cover
Contact Name
Agung Setia Budi
Contact Email
agungsetiabudi@ub.ac.id
Phone
+62341-577911
Journal Mail Official
jtiik@ub.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Gedung F FILKOM Lt. 8, Ruang BPJ Jalan Veteran No. 8 Malang Indonesia - 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23557699     EISSN : 25286579     DOI : http://dx.doi.org/10.25126/jtiik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK) merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya (UB), Malang sejak tahun 2014. JTIIK memuat artikel hasil-hasil penelitian di bidang Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer. JTIIK berkomitmen untuk menjadi jurnal nasional terbaik dengan mempublikasikan artikel berbahasa Indonesia yang berkualitas dan menjadi rujukan utama para peneliti. JTIIK di akreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor: 36/E/KPT/2019 yang berlaku sampai dengan Volume 11 Nomor 2 Tahun 2024.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 6: Desember 2021" : 26 Documents clear
Desain Layanan E-Surat untuk Desa Waru Barat, Pamekasan, Madura menggunakan QR-Code Agustiono, Wahyudi; Putri, Intan Rofika; Anamisa, Devie Rosa
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021853357

Abstract

Pelayanan dokumen resmi melalui media internet atau e-surat mulai diadopsi pemerintah karena lebih sederhana, cepat, murah dan aman. Penerapan e-surat ini akan sangat berguna terutama bagi Desa Waru Barat, Kabupaten Pamekasan, Madura yang sebagian warganya berdomisili di luar kota atau bahkan di luar negeri. Para warga desa ini seringkali membutuhkan pelayanan surat untuk berbagai keperluan administrasi tanpa terkendala perbedaan waktu dan jarak. Sementara itu, Pemerintah Desa juga ingin meningkatkan pelayanan surat menyurat kepada warganya secara efisien namun tetap menjaga keamanan dan keabsahan dokumen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi e-surat untuk Desa Waru Barat dengan menggunakan QR Code. Hasil evaluasi fungsionalitas menunjukkan bahawa aplikasi berhasil membuat dokumen surat dengan QR Code yang unik untuk menjaga keamanan dan keabsahan setiap surat. Sementara itu hasil user acceptance testing dengan melibatkan perangkat desa dan warga masyarakat sebagai pengguna utama menunjukkan tingkat dayaguna dan penerimaan sangat tinggi masing-masing 97,2% dan 95,6%. Dari hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi e-surat ini terbukti sangat berguna bagi pemerintah dan warga desa terutama yang berdomisili di luar desa. Berdasarkan hasil evaluasi flowmap menunjukan bahwa implementasi e-surat terbukti dapat membuat proses administrasi surat menyurat lebih sederhana, cepat, menghilangkan kendala jarak dan menghemat sumber daya (biaya, waktu dan utilitas) dibandingkan dengan proses sebelum adanya aplikasi ini. Selain implikasi praktis di atas, kontribusi penelitian ini khsusnya dalam bidang TI, yang dapat diadopsi penelitian masa depan, adalah arsitektur sistem dan aplikasi e-Surat dengan algoritma yang mampu membangkitkan QR Code yang unik untuk menjaga keamanan dan keabsahan dokumen.AbstractThe process of providing certificates using internet to the citizens, known as e-certificate has increased. This is because e-certificate offers streamlined and faster process yet secure. Therefore, e-certificate seems to be useful especially for Waru Barat Village authority, Pamekasan District, Madura, whose people mostly work outside or even overseas. Eventually, they often need to obtain certificates from the authority for various purposes. On the other hand, the authority is keen to speeding up the delivery of the document but still pay attention to the validity and security. Therefore, this research attempted to design and develop e-certificate for Waru Barat Village using QR Code. The functionality testing showed the application successfully generated e-certificate along with the unique QR Code to secure and maintain the validity of the document. The user acceptance testing involving village staffs and people as the primary users indicated the overall score are 97.2% and 95.6% respectively. This implies that the application proofed to be useful and usable according to the staffs and especially to those who live outside the village. Another flow-map evaluation also showed that the implementation of e-certificate was able to make the administrative process more streamlined, faster, remove geographical barrier, save the resources (cost, time and utility). Despite these practical implication, the contribution of this research, especially to the IT discipline which could be adopted in the future study, is the system architecture and e-certificate application along with the algorithm for generating unique QR Code to ensure the security and validity of the document.           
Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Validasi Data Pembangunan Fiber Optik Subhan, Akhmad; Haji, Wachyu Hari
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021862884

Abstract

Sistem informasi manajemen menjadi kebutuhan suatu perusahaan atau organisasi untuk membantu kegiatan operasional, memudahkan manajemen dalam melakukan pengawasan dan meningkatkan produktivitas. PT. Telkom Akses merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan layanan konstruksi dan pengelolaan infrastruktur jaringan. Permasalahan yang terjadi, dalam memanajemen validasi data hasil pembangunan fiber optik tidak efektif dan tidak termonitor dengan baik, masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan sistem, sehingga dengan proses yang berjalan saat ini mengakibatkan adanya data pembangunan yang terlewatkan untuk divalidasi. Order validasi yang tidak tercatat prosesnya secara detail mulai dari order masuk untuk divalidasi, status order, pemberian pelabelan, dan proses pembuatan laporan yang memakan waktu karena dilakukan secara manual dan tidak terupdate secara langsung sesuai dengan kondisi order. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menghasilkan rancangan sistem informasi yang dapat memanajemen validasi data pembangunan fiber optik pada PT.Telkom Akses, dengan menghasilkan rancangan aplikasi berbasis web yang dapat melakukan pengelolaan setiap order dan menghasilkan keluaran laporan hasil validasi untuk keperluan manager. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan penelitian mulai dari mengidentifikasi masalah dengan menggunakan metode PIECES, studi literatur, pengumpulan data, analisa sistem, dan perancangan sistem menggunakan diagram Unified Modeling Language (UML) dan rancangan prototype antar muka dengan teknil flat design. Hasil evaluasi menggunakan metode consistency analysis menghasilkan persentas 100% yang menunjukan bahwa rancangan sistem informasi sudah sesuai dengan kebutuhan dan diharapkan dapat dilakukan implementasi perangkat lunak sistem informasi manajemen validasi data pembanguan fiber optik. AbstractManagement information systems become a necessity for a company or organization to assist operational activities, facilitate management in conducting supervision and increasing productivity. PT. Telkom Akses is a company engaged in providing construction services and network infrastructure management. Problems that occur, in managing the validation of the results of the construction of optical fiber are not effective and not monitored properly, still done manually without using a system, so that the current process resulted in the development of data that is missed for validation. Order validation is not recorded in detail, starting from the entry order to be validated, order status, labeling, and the time-consuming process of reporting because it is done manually and is not updated directly according to the conditions of the order. The purpose of this research is to produce an information system design that can manage the validation of optical fiber development data at PT. Telkom Access, by producing a web-based application design that can manage every order and produce outputs of the validation results for the manager's needs. This study uses qualitative methods with stages of research ranging from identifying problems using the PIECES method, literature study, data collection, system analysis, and system design using Unified Modeling Language (UML) diagrams and interface prototype design with flat design techniques. The results of the evaluation using the consistency analysis method yielded a 100% percentage which showed that the design of the information system was in accordance with the needs and it was hoped that the implementation of the management information system software for the validation of fiber optic data development.
End User Computing Satisfaction : Model Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (Studi Kasus) Perdana, Aditia Angga; Utami, Meinarini Catur; Aini, Qurrotul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021863586

Abstract

Toyota Sales Operation atau dikenal sebagai AUTO2000 adalah bagian dari perseroan terbuka PT. Astra yang beroperasi di sektor otomotif dan sudah menjalankan beberapa servis untuk menaikkan kepuasan pelanggan. Salah satunya dengan menghadirkan AUTO2000 Mobile, sebagai fasilitas pemesanan servis kendaraan secara online yang bertujuan untuk memudahkan pengguna untuk mempercepat proses bisnis dan mengurangi bahkan menghilangkan durasi waktu mengantri. Namun dalam penerapannya masih banyak kekurangan maupun kelemahan yang dirasakan pengguna di antaranya masih ada bugs, tidak ada fitur real-time chat serta beberapa pengguna masih kesulitan menggunakan aplikasi tersebut. Capaian riset ini adalah menginvestigasi tingkat kepuasan pelanggan dan memperoleh variabel signifikan yang berdampak pada kepuasan pelanggan Aplikasi AUTO2000 Mobile. Metode riset ini menerapkan End-User Computing Satisfaction (EUCS) dengan cara kuantitatif dan diseminasi kuesioner mendapatkan informasi dari objek penelitian. Populasi dalam riset ini adalah pemakai AUTO2000 Mobile. Dari populasi tersebut terpilih sebanyak 252 responden dan diseminasi kuesioner dilaksanakan melalui daring dan membagikan secara langsung dengan cara simple random sampling. Setelah itu, data yang dikumpulkan diolah dengan program Microsoft Excel 2016 serta PLS-SEM mengoperasikan tool SmartPLS 3.2.7. Hasilnya, terdapat 5 jalur yang diuji, H0 ditolak untuk empat variabel dan H0 diterima untuk satu variabel. Terdapat empat variabel yang berpengaruh signifikan pada kepuasan pelanggan AUTO2000 Mobile yaitu: accuracy, content, format dan ease of use. AbstractToyota Sales Operation or known as AUTO2000 is part of the public company PT. Astra that engaged in the automotive sector and has done several service improvements to increase customer satisfaction. One of them is by presenting AUTO2000 Mobile, which is an online vehicle service ordering facility that is implemented to make it easier for users, therefore it is considered to speed up business processes and reduce or even eliminate the duration of the queue. But in its implementation there are still many shortcomings and weaknesses felt by users including bugs, there is no real-time chat feature, and some users still have difficulty using the application, hence it is prominent to conduct study dealing with end-user satisfaction. The aim of this research is to analysis of end-user satisfaction level and determine the variables that impact end-user satisfaction of the AUTO2000 Mobile Application. This research method deals with End-User Computing Satisfaction (EUCS) with a quantitative approach and questionnaire distribution to obtain data from respondents. The research subject in this study are AUTO2000 Mobile users. The population consist of 252 respondents and questionnaires are distributed online and offline with simple random sampling. Furthermore, the obtained data were analyzed using Ms. Excel 2016 and with the PLS-SEM approach using SmartPLS 3.2.7. The result, from the 5 paths tested, H0 is rejected for four variables and H0 is accepted for one variable. There are four variables that have a significant effect on customer satisfaction of AUTO2000 Mobile, namely: accuracy, content, format and ease of use.
Klasifikasi Laporan Keluhan Pelayanan Publik Berdasarkan Instansi Menggunakan Metode LDA-SVM Alkaff, Muhammad; Baskara, Andreyan Rizky; Maulani, Irham
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021863768

Abstract

Sebuah sistem layanan untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan masyarakat terhadap layanan pemerintah Indonesia, bernama Lapor! Pemerintah sudah lama memanfaatkan sistem tersebut untuk menjawab permasalahan masyarakat Indonesia terkait permasalahan birokrasi. Namun, peningkatan volume laporan dan pemilahan laporan yang dilakukan oleh operator dengan membaca setiap keluhan yang masuk melalui sistem menyebabkan sering terjadi kesalahan dimana operator meneruskan laporan tersebut ke instansi yang salah. Oleh karena itu, diperlukan suatu solusi yang dapat menentukan konteks laporan secara otomatis dengan menggunakan teknik Natural Language Processing. Penelitian ini bertujuan untuk membangun klasifikasi laporan secara otomatis berdasarkan topik laporan yang ditujukan kepada instansi yang berwenang dengan menggabungkan metode Latent Dirichlet Allocation (LDA) dan Support Vector Machine (SVM). Proses pemodelan topik untuk setiap laporan dilakukan dengan menggunakan metode LDA. Metode ini mengekstrak laporan untuk menemukan pola tertentu dalam dokumen yang akan menghasilkan keluaran dalam nilai distribusi topik. Selanjutnya, proses klasifikasi untuk menentukan laporan agensi tujuan dilakukan dengan menggunakan SVM berdasarkan nilai topik yang diekstraksi dengan metode LDA. Performa model LDA-SVM diukur dengan menggunakan confusion matrix dengan menghitung nilai akurasi, presisi, recall, dan F1 Score. Hasil pengujian menggunakan teknik split train-test dengan skor 70:30 menunjukkan bahwa model menghasilkan kinerja yang baik dengan akurasi 79,85%, presisi 79,98%, recall 72,37%, dan Skor F1 74,67%. AbstractA service system to convey aspirations and complaints from the public against Indonesia's government services, named Lapor! The Government has used the Government for a long time to answer the problems of the Indonesian people related to bureaucratic problems. However, the increasing volume of reports and the sorting of reports carried out by operators by reading every complaint that comes through the system cause frequent errors where operators forward the reports to the wrong agencies. Therefore, we need a solution that can automatically determine the report's context using Natural Language Processing techniques. This study aims to build automatic report classifications based on report topics addressed to authorized agencies by combining Latent Dirichlet Allocation (LDA) and Support Vector Machine (SVM). The topic-modeling process for each report was carried out using the LDA method. This method extracts reports to find specific patterns in documents that will produce output in topic distribution values. Furthermore, the classification process to determine the report's destination agency carried out using the SVM based on the value of the topics extracted by the LDA method. The LDA-SVM model's performance is measured using a confusion matrix by calculating the value of accuracy, precision, recall, and F1 Score. The test results using the train-test split technique with a 70:30 show that the model produces good performance with 79.85% accuracy, 79.98% precision, 72.37% recall, and 74.67% F1 Score
Memahami Perjalanan "Kampung Cyber" Melalui Lensa Actor Network Theory Alfandya, Alfandya; Wahid, Fathul
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021863574

Abstract

Penelitian terdahulu menunjukkan tingginya risiko kegagalan dari proyek-proyek penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pembangunan. Salah satu tantangan utamanya adalah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan memastikan bahwa program-program itu lestari. Penelitian ini akan membahas detail proses implementasi TIK untuk pembangunan menggunakan lensa Actor Network Theory. Detail proses implementasi TIK nantinya akan dianalisis berdasarkan fase-fase pada Actor Network Theory.  Studi kasus penelitian ini adalah sebuah desa bernama “Kampung Cyber” di Yogyakarta yang sudah menerapkan TIK sejak tahun 2008. Penelitian ini merupakan hasil dari studi kualitatif berdasarkan wawancara dan observasi dari masyarakat Kampung Cyber beserta dengan tokoh-tokoh utama dalam implementasi TIK. Detail temuan penelitian ini dapat dijadikan referensi dalam implementasinya di daerah lain. Hasil penelitian menunjukkan Actor Network Theory mampu memetakan bagaimana proses implementasi TIK di Kampung Cyber. Hasil analisis juga menunjukkan perubahan peran Ketua RT yang di masa awal menjadi sangat dominan, yang akhirnya digantikan oleh masyarakat.  AbstractPrevious studies have documented failures in various information and communication technology for development (ICT4D) projects. One of the main challenges in ICT4D project is gaining the trust of the community and ensuring its sustainability. This paper presents stories from ICT4D project implementation through the lens of Actor Network Theory (ANT). The case is a village called "Kampung Cyber" in Yogyakarta. This study employs a qualitative approach using data gathered from interviews with the main actors and observations in Kampung Cyber. Details from the findings may be adapted as a reference to ICT4D project implementation in similar context. The finding unveil that the theory is very useful to explain the implementation process along with involved actors. The study also finds that the role of the leading actor (i.e. the head of neighborhood unit)) diminishes over time and the dominant role is taken over by the community.    
Pendeteksi Citra Masker Wajah Menggunakan CNN dan Transfer Learning Naufal, Mohammad Farid; Kusuma, Selvia Ferdiana
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021865201

Abstract

Pada tahun 2021 pandemi Covid-19 masih menjadi masalah di dunia. Protokol kesehatan diperlukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Penggunaan masker wajah adalah salah satu protokol kesehatan yang umum digunakan. Pengecekan secara manual untuk mendeteksi wajah yang tidak menggunakan masker adalah pekerjaan yang lama dan melelahkan. Computer vision merupakan salah satu cabang ilmu komputer yang dapat digunakan untuk klasifikasi citra. Convolutional Neural Network (CNN) merupakan algoritma deep learning yang memiliki performa bagus dalam klasifikasi citra. Transfer learning merupakan metode terkini untuk mempercepat waktu training pada CNN dan untuk mendapatkan performa klasifikasi yang lebih baik. Penelitian ini melakukan klasifikasi citra wajah untuk membedakan orang menggunakan masker atau tidak dengan menggunakan CNN dan Transfer Learning. Arsitektur CNN yang digunakan dalam penelitian ini adalah MobileNetV2, VGG16, DenseNet201, dan Xception. Berdasarkan hasil uji coba menggunakan 5-cross validation, Xception memiliki akurasi terbaik yaitu 0.988 dengan waktu total komputasi training dan testing sebesar 18274 detik. MobileNetV2 memiliki waktu total komputasi tercepat yaitu 4081 detik dengan akurasi sebesar 0.981. AbstractIn 2021 the Covid-19 pandemic is still a problem in the world. Therefore, health protocols are needed to prevent the spread of Covid-19. The use of face masks is one of the commonly used health protocols. However, manually checking to detect faces that are not wearing masks is a long and tiring job. Computer vision is a branch of computer science that can be used for image classification. Convolutional Neural Network (CNN) is a deep learning algorithm that has good performance in image classification. Transfer learning is the latest method to speed up CNN training and get better classification performance. This study performs facial image classification to distinguish people using masks or not by using CNN and Transfer Learning. The CNN architecture used in this research is MobileNetV2, VGG16, DenseNet201, and Xception. Based on the results of trials using 5-cross validation, Xception has the best accuracy of 0.988 with a total computation time of training and testing of 18274 seconds. MobileNetV2 has the fastest total computing time of 4081 seconds with an accuracy of 0.981.
Evaluasi Usability Aplikasi Elektronik-Kesehatan Ibu dan Anak (e-KIA) Bachtiar, Fitra Abdurrachman; Rokhmawati, Retno Indah; Pradana, Fajar; Habibie, Intan Yusuf
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021824426

Abstract

Teknologi informasi sudah berkembang disemua bidang dan tidak terkecuali sudah diterapkan ke bidang kesehatan. Salah satu langkah awal penerapan teknologi informasi pada bidang kesehatan adalah dengan membangun aplikasi untuk memonitor kesehatan ibu dan anak yang disebut dengan e-KIA. Aplikasi e-KIA yang sudah dibangun saat ini masih belum diketahui tingkat usabilitas dari penggunaan aplikasi tersebut. Pengujian usability ini penting untuk dilakukan sebelum aplikasi tersebut digunakan oleh masyarakat secara luas dan dapat digunakan sebagai early warning untuk mendeteksi kemungkinan-kemungkinan kesalahan yang terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut pengujian usability dilakukan pada aplikasi e-KIA. Pengujian usability dimulai dengan melakukan studi litearatur terkait. Kemudian dilakukan pemilihan evaluator sekaligus melakukan briefing proses evaluasi. Tahap selanjutnya adalah merancang instrumen untuk evaluasi dan merancang skenario evaluasi. Evaluasi usability yang dilakukan difokuskan pada 3 hal yaitu Severity Ranking (SR), Ease of Fixing Ranking (EFR), dan Kategori Masalah. Masalah yang ditemukan kemudian dikategorikan berdasarkan 10 prinsip heuristik Nielsen dan disederhanakan menjadi kategori Selection Driven Command (perbaikan interaksi), Content Organization (kelengkapan konten informasi), dan Visual Representation (pemilihan komponen desain yang tepat). Dari hasil evaluasi tersebut didapatkan temuan masalah Selection Driven Command (perbaikan interaksi) sejumlah 18 temuan, Content Organization (kelengkapan konten informasi) sejumlah 10 temuan, dan Visual Representation (pemilihan komponen desain yang tepat) sejumlah 7 temuan. AbstractInformation technology has emerged in all aspect including in the healthcare field. e-KIA is an application to monitor mother and child healthcare as initial steps in implementing information technology in the healthcare field. As a newly developed application, the usability level of e-KIA is not known yet. Usability testing is important steps to be taken before the application will be used by stakeholders. Usability testing could be used to identify problems that may occur in the early stage and could be used as early warning to application aspects need to be fixed. e-KIA Usability Testing is conducted to overcome the specified problems. Usability testing started by taking the literature review followed by evaluator selection and evaluation briefing. The next step is designing an evaluation instrument and evaluation scenario. The conducted usability testing is focus on Severity Ranking (SR), Ease of Fixing Ranking (EFR), and Problem Category. The identified problems are then categorized into Nielsen’s 10 Heuristic Principal. The identified problems are simplified to three categories of Selection Driven Command, Content Organization, and Visual Representation. The experiment has found 18 problems in Selection Driven category, 10 problem in Content Organization, and 7 problems in Visual Representation category. 
Perancangan Spesifikasi Keamanan untuk Pengembangan Aplikasi Secure Chat Berdasarkan Common Criteria For It Security Evaluation Amiruddin, Amiruddin; Rohmani, Muhammad Faqih
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021863637

Abstract

Spesifikasi keamanan sangat penting bagi pengembangan aplikasi chatting karena dapat menentukan tingkat keamanan aplikasi yang tentunya akan berdampak pada kepercayaan pengguna. Namun, pengembangan fitur keamanan pada aplikasi yang beredar belum semua didasarkan pada suatu spesifikasi kebutuhan keamanan yang jelas. Misanya, aplikasi Mxit dan QQ Mobile tidak memenuhi satu pun dari tujuh kategori keamanan untuk secure chat yang dikeluarkan oleh Electronic Frontiers Foundtaion (EFF). Bahkan, Yahoo! Messenger belum menerapkan disain keamanan yang baik, misalnya kita tidak dapat memverifikasi identitas kontak kita. Selain itu, Yahoo! Messenger tidak menerapkan perfect forward secrecy. Artinya, fitur keamanan pada beberapa aplikasi chat dikembangkan tidak berdasarkan pada rancangan spesifikasi keamanan. Pada penelitian ini, dilakukan perancangan spesifikasi keamanan untuk pengembangan aplikasi secure chat dengan mengacu pada Common Criteria for IT Security Evaluation Version 3.1:2017.  Pada hasil rancangan tersebut, telah ditentukan 28 famili dari 7 kelas Secure Functional Requirement (SFR) yang harus dipenuhi dalam pengembangan aplikasi secure chat. Hasil rancangan telah divalidasi dengan metode expert judgment.AbstractSecurity specifications are very important for chat application development because they can determine the level of its security which, of course, will have an impact on user trust. However, the development of outstanding application security features is not all based on a clear security requirement specification. For example, the Mxit and QQ Mobile applications do not meet any of the seven security categories for secure chat issued by the Electronic Frontier Foundation (EFF). In fact, Yahoo! Messenger has not implemented a good security design, for example, we cannot verify the identity of our contacts and do not apply perfect forward secrecy. This means that security features in some chat applications are developed not based on security specification designs. In this study, the design of security specifications for secure chat application development was carried out by referring to the Common Criteria for IT Security Evaluation Version 3.1: 2017. In the design results, 28 families of 7 classes of Secure Functional Requirements (SFR) have been determined that must be met in the development of secure chat applications. The design result has been validated using expert judgment method.
Pengujian Usability Google Classroom Berdasarkan Model Use-Questionnaire Arifin, Suci Ramadhani; Merdekawati, Etha Gustin
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021863697

Abstract

Pembelajaran online adalah solusi ketika lembaga pendidikan ditutup karena wabah COVID-19. Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) merupakan alat untuk memfasilitasi pembelajaran online. Google Classroom dianggap sebagai salah satu LMS yang paling cepat diimplementasikan di pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat usability Google Classroom sebagai salah satu alat yang digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran online di STMIK Dipanegara Makassar. Tingkat usability akan menentukan apakah penggunaan layanan Google Classroom telah efektif, efisien, dan memberikan kepuasan terhadap mahasiswa. Tingkat usability Google Classroom diukur menggunakan USE-Questionnaire. Berdasarkan hasil pengukuran usability terhadap Google Classroom diperoleh nilai rata-rata untuk keseluruhan variabel Usefulness (Daya Guna), Ease of Use (Kemudahan Penggunaan), Ease of Learning (Kemudahan Belajar), dan Satisfaction (Kepuasan Pengguna) adalah 459,1 atau sebesar 76%. Maka dapat disimpulkan bahwa mahasiswa setuju tingkat usability Google Classroom dirasakan sudah baik dan penggunaan layanan Google Classroom telah efektif, efisien, dan memberikan kepuasan terhadap mahasiswa dengan tingkat presentase sebesar 76%. AbstractOnline learning is a solution when educational institutions are closed because of the COVID-19 outbreak. Learning Management System (LMS) is a tool to facilitate online learning. Google Classroom is considered as one of the fastest implementing LMSs in higher education. The purpose of this research is to measure the usability level of Google Classroom as one of the tools used to facilitate online learning at STMIK Dipanegara Makassar. The level of usability will determine whether the use of Google Classroom services has been effective, efficient, and gives satisfaction to students. Google Classroom usability level is measured using USE-Questionnaire. Based on the results of usability measurements on Google Classroom, the average value for all variables of Usefulness, Ease of Use, Ease of Learning, and Satisfaction is 459.1 or 76 %. So it can be concluded that students agree that the usability level of Google Classroom is good and the use of Google Classroom services has been effective, efficient, and provides satisfaction to students with a percentage level of 76%.
Metode COPRAS untuk Menentukan Kain Terbaik dalam Pembuatan Pakaian pada Butik Batik Hatta Semarang Cholil, Saifur Rohman; Setyawan, Mohamad Adi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 6: Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021863584

Abstract

Batik merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO. Hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki batik khas dengan filosofi dan makna yang berbeda-beda. Semarang merupakan salah satu kota yang memiliki batik khas dan banyak terdapat UKM perajin batik. Butik Batik Hatta adalah salah satu UKM binaan Bank Jateng yang bergelut pada bidang manufaktur batik. Pemilihan kain terbaik menjadi masalah utama dalam pembuatan pakaian, hal ini terjadi karena banyaknya bahan yang dimiliki dan model pakaian yang akan dibuat. Proses pengambilan keputusan dapat diminimalisir agar tidak terjadi kesalahan, maka dibutuhkan pengamatan yang akurat dan beberapa pertimbangan dari pengambil keputusan dari segi tekstur, kualitas warna, kualitas bahan, dan lainnya dalam menentukan kain terbaik untuk pembuatan pakaian dalam waktu yang cepat secara kuantitatif. Pada saat ini Butik Batik Hatta masih menggunakan sistem manual dalam menentukan keputusan pemilihan kain terbaik untuk pembuatan pakaian, hal ini dianggap kurang efisien dan rentan terjadinya kekeliruan, sehingga dibutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Metode yang digunakan adalah metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), hasil yang akan diperoleh berupa rekomendasi yang kompleks dan akurat dalam menentukan bahan terbaik untuk pembuatan pakaian pada Butik Batik Hatta. Alternatif kain yang terpilih adalah kain katun dengan hasil akhir 100%. Hasil uji koefisien Spearman Rank diperoleh nilai sebesar 0.866% artinya metode ini layak untuk digunakan. AbstractBatik is a cultural heritage of Indonesia that has been recognized by UNESCO. Almost all regions in Indonesia have typical batik with different philosophies and meanings. Semarang is a city that has a unique batik and there are many UKM batik crafters, Butik Batik Hatta is one of the UKM fostered by the Bank of Central Java which deals with batik manufacturing. The selection of the best fabric is the main problem in making clothes, this happens because of the many materials that are owned and the model of clothing to be made. The decision making process can be minimized so that errors do not occur, it requires accurate observations and several considerations from decision makers in terms of texture, color quality, quality of materials, and others in determining the best fabric for making clothing in a fast time quantitatively. Butik Batik Hatta is still using a manual system in determining the decision to choose the best fabric for making clothes, this is considered to be less efficient and prone to mistakes, so a decision support system (DSS) is needed. The method used by researchers is the COPRAS (Complex Proportional Assessment) method, the results that will be obtained in the form of complex and accurate recommendations in determining the best fabric for making clothes at the Butik Batik Hatta. The alternative fabric chosen is cotton fabric with a final result of 99.75%. Spearman Rank coefficient test results obtained a value of 0.866% means that this method is feasible to use.

Page 2 of 3 | Total Record : 26


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 6: Desember 2025 Vol 12 No 5: Oktober 2025 Vol 12 No 4: Agustus 2025 Vol 12 No 3: Juni 2025 Vol 12 No 2: April 2025 Vol 12 No 1: Februari 2025 Vol 11 No 6: Desember 2024 Vol 11 No 5: Oktober 2024 Vol 11 No 4: Agustus 2024 Vol 11 No 3: Juni 2024 Vol 11 No 2: April 2024 Vol 11 No 1: Februari 2024 Vol 10 No 6: Desember 2023 Vol 10 No 5: Oktober 2023 Vol 10 No 4: Agustus 2023 Vol 10 No 3: Juni 2023 Vol 10 No 2: April 2023 Vol 10 No 1: Februari 2023 Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022 Vol 9 No 6: Desember 2022 Vol 9 No 5: Oktober 2022 Vol 9 No 4: Agustus 2022 Vol 9 No 3: Juni 2022 Vol 9 No 2: April 2022 Vol 9 No 1: Februari 2022 Vol 8 No 6: Desember 2021 Vol 8 No 5: Oktober 2021 Vol 8 No 4: Agustus 2021 Vol 8 No 3: Juni 2021 Vol 8 No 2: April 2021 Vol 8 No 1: Februari 2021 Vol 7 No 6: Desember 2020 Vol 7 No 5: Oktober 2020 Vol 7 No 4: Agustus 2020 Vol 7 No 3: Juni 2020 Vol 7 No 2: April 2020 Vol 7 No 1: Februari 2020 Vol 6 No 6: Desember 2019 Vol 6 No 5: Oktober 2019 Vol 6 No 4: Agustus 2019 Vol 6 No 3: Juni 2019 Vol 6 No 2: April 2019 Vol 6 No 1: Februari 2019 Vol 5 No 6: Desember 2018 Vol 5 No 5: Oktober 2018 Vol 5 No 4: Agustus 2018 Vol 5 No 3: Juni 2018 Vol 5 No 2: April 2018 Vol 5 No 1: Februari 2018 Vol 4 No 4: Desember 2017 Vol 4 No 3: September 2017 Vol 4 No 2: Juni 2017 Vol 4 No 1: Maret 2017 Vol 3 No 4: Desember 2016 Vol 3 No 3: September 2016 Vol 3 No 2: Juni 2016 Vol 3 No 1: Maret 2016 Vol 2 No 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 2 No 1: April 2015 Vol 1, No 2 (2014) Vol 1 No 2: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol 1 No 1: April 2014 More Issue