cover
Contact Name
Zaqlul Iqbal, STP, M.Si
Contact Email
zaqluliqbal@ub.ac.id
Phone
+62341580106
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 2656243X     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jkptb
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem (JKPTB) (ISSN: 2656-243X) has published the state-of-art articles which focus on both fundamental studies and applied engineering including Power and Agricultural Machinery, Mechatronics and Agro-industrial Machinery, Food and Post-Harvest Technology and Soil and Water Engineering. By providing an update issue and current topic in agricultural technology field, JKPTB becomes the reference for many scientist and stakeholders who work on Agricultural Engineering
Articles 423 Documents
Rancang Bangun Mesin Penyangrai Kacang Kawangkoan Berbahan Bakar Oli Bekas Berbasis Mikrokontroler Moh. Fikri Pomalingo; Kapli Dama Barana; Alvin Sthiefandy; I Putu Nuharta Yasa; Stepani Mangguali
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.01.06

Abstract

Kacang Kawangkoan adalah salah satu oleh-oleh yang di gemari oleh masyarakat Sulawesi Utara, namun dalam proses pembuatannya, proses penyangkaraian masih dilakukan manual dan masih menggunakan kayu bakar/kering. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang mesin pengering kancang kawangkoan berbahan bakar oli bekas dan berbasis mikrokontroller. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan, studi pustaka, analisis desain, pabrikasi, pengujian, analisis data dan pelaporan. Pabrikasi dan pengujian fungsional mesin ini dilakukan di Workshop Universitas Negeri Manado (Unima) sedangkan pengujian lapangan dilakukan di IKM Rimawar selaku mitra dalam penelitian ini.  Hasil pengujian yang didapatkan mesin ini mampu menyangrai dengan waktu 10 menit dengan kapasitas 25 liter kacang. Dalam proses penyangraian, suhu yang digunakan berasal dari nyala api dari tungku oli bekas. Ketinggian api yang dihasilkan mencapai 40 cm diatas permukaan tungku. Suhu pasir mencapai 115-131oC. Pengontrolan suhu diatur dengan memanfaatkan bukaan katub pada blower pada tungku. Putaran ruang penyangraian berkisar antara 22-25 rpm. Peneliti berharap semoga penelitian ini dapat bermanfaat dan menjadi referensi bagi pembaca karena penggunaan mesin, mampu mempercepat proses penyangraian dengan metode manual yang selama ini memakan waktu 45 menit.
Uji Aktivitas Antijamur Pada α-guaiene Minyak Nilam Terhadap Jamur Microsporum gypseum ATCC 14683 dan Tricophyton mentagrophytes ATCC 16404
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.01.09

Abstract

Minyak nilam mengandung sejumlah besar senyawa golongan seskuiterpen. Senyawa α-guaiene merupakan seskuiterpen mayor yang diduga memiliki kemampuan sebagai antimikroba. Kemampuan α-guaiene sebagai antijamur belum banyak dibuktikan, khususnya pada spesies jamur Microsporum gypseum ATCC 14683 dan Tricophyton mentagrophytes ATCC 16404. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas antijmur pada α-guaiene minyak nilam pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan jamur M. gypseum dan T. mentagrophytes dari zona hambat yang terbentuk. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode difusi sumuran untuk mengetahui diameter daya hambat (DDH). Bahan yang digunakan adalah fraksi I dari fraksinasi minyak nilam yang mengandung 38.8% α-guaiene. Kontrol positif yang digunakan adalah ketokonazol 2% dan flukonazol 2%, sedangkan kontrol negatif yang digunakan adalah n-heksana. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi α-guaiene dengan faktor 20, 40, 60, 80, dan 100%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fraksi I minyak nilam yang mengandung 38.8% α-guaiene mampu menghambat pertumbuhan M. gypseum dan T. mentagrophytes. Diameter zona bening pada M. gypseum mulai terbentuk pada konsentrasi 40% dan meningkat pada konsentrasi 60% lalu menunjukan tren menurun dari konsentrasi 60% hingga 100%. Diameter zona hambat terbesar yang terbentuk pada M. gypseum sebesar 12.14 mm pada konsentrasi 60%, sedangkan pada jamur T. mentagrophytes DDH terbesar yang terbentuk pada konsentrasi 100% yaitu sebesar 3.163 mm. Ketokonazol menghasilkan diameter penghambatan rata-rata 14.1 mm untuk T. mentagrophytes dan 14 mm untuk M. gypseum, sedangkan flukonazol menghasilkan diameter penghambatan rata-rata 28.67 mm untuk T. mentagrophytes dan 35 mm untuk M. gypseum. N-heksana yang digunakan sebagai pelarut sekaligus kontrol negatif tidak menghasilkan penghambatan.
Optimasi Efektivitas Gliserol Dan Kitosan Dalam Pembuatan Plastik Biodegradable Dari Pemanfaatan Biji Durian Dengan Metode Inversi Fasa Afiyatun Inayah; Heny Kusumayanti
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.01.08

Abstract

Masalah lingkungan dari pembuangan limbah plastik turunan minyak bumi telah menjadi isu penting karena sifatnya yang sulit diuraikan. Oleh karena itu, upaya telah dilakukan untuk mempercepat tingkat degradasi material polimer dengan mengganti beberapa atau seluruh polimer sintetis dengan polimer alami. Pemanfaatan biji durian menjadi salah satu upaya dalam memanfaatkan zero waste product. Biji durian memiliki kandungan pati yang cukup tinggi berupa 25.9 gram amilopektin dan amilosa sebesar 20.3 gram sehingga berpotensi sebagai alternatif pengganti bahan yang memerlukan sifat-sifat pati. Pada penelitian ini pembuatan plastik biodegradable dari pemanfaatan biji durian akan dilakukan dengan metode inversi fasa menggunakan penambahan gliserol dan kitosan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variabel konsentrasi gliserol, kitosan dan waktu degradasi yang optimum untuk menghasilkan film plastik biodegradable dengan kualitas dan kuantitas yang baik. Sehingga dengan penelitian ini mampu memberikan analisa pengaruh penggunaan kitosan dan gliserol terhadap kualitas plastik biodegradable biji durian. Hasil penelitian uji kelarutan air bioplastik dengan nilai kadar air terbaik ditunjukkan oleh variasi gliserol 4 mL yaitu 80.25% dan yang menghasilkan nilai absorpsi terendah sebesar 76.2%. jika dibandingkan dengan persen penyerapan air plastik konvensional, nilai persen penyerapan bioplastik yang dihasilkan masih sangat tinggi.
Pengawetan Buah Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Segar dengan Teknologi Hypobaric Storage Anang Lastriyanto; Bagus Imam Bintoro; La Choviya Hawa; Sasongko Aji Wibowo
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.01.07

Abstract

Buah jambu biji (Psidium guajava L.) adalah buah klimakterik yang umum dibudidayakan di negara Indonesia. Sebagai buah klimakterik, buah jambu biji memiliki umur simpan yang pendek. Teknologi penyimpanan tekanan rendah (hipobarik) adalah salah satu teknologi penanganan pascapanen yang dapat menghambat proses kematangan buah klimaterik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perubahan mutu segar buah jambu biji merah selama penyimpanan hipobarik dengan perlakuan kontrol sebagai pembanding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif.  Enam buah jambu biji disimpan di dalam kondisi tekanan rendah (46.325 kPa.abs) – (56.325 kPa.abs) menggunakan suhu penyimpanan 27°C selanjutnya sebagai perlakuan kontrol enam buah jambu biji lainnya disimpan di ruang terbuka dengan tekanan normal yaitu 101.325 kPa pada suhu 27°C. Buah jambu biji disimpan dengan lama perlakuan penyimpanan adalah tiga, enam, dan sembilan hari, kemudian diamati dan dibandingkan pada hari yang sudah ditentukan. Pengamatan mutu buah jambu segar yang dilakukan mencangkup perubahan kondisi fisik buah, susut bobot buah, tingkat kekerasan dan total padatan terlarutnya selama proses penyimpanan dengan tekanan rendah. Hasil penelitian ini, buah jambu yang disimpan di dalam kondisi hipobarik (46.325 kPa.abs)–(56.325 kPa.abs) memiliki kondisi fisik yang lebih baik, mengalami lebih sedikit susut bobot, kondisi tingkat kekerasan yang lebih tinggi, dan total padatan terlarut yang lebih rendah dibandingkan dengan buah jambu yang diberikan perlakuan kontrol dengan cara disimpan di ruang terbuka. Teknologi hipobarik dapat menghambat kematangan buah jambu biji sehingga menjadi awet dan memperpanjang umur simpan dengan cara mempertahankan kondisi fisik, bobot buah, tingkat kekerasan dan total padatan terlarut.
Identifikasi Komponen Oleoresin Kulit Mangga Kuweni Hasil Ekstraksi Berbantu Gelombang Mikro dengan Metode Gas Kromatografi-Spektrometri Massa (GC-MS) Asri Widyasanti; Abdurrahman Hanif
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.04

Abstract

Kulit mangga merupakan produk samping yang dibuang saat buahnya diolah menjadi berbagai macam produk olahan. Kulit mangga dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara, diantaranya diekstrak menjadi oleoresin. Oleoresin merupakan ekstraktif rempah-rempah yang terdiri dari bahan penyedap yang mudah menguap dan tidak mudah menguap dalam bentuk senyawa yang mudah menguap dan tidak mudah menguap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dalam oleoresin dalam kulit mangga Kuweni. Metode ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro (MAE) digunakan dalam analisis ini. Ekstraksi dilakukan dalam dua tahap, pertama ekstraksi menggunakan pelarut n-heksana kemudian dilanjutkan dengan pelarut etanol 96% food grade. Analisis GC-MS menunjukkan bahwa terdapat 17 senyawa kimia yang ditemukan dalam oleoresin dengan pelarut n-heksana dan 6 senyawa kimia yang bersifat volatil dalam oleoresin kulit mangga kuweni dengan pelarut etanol 96%. Senyawa utama dalam oleoresin berturut-turut  adalah asam Dodecanoid, 1,2,3-propanetriyl ester dengan kandungan relatif 69.27% dalam ekstrak oleoresin dengan pelarut n-heksana dan 51.09% dalam ekstrak oleoresin dengan pelarut etanol 96%.
Karakterisasi Mutu Fisik Produk Kopi Liberika Merk Liber.Co dan Kesesuaiannya dengan SNI Kopi Bubuk Andiyono Andiyono; Lang Jagat
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.09

Abstract

UKM Kartifarm Jaya Abadi dengan produk kopi bubuk merk Liber.Co dalam proses pengembangan usahanya mengalami beberapa kendala terkait standar mutu, kemasan, perizinan, sertifikasi produk, serta pasokan produk yang akan dijual. Kualitas adalah aspek terpenting dari pemasaran kopi, salah satunya adalah kualitas fisik dan visual kopi. Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi mutu fisik kopi bubuk Liber.Co untuk mengetahui kesesuaiannya dengan SNI 01-3542-2004 Syarat Mutu Kopi Bubuk. Hasil menunjukkan kopi bubuk liberika Sambas yang diproduksi CV. KartiFarm Jaya Abadi dengan merk Liber.Co memiliki karakteristik mutu fisik kopi bubuk yang sesuai dengan persyaratan SNI 01-3542-2004: Kopi Bubuk. Mutu fisik berupa keadaan bau atau aroma, warna, dan rasa kopi bubuk liberika Sambas menunjukkan keadaan normal. 
Desain Kalkulator Analisis Usaha Tani Berbasis Android Adittia Hary Nugraha; Ahmad Thoriq; Mutia Safira
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.05

Abstract

Analisis usaha tani merupakan suatu hal yang penting dalam perencanaan usaha tani untuk mengetahui harga pokok produksi, titik impas dan keuntungan usaha. Umumnya analisis usaha tani dilakukan menggunakan Microsoft excel dan hanya sebagian petani yang memahami perhitungan penentuan harga pokok produksi, titik impas dan keuntungan usaha tani. Penelitian ini bertujuan melakukan desain dan pembuatan Kalkulator Analisis Usaha Tani berbasis android. Metode yang digunakan adalah metode prototype. Hasil peneltian menunjukkan aplikasi Kalkulator Analisis Usaha Tani dapat berjalan dengan baik dan dapat digunakan untuk melakukan perhitungan analisis usaha tani.
Penghitungan Evapotranspirasi Aktual (ETc) Tanaman Melon pada Fase Vegetatif di Greenhouse Adel Aulia; Intan Kusuma Wardani; Annisa Nur Ichniarsyah
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.03.01

Abstract

Pemenuhan kebutuhan air memiliki peran yang penting bagi pertumbuhan tanaman. Fase vegetatif pada umumnya membutuhkan lebih banyak air dibandingkan pada fase generatif, sedangkan pada fase pematangan maka kebutuhan air kembali meningkat. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghitung nilai evapotranspirasi aktual (ETc) di greenhouse dengan menggunakan metode evaporasi panic (Ep). Nilai ETc digunakan untuk memprediksi kebutuhan irigasi tanaman melon pada fase vegetatif. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi. Hasil yang diperoleh yaitu rata−rata suhu pada panci evaporasi lokasi 1 dan 2 di dalam greenhouse adalah 29.86 dan 32.42 °C dan kelembaban relatif (RH) yaitu 76.26 dan 68.90%. Sedangkan nilai ETc lokasi 1 dan 2 rata-rata sebesar 0.93 mm dan 0.80 mm. Nilai evaporasi panci berpengaruh terhadap nilai ETc secara signifikan pada panci evaporasi lokasi 1 dan 2 dengan R2 yaitu sebesar 0.951 dan 0.936. Kebutuhan air irigasi untuk tanaman melon pada fase vegetatif di Greenhouse Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor iantara 217.36−253.94 ml/hari per tanaman.
Water Quality Assessment and Risk Analysis Calculation of Chloride and Sodium Exposure of Well Water in Tanggulangin, Sidoarjo Ilham Putra Adiyaksa; Akhmad Adi Sulianto; Savichev Oleg Gennadyevich
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.01

Abstract

Tanggulangin is one of the areas affected by the Lapindo mud, also one of the sub-districts in Sidoarjo with many working industries. Some research reported that there was a decrease in the quality of well water in Tanggulangin due to these things, as well as a lack of public awareness of the environmental issues. Thus, this study aims to assess the quality of well water in the village of Kedensari, Tanggulangin, Sidoarjo based on physico-chemical characteristics. In addition, using the general equation from the EPA (Environmental Protection Agency), this paper discusses the calculation of the risk analysis of chloride and sodium exposure to health in three scenarios, 1) an adult weighing 80 kg and consuming water for 20 years; 2) an adult weighing 60 kg and consuming water for 20 years; and 3) children weighing 20 kg and consuming water for 8 years. Based on the measurement results of several parameters, physically and chemically, as well as organoleptic observations, and compared with the health ministry regulations, the water in the area is safe for consumption. However, based on the results of calculations, exposure to chloride and sodium from the water poses a risk to health in the specified time with an RQ value of more than 1. The risk from exposure to chloride is greater than from sodium.
Kelayakan Usaha Produksi Selada Romaine dengan Sistem Smart Watering di Greenhouse FTIP Universitas Padjadjaran Daffa Khoiris; Ahmad Thoriq
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2022.010.02.06

Abstract

Analisis kelayakan ekonomi usaha agribisnis merupakan sebuah upaya untuk mengetahui tingkat kelayakan dari suatu jenis usaha untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya selada romaine secara hidroponik dengan smart watering. Analisis kelayakan dilakukan dengan menggunakan parameter Net B/C (Net Benefit Cost ratio), NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), dan Payback Period. Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Smart watering merupakan alat pengatur aliran fertigasi pada sistem hidroponik dengan menerapkan self-watering system dengan memanfaatkan penerapan gaya gravitasi, prinsip archimedes, dan kapilaritas sebagai energi. Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran pada September sampai November 2021. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan software Microsoft Excel. Hasil analisis menunjukkan dengan discount factor 7% menghasilkan NPV yang diperoleh sebesar Rp 31,361,433, Net B/C sebesar 1.85, IRR sebesar 16%, dan Payback Period selama 7 bulan. Oleh karena itu, usaha budidaya selada romaine dengan menggunakan Smart Watering layak untuk dikembangkan.