cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Auladuna
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2020): JUNE" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA PROGRAM STUDI PGMI IAIN KENDARI Muhammad Ilham; Waode Eti Hardiyanti
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a3.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pendidikan anti korupsi pada program studi PGMI IAIN Kendari, mengetahui dampak dari implementasi model pendidikan anti korupsi tersebut, dan mengetahui model kurikulum pendidikan anti korupsi mana yang lebih memahamkan mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah 75 mahasiswa program studi PGMI IAIN Kendari semester IV. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model kurikulum pendidikan anti korupsi tidak 100% murni menerapkan model mata kuliah sendiri, tetapi mengintegrasikan pembelajaran tidak langsung, seperti pembiasaan dan pemberian nasihat. Implementasi model pendidikan anti korupsi tersebut sudah cukup memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai kajian korupsi. Model kurikulum dengan mata kuliah sendiri masih merupakan model yang paling memberi pengetahuan bagi mahasiswa terhadap materi anti korupsi, namun dengan penambahan program pembelajaran di luar kelas. Abstract This study aimed to analyze the model of anti-corruption education implemented in PGMI (Islamic elementary school teacher) department at IAIN Kendari, to know the impact of the implementation of anti-corruption education model, and to find the most effective curriculum model of anti-corruption education. This research used qualitative descriptive method and the research subject was the 4th semester students of PGMI department at IAIN Kendari. The data collecting used were questionnaire and depth interview. The data were analyzed by data reduction, data presentation, and data verification. The findings indicated that anti-corruption education as regular subject in department of PGMI IAN Kendari was not the only method applied,but it integrated into indirect teaching such as getting them wonted and giving them advice. The implementation of anti-corruption education model made the students understand about corruption studies. Anti-corruption education as regular subject was the effective model to help the students understand the corruption, although an additional teaching method should be considered. 
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS DASAR PADA BUKU TEMATIK KELAS V TEMA PANAS DAN PERPINDAHANNYA Yuliananingsih Yuliananingsih; Mohamad Agung Rokhimawan
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a8.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains dasar pada buku tematik kelas V tema panas dan perpindahannya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan buku yang dianalisis yaitu buku tematik siswa kelas V tema panas dan perpindahannya karya Diana Karitas dan Fransiska terbitan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Pengumpulan dan peninjauan indikator referensi untuk keterampilan proses sains yang kemudian dihubungkan dengan materi sains di buku siswa tema panas dan perpindahannya. Peneliti menganalisis data yang terkait dengan penggunaan induktif dan deduktif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) setiap sub-tema telah merujuk pada pendekatan pembelajaran keterampilan proses sains, dan (2) setiap sub-tema adalah keterampilan proses sains dasar, yaitu observasi, komunikasi, inferensi, pengelompokkan, dan penalaran.AbstractThis research aimed to analyze the basic science process skill on a thematic book especially the theme of heat and its movement. The method used was the library research to analyze a thematic book especially the heat and its movement theme for the fifth grade students which was written by Diana Karitas and Fransiska and published by the Ministry of Education and Culture. The collection and review of reference indicators for science process skill were then linked to science material of the students' thematic book especially the heat and its movement. The researchers analyzed the related data to the inductive and deductive use. The findings indicated that: (1) each sub-theme had referred to the approach of learning science process skill, and (2) each sub-theme was the basic science process skill namely observation, communication, reference, grouping, and reasoning.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDIT BUNAYYA PANDAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Syafaruddin Syafaruddin; Mesiono Mesiono; Amrilsyah Butar-Butar; Muhammad Shaleh Assingkily
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a4.2020

Abstract

AbstrakPembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan materi ajar wajib setiap jenjang pendidikan bagi peserta didik maupun mahasiswa. Kendati dikenal sebagai materi klasik dan pelajaran tertua, PAI akan tetap menarik bila dikelola dengan konsep manajemen yang baik, seperti yang dipadukan oleh lembaga pendidikan Islam terpadu, termasuk Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bunayya Kabupaten Tapanuli Tengah. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa manajemen (perencanaan, pengorganisasian, intruksi pengarahan, dan evaluasi) pembelajaran PAI dan pengembangannya di lingkungan SDIT Bunayya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) manajemen pembelajaran PAI di SDIT Bunayya terlaksana dengan baik, hal ini ditandai dengan keterpaduan pembelajaran mulai dari perencanaan, pengorganisasian, intruksi pengarahan pembelajaran, dan evaluasi dan (2) pengembangan manajemen pembelajaran PAI ditandai dengan salat berjamaah di sekolah, pembinaan cara berwudu, pembinaan akhlak peserta didik, dan pembiasaan interaksi peserta didik dengan Al-Qur’an.AbstractIslamic education learning (PAI) is a “mandatory” teaching material for every level of education. Although known as “classic” and “oldest learning” material, PAI will be interesting if it is managed with a good management concept such as the integration held by Islamic educational institutions, including the Integrated Islamic Elementary School (SDIT) Bunayya, Central Tapanuli Regency. This article aims to analyze the management, (planning, organizing, instruction actuating, and evaluation) of PAI learning and its development in SDIT Bunayya. This study used a qualitative approach through observation, interview, and document studies. The results of this study indicated that (1) the management of PAI learning at SDIT Bunayya was well implemented which was indicated by the learning integration starting from planning, organizing, instructional learning, and evaluation; and (2) the development of PAI learning management was indicated by praying together at school, coaching ablution, building moral character, and getting familiar with Al-Qur’an.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS HOTS PADA SISWA KELAS IV Fuaddilah Ali Sofyan; Putri Krisna; Mardiah Astuti
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a9.2020

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesulitan siswa dalam belajar mata pelajaran matematika terhadap penyelesaian soal yang membutuhkan kemampuan berfikir tinggi atau High Order Thinking Skill (HOTS). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian ini yaitu guru kelas IV dan siswa kelas IV MIN 2 Palembang. Data kualitatif tersebut dianalisis menggunakan reduksi, kemudian disajikan, lalu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa bentuk kesulitan belajar siswa yaitu siswa mengalami kesulitan memahami simbol (pengetahuan faktual), kurang memahami cara mengerjakan operasi penjumlahan bilangan bulat (pengetahuan prosedural), dan kurangnya ketelitian pada soal-soal HOTS mata pelajaran matematika materi operasi penjumlahan bilangan bulat. Faktor-faktor penyebab siswa kesulitan belajar dalam penyelesaian soal HOTS yaitu kurangnya ketelitian dalam mengerjakan soal HOTS, kurangnya kemampuan/kompetensi awal siswa pada mata pelajaran matematika, proses pembelajaran yang dialami kurang/belum maksimal, dan siswa kurang memahami soal HOTS.AbstractThe purpose of this research was to analyze the students' difficulties in learning mathematics to solve question problems that require high-level thinking abilities (HOTS). The research type used in this study was descriptive qualitative. The data were collected through interviews, observation, and documentation. The informants of this research were the teacher and the students of the fifth grade at MIN 2 Palembang. The qualitaive data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion. The result indicated that the students' learning difficulties were having difficulties of understanding symbols (factual knowledge), lack of understanding of integer operations (procedural knowledge), and lack of accuracy in high order thinking problems especially integer operations of mathematics. The factors causing students learning difficulties in completing HOTS questions were lack of thoroughness in the HOTS question process, lack of students' initial abilities in mathematics, lack of learning experiences, and lack of understanding HOTS questions.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA (LKM) BERBASIS METODE ILMIAH UNTUK PENGUASAAN KONSEP LINGKUNGAN DAN PERUBAHANNYA Tatik Indayati
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a5.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis metode ilmiah pada materi lingkungan dan perubahannya yang memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian pengembangan ini didesain dengan model Plomp & Nieveen yang terdiri dari tiga fase, yaitu penelitian pendahuluan (preliminary research), pengembangan atau pembuatan prototipe (development or prototyping phase), dan penilaian (assessment phase). Subjek uji coba penelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan IPA. Data yang diperlukan dalam penelitian dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, lembar observasi, dan angket respon mahasiswa. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah LKM berbasis metode ilmiah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan secara teori dan praktek, serta keefektifan. Dengan demikian, LKM tersebut adalah berkualitas.AbstractThis study aimed to find the quality of the students’ worksheet development based on scientific method in environment and its material changes which fulfilled the criteria of validity, practicality, and effectiveness. This developing research was designed using Plomp & Nieveen model which consisted of 3 phases, namely preliminary research, developing or prototyping, and assessment phases. The subjects of this study were students of Science Education Department. The data needed in this study were collected through expert validation sheet, observation sheet, and questionnaire. The data were analyzed qualitatively and quantitatively. The result of this study indicated that the students’ worksheet based on scientific method gained the criteria of validity, practicality, and effectiveness. Therefore, the developing students’ worksheet (LKM) had quality.
ANALISIS MATERI POKOK MATEMATIKA MI/SD Mizaniya Mizaniya
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a10.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis ruang lingkup, kata kerja operasional (KKO) kompetensi dasar (KD), kata kerja operasional tujuan pembelajaran, higher order thinking skills (HOTS) atau lower order thinking skills (LOTS), 4C, literasi dasar, dan pendidikan karakter khusus pada materi pokok matematika dilihat dari buku guru dan buku siswa kurikulum 2013 revisi 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan teknik analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa baik dari buku guru maupun siswa sudah cukup baik yaitu dominan untuk ruang lingkup terdapat pada materi geometri dan pengukuran sederhana sebesar 44%, dominan untuk KKO KD terdapat pada tingkat C2 “memahami” sebesar 55%, dominan untuk KKO tujuan pembelajaran terdapat pada tingkat C3 “mengaplikasi” sebesar 50%, pada materi pokok matematika kelas III MI/SD lebih dominan lower order thinking skills (LOTS) sebesar 77%, dominan untuk 4C terdapat pada tingkat critical thinking sebesar 83%, dominan untuk literasi dasar terdapat pada literasi numerasi sebesar 97%, dan dominan untuk pendidikan karakter terdapat pada sikap mandiri dan percaya diri sebesar 75%.AbstractThis research aimed to analyze the scope, operational verbs (KKO), basic competence (KD), operational verbs of learning objectives, higher order thinking skill (HOTS), lower order thinking skill (LOTS), 4C, basic literacy, and special character education on the subject matter of mathematics from the teacher and the student books based on 2013 Curriculum revised 2018. The research method used was library research with data analysis techniques. The result of this study indicated that both of the teacher and the student books were good enough. This finding was proved by the percentage of scope dominant in geometry and simple measurement was 44%, dominant for KKO and KD was at the C2 level ”understanding” with 55%, dominant for KKO operational verbs of learning objectives was at the C3 level "applying" with 50%, in mathematics subject matter class III MI/SD was more dominant for lower order thinking skill at 77%, dominant for 4C was 83% at critical thinking level, dominant for basic literacy was 97% of numerical literacy, and dominant for character education was 75% of independent and confident attitudes.
PROFESIONALISME GURU MENANAMKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM MATERI IPA PADA SISWA KELAS V MI MA’ARIF BEGO Niswatun Hasanah; Verliyanti Verliyanti; Mohamad Agung Rokhimawan
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a1.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui professionalisme guru dalam menanamkan keterampilan proses sains di MI Ma’arif Bego. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diuji keabsahan dan validitasnya. Jenis analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Temuan dalam penelitian ini adalah (1) desain perencanaan pembelajaran guru sudah memuat keterampilan proses sains dan (2) implementasi pembelajaran di kelas telah menanamkan keterampilan proses sains pada aspek observasi, klasifikasi, pengukuran, inferensi, prediksi, dan komunikasi. Unsur keterampilan proses sains yang dominan muncul dalam proses pembelajaran di kelas yaitu mengobservasi, mengkomunikasikan, dan mengklasifikasikan.AbstractThis study aimed to find out the teachers’ professionalism in instilling science process skill in MI Ma'arif Bego. This research used qualitative method. The data obtained through observation, interview, and documentation that had been tested the validity. The data analysis used was Miles and Huberman model i.e data reduction, presentation, and conclusion. The findings in this study indicated that (1) the design of the teachers’ learning plan has included science process skill and (2) learning implementation in the class has instilled science process skill to the observation, classification, measurement, inference, prediction, and communication aspects. The dominant elements of science process skill in classroom learning were observing, communicating, and classifying.
ANALISIS MATERI POKOK SENI BUDAYA DAN PRAKARYA (SBdP) KELAS III MI/SD Siti Pitriani
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a6.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi antara materi pokok yang terdapat pada buku tematik guru dan siswa kelas III kurikulum 2013 revisi 2018 dengan ruang lingkup materi pokok seni budaya dan prakarya (SBdP) MI/SD yang mencakup kompetensi pengetahuan dan keterampilan, karakteristik dan perkembangan materi SBdP MI/SD, analisis KI-KD dan relevansinya dengan struktur keilmuan SBdP MI/SD, karakteristik perkembangan siswa, HOTS, 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration), literasi budaya dan kewargaan, pendidikan karakter, dan inovasi. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian studi pustaka. Pengumpulan dan peninjauan indikator referensi untuk analisis materi pokok SBdP MI kelas III SD/MI. Hasil analisis menyatakan bahwa relevansi ruang lingkup SBdP dalam Permendikbud nomor 21 tahun 2016 tentang standar isi pendidikan dasar dan menengah dengan buku siswa kurikulum 2013 revisi 2018 dinilai sudah relevan. Karakteristik SBdP MI/SD mencakup aspek seni rupa, seni musik, seni tari, dan keterampilan. Karakteristik perkembangan siswa berada dalam tahap oprasional konkrit. HOTS, 4C, literasi budaya dan kewargaan, serta pendidikan karakter tercantum pada materi pokok SBdP revisi 2018 buku paket guru dan siswa kelas III. Inovasi yang ditawarkan dalam pembelajaran SBdP MI/SD adalah menggunakan multimedia interaktif yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0.AbstractThis research aimed to find out the relevance between the subject matter of the teachers' and the students' thematic book based on 2013 curriculum revised 2018 and the subject matter scope of Art and Culture (SBdB) in the 3rd grade of elementary school (MI/SD) which included knowledge and skills, characteristics and developments of the subject materials, analysis of the core and base competencies (KI-KD) and their relevance to the subject structure, characteristics of students’ development, HOTS, 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, Collaboration), cultural and citizenship literacy, character education, and innovation. The method used was library research. Collecting and reviewing the reference indicators were done to analyze the subject matter of Art and Culture subject of the 3rd grade students at elementary school. The results indicated that SBdB scope based on Indonesian Ministry of Education and Culture (Permendikbud) No. 21 in 2016 on the content standards of basic and secondary education with the students’ book based on 2013 curriculum Revised 2018 was considered relevant. Characteristics of Art and Culture subject consisted of fine arts, music, dance, and skill aspects. Characteristics of the students’ development were in a concrete operational stage. HOTS, 4C, cultural and citizenship literacy, and character education were listed in the teachers' and the students' Thematic book based on 2013 curriculum revised 2018 in the 3rd grade of MI/SD. The innovation offered in teaching Art and Culture subject at MI/SD was to use interactive multimedia that was relevant to the development of science and technology in the industrial revolution era 4.0.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DENGAN KARAKTER DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM PERSPEKTIF GURU Ade Nurmala; M. Dahlan R.; Ahmad Sobari
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a2.2020

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan dengan karakter disiplin dan tanggung jawab dalam perspektif guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Sampel yang digunakan sebanyak 21 guru yang berasal dari dua sekolah di Kecamatan Tajurhalang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan koesioner. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa hubungan pendidikan dengan karakter disiplin terjadi secara positif dan terdapat hubungan pendidikan dengan karakter tanggung jawab. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan karakter disiplin dan tanggung jawab dalam perspektif guru.AbstractThis study aimed to find out the relation of education to the discipline and responsibility characters from the teachers’ perspective. This research used quantitative method with correlational approach. The sample used was 21 teachers from two schools in Tajurhalang District. Data collection techniques used in this study were interview, observation, documentation, and questionnaire. Based on the findings, it was found that the relation of education to discipline character occured positively, and there was relation of education to responsibility character. Therefore, the results of this study indicated significant relation of education to discipline and responsibility characters based on the teachers’ perspective.
IMPLEMENTASI EVALUASI SOAL PEMBELAJARAN IPS BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI MI ASSYAFI’IYAH Taseman Taseman; Iman Rasiman; Arumi Puji Lestari; Atik Anturichana; Hanyfa Maulidiyah; Husniyyah Hasun
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 7 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/auladuna.v7i1a7.2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan evalusi soal pembelajaran IPS Madrasah Ibtidaiyah Assyafi’iyah Kebonagung Wonodadi, Kabupaten Blitar. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pemaparan datanya secara deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber pengumpulan data diperoleh dari narasumber/informan dan dari tempat penelitian. Hasil penelitian ini yaitu evaluasi pembelajaran IPS di Madrasah Ibtidaiyah Assyafi’iyah sudah terlaksana cukup baik. Sekolah ini sudah mengunakan kurikulum 2013 maka untuk evalusinya harus memenuhi tiga ranah yaitu ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan. Namun, di Madrasah Ibtidaiyah Assyafi’iyah hanya 2 ranah yang sudah terlaksana dengan baik yaitu ranah pengetahuan dan sikap, sedangkan ranah keterampilan belum terlaksana dengan baik karena masih ada beberapa kendala.AbstractThis study aimed to discuss the implementation of learning evaluation on Social Studies (IPS) at Madrasah Ibtidaiyah Assyafi'iyah Kebonagung Wonodadi, Blitar Regency. The research method used was the qualitative descriptive method. The data were collected through interview, observation, and documentation. The data sources were obtained from the informants and the research location (MI Assyafi'iyah). The results of this study indicated that the evaluation of social studies learning in MI Assyafi'iyah had been implemented quite well. This school used the 2013 curriculum so that the evaluation must fulfill three domains, namely knowledge, attitude, and skill fields. However, in Madrasah Ibtidaiyah Assyafi'iyah, there were only 2 domains that had been implemented well, they were knowledge and attitude fields. Skill field had not been implemented properly because of several obstacles.

Page 1 of 1 | Total Record : 10