cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23017406     EISSN : 26151138     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Andalas merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019" : 36 Documents clear
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG GERAKAN NAGARI PEDULI TUBERKOLOSIS DI KENAGARIAN MAGEK KECAMATAN KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM TAHUN 2018 Novfattra Novfattra; Hardisman Hardisman; Rima Semiarty
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1009

Abstract

Angka penemuan penderita Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Agam dari tahun 2015 sampai tahun 2017 mengalami penurunan. Kebijakan tentang Gerakan Nagari Peduli Tuberkulosis diwujudkan sebagai suatu Kebijakan Pemerintah Kabupaten Agam untuk penanggulangan penyakit Tuberkulosis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pencapaian dan kendala yang dihadapi dalam Imlmementasi tentang Gerakan Nagari Peduli Tuberkulosis di Kenagarian Magek Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara lima orang informan yaitu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Kepala Seksi Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Kepala Puskesmas Magek, Pemegang Program Tuberkulosis Puskesmas Magek dan Wali Nagari Magek. Komponen yang diteliti mengenai Input (kebijakan, tenaga, dana, sarana prasarana, dan metode), proses (perencanaan, pelaksanaan, pengawasan), output (pencapaian program penemuan penderita Tuberkulosis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan Gerakan Nagari Peduli TB belum berjalan dengan baik. Penyediaan sarana prasarana dan alokasi anggaran khusus yang belum memadai dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Magek menjadi penyebabnya.
Analisis Pelaksanaan Program Pengawasan Kedatangan Kapal Laut dari Luar Negeri di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang Tahun 2017 Fitra Gusfriyanto; Rizanda Machmud; Edison Edison
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1000

Abstract

Indonesia terletak di jalur lalu lintas perdangan internasional dengan banyaknya pintu masuk ke wilayah Indonesia, hal ini merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyebaran penyakit dan gangguan kesehatan. Jumlah kedatangan dan jenis negara asal kapal dari luar negeri di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang meningkat setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan pengawasan kedatangan kapal laut dari luar negeri di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Komponen yang diteliti mengenai input (kebijakan, standar operasional prosedur, tenaga, dana, metode dan sarana), proses (perencanaan, pengadaan, pelaksanaan, kepatuhan petugas, kerjasama lintas sektor, monitoring dan evaluasi dan Output (pelaksanaan program pengawasan kedatangan kapal laut dari luar negeri di KKP Kelas II Padang sesuai/ tidak dengan standar operasional prosedur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi berupa Undang-Undang No.1 Tahun 1962 sudah tidak relevan karena sudah lama, jumlah tenaga masih kurang dari segi kualitas/ kompetensi, jumlah sarana dan peralatan masih kurang terutama di wilayah kerja, pelaksanaan kegiatan belum sesuai standar operasional prosedur, tingkat kepatuhan petugas masih rendah dan montoring belum terlaksana dengan baik. Program pengawasan kedatangan kapal laut dari luar negeri belum terlaksana sesuai standar operasional prosedur.
COMPLETE ATRIOVENTRICULAR SEPTAL DEFECTS DENGAN POLISITEMIA SEKUNDER Bun Yurizali; AM Hanif
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1023

Abstract

Atrioventricular septal defect (AVSD) adalah kelainan berupa defek pada septum atrioventrikular (AV) di atas atau bawah katup AV, disertai kelainan katup AV; terjadi akibat pertumbuhan yang abnormal dari endokardial cushion pada masa janin. AVSD mewakili 4% sampai 5% bawaan cacat jantung. Dilaporkan seorang pasien laki–laki 20 tahun dengan keluhan sesak nafas saat beraktivitas dan berkurang dengan istirahat, disertai bibir dan kuku jari yang membiru, sakit kepala hilang timbul, muka kemerahan, demam, lemah letih lesu dan dada rasa berdebar-debar. Adanya sianosis, kulit kemerahan, Konjungtiva hiperemis, peningkatan JVP, hepatojugular refluks, bentuk dada abnormal. Bunyi jantung reguler, terdengar bising sistolik di RIC VI, blowing, grade 4/6, punctum maximum di apeks, penjalaran ke Axilla. Bising sistolik di RIC V linea strenalis dektra, grade 4/6, blowing punctum maksimun di RIC V linea sternalis dektra. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan polisitemia. Pada rontgent dada terdapat kardiomegali, dari ekokardiografi adanya CAVSD, hipertensi pulmonal Moderate-severe, Left arch, fungsi RV yang menurun. Pada pasien dilakukan prosedur flebotomi untuk mengurangi kepekatan darah. Pengobatan hipertensi pulmonal pada pasien ini adalah dengan pemberian diuretik dan dorner.
Analisis Kualitas Pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit X Kabupaten Kerinci Widiya Wati; Rizanda Machmud; Yurniwati Yurniwati
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1014

Abstract

Rumah Sakit X Kabupaten Kerinci mulai bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sejak tahun 2014, dalam penyelenggaraannya mendapat berbagai keluhaan dan ketidakpuasan pasien dengan pelayanan yang diberikan disebabkan masih ada beberapa petugas rumah sakit yang kurang ramah dalam melayani pasien serta fasilitas ruangan yang kurang memadai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas pelayanan kesehatan pada pasien jaminan kesehatan nasional diruang rawat inap. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview), Focus Group Discussion (FGD) dan telaah dokumen. Informan dalam pelitian ini berjumlah 13 orang dari Rumah Sakit, 1 orang dari BPJS Kesehatan dan 6 orang dari pasien rumah sakit. Hasil penelitian untuk komponen input, kebijakan belum tersosialisasi dengan optimal, SDM masih kurang, serta sarana prasarana diruang rawat inap masih kurang. Komponen proses, dimensi mutu tangibility terdapat kekurangan pada fasilitas diruang rawat inap seperti tidak adanya tirai pembatas, pendingin ruangan serta ruangan penuh sesak, dimensi mutu reability, responsiveness, assurance,dan emphaty mendapat penilaian yang baik dan pada proses pengajuan klaim RS selalu terlambat setiap bulannya karena RS belum menggunakan SIMRS. Komponen output dimensi mutu Tangibility responden belum merasa puas, dimensi mutu reability, responsiveness, assurance, emphaty sudah bisa menjawab kebutuhan responden.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berkunjung Ulang Pasien ke Poliklinik Spesialis di RSI Ibnu Sina Padang (BPJS Kesehatan) Laiza Faaghna; Ratni Prima Lita; Rima Semiarty
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1005

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan sekunder setelah masyarakat mendapatan pelayanan kesehatan primer di puskesmas, klinik utama, klinik pratama ataupun praktek dokter untuk dapat melayani pengobatan lanjutan terutama yang terkait dengan pelayanan spesialis, sub spesialis dan pemeriksaan penunjang medik lainnya. Saat ini di BPJS Kesehatan kota Padang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS mencapai 1.463.097 jiwa atau 70,53% dari jumlah penduduk. Pada era persaingan ini, masyarakat dapat memilih rumah sakit untuk berkunjung kembali sesuai dengan minat pasien, dengan melakukan penilaian melalui sikap pasien terhadap lingkungan, citra merek yang melekat, nilai yang dirasakan, persepsi terhadap kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan faktor yang mempengaruhi minat berkunjung ulang pasien ke poliklinik spesialis RSI Ibnu Sina Padang. Penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional, yaitu analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap pasien, citra merek, persepsi nilai, persepsi kualitas berpengaruh secara signifikan terhadap minat berkunjung ulang pasien ke poliklinik spesialis RSI Ibnu Sina Padang (CR >1,96, p<0,05).
Perbedaan Kadar Glukosa Darah Puasa pada Akseptor Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat dengan Akseptor Pil Kombinasi di Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2018 Fafelia Rozyka Meysetri; Joserizal Serudji; Meilinda Agus
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.996

Abstract

Penggunaan kontrasepsi suntik depo medroxyprogesterone asetat yang mengandung hormon progesteron memiliki efek terhadap peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan kadar glukosa darah puasa antara akseptor suntik depo medroxyprogesteron asetat dan akseptor Pil Kombinasi. Penelitian ini adalah studi observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya Padang dan di Laboratorium Bagian Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dari bulan September 2018 sampai Januari 2019. Subjek penelitian ini terdiri dari dua kelompok yaitu akseptor suntik depo medroxyprogesteron asetat dan pil kombinasi yang masing-masing terdiri dari 33 sampel. Pemeriksaan kadar glukosa darah puasa dilakukan dengan metode kalorimetrik enzimatik (heksokinase). Data dianalisis menggunakan uji-t dengan nilai p< 0,05 dianggap bermakna secara statistik. Hasilnya didapatkan rerata kadar glukosa darah puasa antara akseptor Suntik Depo Medroxyprogesteron Asetat adalah 109,06 ± 3,54 mg/dl dan akseptor Pil Kombinasi adalah 101,89 ± 3,54 dengan nilai p = 0,158 yang berarti p > 0,05. Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang bermakna rerata kadar glukosa darah puasa antara akseptor KB suntik depo medroxyprogesteron asetat dengan akseptor pil kombinasi.
Tatalaksana Medikamentosa pada Penyakit Saluran Cerna Handre Putra; Yusri Dianne Jurnalis; Yorva Sayoeti
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1019

Abstract

Pengeluaran isi lambung menuju esophagus (gastroesofageal reflux/GER) merupakan proses fisiologis normal pada bayi sehat, anak dan remaja. Episode singkat, tidak menimbulkan gejala, kerusakan esophagus atau komplikasi lainnya. Gastroesofageal reflux disease (GERD) adalah bila episode tersebut disertai gejala dan kompikasi. Beberapa pilihan terapi bertujuan mengontrol gejala dan mencegah komplikasi pada anak dengan GERD tergantung usia, tipe dan derajat beratnya gejala serta respon terapi. Abdominal pain adalah sindrom episodik pada masa kanak-kanak ditandai beberapa episode nyeri perut dan gejala vasomotor, mual dan muntah. Konstipasi fungsional sering terjadi pada anak usia prasekolah yang harus ditatalaksana secara adekuat untuk mencegah semakin beratnya konstipasi dan menimbulkan beban psikososial. Functional abdominal pain disorders (FAPDs) merupakan penyebab nyeri abdomen kronik pada anak dan remaja yang melibatkan interaksi antara faktor regulasi dalam sistem saraf enterik dan pusat yang bersifat menetap sehingga memiliki efek buruk pada gejala psikologik. Perdarahan saluran cerna disebut sebagai perdarahan saluran cerna atas bila berasal dari bagian proksimal ligamentum Treitz, dan perdarahan saluran cerna bawah bila berada di bagian distalnya. Kelima penyakit saluran cerna ini memiliki insiden yang cukup tinggi pada anak, dan akan dibahas mengenai tatalaksana medikamentosa terkini pada kelima penyakit tersebut.
Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Kesiapsiagaan Bidan dalam Menghadapi Bencana Gempa dan Tsunami di Puskesmas Kota Padang Novria Hesti; Husna Yetti; Erwani Erwani
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1010

Abstract

Ada lebih dari sepertiga kasus kematian ibu terjadi ditengah bencana, salah satu penyebabnya adalah kurangnya peralatan dan personel yang berkualifikasi dalam sistim perawatan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan bidan dalam menghadapi bencana Gempa dan Tsunami di puskesmas kota Padang tahun 2018. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan di puskesmas; Lubuk Buaya, Ulak Karang, Air Tawar, Padang Pasir, Seberang Padang dan Pemancungan pada bulan Oktober sampai November 2018 terhadap 48 orang bidan yang bekerja di puskesmas dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa kesiapsiagaan bidan adalah siap 47,9 % dan kurang siap 52,1%. Bidan memiliki sikap positif 58,3% dan negatif 41,7%. Bidan tidak pernah mengikuti pelatihan 54,2% dan pernah pelatihan 45,8%. Faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan bidan dalam menghadapi bencana antara lain tingkat pengetahuan (p=0,001), Sikap (p=0,017), pelatihan (p=0,04). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan tingkat pengetahuan, sikap dan pelatihan dengan kesiapsiagaan bencana. Faktor yang paling dominan terhadap kesiapsiagaan bencana adalah pelatihan.
Hubungan antara Beberapa Faktor Prognostik Klinikopatologik Karsinoma Kolorektal di RSUD Dr.Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2015-2017 Loli Devianti; Salmiah Agus
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.1001

Abstract

Data histopatologi dari seluruh senter patologi di Indonesia tahun 2013 karsinoma rektum pada laki-laki menempati urutan ke-5 (1580 kasus) dan karsinoma kolon menempati urutan ke-9 (1123 kasus). Terdapat beberapa faktor prognostik klinikopatologik karsinoma kolorektal diantaranya umur, jenis kelamin, tipe histopatologik dan derajat diferensiasi. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara beberapa faktor prognostik klinikopatologik karsinoma kolorektal. Parameter prognostik klinikopatologik yang dipilih adalah umur, jenis kelamin, tipe histopatologik dan derajat diferensiasi. Penelitian ini merupakan cross sectional comparative study menggunakan sampel 145 kasus karsinoma kolorektal. Dilakukan pengumpulan status kiriman, preparat HE dan re-evaluasi slaid. Penelitian ini menganalisis data primer berupa hasil reevaluasi slaid HE terhadap tipe histopatologik dan derajat diferensiasi. Data sekunder berupa umur dan jenis kelamin yang tercatat pada status. Data dianalisis dengan univariat dan multivariate dengan menggunakan Chi-square test. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan tipe histopatologik dengan nilai p=0,034 (<0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur dan derajat diferensiasi dengan nilai p=0,184 (>0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan tipe histopatologik dengan nilai p=0,628 (>0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan tipe derajat diferensiasi dengan nilai p=0,868 (>0,05).
Efek Ekstrak Etanol Daun Kesum (Polygonum minus Huds.) sebagai Antifungi terhadap Trichophyton rubrum Shintya Dewi; Syarifah NYRS Asseggaf; Diana Natalia; Mahyarudin Mahyarudin
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v8i2.992

Abstract

Dermatofitosis adalah penyakit akibat kolonisasi jamur dermatofit dengan agen penyebab terbanyak yaitu jamur Trichophyton rubrum. Daun kesum (Polygonum minus Huds.) mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai antijamur. Tujuan penelitian ini adalah menentukan efek ekstrak etanol daun kesum sebagai antifungi terhadap Trichophyton rubrum, menentukan konsentrasi ekstrak etanol daun kesum yang efektif sebagai antifungi dan menentukan diameter zona hambatan ekstrak etanol daun kesum terhadap Trichophyton rubrum. Metodologi penelitian ini merupakan eksperimental murni. Analisis fitokimia pada daun kesum menggunakan uji KLT. Aktivitas antifungi diuji dengan metode difusi cakram. Itrakonazol digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO 10% digunakan sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian pada skrining fitokimia didapatkan flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, dan fenol. Ekstrak etanol daun kesum memiliki aktivitas antifungi pada konsentrasi 5%; 10%; 20%; 40%; 80%. Respon hambatan yang terbentuk yaitu pada konsentrasi 5% dengan kategori hambatan sedang (9 mm); konsentrasi 10% dengan kategori sedang (9,75 mm); konsentrasi 20% dengan kategori kuat (14 mm); konsentrasi 40% dengan kategori kuat (15 mm); dan konsentrasi 80% dengan kategori sangat kuat (21 mm). Simpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak etanol daun kesum memiliki aktivitas antifungi terhadap Trichophyton rubrum dan konsentrasi yang efektif yaitu 20%.

Page 1 of 4 | Total Record : 36


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 3 (2025): November 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): March 2025 Vol. 13 No. 3 (2024): November 2024 Vol 13, No 2 (2024): July 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): July 2024 Vol 13, No 1 (2024): March 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): March 2024 Vol. 12 No. 3 (2023): Online November 2023 Vol 12, No 2 (2023): Online July 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): Online July 2023 Vol 12, No 1 (2023): Online March 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): Online March 2023 Vol. 11 No. 3 (2022): Online November 2022 Vol 11, No 3 (2022): Online November 2022 Vol 11, No 2 (2022): Online July 2022 Vol. 11 No. 2 (2022): Online July 2022 Vol. 11 No. 1 (2022): Online March 2022 Vol 11, No 1 (2022): Online March 2022 Vol 10, No 3 (2021): Online November 2021 Vol. 10 No. 3 (2021): Online November 2021 Vol 10, No 2 (2021): Online July 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): Online July 2021 Vol. 10 No. 1 (2021): Online March 2021 Vol 10, No 1 (2021): Online March 2021 Vol 9, No 4 (2020): Online December 2020 Vol. 9 No. 4 (2020): Online December 2020 Vol 9, No 3 (2020): Online September 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): Online September 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): Online June 2020 Vol 9, No 2 (2020): Online June 2020 Vol 9, No 1 (2020): Online March 2020 Vol. 9 No. 1S (2020): Online January 2020 Vol 9, No 1S (2020): Online January 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Online March 2020 Vol 8, No 4 (2019): Online December 2019 Vol 8, No 3 (2019): Online September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Online Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Online Maret 2019 Vol 8, No 2S (2019): Suplemen 2 Vol 8, No 1S (2019): Suplemen 1 Vol 7, No 4 (2018) Vol 7, No 3 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7 (2018): Supplement 4 Vol 7 (2018): Supplement 3 Vol 7 (2018): Supplement 2 Vol 7 (2018): Supplement 1 Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2 (2013): Supplement Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 3 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue