cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Peternakan Indonesia
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19071760     EISSN : 24606626     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) "Indonesian Journal of Animal Science". Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) diterbitkan oleh Fakultas Peternakan Universitas Andalas, sebagai media publikasi hasil penelitian, pengkajian dan pendalaman literatur tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan dan kehewanan. JPI diterbitkan untuk menyempurnakan dan melanjutkan Jurnal Peternakan dan Lingkungan (JPL) yang telah ada semenjak bulan Oktober 1994. JPI diterbitkan tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Tulisan/karya ilmiah yang diterima belum pernah dipublikasikan atau tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
Determinan Faktor Daya Saing Rendang Daging Sapi Sebagai Produk Pangan Berbasis Kearifan Lokal : Determinants of the Competitiveness of Beef Rendang Based on Local Wisdom Fitrimawati, Fitrimawati; Nurhayati, Nurhayati; Indrayani, Ida
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 27 No 3 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.27.3.245-255.2025

Abstract

Pengembangan usaha dari olahan hasil ternak berbasis kearifan lokal dapat menjadi stimulan terhadap peningkatan pembangunan peternakan di Sumatera Barat. Rendang daging sapi adalah olahan hasil ternak yang merupakan masakan khas masyarakat Minangkabau. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor penentu dalam peningkatan daya saing rendang daging sapi. Penelitian ini dilakukan pada 31 UMKM rendang daging sapi yang berada di Kota Padang, Payakumbuh, Kota Solok dan Kabupaten Limapuluh Kota. Metode penelitian adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM-PLS). Model dibangun berdasarkan indikator daya saing yaitu kondisi faktor, kondisi permintaan, strategi, struktur, dan persaingan perusahaan, industri pendukung, peran pemerintah, dan peran peluang. Hasil penelitian mendapatkan peran pemerintah berpengaruh signifikan sedangkan kondisi faktor, kondisi permintaan, strategi, struktur, dan persaingan perusahaan, industri pendukung, dan peran peluang tidak berpengaruh signifikan terhadap daya saing rendang daging sapi di Sumatera Barat
Aplikasi Pakan Total Mixed Ration (TMR) dengan Penambahan Corn Gluten Meal (CGM) untuk Domba Cross Awassi Fase Akhir Laktasi : The Addition of Corn Gluten Meal (CGM) in the Total Mixed Ration (TMR) on the Performance of Cross Awassi Sheep in the Late Lactation Phase Wahyu Ilmi Mustika Dewi; Daning , Dewi Ratih Ayu; Wijoyo, Iman Aji
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 27 No 3 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.27.3.236-244.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan Corn Gluten Meal (CGM) dalam  Total Mixed Ration (TMR) terhadap performa domba cross Awassi fase akhir laktasi. Penelitian dilakukan di UD. Kambing Burja, Malang, menggunakan tiga ekor domba cross Awassi laktasi bulan ke-4 dengan pendekatan deskriptif komparatif. Perlakuan terdiri atas dua jenis pakan, yaitu TMR tanpa CGM dan TMR dengan penambahan CGM 5%, yang diberikan secara berurutan pada ternak yang sama selama 28 hari, dengan hari ke-1 hingga ke-14 untuk pemberian pakan dan koleksi data TMR tanpa CGM, serta hari ke-15 hingga ke-28 untuk TMR dengan CGM. Parameter yang diamati meliputi konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan harian (PBBH), produksi susu, Feed Conversion Ratio (FCR), dan Income Over Feed Cost (IOFC). Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan dan analisis deskriptif.  Hasil menunjukkan bahwa penambahan CGM tidak berpengaruh nyata (p>0,05), namun berpotensi sebagai sumber protein alternatif dalam formulasi pakan yang efisien secara nutrisi dan ekonomi.
Pengaruh Interval Defoliasi terhadap Produktivitas dan Kualitas Indigofera zollingeriana di BPTU HPT Padang Mengatas Provinsi Sumatera Barat: bahasa indonesia Heniwati, Yulia; Jamarun, Novirman; Sriagtula, Riesi; Ikhlas, Zaitul
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.28.1.1-10.2026

Abstract

Indigofera zollingeriana berpotensi sebagai sumber protein pengganti konsentrat, namun kualitas nutrisinya sangat dipengaruhi oleh interval defoliasi. Semakin tua umur tanaman, kandungan serat meningkat sementara protein dan kecernaan menurun, sehingga perlu ditentukan waktu defoliasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval defoliasi terhadap kualitas nutrisi Indigofera zollingeriana. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) tiga perlakuan interval defoliasi yaitu T1 = interval defoliasi 50 hari, T2 = interval 65 hari, dan T3 = interval 80 hari, masing-masing dengan lima ulangan. Parameter yang diamati kandungan bahan kering, bahan organik, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, evaluasi kecernaan secara in-vitro meliputi kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis of Varience (ANOVA) dan perbedaan antar perlakuan menggunakan uji lanjut Duncan Multiple Test (DMRT). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang signifikan (P<0,05) terhadap kandungan bahan kering, bahan organik, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, kecernaan bahan kering dan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval defoliasi 50 hari memberikan kandungan protein kasar tertinggi (27,17%) dan nilai kecernaan bahan kering (64,79%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa interval defoliasi 50 hari memberikan hasil kualitas I. zollingeriana terbaik sebagai sumber protein yang berasal dari hijauan di BPTU HPT Padang Mengatas.
Kualitas Spermatozoa Y Hasil Separasi Seks dengan Medium Bovine Serum Albumin (BSA) dan Lama Inkubasi yang Berbeda pada Domba Sakub: Kualitas Spermatozoa Y Hasil Separasi Seks dengan Medium Bovine Serum Albumin (BSA) dan Lama Inkubasi yang Berbeda pada Domba Sakub Imam Prasetyo, Setiadi; Anis, Ahmad Dzulfahmi; Sumaryadi, Mas Yedi; Saleh, Dadang Mulyadi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.28.1.11-22.2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh medium Bovine Serum Albumin (BSA) dan lama inkubasi yang berbeda terhadap kualitas spermatozoa Y domba Sakub. Penelitian dirancang menggunakan pola factorial 2x3 dengan rancangan dasar acak kelompok (RAK). Faktor I gradien BSA (G) terdiri dari dua tingat konsentrasi dua level (g1=4:8% dan g2=5:10%) dan faktor II lama inkubasi (T) terdiri dari level (t1=30, t2=40, dan t3=60 menit). Variabel yang diamati yaitu motilitas, abnormalitas, konsentrasi dan viabilitas spermatozoa Y. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara gradien BSA dan lama inkubasi (P>0,05) terhadap kualitas spermatozoa. Namun gradien BSA berpengaruh sangat nyata (P<0,01) dan lama inkubasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kualitas spermatozoa Y domba Sakub. Nilai motilitas tertinggi pada t1 (73,67 ± 1,41%), abnormalitas terendah pada t1 (9,92 ± 1,06%), konsentrasi tertinggi pada g2 (1196,67 x 106), dan viabilitas tertinggi pada t1 (73,5 ± 1,00 %). Disimpulkan bahwa untuk memperoleh kualitas spermatozoa Y yang tinggi sebaiknya digunakan medium BSA dengan konsentrasi 5-10% (g2) dan lama inkubasi 30 menit (t1) dan masih memenuhi standar untuk pelaksanaan inseminasi Buatan (IB).
Pendapatan dalam Penggunaan Alokasi Waktu Tenaga Kerja Keluarga: Studi Kasus Peternak Sapi Bali di Sentra Pengembangan Sulawesi Tenggara, Indonesia: Pendapatan dan Alokasi Waktu Curahan Tenaga Kerja Keluarga pada Usaha Ternak Sapi Bali di Sulawesi Tenggara, Indonesia Rindayati, Wiwiek; Priyarsono, Dominicus Savio; Gerhana, Gerhana; Nafiu, La Ode; Abadi, Musram
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Income from Bali cattle husbandry with family labor time allocation become highly relevant, as work time efficiency can contributed to increased productivity and farmers' income in the region. The aim of this research is to analyze the income obtained by farmers based on the allocation of work time used in Bali cattle husbandry. The study was conducted in Konawe Selatan Regency and Muna Regency, Southeast Sulawesi, as centers for Bali cattle development. Data were collected from June to October 2024 through questionnaires, interviews with 240 Bali cattle farmers, field surveys, and Focus Group Discussions (FGD). Income analysis was used to examine the income of Bali cattle farmers, while the amount of work time allocation in Bali cattle handling was calculated using the standard measure of man-days, namely MDP (Man-Days Equivalent) or Workdays. The research results show that the allocation of family labor time in Konawe Selatan Regency, amounting to 3.74 MDP, yielded an income of IDR 3,542,383.90, whereas in Muna Regency, a family labor time allocation of 3.73 MDP resulted in an income of IDR 5,437,262.61.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Maltodekstrin pada Starter Kering Susu Fermentasi Lactococcus Lactis D4 terhadap Kadar Air, Protein dan Rendemen dengan Metode Freeze Drying: Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Maltodekstrin pada Starter Kering Susu Fermentasi Lactococcus Lactis D4 terhadap Kadar Air, Protein dan Rendemen dengan Metode Freeze Drying Azizah, Nurul; Nasution, A. Hafiz; Juliyarsi, Indri; Sukma, Ade
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.28.1.36-43.2026

Abstract

Dry starter has advantages due to its extended shelf life and efficient distribution process. The objective of this study was to evaluate the effect of different maltodextrin concentrations in the dry starter of fermented milk Lactococcus lactis D4 on moisture content, protein, and yield. Furthermore, the study aimed to determine the optimal concentration of maltodextrin. Skim milk and maltodextrin were utilized, and the drying process was carried out using the freeze-drying method. The method used in this study was an experimental design with a Completely Randomized Design (CRD), consisting of four treatments and five replications. The treatments applied were the addition of maltodextrin at concentrations of A (5%), B (10%), C (15%), and D (20%). The results showed that the addition of maltodextrin concentration had a significant effect (P<0.05) on moisture content, protein content, and yield. The maltodextrin concentration D (20%) exhibited the best results with a moisture content of 1.59%, protein content of 8.20%, and yield of 25.67%. The use of maltodextrin D (20%) is recommended in the production of dry starter of fermented milk Lactococcus lactis D4.
Analisis Strategi Meningkatkan Pendapatan Usaha Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Karo: Analisis Strategi Pengelolaan Usaha Sapi Potong Untuk Meningkatkan Pendapatan Di Kabupaten Karo Sumatera Utara Khalida, Qoryna; Hidayati, Nurul; Rifni, Ulvira; Ammar, Muhammad; Fahrina, Yuyun
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.28.1.23-35.2026

Abstract

Pendapatan peternak di Kabupaten Karo masih cukup rendah hanya mencapai Rp20.970.000 juta per tahun, atau sekitar Rp1,7 juta per bulan untuk itu diperlukan strategi yang mampu memberikan (1) solusi dan (2) rencana yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menyusun strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pendapatan usaha peternakan sapi potong di Kabupaten Karo. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tigapanah, Kecamatan Tigabinanga dan Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo. Reponden dalam penelitian ini adalah sebanyak 78 peternak di Kabupaten Karo. Analisis SWOT digunakan sebagai metode mengevaluasi strategi dengan memahami (a) kekuatan dan (b) peluang serta (c) meminimalkan kelemahan dan (d) ancaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai faktor internalnya adalah 2,31 dan analisis faktor eksternalnya adalah 2,62. Matriks strategi utama berada di kuadran I, yang berarti menggunakan strategi agresif, Strategi agresif ini adalah memiliki peluang dan kekuatan dalam meningkatkan strategi dalam meningkatkan usaha.

Filter by Year

2006 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 3 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 27 No 1 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 3 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26, No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 26 No 1 (2024): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 3 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25 No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 25, No 1 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 3 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 24, No 1 (2022): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 3 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 23, No 1 (2021): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 3 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 2 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 22, No 1 (2020): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 3 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 3 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 2 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 3 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 2 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 19, No 1 (2017): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 18, No 1 (2016): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 3 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 2 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 17, No 1 (2015): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16 No 2 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 16, No 1 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 15, No 1 (2013): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 3 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 2 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 3 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 2 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 3 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 2 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 12, No 1 (2007): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 3 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 2 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia Vol 11, No 1 (2006): Jurnal Peternakan Indonesia More Issue