Inspiratif Pendidikan
Inspiratif Pendidikan is a scholarly journal published by Department of Islamic Religion Education, Faculty of Tarbiyah and Teaching, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The journal only accepts research findings, thoughts that related to education and teaching development in general, and more specifically in Islamic point of view.
Articles
21 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER"
:
21 Documents
clear
KONSEP PEMBELAJARAN PAI DALAM AL-QUR’AN SURAH LUQMAN AYAT 12-19
Iqbal, Mohammad
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i1.7814
Penelitian ini bertujuan untuk; 1)mendeskripsikan Bagaimana metode pembelajaran PAI dalam al-Qur‟an, 2) Mengemukakan Bagaimana konsep pembelajaran PAI dalam al-Qur‟an surah luqman ayat 12-19, 3) menganalisis implikasi dampak pembelajaran PAI dalam al-Qur‟an surah luqman ayat 12-19. Penelitian ini tergolong library research, data yang dikumpulkan dengan mengutip, menyadur, dan menganalisis dengan menggunakan analisis pengumpulan data terhadap literatur yang representatif dan mempunyai relevansi dengan masalah yang dibahas, kemudian mengulas dan menyimpulkannya. Hasil penelitian dalam tesis ini mengungkap sosok seseorang hamba yang sholeh yang bernama Luqman dia berasal dari Habsy (Ethiopia). Orang-orang menggelar hamparan untuknya, membuka lebarlebar pintu untuknya dan amat senang dengan perkataannya. Dan beliau juga di juluki seorang pendidik yang baik. Dia senang tiasa mendidik anaknya untuk bertauhid dan tidak berbuat kesyirikan, dan memberikan penjelasan untuk meninggalkannya. Kemudian beliau juga memerintahkan kepada anaknya untuk senangtiasa berbuat baik kepada kedua orang tua dan menerangkan tentang penderitaan orang tua selama ia di dalam kandungan. Akan tetapi apabila kedua orang tuamu memerintahkan untuk berbuat kesyirikan maka jangan sekali-kali melakukannya. Abu darda berkata menceritakan Luqman al-Hakim: dia tidak pernah diberikan sesuatu seperti keluarga, harta, kehormatan dan sesuatu hal akan tetapi dia adalah seseorang yang tangguh, pendiam, pemikir dan berpandangan dalam. Maka dari itu dia diberikan pemahaman tentang islam, padahal dia bukan seorang nabi dan tidak diberikan wahyu
METODE PEMBELAJARAN DALAM ALQURAN (Analisis terhadap Ayat-ayat Tarbawi)
Bt Rusli, Liarti
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i1.7889
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran pada ayat-ayat tarbawi dalam Alquran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan tafsir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode yang terdapat dalam Alquran berdasar pada ayat-ayat tarbawi yaitu: a). Metode pembelajaran dalam QS al-Nahl/16:125 adalah metode bi al-hikmah, metode ceramah, dan metode diskusi. b) Metode pembelajaran dalam QS al-Maidah/5: 67 adalah metode keteladanan dan metode pemberian hukuman. c) Metode Pembelajaran dalam QS Ibrahim/14: 24-25 adalah metode demonstrasi dan perumpamaan. d) Metode pembelajaran dalam surah al-‘Araf/7: 175177 adalah metode membaca, perumpamaan dan metode kisah. Implementasi metode pembelajaran dalam Alquran: a) Metode bi al-hikmah akan terwujud dengan berlandaskan tiga faktor yang harus diperhatikan: keadaan dan situasi objek pendidikan, ukuran pelajaran dan metode yang tepat. Metode ceramah digunakan apabila: bahan atau materi pelajaran yang yang akan diajarkan terlalu banyak, materi yang akan diajarkan merupakan informasi baru yang butuh pengenalan atau pemahaman terlebih dahulu. b) Metode diskusi dilakukan apabila mencari pemecahan atau solusi. c) metode keteladanan, dilaksanakan dengan dua cara, yaitu secara langsung (direct) dan tidak langsung (indirect). e) Metode demonstrasi banyak digunakan dalam rangka mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang materi yang dipelajari. f) Metode perumpamaan, digunakan untuk memberikan gambaran kepada peserta didik sehingga mudah memahami pelajaran. g) Membaca adalah cara umat manusia memperoleh ilmu pengetahuan.
KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI MADRASAH ALIYAH AS’ADIYAH PUTERI SENGKANG KABUPATEN WAJO
Hairi, Falihal
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i1.7805
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kompetensi pedagogik guru pendidikan Islam di Madrasah Aliyah As‟adiyah Puteri Sengkang Kabupaten Wajo belum maksimal, yang berkaitan dengan tugas fungsinya sebagai guru, guru hendaknya menguasai teori belajar dan prinsip kegiatan pembelajaran, dan mampu menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampuh. 2) Guru pendidikan Islam dalam pengelolaan pembelajaran di Madrasah Aliyah As‟adiyah Puteri Sengkang Kabupaten Wajo, masih diperlukan efektivitas yang lebih optimal agar keberhasilan pembelajaran dapat tercapai dengan baik dan operasional guru mata pelajaran pendidikan Islam, terlihat dari upaya guru untuk melaksanakan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi terutama yang berkenaan dengan perangkat pembelajaran, diperlukan model pembelajaran sesuai dengan tuntutan isi dan hasil yang diharapkan. 3) Faktor pendukung guru pendidikan Islam dalam pengelolaan pembelajaran di Madrasah Aliyah As‟adiyah Puteri Sengkang yaitu ketersediaan perangkat pembelajaran, prasarana Madrasah, dan fungsi yang mendukung kegiatan pembelajaran. Faktor penghambat guru pendidikan Islam dalam pengelolaan pembelajaran di Madrasah Aliyah As‟adiyah Puteri Sengkang yaitu keterbatasan jam pelajaran, kedisiplinan guru dan sarana belajar Madrasah.
EKSISTENSI MUSLIM TIONGHOA DALAM GERAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI MAKASSAR
Aswar, Muh.
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i1.7813
Studi ini difokuskan pada gerakan pendidikan Muslim Tionghoa di Kota Makassar yang ditinjau dari aspek penyelenggaraan pendidikan formal dan non formala di Kota Makssar. Hasil penelitan ini menujukkan bahwa gerakan pendidikan Islam Muslim Tionghoa Makassar meliputi: 1) Pendidikan Formal, Pendidikan formal yang didirkan oleh Muslim Tionghoa yaitu SDIT Muhammad Cheng Hoo Sul-sel yang terletak di Jalan Tun Abd Razak Gowa, namun saat ini belum berjalan karena masih proses pendirian gedung dan diprediksikan akan digunakan pada tahun 2021. 2) Pendidikan non formal diantaranya. (a) Pondok Tahfidzul Qur’an Muhammad Cheng Hoo Makassar Pondok ini terletak di jalan Tanjung Bayang Kota Makassar tepat disamping Masjid Muhammad Cheng Hoo Makassar yang berdiri pada bulan Agustus 2016, Program ini merupakan program Takmir masjid Muhammad Cheng Hoo Makasaar yang banyak diminati karena dilaksanakan tanpa pungutan biaya. Program ini bertujuan menciptakan generasi muda Qur’ani yang mampu menghafal dan mengamalkan al-Qur’an yang kedepannya diharapkan mencetak generasi-generasi yang mampu mengaktualisasikan ajaran-ajaran Islam yang terkandung didalam alQur’an. (b) Pendidikan dan pembinaan Muallaf ini dilaksanakan setiap pekan pada hari Jum’at pukul 13.30, tempat pelaksanaannya bergaintian antara masjid Muhammad Cheng Hoo Makassar dan Gowa, yang bertujuan agar saudara-saudara muslim yang baru belajar dan mendalami agama Islam dengan baik dan mantap, sekaligus sebagai wadah untuk menjaling silaturrahim sesama Muallaf.
PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR
Yahdi, Muhammad
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i2.12406
The learning process is conducted in an interactive, inspiring, fun, challenging, motivating students to participate actively, giving enough space for the creation of initiative, creativity, and independence, in accordance with the interests of students . In addition, certainly in the learning process, teachers should provide ketauladanan attitude in all academic targets for students . The results of the study describes the results of a very simple descriptive analysis using the percentage formula and formula average. Based on the analysis, the results of this study describe the following matters: ( a) the implementation of the learning process at the Department of the Faculty of Tarbiyah and Teaching PAI UIN Alauddin Makassar, has been going well ( data analysis include: preparation of learning = 3.5; usage schedule and the effective time = 2.9; preliminary activity = 3.4; core activity = 3.2; activities cover = 2.7. ( b ) the results of students' academic learning is also quite good, namely cognitive abilities = 3.3; affective = 3.1; psychomotor = 2.6 ( c ) the supporting factors include: the availability of faculty and professional employees based on their field, the availability of adequate infrastructure, good management of the organization, financing is cheap and affordable, as well as assessment of learning outcomes fair and wise ( the average of the component semuan = 3.7 ) .
PENGARUH KECERDASAN EMOSI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 SENGKANG
Yulika, Rian
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i2.7838
Abstract:This study aims to determine the effect of emotional intelligence and learning motivation on student achievement in Junior High School 1 Sengkang. Quantitative research approach with the type of Ex Post Facto research. The population in this study were 297 students, the research sample was 149 students. The method used in data collection is the scale of psychology and documentation. Data analysis techniques used descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis. The results showed that the influence of emotional intelligence variables and learning motivation together on learning achievement was 3.5% with a significance value of p = 0.028 ≤α (0.05). This shows that there is a significant positive influence between emotional intelligence and learning motivation on student achievement in Junior High School 1 Sengkang. AbstractThis study aims to determine the effect of emotional intelligence and learning motivation on student achievement in Junior High School 1 Sengkang. Quantitative research approach with the type of Ex Post Facto research. The population in this study were 297 students, the research sample was 149 students. The method used in data collection is the scale of psychology and documentation. Data analysis techniques used descriptive statistical analysis techniques and inferential statistical analysis. The results showed that the influence of emotional intelligence variables and learning motivation together on learning achievement was 3.5% with a significance value of p = 0.028 ≤α (0.05). This shows that there is a significant positive influence between emotional intelligence and learning motivation on student achievement in Junior High School 1 Sengkang.
SPARKOL VIDEOSCRIBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
Munawarah, Rofiqah Al
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i2.12412
Learning media are aids in the learning process or communication and interaction tools between teachers and students which initially focused on visuals and audio, then develops with the use of computer technology in them whose purpose remains to achieve learning objectives. Scribe sparkol video is a white background software that contains narration and is usually used to design an animation program which is then developed into one of the learning media that can be used to be more attractive to students, their use is very fast and easy. There are several advantages and disadvantages of using sparkol video scribe as a learning medium, so it would be very wise if in our use we use mature thought. In addition to the enormous benefits for students because they are able to increase their enthusiasm for learning by using combined technology (audio visual and computer), it cannot be ruled out that using this media requires complete equipment and can use relatively expensive costs when compared to using print media only.
HAKIKAT, TUJUAN DAN FUNGSI EVALUASI DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN
., Suarga
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i2.12344
The Nature of Evaluation is a "Handbook on formative and summative evaluation of student learning", which means Evaluation is gathering enough evidence to be used as a basis for determining whether there is a change in students. So, we as teachers must believe that education can bring change to students. Educational evaluation is very necessary in education, among others, providing information that is used as a basis for: 1. Making policy and decisions. 2. Assessing the results achieved by students. 3. Assess the curriculum. 4. Giving trust to the school. 5. Monitor the funds that have been given. 6. Improve education materials and programs. The evaluation results on the world of national education are quite alarming, not only in terms of quality but also failure in shaping the character of the nation's young generation. Education is the responsibility of all parties, where the goal of education is to humanize humans. Form high quality human resources.
GURU PAHLAWAN TANPA TANDA JASA
B, Muhammad Rusmin
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i2.12407
Teachers are professions that require special expertise. This profession cannot be practiced by every human being. People who are good at talking in certain fields, can not be called a teacher. To become a teacher requires special conditions. Being a professional teacher must truly master the ins and outs of education and teaching complemented by a variety of other sciences. This is what needs to be fostered and developed through a certain period of education or pre-service education.
PAKEM SUATU CARA DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MAHASISWA
Masnani, Sitti Wahidah
Inspiratif Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ip.v8i2.11353
Penelitian model pakem dilatarbelakangi oleh adanya sebagian mahasiswa yang mendapatkan nilai yang rendah, metode pembelajaran yang digunakan belum dapat memecahkan masalah bagi dosen serta keaktifan mahasiswa belum merata. Tujuan penelitian mendeskripsikan bagaimana penerapan serta pengaruh yang ditimbulkan dalam penerapan pembelajaran pakem dalam mata kuliah Tahqiq An-Nusus. Dalam pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik pengamatan, wawancara serta tes sedangkan pengolahan datanya digunakan analisis deskriptif komparatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari dua siklus dengan dua model yaitu Gallery Work dan Team Quis dalam kategori sangat baik paling tinggi 58,82% yang disusul 32,35 % dalam kategori baik dan 8,82% sangat kurang. Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa menunjukkan keberanian dalam berfikir, menganalisa tanggapan-tanggapan yang dilontarkan oleh temannya, antara mahasiswa dan dosen terjadi interaksi dalam memecahkan masalah, begitu juga saat mendiskusikan pertanyaan dan tanggapan dari kelompok lain sudah berbagi dengan teman sekelompoknya untuk saling bergantian dalam menjawab pertanyaan dan sanggahan dari kelompok lain. Demikian pula mahasiswa yang tadinya pendiam sudah berbaur dengan mahasiswa yang aktif dalam diskusi. Kepercayaan dirinya mulai terbangun kembali