cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Channel : Jurnal Komunikasi
ISSN : 23392681     EISSN : 26212579     DOI : 10.12928
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
Surat Kabar & Konvergensi Media (Studi Deskriptif Kualitatif Model Konvergensi Media Pada Solopos) Anton Wahyu Prihartono
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.842 KB) | DOI: 10.12928/channel.v4i1.4210

Abstract

Perkembangan tekonologi komunikasi saat ini berkembangan sangat pesat. Perkembanganini juga berpengaruh pada industri media. Media dituntut untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi komunikasi. Lahirnya media digital yang menggunakan teknologi internet telah mempengaruhi media cetak. Sejumlah media cetak di Amerika Serikat mulai tutup karena tidak mampu bersaing dengan media digital. Media cetak yang saat ini masih bertahan dituntut untuk melakukan konvergensi dengan menyiapkan media-media yang berbasis digital, salah satunya Solopos. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif menurut Whitney (dalam Nazir, 1988: 63) yaitu penelitian untuk mencari fakta dengan interpretasi yang tepat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model konvergensi media yang dilakukan Solopos sebagai jawaban atas tuntutan industri media bahwa surat kabar harus mempersiapkan platform digital untuk menghadapi media digital yang terus tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konvergensi media yang dilakukan Solopos merupakan jawaban atas tuntutan industri media bahwa surat kabar harus mempersiapkan platform digital untuk menghadapi media digital yang terus tumbuh. Model konvergensi media yang dilakukan Solopos adalah model konvergensi newsgathering di mana dalam model ini seorang jurnalis dituntut untuk mampu mencapai tingkatan multitasking. Akan tetapi Konvergensi media belum sepenuhnya didukung oleh seluruh awak Solopos di divisiredaksi. Kata Kunci: Surat Kabar, Media, Konvergensi, Solopos
JURNAL VISUALISASI SINDROM SANGKAR KOSONG PADA FILM “MARAK” Pius Rino Pungkiawan
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.633 KB) | DOI: 10.12928/channel.v6i1.10212

Abstract

IntisariPenurunan kondisi fisik, psikis, dan sosial membawa rasa kurang percaya diri, tidak berguna, kesepian bahkan depresi. Kemudian, rasa kesepian dan depresi karena kurangnya dukungan sosial keluarga khususnya anak dalam istilah psikologi dikenal sebagai sindrom sarang kosong. Sebagian besar perhatian manusia berfokus pada perkembangan dan pembangunan yang hanya identik dengan kaum muda. Banyak orang tua yang lebih fokus pada perkembangan dan permasalahan anaknya daripada orangtuanya atau kakek neneknya yang sudah lansia dan tidak produktif lagi. Fenomena sindrom sarang kosong menjadi perlu diperhatikan karena masalah lansia sering terlupakan. Sindrom sarang kosong tidak bisa dilihat secara fisik sehingga butuh visualisasi untuk dapat mengerti bagaimana sindrom tersebut terjadi. Karya ini mefokuskan pada visualisasi sindrom sarang kosong yang diderita lansia. Visualisasi akan menggunakan metode penggunaan unsur naratif dan sinematik film. Dengan demikian diharapkan penonton dapat ikut merasakan sindrom sangkar kosong yang divisualisasikan dalam karya ini.Kata-kata Kunci : Lansia, sindrom sarang kosong, visualisasi.film
Resepsi Audiens Terhadap Transgender dalam Film Dokumenter Bulu Mata Kevi Restu Pradhita; Fajar Junaedi
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/channel.v7i2.13167

Abstract

Film is one of the mass communication media that is e ective in disseminating information that aims to convey messages to the public. One documentary lm entitled Bulu Mata tells how transgender life is in a region that ill upholds Islamic law. Transgender is a person who has a gender identity that is di erent from his original gender. In Indonesia, transgender is ill a taboo thing in society and is considered a negative behavior. This study aims to nd out how the audience’s reception of transgender in a documentary entitled Bulu Mata. The theory used in this research is the theory of audience reception from Stuart Hall. This study uses a qualitative descriptive approach method and data collection techniques using in-depth interview method. In this study, it was successful to show audience receptions in interpreting Bulu Mata lms very di erently. Informants with backgrounds who are intere ed in gender issues are in a dominant position, informants with backgrounds that follow Kine’s lm organization are in negotiated positions, and informants who follow Rohis organizations are in oppositional positions.
Fungsi Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) dalam Membentuk Ruang Publik Choirul Fajri
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.491 KB) | DOI: 10.12928/channel.v3i1.2416

Abstract

Lembaga penyiaran memiliki peran bagi terbentuknya ruang publik, yang dapat mendorong adanya partisipasi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi guna mengkritisi sebuah isu-isu sosial. Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) sebagai sebuah lembaga penyiaran televisi swasta pertama di Indonesia, tentu diharapkan juga memiliki fungsi untuk terciptanya ruang publik, akan tetapi berdasarkan pengamatan penulis program-program di RCTI saat ini masih lebih banyak didominasi dengan program-program yang bersifat hiburan tanpa mengindahkan nilai-nilai edukasi. Program berita yang ada di RCTI juga belum mengarah pada terciptanya ruang publik, di mana hanya sebatas memberikan informasi semata tanpa adanya interaktivitas dengan masyarakat untuk ikut memberikan aspirasi/tanggapan terhadap pemberitaan tersebut. Kesadaran dari pemilik media untuk memproduksi program interaktif guna mendorong terciptanya ruang publik sangat diperlukan, namun masyarakat sendiri juga mempunyai andil bagi terciptanya ruang publik di media. Kata Kunci: Ruang Publik, Lembaga Penyiaran, dan RCTI.
Strategi Kreatif Pesan Video Advertising "OREO Penuh Keajaiban" Pada Youtube Sylvie Nurfebiaraning
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.439 KB) | DOI: 10.12928/channel.v4i1.4205

Abstract

Pesan merupakan elemen penting dalam iklan berupa verbal dan nonverbal yang dikemas melalui ide kreatif, bersifat orisinil, menarik perhatian, mudah diingat dan bahkan dapat mengajak target audiens untuk membeli produk atau menggunakan jasa yang diiklankan. Untuk menghasilkan iklan yang efektif, diperlukan strategi kreatif dan eksekusi iklan yang tepat sesuai dengan tujuan iklan, target audiens dan media iklan. Berkembangnya teknologi komunikasi dan media di era digital, pengiklan menjadikan media baru-media sosial, salah satunya video advertising melalui You-Tube sebagai media alternatif kreatif dalam digital advertising. Iklan ”OREO Penuh Keajaiban” menduduki posisi teratas pada daftar 10 video advertising paling kreatif diYouTube versi Google pada periode Juni-Desember 2015. Dalam artikel ini disampaikanhasil evaluasi strategi kreatif iklan video advertising “OREO Penuh Keajaiban” berdasarkan konsep The Facets Model of Effects, yaitu perception, cognition, emotion, persuasion, association, behavior, daya tarik iklan dan gaya eksekusi kreatif iklan sehingga diharapkan dapat memahami dan menerapkan pendekatan kreatif pesan pada iklan.Kata Kunci: Strategi Kreatif Iklan, Daya Tarik Iklan, Gaya Eksekusi Iklan
ANALISIS KOMUNIKASI BIROKRASI ATAS KUALITAS LAYANAN PUBLIKDI WILAYAH ADMINISTRASIKABUPATEN BANDUNG Rana Akbari Fitriawan
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.788 KB) | DOI: 10.12928/channel.v5i1.6354

Abstract

AbstrakRendahnya kualitas pelayanan birokrasi di Indonesia terjadi di semua organisasi ataubirokrasi pemerintahan sebagaimana sering diberitakan di berbagai media massa, antara lain dilingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ketidakjelasan penyampaian informasiserta ketidaksetaraan antara masyarakat dan birokrasi dalam berkomunikasi merupakan salah satumasalah yang menjadi penyebabnya. Pada jangka panjang ini akan berimbas pada ketidakmampuanpemerintah dalam mewujudkan tata laksanan pemerintahan yang baik (good governance).Penelitian ini mencoba menganalisis berbagai gejala sosial yang terlihat dalam alurkomunikasi birokrasi, sehingga dapat diketahui secara ilmiah tentang implikasi komunikasibirokrasi atas kualitas penyelenggaraan pelayanan publik dan ketergunaan konsep serta modelkomunikasi birokrasi terhadap kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Bandung.Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang erat antara komunikasi birokrasi dengankualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Ini mengindikasikan elemen-elemen dalam komunikasibirokrasi berpengaruh besar terhadap kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.Kata kunci: Komunikasi birokrasi, pelayanan publik.
ANALISIS STUDI JARINGAN KOMUNIKASI KELUARGA KERAJAAN SINGHASARI BERDASARKAN SENTRALITAS AKTOR Ritdza Gianjar Laiqi; Anto ni; Sanggar Kanto
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.052 KB) | DOI: 10.12928/channel.v6i1.10206

Abstract

IntisariPosisi aktor dalam jaringan komunikasi tidak dipengaruhi oleh atribut yang dibawanya. Ken Arok merupakan tokoh penting dalam perkembangan kerajaan Singhasari, namun terdapat aktor-aktor lain yang memiliki pengaruh dalam jaringan komunikasi keluarga kerajaan Singhasari. Aktor-aktor ini dipengaruhi oleh posisinya dalam level sentralitas. Untuk mengetahui posisi aktor berdasarkan level sentralitas, dibutuhkan program UCINET 6 versi 6.629. Melalui program UCINET maka dapat terlihat aktor mana yang paling dominan dan yang paling berpengaruh dalam jaringannya. Selain itu juga, melalui program UCINET pada penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat satu aktor dapat memiliki dua posisi sentralitas.Kata kunci: Jaringan komunikasi, Aktor, Sentralitas aktor
Analisis Jaringan Komunikasi pada Level Aktor dalam Jaringan Komite Pengusaha Alas Kaki Kota Mojokerto (Kompak) Dhelittya Finaliyani Putri; Anang Sudjoko; Anton i
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.571 KB) | DOI: 10.12928/channel.v6i2.11580

Abstract

ABSTRAKKota Mojokerto memiliki industri kreatif yang berupa alas kaki sejak tahun1994 sampai dengan sekarang. Industri ini sudah didukung oleh pemerintahdengan upaya pembentukan organisasi yang bernama Komite PengusahaAlas Kaki Kota Mojokerto (KOMPAK). Melalui organisasi ini para pengrajinmendapatkan informasi mengenai kebutuhan pemasaran, permodalan, danterkait pelatihan kerja dari pemerintah daerah. Berdasarkan arus pertukaraninformasi sehingga terbentuklah jaringan komunikasi yang membentukstruktur tertentu untuk kegunaan pengembangan usaha. Penelitian inibertujuan melihat jaringan komunikasi yang terbentuk dari para pengrajinalas kaki sepatu yang tergabung dalam organisasi agar dapat mengetahui levelaktor yang berpengaruh berdasarkan level sentralitas. Untuk mengetahui posisiaktor berdasarkan level sentralitas, dibutuhkan program UCINET 6 versi6.658. Melalui program UCINET maka dapat terlihat aktor mana yang palingdominan dan yang paling berpengaruh dalam jaringannya. Hasil penelitianmenunjukkan jaringan komunikasi antar pengrajin yang memusat memberi artibahwa ada peran dominan individu diantara sesama pengrajin yang tergabungdalam organisasi KOMPAK.
Pola Komunikasi Keluarga dalam Membangun Akhlakul Karimah Yani Tri Wijayanti
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.829 KB) | DOI: 10.12928/channel.v3i2.3278

Abstract

Keluarga adalah lingkungan sosial terkecil di dalam masyarakat dimana setiap anggotanya terikat oleh hubungan pernikahan dan darah. Dalam konteks pendidikan, keluarga adalah lingkungan utama yang pertama kalinya memberikan bekal pendidikan kepada anak dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam hal pendidikan sosial-kemasyarakatan. Pendidikan dalam keluarga yang paling utama adalah dalam hal membentuk akhlak anak-anak sebagai bekal mereka dalam menghadapi kehidupannya kelak. Setiap keluarga, khususnya keluarga muslim, kedua orangtua tentu saja berharap anak-anak mereka memiliki akhlak yang baik (akhlakul karimah). Dalam hal ini, pola komunikasi dalam keluarga memegang peranan yang sangat penting. Pola komunikasi yang baik, menggabungkan antara komunikasi verbal dan non verbal, komunikasi individu dan kelompok, ikut menentukan bagaimana akhlak seorang anak dibentuk. Penelitian ini mencoba melihat bagaimana pola komunikasi dalam keluarga dalam mendidik anak agar memiliki akhlakul karimah pada keluarga muslim di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan membandingkannya dengan prinsip-prinsip komunikasi dalam Al Qur’an. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Keluarga, Prinsip Komunikasi Al Qur’an, Akhlakul Karimah.
KOMODIFIKASI HIJAB DALAM IKLAN KOSMETIK SOPHIE PARIS VERSI “NATURAL & HALAL” DI TELEVISI Hana Qodzari Mayaningrum
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.719 KB) | DOI: 10.12928/channel.v4i2.6227

Abstract

AbstrakIklan merupakan salah satu produk media massa yang digunakan sebagai mediapemasaran. Ketika iklan menggunakan Perempuan berhijab sebagai model iklannya, maka akanmengubah pandangan masyarakat terhadap Perempuan berhijab. Dalam hal ini, pandangan yangditonjolkan adalah iklan yang menggunakan Perempuan berhijab. Iklan yang dianalisis dalampenelitian ini adalah iklan kosmetik Sophie Paris “Natural & Halal” 2014 dan Karina Nadilasebagai brand ambassadornya. Tujuan dari penelitian ini untuk menegaskan bahwa memangterdapat komodifikasi yang bertujuan untuk menarik minat konsumen dalam meningkatkanpenjualan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian analisis isi dengan pendekatan kualitatif.Analisis yang digunakan adalah Semiotika menurut Charles Sanders Pierce. Data utama yangdigunakan adalah video iklan kosmetik Sophie Paris “Natural & Halal” dandata pendukung yangdigunakan diperoleh dari dokumentasi yang berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karyamonumental dan beberapa buku atau jurnal yang terkait dengan penelitian komodifikasi,periklanan, hijab. Iklan kosmetik Sophie Paris “Natural & Halal” menjadikan hijab sebagaisebuah nilai jual (komoditas) dan kepentingan tertentu untuk mendapatkan sebuah keuntungan.Setelah dilakukan analisis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komodifikasi yang munculpada iklan kosmetik Sophie Paris “Natural & Halal” adalah komodifikasi konten yang terlihatdari tanda-tanda dan makna dari penggambaran cerita tersebut. Penggunaan hijab yangdikomodifikasikan menyebabkan iklan mengalami pergeseran dari nilai fungsi ke nilai tukar. Dimana nilai fungsi hijab yang seharusnya dipergunakan untuk beribadah kepada Allah, namundalam kenyataannya dijadikan sebagai pengeruk keuntungan yang berlimpah untuk sebuahperusahaan.Kata Kunci: Komodifikasi, Hijab, Iklan Televisi.