandar lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil penelitian adalah (1) Ada Pengaruh yang signifikan Permainan Hulahop Terhadap Peningkatan Motor Ability. (2) Ada Pengaruh yang signifikan Permainan Lari Bersambung Balok Terhadap Peningkatan Motor Ability.(3) Permainan Hulahop lebih baik dibandingkan permainan Lari Bersambung Terhadap Peningkatan Motor Ability.Kata kunci: hulahop, lari bersambung, motor ability
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata Tangan Dengan Ketepatan Lemparan atas Dalam Permainan Softball Putri di Universitas Lampung Tahun 2016
Ferra Ayu Reysta;
Marta Dinata;
Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 2 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the relationship between the strength of arm muscles and hand-eye coordination to the accuracy of the throw the ball up in the game of softball princess on UKM softball University Lampung 2016. Research data collection methods as well as test and measurement survey with descriptive correlation, while the analytical techniques used to use product moment correlation analysis. In this study the samples used by 20 female students. Research shows there is a relationship between the strength of arm muscles and hand-eye coordination to the accuracy of the throw the ball up in the game of softball.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan terhadap ketepatan lemparan bola atas dalam permainan softball putri pada UKM softball Universitas Lampung 2016. Pengumpulan data penelitian ini mengugunakan metode survey serta tes dan pengukuran dengan jenis deskriptif korelasi, sedangkan teknik analisis yang dipakai menggunakan analisis korelasi product moment. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 20 mahasiswi. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan terhadap ketepatan lemparan bola atas dalam permainan softball.Kata Kunci: kekuatan otot lengan, koordinasi mata tangan, lemparan bola atas, softball
Pengaruh Latihan Model Shadow Untuk Meningkatkan Kemampuan Shooting
Satria Armanjaya;
Herman Tarigan;
Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this research is the ability to shoot the ball in a football game in SSB Single Chess less maximum. This study aims to determine the effect difference by providing a treatment that is shadow dribble shooting model and dribble shooting practice. The type of research used is a quasi experiment with a sample of 20 people. Technique of collecting data using instrument skill shooting ball. Data analysis using t-test data analysis technique. The results showed that shadow shooting dribble model practice gave significant effect with t-count value 4.2 t-table 2,101 and shadow dribble shooting model with t-hit value 4,7 t-table 2,101. The results of this study indicate that the shadow dribble shooting model exercises provide a better effect to improve the shooting ability of the ball than the shadow shooting dribble model practice in football games in SSB Catur Tunggal Bandar Lampung.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan shooting bola dalam permainan sepakbola di SSB Catur Tunggal kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh dengan memberikan suatu perlakuan yaitu latihan model shadow shooting dribble dan latihan dribble shooting. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan sampel sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen keterampilan shooting bola. Analisis data menggunakan teknik analisis data uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan model shadow shooting dribble memberikan pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung 4,2 t-tabel 2,101 dan latihan model shadow dribble shooting dengan nilai t-hitung 4,7 t-tabel 2,101. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan model shadow dribble shooting memberikan pengaruh yang lebih baik untuk meningkatkan kemampuan shooting bola dibandingkan latihan model shadow shooting dribble dalam permainan sepakbola di SSB Catur Tunggal Bandar Lampung.Kata kunci : model shadow, shooting sepakbola