cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Peternakan Indonesia
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19071760     EISSN : 24606626     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) "Indonesian Journal of Animal Science". Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) diterbitkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Andalas, sebagai media publikasi hasil penelitian, pengkajian dan pendalaman literatur tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan dan kehewanan. JPI diterbitkan untuk menyempurnakan dan melanjutkan Jurnal Peternakan dan Lingkungan (JPL) yang telah ada semenjak bulan Oktober 1994. JPI diterbitkan tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Tulisan/karya ilmiah yang diterima belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain.
Arjuna Subject : -
Articles 552 Documents
Substitusi Titonia (Tithonia diversifolia) dengan Baglog Pelepah Sawit yang Difermentasi dengan Pleurotus ostreatus terhadap Ketersediaan Mineral Makro pada Kambing Peranakan Etawa (PE) R. Rianita; Y. Metri; Evitayani Evitayani; L. Warly
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.3.311-318.2019

Abstract

Identifikasi Hormon Testosteron Sapi Kuantan Plasma Nutfah Riau Sebagai Penentu Klasifikasi Kriteria Pejantan Unggul Pajri Anwar
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.3.230-239.2019

Abstract

Kualitas Fisik Kompos Feses Sapi Potong dan Kulit Kopi dengan Penambahan Aktivator Mol Bongkol Pisang dan EM4 T. Karyono; J. Laksono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.2.154-162.2019

Abstract

Frekuensi Pemberian Ransum Secara Periodik dan Level Protein Terhadap Karkas dan Gambaran Darah Itik Lokal Sikumbang Janti T. D. Nova; S. D. Anggraeni; M. Wardiansyah; E. P. Ramadhani
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.2.64-75.2019

Abstract

Kualitas Silase Rumput Benggala (Panicum maximum) pada Berbagai Taraf Penambahan Bahan Aditif Ekstrak Cairan Asam Laktat Produk Fermentasi Anaerob Batang Pisang T. Dhalika; A. Budiman; Mansyur Mansyur
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.17.1.77-82.2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak cairan asam laktat (ECAL) produk fermentasi anaerob batang pisang terhadap kualitas silase rumput Benggala (P. maximum). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap, perlakuannya adalah penambahan campuran ekstrak cairan asam laktat produk fermentasi anaerob batang pisang dengan molases pada proses ensilase rumput Benggala, yaitu: (1) P0M100 (0 % ECAL + 100 % molases), (2) P25M75 (25 % ECAL + 75 % molases), (3) P50M100 (50 % ECAL + 50 % molases), (4) P75M25 (75 % ECAL + 25 % molases), (5) P100M0 (100 % ECAL + 0 % molases), tiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Peubah yang diukur adalah kualitas fisik dan kimia silase rumput Benggala, meliputi kebersihan, warna, bau, rasa, tekstur, derajat keasaman, kandungan asam laktat, dan NH3. Data yang diperoleh diuji menggunakan analisis ragam dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan campuran ekstrak cairan asam laktat produk fermentasi batang pisang dengan molases memberikan pengaruh terhadap kualitas fisik dan kimia silase rumput Benggala, dan campuran ekstrak cairan asam laktat produk fermentasi batang pisang dengan molases pada perbandingan 75 % :  25 % menghasilkan kualitas fisik dan kimia silase rumput Benggala terbaik.    
Halaman Belakang JPI Vol.20 No.3 Oktober 2019 Editor Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.3.0-00.2019

Abstract

Kegiatan Insentif dan Penyelamatan Sapi dan Kerbau Betina Produktif di Sumatera Barat tahun 2011-2012 F. Madarisa; Edwardi Edwardi; A. Arman
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.15.1.26-34.2013

Abstract

A survey has been conducted to observe the activity of delivering budget scheme to livestock farmers groups in West Sumatra 2011-2012. Its objective was to prevent both productive cow and buffalo from slaughtering process. Within a system approach, at least two activities have been launched to deal with such prevention program; (1) incentive budget as a driving force to keep livestock living at farmers groups and (2) getting back productive cow and buffalo from intended marketing chains. A designed questioner has been offered to 146 farmers groups to collect primary data. Secondary data was collected from related publications. The result showed that incentive was more effective and efficient compared to the get back productive cow. Thus, it is recommended that incentive budget should be continued with a social business approach in its market system. A number of activities could be followed to achieve such goals; (1) farmer groups activity as a main basis for incentive program; (2) making sure that groups could finalize the activity at the earlier process to keep farmers motivation high; (3) increasing both budget allocation and number of target recipient to the incentive activity.
Pengaruh Waktu Pemberian Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) terhadap Jumlah Korpus Luteum dan Kecepatan Timbulnya Berahi pada Sapi Pesisir T. Afriani; Jaswandi Jaswandi; Defrinaldi Defrinaldi; Y. E. Satria
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.16.3.193-197.2014

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kecepatan timbulnya berahi dari dosis Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) yang berbeda dan pengaruh waktu pemberian GnRH terhadap jumlah korpus luteum pada sapi Pesisir. Materi yang digunakan yaitu 12 ekor induk sapi Pesisir, hormon PGF2α dan GnRH. Terdiri dari dua tahap, pertama Induk sapi disinkronisasi dengan 5 ml PGF2α dan kemudian diberi GnRH 50 µg, 100 µg dan 200µg. Kedua sapi disinkronisasi dengan 5 ml PGF2α dan kemudian diberi GnRH dosis hasil penelitian tahap pertama dan dibagi atas 4 waktu penyuntikan, yaitu A(16), B(32), C(48), dan D(64) jam. Peubah yang diamati adalah waktu terjadinya estrus setelah diberi dosis yang berbeda dan jumlah korpus luteum (CL) yang terbentuk dari waktu penyuntikan yang berbeda. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis GnRH yang tercepat menunjukan gejala estrus adalah 100 µg dengan rataan 45.42±2.24 jam, 200 µg rataan 51.33±4.51 jam dan 50 µg rataan 76.53±11.92 jam. Waktu pemberian GnRH berpengaruh terhadap jumlah CL yang terlihat dari jumlah CL dari masing-masing perlakuan. Perlakuan C(48) jam menunjukkan jumlah CL yang paling banyak dengan rataan 4.33±1.15 dan diikutiB(32) jam dengan rataan 3.67±1.53,perlakuan A(16) jam dengan rataan1.67±1.15perlakuan D(64) dengan rataan 1.67±0.58.
Strategi Pengembangan Trenggalek Agropark melalui Animal Based Tourism di Kabupaten Trenggalek A. Martiningsih; Ismulhadi Ismulhadi; A. Warnaen
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.21.3.274-283.2019

Abstract

Pengaruh Temperatur Steam dan Suplementasi Bakteri Mannanolitik Termofilik Terhadap Histomorfologi Usus, Retensi Nitogen dan Energi Metabolisme Ransum (Pellet) Broiler Berbasis Ampas Kelapa Harnentis Harnentis; E. Syahruddin
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 18, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.18.1.53-61.2016

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur steam dan suplementasi bakteri mannanolitik termofilik (Bacillus sp. SM-1.4) terhadap panjang vili usus, retensi nitrogen dan energi metabolisme broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 5 x 2 dengan 3 ulangan. Faktor pertama (A), level bakteri (0, 106, 108, 1010, dan 1012 cfu/kg. Faktor kedua (B), temperatur steam (650C dan 750C). Tiga puluh ekor broiler umur 35 hari dibagi menjadi 30 unit percobaan dan 3 ekor ayam untuk faktor koreksi. Ayam dipuasakan selama 24 jam dan pemberian pakan sebanyak 30 g/ekor, air minum diberikan ad-libitum. Data dianalisis menurut Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 5 x 2 dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test. Peubah yang diamati adalah panjang dan lebar vili usus, retensi nitrogen dan energi metabolisme yang dikoreksi dengan nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur steam memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap panjang vili usus, retensi nitrogen dan energi metabolisme. Suplementasi bakteri nyata (P<0,05) meningkatkan panjang vili usus, retensi nitrogen dan energi metabolisme dibandingkan tanpa suplementasi. Tidak ada interaksi (P>0,05) antara temperatur steam dan suplementasi bakteri terhadap semua parameter yang diuji. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi bakteri 1010 cfu/kg dapat memperbaiki retensi nitrogen, energi metabolisme dan pengukuran vili broiler.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 3 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 1 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 3 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 1 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 3 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 1 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 3 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 2 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 3 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 3 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 2 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 18, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 3 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 2 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16 No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 1 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 3 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 2 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 3 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 3 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 2 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 1 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 3 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 2 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 1 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia More Issue