cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kultur Demokrasi
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27462749     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 531 Documents
Pengaruh Lingkungan Sosial Dan Ekonomi Terhadap Angka Putus Sekolah Di Desa Wiralaga Kecamatan Mesuji Serli Serli; Yunisca Nurmalisa; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study cumed to analyze influente of social and economic environment on the dropout rate in Wiralaga village Mesuji sub-district. The research methodused in this method with a sampel of 43 respondens. Using data colelection techniques, interviews and documentation, data analysis using chi quadrats. Based on tehe results of the study it is known that there is a degree of closeness, that is with the contigency coefficient C 0,28 and C contigency Max 0,82 means that there is a significant influence between social and economic environmental influences on dropout rates in Wiralaga village Mesuji district. Based on several indicators regarding the problem because there are still many people who experience difficulties, poverty and unemployment, resulting in many chidren dropping out of school due to lack of fees and the existance of a gap between the socio-economic environment that is influenced by family factors, peers, income education.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh  lingkungan sosial dan ekonomi terhadap angka putus sekolah di desa wiralaga kecamatan mesuji. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan sampel 43 responden. Menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara dan dokumentasi, analisis, data menggunakan chi quadrat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat derajat keeratan , yaitu dengan koefisien kontigensi C 0,28 dan koefisien kontigensi C maks 0,82 artinya bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh lingkungan sosial dan ekonomi terhadap angka putus sekolah di desa wiralaga kecamatan mesuji. Berdasarkan beberapa indikator mengenaipermasalahan karena masih banyak rakyat yang mengalami kesulitan, kemiskinan dan pengangguran sehingga mengakibatkan banyak anak putus sekolah karena kurang biaya. Serta adanya kesenjangan antara lingkungan sosial ekonomi yang dipengaruhi oleh faktor keluaraga, teman sebaya, pengahasilan dan juga pendidikan orang tua.Kata kunci : lingkungan sosial, ekonomi, putus sekolah 
Implementasi Program PPK Dalam Membentuk Sikap Sosial Peserta Didik Di SMAN 14 Ayu Purry Purnama; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the implementation of the PPK program in forming students' social attitudes. The research method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques use interviews, observation and documentation while data analysis uses credibility test with time extension and triangulation. Based on the results of the study it is known that; (1) the process of implementing the PPK program in shaping the social attitudes of students is done by: (a) implementing the principles in the PPK through the principle of PPK development (b) implementing approaches in character education through exemplary by teachers, active and based learning cooperative learning, through refraction and strengthening the PPK program and assessing (c) inserting sources of value in character education that more insert religious values and Pancasila into PPK programs in schools.Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan Implementasi Program PPK Dalam Membentuk Sikap Sosial Peserta Didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan perpanjangan waktu dan triangulasi.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa; (1) proses implementasi program PPK dalam membentuk sikap sosial peserta didik dilakukan dengan cara : (a) menjalankan prinsip-prinsip dalam PPK yaitu melalui prinsip pengembangan PPK (b) menjalankan pendekatan-pendekatan dalam pendidikan karakter melalui keteladanan oleh guru, pembelajaran aktif dan berbasis kooperatif learning, melalui pembiasan dan penguatan program PPK serta melakukan penilaian (c) menyisipkan sumber-sumber  nilai dalam pendidikan karakter yang lebih banyak menyisipkan nilai agama dan pancasila ke dalam program-program PPK di sekolah.Kata kunci : penguatan pendidikan karakter, peserta didik, sikap sosial
Implementasi Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusi Nur Khasanah; Adelina Hasyim; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the Implementation of Permendiknas Number 70 of 2009 concerning Inclusion Education for Students Who Have Abnormalities and Have the Potential of Intelligence and / or Special Talents in SMP Negeri 2 Belitang. The research method used in this study is descriptive qualitative with the research subjects or informants, namely the principal, two teachers and two administrative staff at SMP Negeri 2 Belitang. Data collection techniques in this study use interview techniques as the main technique, as supporting using observation and documentation. The results showed that the Implementation of Permendiknas Number 70 of 2009 in SMP Negeri 2 Belitang was not optimal because supporters in inclusive education were not available such as facilities, Special Advisor Teachers, Funding and collaboration with experts. The component of inclusive education is very influential on the implementation of inclusive education services.Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 Tentang Pendidikan Inklusi Bagi Peserta Didik Yang Memiliki Kelainan Dan Memiliki Potensi Kecerdasan Dan/Atau Bakat Istimewa di SMP Negeri 2 Belitang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian atau informan yaitu Kepala sekolah, dua orang guru dan dua orang staf tata usaha di SMP Negeri 2 Belitang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara sebagai teknik pokok, sebagai penunjangnya menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009  di SMP Negeri 2 Belitang belum optimal dikarenakan pendukung dalam pendidikan inklusi tidak tersedia seperti sarana dan prasara, Guru Pembimbing Khusus, Pendanaan dan kerjasama dengan ahli. Komponen pendidikan inklusi sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan pelayanan pendidikan inklusi.Kata kunci : implementasi, pendidikan inklusi, peserta didik.
Sikap Masyarakat Terhadap Program Kegiatan Komunitas Blus (Belajar Luar Sekolah) Siti Khotimah; Adelina Hasyim; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze how people's attitudes towards the Community Blus (Learning Outside School) program as a means of empowering children's literacy skills in Taman Endah Village, Purbolinggo District, East Lampung Regency. This research uses descriptive method with a quantitative approach. A total of 31 respondents. Data collection techniques using questionnaire techniques and interview techniques. Technical data using interval and percentage formulas. The results showed that people's attitudes towards the Community Blus (Learning Outside School) program as a means of empowering children's literacy skills were supportive, as (1) Community understanding of the Blus Community (Learning Outside School) program tends to understand. (2) The feeling of the community towards the Community Blus (Learning Outside School) program as a means of empowering children's literacy abilities tends to be happy. (3) The tendency to act the community towards the Community Blus (Learning Outside School) program as a means of empowering children's literacy skills tends to support.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana sikap masyarakat terhadap program kegiatan Komunitas Blus (Belajar Luar Sekolah) sebagai wadah pemberdayaan kemampuan literasi anak di Desa Taman Endah Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 31 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan teknik wawancara. Teknis data menggunakan rumus interval dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap masyarakat terhadap program kegiatan Komunitas Blus (Belajar Luar Sekolah) sebagai wadah pemberdayaan kemampuan literasi anak bersikap mendukung, sebagaimana (1) Pemahaman masyarakat terhadap program kegiatan Komunitas Blus (Belajar Luar Sekolah) cendrung paham. (2) Perasaan masyarakat terhadap program kegiatan Komunitas Blus (Belajar Luar Sekolah) sebagai wadah pemberdayaan kemampuan literasi anak cendrung senang. (3) Kecendrungan bertindak masyarakat terhadap program kegiatan Komunitas Blus (Belajar Luar Sekolah) sebagai wadah pemberdayaan kemampuan literasi anak cendrung mendukung.Kata Kunci: komunitas, literasi, masyarakat.
Pengaruh Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran Fullday Terhadap Pola Pembinaan Kegiatan Ekstrakurikuler Mia Juliati; Berchah Pitoewas; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to explain the implementation of fullday learning activities on the pattern of coaching extracurricular activities at YP High School Unila Bandar Lampung. This research method uses quantitative descriptive method with the research population of all teachers at YP Unila High School as many as 62 teachers, research samples as many as 62 respondents. Data collection techniques using closed questionnaires and data analysis using Chi Kuadarat Technique. The results of this study indicate that there is an effect that occurs between the implementation of fullday learning activities on the pattern of extracurricular activities conducted by the teacher, is at a very strong level, this implies that the implementation of fullday learning activities can influence the pattern of extracurricular activities so that extracurricular coaches and teachers balance between learning activities in the classroom and activities outside the classroom to develop the potential of students.Tujuan Penelitian ini untuk menjelaskan pelaksanaaan kegiatan pembelajaran fullday terhadap pola pembinaan kegiatan Ekstrakurikuler di SMA YP Unila Bandar Lampung. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif dengan Populasi penelitian semua guru di SMA YP Unila sebanyak 62 guru, sampel Penelitian sebanyak 62 Responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup dan analisis data menggunakan Teknik Chi Kuadarat. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang terjadi antara pelaksanaan kegiatan pembelajara fullday terhadap pola pembinaan kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan oleh guru, berada pada signifikan sangat kuat, hal ini mengisyaratkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembelajaran fullday mampu mempengaruhi pola pembinaan kegiatan ekstrakurikuler sehingga pembina ekstrakurikuler maupun guru menyeimbangkan antara kegiatan belajar di ruang kelas dengan kegiatan di luar ruang kelas untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Kata Kunci: ekstrakurikuler, pembelajaran fullday pola pembinaan 
Persepsi Masyarakat Terhadap Pemberian Gelar atau Adok Pada Masyarakat Lampung Dina Ninda; Irawan Suntoro; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine public perceptions about the costs, benefits and relevance of the modern era towards the Giving of Degree or Adok to the Lampung Society in Banjar Negara Village, Baradatu District, Way Kanan Regency.The method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach with the number of respondents as much as 19 family cards.the main technique ofdata collection using a questionnaire, techniques  supporting are interviews observation and documentation.Techniquesanalysis data use percentage formula. The results showed that (1) some people agreed to the cost of giving a degree or adok adjusted to ability of the community itself, (2) some people said that giving degree or adok useful to maintain the wisdom of local culture, and (3) some people said that giving degree or adok relevant to the nation's cultural values.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsimasyarakat tentang biaya, manfaat dan relevansi pada eramodern terhadap Pemberian Gelar atau Adok pada MasyarakatLampung di Desa Banjar Negara Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang jumlah respondennya sebanyak 19KK. Pengumpulan data menggunakan angket sebagai teknik pokok, sedangkan teknik penunjangnya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian masyarakat setuju terhadap biaya pemberian gelar atau adok disesuaikan dengan kemampuan masyarakat itu sendiri, (2) sebagian masyarakat menyatakan pemberian gelar atau adok bermanfaat untuk menjaga kearifan budaya lokal, (3) sebagian masyarakat menyatakan pemberian gelar atau adok relevan dengan nilai-nilai budaya bangsa.Kata kunci : Lampung, masyarakat, pemberian gelar.
Pengaruh Budaya Sekolah Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Di SMP Dewi Junita Manurung; Irawan Suntoro; Hermi Yanzi
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to examine and describe the influence of school culture and school environment on the formation of student character. The research method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach. The sample in this study amounted to 66 respondents. Data collection techniques using questionnaires and data analysis using Linear Regression and Multiple Regression. Based on the results of the research that has been done it is known that (1) There is a significant influence between school culture (X1) on the formation of student character (Y) with a coefficient of determination of 49.2%, (2) There is a significant influence between the school environment (X2) towards the formation of student character (Y) with a coefficient of determination of 65.1%, (3) There is a significant influence between school culture (X1) and School Environment (X2) on the formation of student character (Y) with a coefficient of determination of 65.1%. Tujuan Penelitian ini adalah menguji dan  mendeskripsikan Pengaruh budaya sekolah dan lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa di SMP Gajah Mada Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan Regresi Linier dan Regresi Berganda. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa  (1)Terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya sekolah (X1) terhadap pembentukan karakter siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 49,2%, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sekolah (X2) terhadap pembentukan karakter siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 65,1%, (3) Terdapat pengaruh signifikan antara budaya sekolah (X1) dan Lingkungan Sekolah (X2) terhadap pembentukan karakter siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 65,1%. Kata kunci : budaya sekolah, karakter siswa, lingkungan sekolah
Pemahaman Masyarakat Adat Lampung Terhadap Pergeseran Prinsip Budaya Piil Pesenggiri Nur Afni Destia Fani; Hermi Yanzi; Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe and analyze the understanding of Lampung Indigenous Peoples on the Shifting of the Principles of Culture of Piil Pesenggiri in Jagabaya 1 Subdistrict, Way Halim Bandar Lampung. The research method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach. The sample in this study amounted to 51 respondents. Data collection techniques using questionnaires and data analysis using percentages. Based on the results of the research that has been done, it is known that (1) the understanding of the lampung (X) indigenous people is dominant in the category of understanding compared to (2) Shifting Principles of Piil Pesenggiri Culture in Jagabaya 1 Subdistrict Way Halim Bandar Lampung Subdistrict, the understanding of Lampung indigenous people towards shifting cultural principles piil pesenggiri in Jagabaya 1 Subdistrict, Way Halim Bandar Lampung Subdistrict is quite high compared to the attitude of the community in applying the principle of piil culture is still low. Therefore the role of the indigenous people of Lampung and traditional leaders is needed to continue to implement and preserve the culture of Piil Pesenggiri.Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis Pemahaman Masyarakat Adat Lampung Terhadap Pergeseran Prinsip Budaya Piil Pesenggiri di Kelurahan Jagabaya 1 Kecamatan Way Halim Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan presentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa (1) Pemaham­an masyarakat adat lampung (X) dominan pada kategori paham dibandingkan dengan (2) Pergeseran Prinsip Budaya Piil Pesenggiri di Kelurahan Jagabaya 1 Kecamatan Way Halim Bandar Lampung, pemahaman masyarakat adat Lampung terhadap pergeseran prinsip budaya piil pesenggiri di Kelurahan Jagabaya 1 Kecamatan Way Halim Bandar Lampung cukup tinggi dibandingkan sikap masyarakat dalam menerapkan prinsip budaya piil ini masih rendah. Oleh karena itu peran masyarakat adat lampung dan tokoh adat sangat dibutuhkan untuk tetap menerapkan dan melestarikan budaya Piil Pesenggiri.Kata kunci: budaya piil pesengiri, masyarakat adat lampung, prinsip
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Peserta Didik Dalam Pelaksanaan Lintas Minat Nur Sidik; Hermi Yanzi; Berchah Pitoewas
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know and analyze the factors influencing Learner learning difficulties in following the implementation of the programme of cross-Curriculum based on interest in 2013 In SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. The method used is descriptive quantitative approach. The population in this study amounted to 32 students. Principal techniques using question form while interviewing and documentation as supporting techniques. Data analysis using the chi squared. The results of the study showed that the factors influencing students' learning difficulties in following the cross-interest program implementation at SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung consisted of two factors: internal factors and external factors. With the acquisition and the results of the analysis of the effect test using the chi square formula, internal factors that influence learning difficulties in following the cross-interest program implementation are talent factors, while the external factors that influence learning difficulties in following the cross-interest program implementation are friends.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Belajar Peserta Didik dalam Mengikuti Pelaksanaan Program Lintas Minat Berdasarkan Kurikulum 2013 Di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 peserta didik. Teknik pokok menggunakan angket sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Analisis data menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung terdiri dari dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Dengan perolehan dan hasil analisis uji pengaruh menggunakan rumus chi kuadrat, faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat yaitu faktor bakat, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar dalam mengikuti pelaksanaan program lintas minat yaitu faktor teman.Kata kunci: faktor-faktor, kesulitan belajar, Lintas minat
Peranan Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Yogi Pratama; Irawan Suntoro; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to explain the role of the National Students Movement Organization (GMNI) in improving nationalism. This research applied descriptive quantitative method, the subject of this study consisted of members of the National Students Movement at the DPC secretariat GMNI Bandar Lampung. There were 50 respondents took part in this research. The data collection technique was conducted using questionnaires and the data analysis was done using interval formula and percentage. The results of this research showed that the National Students Organization played an important role in improving nationalism among it's members, in forming the ideological Pancasila - based character, while the implementation of attitudes within the organization was determined in the good category. This means that the National Students Movement Organization (GMNI) can ensure its members to have a nationalist attitude.Tujuan dalam penelitian ini untuk menjelaskan peran Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam meningkatkan sikap nasionalisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, subjek penelitian ini adalah anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang ada disekretariat DPC GMNI Bandar Lampung. Jumlah responden yang diambil yaitu sebanyak 50 orang dan teknik pengumpulan data yaitu, menggunakan angket dengan analisis data menggunakan rumus interval dan presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Organisasi Gerakan Mahasiswa Indonesia yaitu meningkatkan  siakp nasionalisme, pembentukan karakter berbasis pada nilai-nilai ideologi Pancasila, serta pelaksanaan sikap dalam organisasi berada pada kategori baik.  Hal ini berarti peranan Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional indonesia dapat menjadikan anggotanya memiliki sikap Nasionalis.Kata kunci : mahasiswa, nasionalisme, organisasi.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 10, No 1 (2021): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 3 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 2 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 1 (2019): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 12 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 11 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 10 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 10 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 9 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 8 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 7 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 6 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 5 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 4 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 3 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 2 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 5, No 1 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 7 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 6 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 6 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 4 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 3 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 2 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 4, No 1 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 1, No 1 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 8 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 7 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 6 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 6 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 5 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 4 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 3 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 8 (2014): Volume 2, No.8 Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 7 (2014): Volume 2, No. 7 Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 6 (2014): Volume 2, No. 6 Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2014): Volume 2, No. 5 Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, No. 4 Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, No. 3 Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, No. 2 Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 5 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 5 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 4 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Kultur Demokrasi More Issue