cover
Contact Name
Nelfiyanti
Contact Email
nelfiyanti@ftumj.ac.id
Phone
+6281363155951
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JISI UMJ (Jurnal Integrasi Sistem Industri UMJ)
ISSN : 23552085     EISSN : 2550083X     DOI : 10.24853/jisi
Core Subject : Engineering,
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Jurusan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, industri, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri bersifat terbuka. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit 2 kali dalam setahun. Secara berkala JISI UMJ: Jurnal Integrasi Sistem Industri terbit setiap bulan Februari dan Agustus.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ" : 9 Documents clear
KAJIAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI INDUSTRI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI DALAM PENINGKATAN DAYA SAING DAERAH Denur Denur
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

Pertumbuhan dan kemajuan suatu negara umumnya dinilai dari tingkat kemajuan sektorindustrinya, karena sektor industri telah memberikan nilai tambah yang tinggi dan sekaligusmemberikan kesempatan kerja yang besar, sehingga dianggap merupakan motor penggerak utama(prime mover) pertumbuhan ekonomi suatu negara. Kebijakan pengembangan industri nasionalkedepan, tidak lagi semata-mata didasarkan pada prioritas nasional, namun harus pulamempertimbangkan potensi sumber daya dan kemampuan daerah karena hasil akhirnya tentunyaharus berujung pada peningkatan ekonomi daerah yang diiringi dengan perbaikan kesejahteraanmasyarakatnya.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari 3 (tiga) tahapan, yaknipenetapan komoditas unggulan daerah, penetapan kompetensi inti industri daerah, danpengembangan peta panduan. Ketiga tahapan tersebut secara umum dilakukan melalui analisisdata sekunder, FGD dan Analitical Hierarchy Process (AHP). Berdasarkan hasil analisis dankesepakatan stakeholders daerah Kabupaten Kuansing ditetapkan Kompetensi inti Industridaerahnyanya adalah kemampuan masyarakat dalam mengolah komoditas sagu menjadi produkKerupuk Sagu.Pada akhirnya, untuk mengembangkan industri pada setiap daerah berbasis padakompetensi inti industri tersebut, ada beberapa aspek penting yang harus dilakukan, antara lain :(1) Pembentukan Tim Kompetensi Inti Industri Daerah yang melibatkan seluruh stakeholderdaerah seperti pelaku usaha, pemerintah, dan perguruan tinggi, (2) Penetapan Perda tentangKompetensi Inti Industri Daerah, (3) Penguatan jaminan bahan baku, (4) Pelatihan danpendampingan secara berkelanjutan, (5) Penguatan kelembagaan, (6) Dukungan permodalan bagipetani dan IKM melalui pembangunan Lembaga Keuangan Mikro, dan (7) Pengembanganjaringan pemasaran baik local, regional, maupun pasar global.
RE-DESAIN UKURAN KURSI KERJA PADA STASIUN KERJA PENGELASAN LINI PRODUKSI LEMARI ES SECARA ERGONOMI DI PT. SHARP ELECTRONICS INDONESIA Mutmainah Mutmainah; Sofyan Apriyadi Saputra
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

PT. Sharp Electronics Indonesia adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang elektronika, dalam kegiatan operasionalnya memproduksi alat-alat elektronika kebutuhan rumah tangga, terdapat permasalahan yang sering terjadi pada salah satu lini produksi yaitu pada lini pengelasan di bagian produksi lemari es, permasalahan tersebut adalah posisi kerja operator yang belum baik sehingga menyebabkan kelelahan kerja yang berakibat timbulnya keluhan sakit pada bagian tubuh, seperti nyeri punggung, nyeri paha, nyeri leher, dan lainnya sehingga mengakibatkan operator mengalami penurunan kondisi kerja atau kelelahan yang mengakibatkan tidak optimalnya hasil pekerjaan. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi beban kerja fisik yang dialami oleh operator untuk mengetahui apakah kondisi kerja saat ini memberikan beban berlebih terhadap operator atau tidak dengan menggunakan pengukuran konsumsi energi berdasarkan perhitungan denyut jantung. Kemudian dilakukan identifikasi bagian tubuh mana saja yang sering dikeluhkan oleh operator menggunakan Kuisioner BADM ( Body Area Discomfort Map). Dari hasil penelitian didapat hasil pengukuran konsumsi energi adalah 5,3 Kkal/menit, data ini menunjukan beban kerja operator saat ini berada pada kondisi Heavy Work sehingga harus dilakukan perbaikan. Data kuisioner BADM menunjukan hasil bahwa kenyamanan kursi kerja yang digunakan berada pada tingkat kurang nyaman yaitu pada skor 3 (kurang nyaman). Setelah dilakukan perbaikan ukuran kursi kerja dan disimulasikan dengan software Manequin pro didapat hasil pada ukuran usulan sebesar 99 Nm, terjadi penurunan tingkat kelelahan dari sebelumnya 109 Nm
ANALISIS PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP BEBAN KERJA MENTAL PEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SWAT (SUBJECTIVE WORKLOAD-ASSESSMENT TECHNIQUE) Henni Henni; Nurina Nurina; Syifa Fauziah Abbas
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

Paper ini berisi tentang kajian pengaruh shift kerja terhadap beban kerja pekerja denganmenggunakan metode SWAT. Permasalahan dalam penelitian ini adalah PT Toyota MotorManufacturing Indonesia (TMMIN), mempunyai ketetapan Zero Accident dalam setiapkegiatan produksi maupun kegiatan bekerja. sehingga perusahaan dihadapkan denganmasalah bagaimana memenuhi ketetapan Zero Accident tersebut. Aspek keselamatan dankesehatan kerja sangat perlu diperhatikan, agar tercipta kondisi kerja yang baik sehinggadidapatkan output yang optimal. Jam kerja karyawan produksi PT TMMIN terdapat 2 shiftkerja (red dan white), PT TMMIN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadiperbedaan beban kerja mental terhadap shift kerja sebagai faktor penunjang kesehatan dankeselamatan kerja karyawan line AA di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia denganmenggunakan Metode SWAT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah MetodeSWAT. Metode SWAT merupakan metode pengukuran beban mental secara subjektif yangdidasarkan pada persepsi pekerja, dengan menggunakan kombinasi dari tiga dimensi dengantingkatannya.Dimensi tersebut adalah beban waktu, beban usaha mental dan beban tekananpskologis. SWAT sebagai sebuah skala multidimensional melakukan 2 (dua) tahapanpekerjaan, yaitu : pembuatan skala dan pemberian nilai terhadap hasil penelitian.Pengujiandata kuesioner menggunakan Uji Anova hasil nilai probabilitas sebesar 0,213. Karena nilaiprobabilitas lebih besar dari 0,05 maka data tersebut dinyatakan tidak terdapat perbedaanyang signifikan dari beban kerja terhadap shift kerja. Dapat disimpulkan bahwa rata-ratabeban kerja mental shift pagi dan shift malam hanya terjadi perbedaan sebesar 19%, dantepatnya beban kerja shift malam lebih tinggi dibandingkan beban kerja shift pagi.
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI MESIN THRESSER UNTUK MEMINIMASI ONGKOS MATERIAL HANDLING Noviyarsi Noviyarsi; Lestari Setiawati; Deno Sandra
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas merupakan aktifitas yang sangat penting dalammerencanakan sebuah fasilitas baru maupun yang bersifat perencanaan ulang. Tata letakfasilitas yang dirancang dengan baik pada umumnya akan memberikan kontribusi yangpositif dalam optimalisasi proses operasi.Tujuan penelitian ini adalah perancanganulangtata letak fasilitas produksimesin thresser untukmeminimasi ongkos material handling.Hasil penyeimbangan lintasan produksi dengan metode Rank Positional Weightmemperlihatkan penurunan balanced delay dari 63,89% pada kondisi awal menjadi15.14% pada kondisi usulan dengan efisiensi lintasan 84.86%. Hasil re-layoutmemperlihatkan pengurangan jarak perpindahan sebesar 24.98% dan penurunan ongkosmaterial handling (OMH) sebesar 24.17%.
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER PADA KOMPONEN LAMP CORD ASSY UNTUK SPEEDOMETER HONDA BLADE DI PT. INDONESIA NIPPON SEIKI Sambas Sundana; Yossy Yulia Sari
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

Dalam memenuhi kebutuhan speedometer PT. Indonesia Nippon Seiki bekerja samadengan supplier untuk mensuplai bahan baku nya. Bagian pembelian PT. IndonesiaNippon Seiki bertugas untuk melakukan proses pembelian dan pemilihan supplier yangtepat. Pemilihan supplier merupakan salah satu hal yang penting dalam aktivitaspembelian bagi perusahaan. Penelitian ini ditulis dalam rangka meneliti bagaimana caramemilih supplier. Metode yang digunakan untuk pemilihan supplier adalah AHP(Analytical Hierarchy Process). Data untuk mendukung penggunaan metode AHPtersebut, didapat oleh penulis dengan menyebarkan kuesioner kepada responden terkait.Data yang terkumpul melalui kuesioner tersebut adalah kriteria utama, subkriteria, dannilai matriks perbandingan yang nilainya terkait dengan pemilihan alternatif supplier.Penelitian ini dibantu dengan software expert choise 2000. Dari hasil penilaian tingkatkepentingan kriteria dalam pemilihan supplier menghasilkan skala prioritas sebagaiberikut: Quality (0,214), Cost (0,290), Delivery (0,212), Management (0,097),Environment (0,188). Dari hasil penilaian tingkat kepentingan alternatif dalam pemilihansupplier menghasilkan skala prioritas sebagai berikut : prioritas I supplier PT.CMW(0,359), prioritas II supplier PT.EWD (0,337), prioritas III supplier PT.DEM (0,304).Berdasarkan hasil analisis diatas, jika perusahaan akan mengadakan hubungan kemitraandengan supplier, perusahaan diutamakan untuk memilih supplier PT.CMW sebagaisupplier lamp cord assy new project speedometer Honda Blade karena PT.CMWmerupakan supplier yang memiliki nilai keseluruhan paling tinggi. Dengan adanyahubungan kemitraan ini, kinerja rantai pasokan antar supplier dan perusahaan akansemakin baik dan dapat memperlancar target penyelesain new project speedometer HondaBlade secara keseluruhan.
BIOACTIVATORS EFFECTIVENESS AND UTILIZATION IN BULKING AGENTS OF WATER HYACINTH AS COMPOST Firda Herlina
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

Water hyacinth is a water plant species of the most dominating in the waters –waters or rivers - rivers. Water hyacinth has the ability to multiply very quickly that in aninstant the surface waters can be closed by the presence of water hyacinth. Researchshows that the extent of cover of water hyacinth is now more widely because of the abilityof growing 2.6 times faster in open water. This can be overcome by using water hyacinthand processes it into compost, because the water hyacinth contains a very high watercontent of 96%, then to reduce the water content is added bulking agent and to acceleratethe composting process that is able to degrade added bioactivator water hyacinth.In this study the materials used are water hyacinth, and as a bulking agent iszeolite, bentonite, sawdust. Then the water hyacinth and bulking agent are mixed, thenaddedbioactivator Primadek, EM4 and, on each - each treatment. The composting processusing aerobic composter. The composting process is stopped when the C / N ratio hasreached the limit required by the SNI Compost (10-20). This process is conducted in adevice called a composter.The results showed that, for the treatment of water hyacinth with zeolite andcompostEM4 mature at day 14, water hyacinth with bentonite and EM4 pda day 15. In general,the resulting compost compost quality standards (SNI 19-7030-2004), unless the ratio ofC / N for EG + SG + EM4 newly reached 43.88. Based on the results of VarianceAnalysis (Anova) followed by DMRT showed that the addition of bulking agent and fortreatment bioactivator + Z + EM4 EG and EG + B + EM4 significantly different in C / Nratio of compost but not significantly different in content of nitrogen (N), phosphorus (P)and potassium (K).
PENGUKURAN TINGKAT PEMAHAMAN CIVITAS AKADEMIKA TERHADAP VISI MISI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI Didi Sunardi; Wiwik Sudarwati
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

Adanya visi dan misi merupakan hal yang wajib bagi perguruan tinggi baiknegeri maupun swasta. Setiap perguruan tinggi mempunyai visi dan misi yang berbeda –beda, semuanya tergantung pada tujuan yang akan dicapai oleh setiap perguruan tinggi.Untuk mewujudkan tercapainya visi misi, maka visi dan misi ini harus diketahuidipahami dan dilaksanakan oleh seluruh civitas akademika. Untuk mengetahui apakahcivitas akademika mengetahui dan memahami visi misi jurusan teknik industri FT UMJmaka perlu dilakukan suatu pengukuran tentang tingkat pemahaman civitas akademikaterhadap visi misi jurusan teknik industri FT UMJ. Metode penelitian yang digunakanadalah pengolahan data menggunakan statistik diskriptif dan uji chi square. Datadiperoleh dengan menyebarkan kuisioner dengan responden adalah civitas akademikajurusan teknik industri FT UMJ. Kuisioner yang telah terkumpul keudian dioleh denganmenggunakan software SPSS. Hasil pengolahan data adalah tingkat pemahaman CivitasAkademika Jurusan Teknik Industri FT UMJ mempunyai nilai rata – rata 3,43 yangartinya bahwa civitas akademika jurusan teknika industry cukup memahami visi misijurusan yang ada, Dengan rincian untuk tingkat pemahaman pertanyaan no 1. Nilaipemahamannya 3,84, no.2 nilai pemahamannya 3,33, no.3 nilai pemahamannya 3,43,no.4 nilai pemahamannya 3,51, no.5 nilai pemahamannya 3,24, no.6 nilaipemahamannya 3,23
STRATEGI PENURUNAN BIAYA PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN PERENCANAAN PRODUKSI PADA PLANT ALUMINIUM SULFAT SOLID DI PT. MAHKOTA INDONESIA Umi Marfuah; Rahmad Priharyanto
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

PT. MAHKOTA INDONESIA merupakan perusahaan manufaktur yangmemproduksi aluminium sulfat solid. Besarnya permintaan setiap periode sangatberfluktuatif sehingga bagian produksi sulit memperkirakan besarnya produk yang akan diproduksi untuk setiap item produk. Oleh karena itu kegiatan lembur sering kali di lakukanuntuk memenuhi permintaan yang ada. Dari peramalan tersebut dilanjutkan denganmelakukan perencanaan agregat dengan metode grafik dengan memilih strategi yangmenghasilkan biaya paling minimalMetode pemulusan eksponensial ganda adalah metodeyang digunakan dalam melakukan peramalan karena memberikan nilai kesalahan terkecil.Setelah didapatkan hasil peramalan dilanjutkan dengan melakukan perencanaan agregatmenggunakan strategi yang menghasilkan biaya paling kecil yaitu strategi penambahantenaga kerja serta diikuti dengan pengadaan persediaan, pada strategi ini biaya produksi dapatberkurang sebesar Rp.47.482.882,92,- kemudian dilanjutkan dengan proses pembuatanJadwal Induk Produksi dengan model Disagregasi Hax & Meal dan diakhiri denganpembuatan jadwal produksi mingguan untuk setiap item produk menggunakan metode RunOut Time.
SISTEM APLIKASI DATA MINING UNTUK MENAMPILKAN INFORMASITINGKAT KELULUSAN MAHASISWA Dwi Retnosari
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 1, No 2 (2014): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.1.2.%p

Abstract

Kegiatan yang paling menonjol dalam suatu pendidikan tinggi adalah pengolahaninformasi yang tersedia yang berkaitan dengan kegiatan yang ada di dalam pendidikantersebut, mulai dari pengelolaan penerimaan mahasiswa sampai kelulusan mahasiswa.Peningkatan jumlah mahasiswa pada perguruan tinggi Universitas Islam Kalimantan(UNISKA) menuntut adanya suatu kerja sistem yang baik. Pada saat ini belum adanya sistemuntuk menentukan kelulusan mahasiswa pada perguruan tinggi Universitas Islam Kalimantan(UNISKA). Dengan adanya sistim ini diharapkan akan meningkatkan kualitas mahasiswaUniversitas Islam Kalimantan (UNISKA) sebelum terjun langsung di dalam dunia kerja.Data mining merupakan penambangan atau penemuan informasi baru dengan mencari polaatau aturan tertentu dari sejumlah data dalam jumlah besar yang diharapkan dapat mengatasikondisi tersebut. Dengan memanfaatkan data induk mahasiswa dan data kelulusanmahasiswa, diharapkan dapat menghasilkan informasi tentang tingkat kelulusan dengan datainduk mahasiswa melalui teknik data mining. Kategori tingkat kelulusan di ukur dari lamastudi dan IPK. Algoritma yang digunakan adalah algoritma apriori, informasi yangditampilkan berupa nilai support dan confidence dari masing- masing kategori tingkatkelulusan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9