cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Channel : Jurnal Komunikasi
ISSN : 23392681     EISSN : 26212579     DOI : 10.12928
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 213 Documents
PSIKOLOGI CYBER MEDIA SENI KOMUNIKASI PROPAGANDA MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DALAM KAITANNYA DENGAN ISU SARA DI INDONESIA Fajar Dwi Putra
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.47 KB) | DOI: 10.12928/channel.v5i2.7978

Abstract

ABSTRAKPembentukan karakter dan kepribadian seseorang ditentukan ketika seseorang tersebutbersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Baik itu lingkungan fisik yang diperoleh denganpergaulan secara langsung, melalui buku atau media cetak maupun melalui media-media elektronikseperti televisi, radio bahkan internet. Kehadiran media sosial, seperti Facebook, Twitter, Blog,Path, BBM, dan sebagainya, membawa perubahan yang sangat radikal dalam berkomunikasi.Apalagi media sosial tersebut dapat dilihat melalui telepon genggam atau telepon seluler (ponsel)yang semua orang bisa mengaksesnya kapan saja. Melalui media sosial pula kita dapat melakukaninteraksi sosial dalam berbagai macam bentuk pertukaran, kolaborasi dan saling mengenal satusama lain dalam jenis gambar/foto dan audio visual.Kata kunci : Komunikasi Persepsi
Motif Pelaksanaan Corporate Sosial Responsibility Perusahaan (Studi Kasus: CSR PT. Holcim Indonesia Tbk. Cilacap Plant dan CSR Delegation Europian Union to Malaysia) Adhianty Nurjanah; Frizky Yulianti
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.139 KB) | DOI: 10.12928/channel.v6i2.11575

Abstract

ABSTRAKAdanya berbagai tuntutan stakeholder dan semakin meningkatnya kesadaranperusahaan akan keharusan bertanggungjawab secara sosial dan berlaku etisdalam menjalankan bisnisnya maka konsep tanggung jawab sosial perusahaanatau Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi bagian penting yangharus dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif pelaksanaanCSR perusahaan di dua negara yaitu PT Holcim Indonesia Tbk CilacapPlant Indonesia dan Delegation of the European Union to Malaysia. Metodepenelitian ini menggunakan metode studi kasus dan termasuk kedalam jenispenelitian deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif PT Holcim Indonesia Tbk CilacapPlant Indonesia dan Delegation of the European Union to Malaysia dalammelaksanakan program CSR adalah bentuk perwujudan dari praktek bisnisyang bertanggung jawab sosial (Socially Responsibility Bussiness Practices)dan sebagai komitmen bisnis atas usaha bisnis yang dilakukannya untukberkontribusi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dilakukandengan cara memberikan dukungan dalam kegiatan pengembanganmasyarakat (community development) melalui capacity building berupapemberian pelatihan dan pendampingan pada masyarakat penerima manfaat dibidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan serta pemberian bantuan modalusaha di bidang ekonomi / UMKM sebagai upaya mewujudkan kesejahteraanmasyarakat serta menciptakan visibilitas dan meningkatkan reputasi positifperusahaan di mata stakeholdernya.
Eksotisasi Kuliner Madura (Campur Lorjuk) dalam Film Aruna dan Lidahnya Sri Wulandari
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/channel.v7i2.14197

Abstract

Food existence has reached out all aspects of life. It also becomes the primary part of economic aspects, the sign of social differentiation, distinction, boundary, and contradiction. The interesting part of food is the changing discourse towards the food itself. The changing of the discourse emerged as the consequence of the transformation from the meaning of food as a practice into an aesthetic thing. A film entitled Aruna dan Lidahnya is Indonesian movie displaying the unique culinary from some localities. It offers an attractive point of view in showing the culinary culture in Indonesia. This study aims to analyze the exotization of Madura culinary (campur lorjuk) within Aruna dan Lidahnya. It employs the method of semiotic analysis. This study is showing that Madura culinary (campur lorjuk) is imaged as "wild" food. 
Gelap dalam Gemerlap: Gelapnya Akses Informasi Bagi Difabel dalam Gemerlap Era Digitalisasi Nadia Wasta Utami
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.812 KB) | DOI: 10.12928/channel.v3i2.3272

Abstract

Kemajuan dan kecanggihan teknologi media semakin tak terelakkan. Masuknya era digitalisasi pun merupakan keniscayaan. Sistem digital secara perlahan tapi pasti akan memasuki ranah penyiaran Indonesia, menggantikan sistem analog yang selama ini dipakai. Sistem digital yang konon memberikan lahan yang lebih luas bagi industri media, diharapkan dapat memacu adanya diversity of content dan diversity of ownership, yang selama ini tak jua terwujud dengan sistem analog. Namun semakin canggihnya teknologi rupanya tak selaras dengan keterbukaan akses informasi terlebih bagi para penyandang disabilitas. Tulisan ini akan mengupas bagaimana sebenarnya implikasi perkembangan teknologi terhadap akses informasi yang ada dan bagaimana akses informasi para difabel di tengah era digitalisasi. Karena kemajuan teknologi yang ada seharusnya justru memudahkan akses informasi terhadap semua warga, tak membeda-bedakan ras, status ekonomi, juga fisik seseorang bukan memperlebar jurang kesenjangan akses informasi.Kata Kunci: informasi, digitalisasi, difabel
PERAN HUMAS PEMERINTAHAN KOTA YOGYAKARTA DALAM SOSIALISASI TAGLINE “JOGJA ISTIMEWA” Frizki Yulianti Nurnisya
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.084 KB) | DOI: 10.12928/channel.v4i2.6222

Abstract

AbstrakSetelah 14 tahun, tepatnya tahun 2001 tagline “never ending asia” menjadi kontenpromosi Yogyakarta, maka pada tahun 2015 pihak pemerintahan provinsi Daerah IstimewaYogyakarta mengubah tagline tersebut. Proses rebranding tersebut tidak berjalan mulus, karenahasil tagline karya Markplus Inc. mengalami pro dan kontra di kalangan masyarakat. Pascakritik, muncullah solusi bersama dari tim 11 yang terdiri dari para praktisi, akademisi,pemerintah hingga budayawan untuk membuat branding baru, yakni “jogja istimewa”. Kinibranding tersebut harus dihidupkan oleh dukungan banyak pihak agar tidak menjadi “brandingkosong”.Salah satu pilar yang diharapkan mampu mensosialisasikan branding tersebut ialahHumas Pemerintahan Kota Yogyakarta yang berada di Jalan Kenari, Timoho, Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakanmetode studi kasus.Penelitian ini lebih mengarah kepada paradigma positivistik karenaparadigma ini berkenaan dengan pencarian atau penemuan hukum sebab-akibat yang dapatdigunakan dalam konteks dan waktu yang berbeda (Daymon, 2002:11).Hasil penelitian inidiharapkan bisa menambah referensi bagi para humas terutama humas di bidang pemerintahanuntuk lebih meningkatkan kemampuan dalam membangun city branding bagi wilayahnya masingmasing.Hasil penelitian ini menemukan bahwa hasil sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas HumasPemerintahan Kota Yogyakarta belum optimal.Ada banyak faktor yang meyebabkan kurangmaksimalnya peran Humas Pemkot Yoyakarta dalam sosialisasi branding baru “jogja istimewa”.Salah satu faktor tersebut ialah Humas Pemerintah Kota Yogyakarta hanya sebagai pelaksanasaja tidak dilibatkan secara langsung dan yang paling berperan adalah Bappeda DIY danPemerintah Provinsi DIY, sehingga mereka tidak bisa dengan leluasa merancang program yangsesuai dengan kebutuhan mereka. Perlu kesadaran bersama baik ditingkat pemerintahan maupunswasta, bahwa public relations memegang peranan penting dalam aspek sosialiasi kepadastakeholder. Maka mereka perlu diberikan peluang dan kesempatan mengembangkan rancanganprogram demi rancangan program PR yang efektif.Kata Kunci: Peran Humas, Sosialisasi, Rebranding.
PERSEPSI DAN MOTIF PEKERJA SOSIAL TERHADAP PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PSK Uun Machsunah; Ida Ri'aeni
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.431 KB) | DOI: 10.12928/channel.v5i2.7973

Abstract

AbstrakPekerja Sosial di Pusat Rehabilitasi Pekerja Seks Komersial (PSK) memerlukan keahlianberkomunikasi dalam menjalankan tugasnya. Dalam lingkungan sosial masyarakat, Pekerja sosialyang menghadapi Perempuan PSK seringkali berhubungan dengan orang-orang yang beragamdalam kehidupannya. Tidak sedikit dari perempuan PSK tersebut yang memiliki peran dalamkeluarga, sebagai anak, istri atau seorang ibu dengan berbagai permasalahan. Penelitian dilakukandi Balai Rehabilitasi Sosial Karya Wanita (BRSKW) Palimanan Cirebon, yang beralamat di Jl. KHAgus Salim No 107 Rt. 06/02 Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon,Provinsi Jawa Barat. BRSKW Palimanan ini merupakan salah satu pusat rehabilitasi yang dimilikipemerintah Provinsi Jawa Barat dan menampung siswa atau klien dari berbagai kota sepertiBandung, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Subang, Purwakarta, Karawang, Indramayu dan Cirebon.Program yang diberlakukan bagi perempuan PSK secara umum bertujuan untuk mengatasipermasalahan kesejahteraan sosial mereka. Secara khusus, program pemberdayaan juga berusahamemberikan ketrampilan-ketrampilan dalam berbagai bidang mulai dari agama, sosial dan seni.Pekerja sosial mengajarkan ketrampilan dan keahlian serta melakukan pendekatandialogis terhadap perempuan PSK agar kembali hidup normal dalam lingkungansosialnya. Dalam tugas tersebut, ada beberapa pekerja yang berstatus PNS adapulatenaga sukarelawan (honor). Setiap pekerja sosial memiliki persepsi terhadap masalahmasalahsosial yang dihadapi berkaitan dengan program pemberdayaan yangdilakukannya. Persepsi dalam komunikasi bisa sangat memengaruhi cara pekerja sosialdalam memahami dan memberi solusi terhadap masalah sosial. Kajian ini menggunakanpendekatan fenomenologi yang berusaha mengungkap makna di balik pengalaman pekerjasosial dalam menjalankan tugasnya di bidang pemberdayaan perempuan. Studi fenomenologidiharapkan mampu mengungkap pandangan setiap pekerja sosial yang bergelutdalam menunaikan tugasnya agar perannya di bidang pemberdayaan sosial bisa lebihoptimal.Kata kunci: Persepsi, Pekerja Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Fenomenologi.
KOLABORASI MERAWAT BRANTAS (SEBUAH STUDI KOMUNIKASI LINGKUNGAN DI DESA SUMBER BRANTAS, KOTA BATU, JAWA TIMUR) Victor Kurniawan P; Anang Sudjoko; Anto ni
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.456 KB) | DOI: 10.12928/channel.v6i1.10213

Abstract

IntisariPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Komunikasi Lingkungan dalam merawat Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, di desa Sumber Brantas, Kota Batu. Penelitian ini dilakukan untuk memperkaya kajian Komunikasi Lingkungan dalam konteks Asia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kontruktifis dengan metode penelitian kualitatif dengan pemilihan informan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indept interview) dan observasi partisipan (overt participant) guna mendapatkan data yang akurat dari informan sesuai dengan kebutuhan. Hasil penelitian ini adalah adanya kolaborasi antara perum Jasa Tirta, Tahura Soerya, dan masyarakat dalam merawat Daerah Aliran Sungai Brantas (DAS) yang difasilitasi oleh pemerintah desa Sumber Brantas. Kunci dari kolaborasi yang efektif dalam merawat DAS Brantas adalah: Kesadaran akan nilai strategis Brantas, pemahaman terhadap peran masing-masing intitusi, aspek budaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komunikasi Lingkungan di desa Sumber Brantas dipengaruhi oleh pemahaman setiap stakeholder, nilai DAS Brantas, dan juga aspek budaya.Kata Kunci: Komunikasi Lingkungan; Kolaborasi; Konservasi; Komunikasi Perspektif Asia
Penerapan Green Corporate Social Responsibility (CSR) di Hotel Hyatt Regency Yogyakarta melalui Program “Green Jogja” Yeni Rosilawati; Affan Arsyad
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/channel.v7i2.13450

Abstract

Green Corporate Social Responsibility )Green CSR( is the company’s commitment to be responsible for the environment and the preservation ofthe surrounding environment, especially those a ected by the company’s operations. The purpose of this study is to evaluate the program of Green CSR of the Hyatt Regency Yogyakarta. The study was qualitative designed as a case study. The data were obtained from primary data through in-depthinterviews with CSR managers and local communities around the hotel and secondary data in the form of reports on CSR activities in the mass media. The results showed that the Green CSR programs of Hyatt Regency Jogja included(i) using treated hotel’s wa ewater for watering plants, (ii) replacing 80% ofhotel lights with LED lights, )iii( using solar panels and saving energy through third party laundry which was proven to reduce the electricity usage of the hotel, )iv( holding Garden Adoption, the competition to decorate the garden in each employee’s house, and )v( empowering the community around the hotel through education to increase the awareness on the environment withsome vandalism purging and tree planting activities to support the su ainableenvironmental development in Yogyakarta.
Ekonomi Politik Vincent Moscow oleh Media Online Entertainment kapanlagi.comâ„¢ Indah Wenerda
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.401 KB) | DOI: 10.12928/channel.v3i1.2417

Abstract

 KapanLagi.com salah satu media online yang banyak diakses oleh masyarakat di Indonesia. Media online ini menyediakan berbagai macam informasi terkait selebritis, dunia hiburan dan gaya hidup lainnya. Seiring perkembangannya, media online KapanLagi.com yang mengalami pasang surut. Demi mempertahankan eksistensi, profit merupakan salah satu ideologi yang harus selalu dipertahankan. Mekanisme pengumpulan profit dilakukan dengan mengadakan pemberitaan yang selalu berpacu dengan kecepatan waktu. Akibatnya setiap membuat pemberitaan tidak melakukan kroscek kebenaran, sehingga mengesankan pemberitaan yang asal-asalan. Jika dianalisa fenomena menggunakan kaca mata ekonomi politik, Vincent Moskow, menyebutkan bahwa dalam kegiatan produksi media online KapanLagi.com terdapat praktik komodifikasi, spasialisasi, dan strukturasi yang terjadi. Kata Kunci: media, online, infotainment, dan profit.
Comparing Media Consumption: Everyday Life in Information Seeking System (Eliss) on Nahdlatul Ulama And Muhammadiyah Ulama Behavior Rama Kertamukti
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.993 KB) | DOI: 10.12928/channel.v4i1.4206

Abstract

Banyak hal menarik yang bisa kita teliti tentang organisasi besar di Indonesia. Studi pada perilaku informasi dari ulama di Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama sebagai CBO mayoritas di Indonesia dapat dilihat dari sosial dan budaya modal, nilai-nilai, komunikasi dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemenuhan kebutuhan agama dalam mencari informasi di media antara Ulama Muhammadiyah dan NU. Penelitian ini juga melihat proses aspek motivasi internal dipengaruhi pemikiran individu dan tindakan dalam pemenuhan kebutuhan religius pada kondisi bagaimana internal yang dapat dilihat dalam ekspresi yang terlihat dalam pemenuhan kebutuhan agama. Penelitian ini dapat dikategorikan sebagai jenis penelitian kualitatif dengan lapangan (karya lapangan/penelitian) dengan pendekatan spring ethnografi. Penelitian ini mengambil karakter ulama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama di wilayah Yogyakarta. Ulama Muhammadiyah dan NU bersemangat akan mencari informasi untuk memenuhi kebutuhan agamanya melalui media. Setiap individu menyadari ada persyaratan yang dipuaskan dan secara aktif mencari hal-hal yang dapat memenuhi mereka. Ulama dan Muhammadiyah NU angka penuh semangat akan mencari informasi untuk memenuhi kebutuhan agamanya melalui media. Persyaratan adalah bahwa individu menyadari tujuan yang harus dicapai. Dalam hal ini, individu secara aktif akan mencari berbagai hal di media untuk memenuhi kebutuhan religius. Kata kunci: eliss, konsumsi media, perilaku ulama