cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
GRADIEN
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 02162393     EISSN : 26555743     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Gradien merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian yang meliputi bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Jurnal ini terbit pertama kali pada tahun 2005 dengan frekuensi penerbitan dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 150 Documents
Distribusi Sumber Panas Bumi Berdasarkan Survai Gradien Suhu Dekat Permukaan Gunungapi Hulu Lais Hadi, Arif Ismul; Refrizon, Refrizon
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 1, No 2 (2005): (Juli 2005)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.882 KB)

Abstract

Pemodelan distribusi sumber panas bumi berdasarkan survai gradien suhu dekat permukaan (near subsurface) telah dilakukan di daerah Gunungapi Hulu Lais. Akuisisi data di lapangan menggunakan alat ukur suhu dengan sensor LM35 secara mapping pada kedalaman antara 50-75 cm, sedangkan pengolahan data menggunakan satu set komputer dengan perangkat lunak Surfer ver 7.0 untuk menghasilkan model distribusi panas bumi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin ke arah barat-laut (NW) kecenderungan suhu semakin naik dan nilai entalpi di dekat permukaan dikatagorikan ke dalam entalpi rendah sampai sedang dengansuhu 102-1030C.
Metoda Ekstraksi Cair-Cair Sebagai Alternatif untuk Pembersihan Lingkungan Perairan dari Limbah Cair Industri Kelapa Sawit Putranto, Agus M.H
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.184 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembersihan lingkungan perairan melalui metoda ekstraksi cair-cair dalam rangka mengurangi polusi lingkungan yang dihasilkan oleh limbah cair industri kelapa sawit, yang manfaatnya dapat sebagai bahan dasar industri makanan dan farmasi. Metode ini digunakan untuk mengekstraksi limbah cair yang mengandung gugus yang bersifat hidrofil dan lebih sukar menguap daripada air. Pada penelitian ini digunakan limbah model yang berisi 5 g/L dan 10 g/L asam butirat dalam larutannya. Penelitian dilakukan dalam berbagai konsentrasi pelarut mulai dari 30 % sampai 80 % volume TBF dan TEF sebagai pelarut utama dalam campuran dengan dodekana sebagai pelarut pendamping (diluen). Pengurangan massa jenis dan viskositas yang dimiliki pelarut utama, oleh adanya diluen akan sangat membantu dalam proses ekstraksi dan transfer massa. Diperoleh persentase asam terekstraksi dalam fasa organik dalam rasio pelarut secara volumetri, yaitu 53,34 % untuk pelarut TBF dan 52,78% untuk pelarut TEF masing-masing pada pada 80% v/v. Selanjutnya dari sifat ketidaklarutan dalam air dan kemampuan ekstraksinya, TBF dan TEF, belum dapat dipromosikan sebagai ekstrakstan untuk penggunaan dalam industri kelapa sawit, dikarenakan tidak semua asam butirat yang ada di dalam limbah cair tersebut dapat terekstrak.   
Studi Efektivitas Antijamur Nanopartikel ZnO/ZnS Terhadap Pertumbuhan Jamur Pityrosporum ovale Penyebab Ketombe Maryanti, Evi
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 10, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.764 KB)

Abstract

Material anorganik yang sering digunakan sebagai antimikroba adalah nanopartikel ZnO. Peningkatan aktivitas antimikroba dari nanopartikel ZnO dengan pendopingan unsur logam atau non logam pada nanopartikel ZnO telah banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antijamur nanopartikel ZnO/ZnS terhadap jamur Pityrosporum ovale penyebab ketombe dan mengetahui konsentrasi yang efektif dari nanopartikel ZnO/ZnS sebagai antijamur. Pengujian aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi sumuran dengan berbagai konsentrasi nanopartikel ZnO/ZnS. Data diameter zona hambat kemudian dianalisis menggunakan One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanopartikel ZnO/ZnS memberikan daya hambat yang efektif terhadap jamur Pityrosporum ovale pada konsentrasi 60% dengan zona hambat sebesar 7 mm.
Karakterisasi Matrik Leslie Ordo Tiga Simanihuruk, Mudin; Hartanto, Hartanto
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 2, No 1 (2006): (Januari 2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.426 KB)

Abstract

Misalkan L = [ lij ] adalah matrix bujursangkar berorder n sedemikian hingga l1j  ? 0 untuk j = 1,2,...,n ; 0 < li(i-1)  ? 1 untuk i = 2,3,...,n dan lij = 0 untuk i = 2,3,...,n ; dan j = 1,2,...,n tetapi j ? i - 1. Matrix L disebut matrix Leslie. Perhatikanlah bahwa setiap pemangkatan dari matrix Leslie  L = 0 0 6 00 00 1 2 1 3 ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? adalah I, L atau L2. Pada makalah ini, akan diberikan karakterisasi matrix  Leslie  L berorder tiga sedemikian hingga setiap pemangkatan dari L adalah I, L atau  L2 .   
Penentuan bilangan performan pompa kalor berdasarkan perbedaan temperatur Halauddin, Halauddin
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 1, No 1 (2005): (Januari 2005)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.231 KB)

Abstract

Bilangan performan pompa panas adalah bilangan pasti yang menunjukkan bahwa pompa panas berbeda pada temperatur efektif atau tidak. Bilangan ini penting untuk pompa panas dan juga untuk system refrigenerasi. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan variable pengamatan; massa air yangdigunakan 4 kg, perubahan beda temperature diantara dua resorvair dengan interval waktu pengamatan 1200 detik (20 menit). Dari data dan hasil pengamatan, diperoleh bilangan performan sekitar 0.18 x 103 sampai 6,2 x 103. Hasil ini sesuai dengan yang diharapkan.
Pembuatan dan Karakterisasi Katalis Bifungsional dari Zeolit Alam Suharto, Totok Eka; Gustian, Irfan; Sudaryono, Agus
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 3, No 2 (2007): (Juli 2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.422 KB)

Abstract

Bifunctional zeolite catalysts have been prepared by three following steps: activation of local natural zeoliteby hydrochloric acid and ammonium nitrate solutions, followed by impregnation of Cr, Ni, and Ti ions separately, and finally by calcination at 500oC for 4 hours. Characterization of catalyst properties was conducted by XRD to analyze its crystal phases, by SEM to study its surface morphology, by methylene blue to determine its surface area, and by IR spectroscopic and adsorbed ammonia gravimetric methods to analyze acidic properties. X-ray difractograms show that all calcined catalysts have amorphous and dominant crystalline phases. The morphology of catalysts analyzed by SEM prohibited similar cracked lamellar layers on the surface characterized by a microporous material. These catalysts have high specific surface area of 110 m2/g. Acid amount measured by adsorbed ammonia gravimetric method is in a range of 3.00 – 3.70 mg NH3/g.   
Adsorpsi Amoniak Oleh Adsorben Zeolit Alam Yang Diaktivasi Dengan Larutan Amonium Nitrat Banon, Charles; Suharto, Totok E.
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 4, No 2 (2008): (Juli 2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.234 KB)

Abstract

Penelitian tentang cara efektif mengaktivasi zeolit alam dengan larutan amonium nitrat, yang digunakanuntuk mengadsorpsi amoniak dalam air telah dilakukan. Sampel zeolit diambil dari deposit zeolit alam yang terdapatdiwilayah Taba Penanjung Bengkulu Utara. Proses aktivasi zeolit alam dilakukan dengan metode pertukaran kation.Metode ini dilakukan dengan cara merendam serbuk zeolit alam di dalam larutan amonium nitrat, disaring, dicuci dandikalsinasi pada suhu antara 45 0C dan 550OC. Zeolit yang telah diaktifkan digunakan sebagai adsorben untukmenyerap amoniak dalam air. Daya serap zeolit terhadap amoniak ditentukan dengan menghitung banyaknya amoniakdalam air yang diadsorpsi pergram zeolit kering. Banyaknya amoniak dalam air dalam bentuk amonium hidroksidaditentukan dengan cara titrasi volumetri. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa zeolit alam yang telah diaktifkan dapatdigunakan sebagai adsorben untuk mengurangi kadar amoniak dalam air. Daya serap zeolit dipengaruhi oleh ukuranpartikelnya, yang dapat dijelaskan atas dasar luas permukaan zeolit.   
Aplikasi Lattice Gas Automata untuk Mengestimasi Porositas dan Permeabilitas Retakan di Halaman Mesjid Sunda Kelapa Pondok Kelapa Bengkulu Tengah Halauddin, Halauddin
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 8, No 2 (2012): (Juli 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.14 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan porositas (f) dan permeabilitas (k) terbesar dan terkecil dari delapan retakan yang bervariasi di halaman Mesjid Sunda Kelapa Pondok Kelapa Bengkulu Tengah. Perhitungan porositas dan permeabilitas dilakukan dengan menggunakan model Lattice Gas Automata (LGA) yang diimplementasikan dengan bahasa program Delphi 7.0. Dari hasil data perhitungan, diperoleh bahwa retakan yang mempunyai permeabilitas sangat besar diperoleh pada Retakan 1 dengan nilai k = 0,142203880096761 piksel2, dan porositas total untuk Retakan 1 diperoleh sebesar 0,0518810. Sedangkan retakan yang mempunyai permeabilitas sangat kecil diperoleh pada Retakan 6 dengan nilai k=0,0072498776126890 piksel2, dan porositas total untuk Retakan 6 diperoleh sebesar 0,0106255.Simulasi aliran fluida pada saat running data untuk porositas kecil menyebabkan tumbukan aliran fluida model LGA semakin sering terjadi, dengan demikian menyebabkan permeabilitas menurun. Sebaliknya, porositas besar menyebabkan tumbukan aliran fluida model LGA semakin sedikit terjadi, dengan demikian menyebabkan permeabilitas semakin meningkat.
Efek Perendaman Larutan Alkali Terhadap Prilaku Film Kertas Dari Nata de coco Yang Dimodifikasi Gustian, Irfan; Sutanto, Teja Dwi; Adfa, Morina
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 2, No 1 (2006): (Januari 2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.114 KB)

Abstract

Telah dibuat film kertas dari nata de coco yang di modifikasi dengan memanfaatkan air kelapa sebagai bahandasar yang difermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat selulosa bakteri dari air kelapa dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum, memodifikasi selulosa bakteri yang dihasilkan menjadi lembaran kertas, menguji sifat fisik serta melihat morphologi kertas yang dihasilkan. Gel nata de coco yang dihasilkan dilakukan dua variasi perlakuan. Variasi yang pertama direndam dalam larutan NaOH 2% pada temperatur 80 – 90 oC selama 2 jam. Variasi yang kedua hasil dari peralakuan pertama direndam lagi dalam larutan NaOH 5% pada temperatur 80 – 90 oC selama 2 jam. Masing-masing variasi di hot press pada tekanan 100 Kgf/cm2 pada suhu 120 oC selama 3 - 5 menit. Hasil pengujian di dapat kerapatan kertas variasi 1 berkisar antara 1,0570 – 1,3330 g/cm2 dan lebih besar dibandingkan dengan kertas variasi 2 yaitu berkisar antara 0,7813 – 1,1666 g/cm2. Sifat penggembungan kertas atau derajat swelling kertas oleh air, variasi 1 memiliki derajat swellingberkisar antara 61,1842 – 91,2162% lebih kecil dibandingkan dengan derajat swelling kertas nata de coco variasi 2 berkisar 77,1428 – 109,4595%. Hasil SEM terlihat permukaan cukup rapat dengan serat yang panjang dengan arah yang tidak beraturan.   
Studi penurunan salinitas air dengan menggunakan Zeolit alam yang berasal dari bengkulu Gustian, Irfan; Suharto, Totok E.
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 1, No 1 (2005): (Januari 2005)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.685 KB)

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan untuk memodifikasi zeolit alam menjadi bahan adsorben atau penukar kation alternatif untuk menurunkan kadar garam dalam air. Untuk mengaktifkan zeolit, sampel serbuk zeolit alam dimodofikasi dengan cara penukaran kation dengan larutan ammonium nitrat dan diikuti dengan kalsinasi dalam oven pada suhu 450oC – 550 oC selama 4 jam. Variabel dalam proses aktivasi zeolit alam meliputi ukuran partikel, konsentrasi larutan ammonium nitrat dan suhu kalsinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk zeolit alam yang telah diaktifkan dapat menurunkan kadar garam NaCl sampai 80%. Zeolit alam yang tidak direndam dalam larutan ammonium nitrat dan hanya dikalsinasi juga dapat menurunkan kadar garam, tetapi hanya mencapai 30%. Salinitas air dapat semakin berkurang, jika zeolit yang digunakan telah diaktifkan dengan larutan ammonium nitart berkonsentrasi minimal 2 M, telah dikalsinasi pada suhu 500OC selama 4 jam dengan ukuranpartikel 180 – 250 mikron.

Page 10 of 15 | Total Record : 150