cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BAHASA DAN SASTRA
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal elektornik Program Studi Bahasa Satra Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
REDUPLIKASI VERBA BAHASA KULAWI DIALEK UMA Desiana, Desiana
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.397 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini bentuk serta makna reduplikasi verba bahasa Kulawi dialek Uma. Tujuan Penelitian mendeskripsikan bentuk serta makna reduplikasi verba bahasa Kulawi dialek Uma. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi pembaca dan penulis mengenai bentuk serta makna reduplikasi verba bahasa Kulawi dialek Uma secara signifikan. Sumber data penelitan berupa hasil wawancara dengan narasumber. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan cakap. Teknik analisis data dilakukan dengan metode padan dengan menggunakan teknik dasar pilah unsur penentu (PUP). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bentuk serta makna reduplikasi bahasa Kulawi dialek Uma terdapat 3 bentuk yaitu a) reduplikasi utuh atau murni, b) reduplikasi sebagian, c) reduplikasi berimbuhan. Adapun makna dari ketiga bentuk tersebut, secara keseluruhan menyatakan makna jamak disetiap penggunaannya. Kata Kunci: Reduplikasi Verba; Bahasa Kulawi; Dialek Uma.
GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI PERAHU KERTAS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO (KAJIAN STILISTIKA) ARDIN, ANITA SAFITRI; LEMBAH, H. GAZALI; ULINSA, ULINSA
BAHASA DAN SASTRA Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.16 KB)

Abstract

ABSTRAK - Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apa saja gaya bahasa yang digunakan dalam kumpulan puisi perahu kertas karya Sapardi Djoko Damono. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa dalam kumpulan puisi perahu keras karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis Miles Huberman, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dalam kumpulan puisi perahu kertas karya Sapardi Djoko Damono digunakan a) gaya bahasa retoris yang terdiri atas gaya bahasa Aliterasi, Asonansi, Asindeton, Polisindeton, Histeron Proteron, Pleonasme, Prolepsis atau Antisipasi, dan Hiperbol. Selanjutnya, b) gaya bahasa kiasan yang terdiri atas gaya bahasa Persamaan atau Simile, Metafora, Personifikasi, Metonimia, Antonomasia, dan Hipalase. Gaya bahasa yang paling dominan digunakan dalam kumpulan puisi perahu kertas karya Sapardi Djoko Damono adalah gaya bahasa Aliterasi.                             Kata kunci: gaya bahasa, puisi. 
Klitika Bahasa Saluan Bakri, Taqyuddin
BAHASA DAN SASTRA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Klitika Bahasa Saluan”. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah klitika apa saja yang terdapat dalam bahasa Saluan, serta apa fungsi dan makna klitika bahasa Saluan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam proses mendapatkan data penelitian, dan dideskripsikan dengan kata-kata tertulis. Di dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode simak dan metode cakap dalam pengumpulan data, disertai dengan teknik lanjutannya. Selanjutnya, dianalisis menggunakan metode kajian padan dan metode kajian distribusional, dan disajikan dengan menggunakan metode formal dan metode informal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan klitika yang terdapat dalam bahasa Saluan, serta fungsi dan makna klitika bahasa Saluan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kesamaan antara klitika bahasa Indonesia dengan klitika bahasa Saluan, yaitu tidak terlalu banyak jenis klitikanya. Baik proklitik maupun enklitik, tidak bisa berfungsi sebagai subjek maupun objek, namun peranannya bisa disejajarkan dengan subjek dan objek. Klitika dalam bahasa Saluan terbagi atas dua bentuk, yaitu proklitik {ku-}, dan enklitik {-ku}, {-um}, {-nyo}, dan {-nto}. Fungsi klitika, yaitu menyatakan pelaku untuk proklitik, dan pada enklitik terbagi atas dua, yaitu menyatakan keposesifan saat melekat pada bentuk dasar nomina, dan menyatakan sasaran dari perbuatan saat melekat pada bentuk dasar verba. Makna klitika bahasa Saluan, yaitu persona pertama tunggal {ku}, persona kedua tunggal {-um}, persona pertama jamak eksklusif         {-nto}, dan persona ketiga tunggal {-nyo}.
INTERFERENSI LEKSIKAL BAHASA INGGRIS DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI MAJALAH KAWANKU INDRYANA, INDRYANA
BAHASA DAN SASTRA Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.234 KB)

Abstract

ABSTRAK- Kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian sosiolinguistik dengan perrmasalahan yang dikaji, yaitu “Bagaimana interferensi leksikal bahasa Inggris dalam penggunaan bahasa Indonesia di majalah Kawanku?”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa data tertulis yang diambil dari sumber data, yaitu majalah Kawanku terbit 2015 nomor 216. Selanjutnya, data yang telah diperoleh dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik analisis data, yaitu  mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data hingga menyimpulkan data dan berdasarkan analisis data, peneliti menemukan hasil penelitian tentang interferensi leksikal bahasa Inggris dalam penggunaan bahasa Indonesia di majalah Kawanku yang melibatkan kata dasar, kata majemuk, kata berimbuhan dan kata ulang yang jenis katanya tergolong dalam kelas kata benda, kata kerja, dan kata sifat. Kata Kunci: Interferensi, Leksikal, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia
UNGKAPAN BAHASA KAILI DIALEK RAI DI KECAMATAN SIRENJA KABUPATEN DONGGALA Yaser, Umi; Efendi, Efendi
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.195 KB)

Abstract

Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1). Bagaimanakah bentuk ungkapan dalam bahasa Kaili dialek Rai. (2). Apa makna ungkapan bahasa Kaili dialek Rai. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1). mendeskripsikan bentuk ungkapan bahasa Kaili dialek Rai. (2). mendeskripsikan makna ungkapan bahasa Kaili dialek Rai. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa sumber lisan (menentukan informan). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik penelitian lapangan yaitu, a, observasi, b, wawancara, c, perekaman dan d, pencatatan. Teknik analisis data dalam penelitian ini (a). Pengumpulan data (b). Reduksi data (c). Penyajian data (d). Penarikan kesimpulan. Bedasarkan hasil penelitian bentuk dan makna dalam ungkapan Bahasa Kaili dialek Rai, mengandung makna denotasi dan konotasi, penelitian ini mengfokuskan pada bentuk dan makna yang terdapat pada ungkapan bahasa Kaili dialek Rai : (1). Makna ungkapan yang terdapat pada bahasa Kaili dialek Rai bermanfaat dan berguna dalam kehidupan sosial berbudaya. (2). Bentuk ungkapan dalam bahasa Kaili dialek Rai antara lain : pepatah, perumpamaan dan semboyan.Kata Kunci : Bentuk, Makna, Ungkapan Bahasa Kaili.
KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA) ASTUTI, YULIN
BAHASA DAN SASTRA Vol 5, No 4 (2020): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.675 KB)

Abstract

ABSTRAK - Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu: bagaimana kepribadian tokoh utama dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy berdasarkan struktur kepribadian Sigmund Freud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh utama dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy berdasarkan struktur kepribadian Sigmund Freud. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa teks sastra yaitu novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) membaca keseluruhan novel yang dijadikan sebagai bahan penelitian, (2) menelaah/mengidentifikasi bagian-bagian cerita yang berhubungan dengan kepribadian sang tokoh, (3) Mengklasifikasikan teks novel Ayat-Ayat Cinta yang berhubungan dengan  kepribadian tokoh utama. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) Pengumpulan data, (data collection) peneliti akan mencurahkan energi seluruh kemampuan, terutama penguasaan teori atau konsep struktur untuk mengambil data yang dibutuhkan sesuai dengan parameter struktur. (2) Seleksi data (data reduction)  yaitu menyeleksi data dengan cara memfokuskan diri pada data yang dibutuhkan sesuai dengan kriteria atau parameter yang telah ditentukan. (3) Menarik kesimpulan (data conclusion)  sesuai konsep dan menganalisis serta disesuaikan dengan data yang di temukan dalam novel Ayat-Ayat Cinta tersebut. (4) Pengabsahan (vertification) terhadap hasil analisis data untuk meneliti kebenarannya. (5) Pemaparan data  (data disply)  yaitu hasil analisis yang dapat memberikan hasil baik dan dapat dipertanggungjawabkan.  Hasil penelitian yang diperoleh yaitu data id (21), ego (28) dan super ego (19). Tokoh utama dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El- Shirazy yaitu Fahri bin Abdillah. Ego yang dimiliki Fahri tidak serta merta mengikuti kemauan id, akan tetapi selalu mendengar pertimbangan super ego.Kata Kunci: Sastra, Novel, Kepribadian Tokoh Utama.
POLA ALIH TUTUR ANAK REMAJA DI DESA SABANG KECAMATAN DAMPELAS Afandi, Ahmad
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.258 KB)

Abstract

Fokus permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah pola alih tutur anak remaja di desa Sabang, Kecamatan Dampelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola alih tutur anak remaja dengan menggunakan pasangan ujaran terdekat dan alokasi giliran bicara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan teori Milles dan Huberman. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik analisis. Tahapan analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola alih tutur remaja di desa Sabang Kec. Dampelas sering melanggar kaidah-kaidah dalam berbicara seperti ketidaksopanan berbicara, ujaran tanggapan yang dimunculkan berupa ujaran senda gurau, dan ujaran penolakan yang begitu kasar. Ada tiga faktor yang mempengaruhi terjadinya pelanggaran tersebut yaitu faktor lingkungan, kepribadian, dan emosional.
MAKNA SIMBOLIK UPACARA KAYORI SUKU PENDAU DI DESA TOVIA TAMBU KECAMATAN BALAESANG FILIANDANI, SOFIA
BAHASA DAN SASTRA Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.358 KB)

Abstract

ABSTRAK - Permaslahan pokok dalam penelitian ini adalah 1) bagaimana makna simbol verbal dan nonverbal dalam upacara suku Pendau di Desa Tovia Tambu Kecamatan Balaesang ? 2) bagaimana fungsi simbol dalam upacara Kayori suku Pendau di Desa Tovia Tambu Kecamatan Balaesang ?. Penelitian ini bertujuan 1) mendeskripsikan makna simbol verbal dan simbol nonverbal upacara Kayori suku Pendau di Desa Tambu Tovia Kecamatan Balaesang. 2) Mendeskripsikan fungsi simbol dalam upacara Kayori suku Pendau di Desa Tovia Tambu Kecamatan Balaesang ?. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk teknik analisis data penulisan menggunakan beberapa cara diantaranya (1) pengumpulan data (2) reduksi data (3) penyajian data (4) penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa makna simbol upacara kayori suku Pendau terdiri dari simbol verba dan nonverba. Adapun simbol verbal yang terdapat  dalam upacara Kayori adalah berupa mantra yang dibacakan oleh pemangku adat yang bermakna sebagai permohonan untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, dan simbol nonverba yaitu (1) baju adat (2) siga (3) selempang (4) bunga (5) senjata (parang) (6) kelapa biji (7) dabang syarat dan perlengkapan yang ada dalam upacara kayori merupakan persyaratan yang harus ada dan harus dipenuhi jika ingin melakukan upacara kayori syarat atau perlengkapan yang digunakan harus sesuai dengan syarat yang ingin dilaksanakan. Kesimpulan pelaksanaaan upacara kayori adalah suatu tradisi atau kepercayaan yang masih ada sampai sekarang yang menjadi salah satu adat istiadat tradisional yang dipercayai oleh masyarakat suku Pendau Kata kunci : Makna, Simbolik, Upacara, Kayori 
KEMAMPUAN MENULIS SURAT DINAS SISWA KELAS VIII A SMPN 19 PALU Sitiulwiyah, Sitiulwiyah; Baisu, Laode
BAHASA DAN SASTRA Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.282 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan menulis surat dinas siswa kelas VIII A SMP Negeri 19 Palu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis surat dinas siswa kelas VIII A SMP Negeri 19 Palu. Jenis data dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil mengerjakan soal-soal yang diberikan di sekolah. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yang meliputi tiga tahap yaitu: (1) tahap pengumpulan data, (2) tahap analisis data, (3) hasil analisis data. Data yang diperoleh dari hasil evaluasi menulis surat dinas siswa kelas VIII A diperoleh kriteria nilai tertinggi 100 sedangkan nilai terendah adalah 82. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan diperoleh nilai rata-rata kemapuan menulis surat dinas siswa kelas VIII A SMP Negeri 19 Palu adalah 95,88. Maka siswa kelas VIII A SMP Negeri 19 Palu dikategorikan sudah berhasil karena sudah mampu menulis surat dinas. Hasil diatas menunjukkan bahwa pembelajaran menulis surat dinas siswa SMPN 19 Palu berhasil dengan baik dan telah melampaui target kriteria ketuntasan minimal yang ditetatpkan sekolah yaitu 78. Kata kunci : Kemampuan, Menulis, Surat, Dinas
STRUKTUR FRASE ENDOSENTRIS BAHASA BUOL DI DESA MOKUPO KECAMATAN KARAMAT Rahmat Lagarutu, Mohammad
BAHASA DAN SASTRA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.893 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur, fungsi, dan makna frase endosentris bahasa Buol. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: (1) tahap pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak dan cakap. Metode simak dilakukan dengan tehnik sadap dan rekam sedangkan metode cakap dilakukan dengan teknik pancing dan cakap semuka, (2) tahap analisis data, penulis menggunakan metode padan dan distribusional. Dalam pelaksanaan kedua metode ini dilakukan tehnik perluas dan tehnik ganti, dan (3) tahap penyajian data, peneliti menggunakan metode informal dan formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur frase endosentris bahasa Buol terdiri dari tiga macam, yaitu: (1) frase endosentris Koordinatif yang terdiri dari (a) frase koordinatif nomina, (b) frase koordinatif verba yang terdiri dari (1) frase koordinatif verba transitif, dan (2) frase koordinatif verba transitif., (c) frase koordinatif adjektiva, dan (d) frase endosentris adverbia, (2) frase endosentris apositif, dan (3) frase endosentris atributif yang terdiri atas: (a) frase atributif nomina, (b) frase atributif verba yang terbagi atas: (1) frase atributif verba transitif, dan (2) frase atributif verba intransitif., (c) frase atributif adjektiva, dan (d) frase atributif adverbia.

Page 3 of 20 | Total Record : 199