cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Journal of Human Nutrition
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 24426636     EISSN : 23553987     DOI : https://doi.org/10.21776
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Human Nutrition (IJHN) merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel penelitian di bidang gizi manusia dan di terbitkan oleh Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang dan terbit dua kali dalam setahun (bulan Mei dan November).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2019)" : 6 Documents clear
Hubungan antara Tingkat Asupan Vitamin A, Zinc, dan Polyunsaturated Fatty Acid (PUFA) dengan Kejadian Diare Balita Restuti, Arisanty Nur Setia; Fitri, Yeyen Annisa
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.277 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.4

Abstract

Pemberian suplementasi zat gizi mikro (vitamin A, zinc dan PUFA) dapat mempercepat proses penyembuhan diare pada anak, akan tetapi belum diketahui apakah defisiensi asupan zat gizi mikro tersebut dapat meningkatkan resiko kejadian diare pada anak. Zat gizi mikro tersebut melindungi dari infeksi yang menyebabkan diare. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tingkat asupan Vitamin A, Zinc, dan PUFA terhadap kejadian diare balita usia 6-24 bulan. Desain penelitian yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi balita usia 6-24 bulan dengan jumlah sampel 100 balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner diare dan wawancara recall 1 x 24 jam sebanyak 3 kali. Analisis statistik menggunakan SPSS 16.0 for Windows dengan uji Korelasi Chi Square dan Gamma Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kejadian diare dengan tingkat asupan Vitamin A (p=0,000), Zinc (p=0,012), PUFA (0,007). Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara tingkat asupan Vitamin A, Zinc, PUFA terhadap kejadian diare pada balita usia 6-24 bulan.Kata kunci: Balita, Diare, Polyunsaturated Fatty Acid, Vitamin A, ZincAbstract Micronutrient Supplementation (Vitamin A, Zinc, And PUFA) can accelerate the healing process of diarrhea in children, but until recently whether deficiencies in micronutrient (vitamin A, zinc, and PUFA) intake can increase the risk of diarrhea in children has not been known. These micronutrients protect against infections that cause diarrhea. The purpose of this study was to determine the relation between Vitamin A, Zinc, and PUFA intake levels and the diarrhea incidence in infants aged 6-24 months. This research was an analytical survey with a cross-sectional design. The population was 6-24 months infants with a sample of 100 infants. Data collection was using diarrhea questionnaire and recall interviews 1 x 24 hours for three times. Statistical analysis was using SPSS 16.0 for Windows with Chi-Square Correlation and Gamma Test. The results showed a significant relationship between diarrhea and the level of Vitamin A intake (p = 0.000), Zinc (p = 0.012), PUFA (0.007). In short, there is a relationship between the level of Vitamin A, Zinc, and PUFA intake on the incidence of diarrhea among infants aged 6-24 months.Keywords: infants, diarrhea, Polyunsaturated Fatty Acid, Vitamin A, Zinc. 
Studi Preferensi Konsumen terhadap Nasi Putih dan Nasi Jagung Putih pada Pekerja Wanita di Kantor Pemerintah Kota Malang Maligan, Jaya Mahar; Pratiwi, Devitasari Dian; Widyaningsih, Tri Dewanti
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.571 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.5

Abstract

Ketergantungan bangsa Indonesia terhadap konsumsi beras cukup tinggi ketika jumlah produksi beras turun. Diperlukan sebuah upaya untuk mengatasi masalah ketergantungan terhadap komoditas beras dan bahan impor lainnya. Kegiatan diversifikasi dapat digunakan untuk mencari alternatif bahan pangan pokok alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan preferensi konsumen pada produk nasi jagung putih dan nasi putih, pengaruh aspek sensori terhadap keputusan pembelian produk beras jagung putih untuk dijadikan sebagai pangan pokok alternatif, serta karakteristik kimia nasi jagung putih dan mengetahui potensi produk beras jagung sebagai pangan pokok alternatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk data laboratorium, metode dependent T-test untuk analisis data organoleptik, dan metode regresi linier berganda untuk mengetahui aspek sensori terhadap keputusan pembelian produk. Hasil pengujian organoleptik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kesukaan responden terhadap produk nasi putih dengan nasi jagung putih. Sampel nasi jagung putih mengandung protein sebesar 2,73%; lemak 0,08%; kadar air 77,52%; kadar abu 0,62%; karbohidrat 19,04%; total gula 1,66%; serat pangan 19,53%; dan total energi sebesar 87,84%. Hasil keputusan pembelian produk terhadap aspek kenampakan, cita rasa, dan tekstur dihasilkan bahwa aspek cita rasa nasi jagung putih sangat berpengaruh dalam keputusan pembelian produk. Sebanyak 60,67% responden menyatakan bahwa beras jagung putih berpotensi untuk dijadikan pangan pokok alternatif dan proporsi beras jagung putih:beras putih yang dapat dikonsumsi dan diterima oleh responden adalah sebesar 30,4 : 69,6..Kata Kunci: Jagung Putih, Preferensi konsumen, Diversifikasi, Pangan PokokAbstractThe dependence of Indonesian citizen on rice is quite high when the amount of rice production falls. To overcome this problem, efforts are needed to reduce this dependence on rice and other imported food ingredients. Diversification can be used to find other staple food alternatives. The purpose of this study was to determine the comparison of consumer preferences on products of white corn rice and white rice, the effect of sensory aspects on the purchasing decision of white corn rice products as a staple food alternative, the chemical characteristics of white corn rice, and finding the potential of white corn rice products as a staple food alternative. This study used descriptive method for laboratory data, dependent T-test method for organoleptic data analysis, and multiple linear regression method to determine the sensory aspects of product purchasing decisions. The organoleptic test results showed that there were significant differences in the respondents' preference for white rice and white corn rice. The sample of white corn rice contains 2.73% protein; 0.08% fat; 77.52% moisture content; 0.62% ash content; 19.04% carbohydrate; 1.66% total sugar; 19.53% food fiber; and 87.84% total energy. The result of product purchase decisions on aspects of appearance, taste, and texture showed that the taste aspect of white corn rice is very influential in product purchasing decisions. As many as 60.67% of respondents stated that white corn rice has the potential to be used as an alternative staple food and the ratio of white corn rice : white rice that can be consumed and received by respondents was 30.4: 69.6.Keywords:  White corn, Consumer preference, Diversification, Staple food  
Jus Jambu Merah dan Jeruk Siam Menurunkan Trigliserida pada Wanita Dislipidemia Pekerti, Annisaa Catur; Kurniasari, Fuadiyah Nila; -, Inggita Kusumastuty
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.981 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.1

Abstract

Dislipidemia merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit degeneratif. Salah satu terapi non farmakologi untuk menangani dislipidemia adalah mengonsumsi makanan tinggi serat. Buah jambu dan jeruk siam merupakan bahan makanan tinggi serat yang dapat menurunkan trigliserida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar trigliserida wanita dengan dislipidemia yang diberikan jus jambu merah dan jeruk siam dibanding kelompok kontrol. Penelitian ini merupakan studi quasi experimental menggunakan desain pre-post test control group design yang dilakukan terhadap pasien dislipidemia wanita usia 50-57 tahun di Puskesmas Cisadea Kota Malang. Responden dipilih secara non probability sampling yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok kontrol (n=16) yang hanya diberi konseling gizi dan kelompok perlakuan (n=16) yang diberi konseling gizi serta jus jambu  merah yang dibuat dari 273 g buah dan 1 buah jeruk siam (130 g) dengan kandungan serat 21,5 g selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan trigliserida antara sebelum dan sesudah perlakuan (dari 221,56 ± 60,02 mg/dl menjadi 194,93 ± 50,23  mg/dl dengan p=0,005). Kesimpulan terdapat perbedaan kadar trigliserida yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan selama 14 hari pada kelompok perlakuan.Kata kunci: dislipidemia, trigliserida, jus jambu merah, buah jeruk siamAbstract Dyslipidemia is a risk factor of degenerative diseases. One of the non-pharmacological therapies to treat dyslipidemia is to consume foods high in fiber. Guava and Mandarin orange are high fiber foods that can reduce triglycerides. This study aims to determine differences in triglyceride levels of women with dyslipidemia given red guava juice and orange fruit compared to the control group. This study was a quasi-experimental study using a pre-test post-test control group design conducted on female patients with dyslipidemia aged 50-57 years at Cisadea Health Center in Malang, East Java. Respondents were selected using a non-probability sampling and divided into two groups, namely the control group (n=16) who were given nutritional counseling and the treatment group (n=16) who were given nutritional counseling and guava juice made from 273 g of guava and 1 orange fruit (130 g) containing a fiber content of 21.5 g for 14 days. The results showed a decrease in triglycerides between before and after treatment (from 221.56±60.02 mg/dl to 194.93±50.23 mg/dl with p=0.005). In short, there were significant differences in triglyceride levels before and after 14 days in the treatment group.Keywords: dyslipidemia, triglyceride, guava juice, mandarin orange
Ibu Berpendidikan Rendah Cenderung Memiliki Anak Lebih Kurus Dibandingkan Ibu dengan Pendidikan Tinggi Angkasa, Dudung; Nadiyah, Nadiyah
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.6

Abstract

Penguatan pendidikan merupakan salah satu upaya intervensi gizi sensitif yang dapat  mengatasi masalah gizi dan kesehatan (G&K) pada anak. Tingkat pendidikan ayah atau ibu yang lebih berperan dalam G&K anak sekolah menjadi perhatian menarik di penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan antara tingkat pendidikan orang tua dengan status gizi anak sekolah di setting pedesaan. Penelitian potong lintang dengan menggunakan sub sampel (n=212 dari total 330) Projek GISEL. Kuesioner terstruktur digunakan untuk mengumpulkan data tingkat pendidikan orang tua, umur, jumlah anak, dan pengetahuan gizi. Timbangan digital dan microtoise secara berurutan untuk mengukur berat dan tinggi badan. Aplikasi WHO Antroplus digunakan untuk menghasilkan indeks TB/U (Tinggi Badan menurut Umur) dan IMT/U (Indeks Massa Tubuh menurut Umur). Untuk menjawab pertanyaan penelitian dan mendapatkan hasil terkontrol, dilakukan uji regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa anak dari ibu berpendidikan <9 tahun cenderung secara bermakna memiliki skor IMT/U 0,800 (95% CI = -1,451; -0,149) lebih rendah dibandingkan anak dari ibu berpendidikan >9 tahun. Tingkat pendidikan ibu berhubungan dengan G&K anak sekolah.Kata kunci: pendidikan, ibu, anak sekolah, status gizi, pedesaanAbstract Strengthening the educational level is one of the nutrition sensitive interventions that contribute to prevent nutrition and health (NAH) problem  among children.Whose education (between mother and father) that affect the school children NAH status is paid high attention in current study. Current study tries toexamine the association between maternal educational level and nutritional status of school children in a rural setting, Tangerang. This cross-sectional study involved a sub-sample (n =212, from a total of 330 samples) of GISEL (GIzi dan keSEhatan sekoLah) project. Structured questionnaires were used to collect parental educational level, ages, number of children and parental’s nutritional knowledge. Digital weighing scale and standard microtoies were used to measured children weight and height, respectively. WHO Antroplus apps was used to produce HAZ (Height-for-age) and BAZ (body mass index -or-age) z score index. To answer research question and produce adjusted association, multiple linear regression analyses were performed. Children with mother educational level <9 years more likely to have 0.800 (95% CI = -1.451; -0.149) lower BAZ z-score than children with mother educational level >9 years. Maternal educational level is associated with school children nutritional status. An increase in women's education levels becomes a sensitive intervention to prevent child nutrition problems in rural areas.Keywords: education, maternal, school children, nutritional status, rural setting
Profil Mutu Gizi, Fisik, dan Organoleptik Mie Basah dengan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) Rahmi, Yosfi; Wani, Yudi Arimba; Kusuma, Titis Sari; Yuliani, Syopin Cintya; Rafidah, Gita; Azizah, Tyska Aulia
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.968 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.2

Abstract

Mie adalah produk makanan yang digemari oleh masyarakat. Namun, mie memiliki kandungan protein, serat, dan kalsium yang rendah. Peningkatan nilai gizi pada mie dapat dilakukan dengan menggunakan tepung daun kelor (TDK). Namun, tepung ini rasanya pahit. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil mutu gizi (protein, lemak, air, abu, karbohidrat, serat kasar, kalsium), fisik (daya putus), dan organoleptik (tingkat kesukaan panelis) dari mie basah dengan TDK. Pada penelitian ini perlakuan adalah perbandingan antara tepung terigu (TT) dan TDK, yaitu 100:0 (kontrol), 95:5, 90:10, dan 85:15. Setiap perlakuan diulang 5 kali. Protein, lemak, air, abu, dan karbohidrat dianalisis proksimat, serat kasar dengan metode analisis asam basa, dan kalsium dengan metode Atomic Absorption Spectrofotometer (AAS). Daya putus mie diukur dengan menggunakan Tensile Strength Instrument. Mutu organoleptik dinilai oleh 20 orang panelis agak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TDK secara signifikan memberikan perbedaan pada semua aspek mutu yang diukur (p<0,05), kecuali kandungan air (p>0,05). Kandungan kalsium pada mie basah kelor meningkat minimal 3,5 x kontrol. Daya putus dan tingkat kesukaan panelis terhadap mie menurun drastis sejak peningkatan konsentrasi dari TDK sebanyak 10%. Mie yang paling disukai panelis adalah mie basah dengan TT:TDK=95:5%. Kesimpulan, TDK hanya dapat disubstitusikan pada mie basah maksimal 5%.Kata kunci: mutu gizi, daya putus, organoleptik, mie, tepung daun kelorAbstractNoodles are food product favored by the public. However, noodles have a low content of protein, fiber, and calcium. Increasing the nutritional value in noodles can be done using Moringa leaf flour. However, this flour tastes bitter. This study aimed to determine the profile of food quality including nutrition (protein, lipid, moisture, ash, carbohydrate, crude fiber, calcium), physical quality (breaking strength) and organoleptic property (panelist preferences) from wet noodles with Moringa leaf flour. In this research, the treatment was the ratio between wheat flour and Moringa leaf flour, namely 100:0 (control), 95:5, 90:10, and 85:15. Each treatment was repeated five times. Protein, lipid, and carbohydrate were analyzed using proximate analysis, crude fiber was using the acid-base analysis method, and calcium was using the Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) method. The breaking strength of noodles was measured using Tensile Strength Instrument. Twenty rather-trained panelists assessed the organoleptic quality. The results showed that the use of Moringa leaf flour significantly provided differences in all measured aspects of quality (p<0.05), except for water content (p>0.05). Calcium content in moringa wet noodles increased by at least 3.5 times if compared to control. The breaking strength and the level of preference of panelists to the noodles dropped dramatically since the concentration of Moringa leaf flour increased by 10%. The noodles most liked by panelists are wet noodles with wheat flour : Moringa leaf flour ratio of 95:5. Moringa leaf flour can only be substituted on wet noodles for a maximum of 5%.Keywords: nutritional quality, breaking force, organoleptic, noodles, Moringa leaf flour 
Efektivitas Veggie-Fruit Dart Game terhadap Konsumsi Sayur dan Buah pada Siswa SDN Duri Kepa 05 PG Faridah, Syiva Nurul; Sitoayu, Laras; Nuzrina, Rachmanida
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.991 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.01.3

Abstract

Konsumsi sayur dan buah anak usia sekolah masih kurang dari yang dianjurkan. Rendahnya konsumsi sayur dan buah tersebut dapat diakibatkan oleh pengetahuan yang kurang mengenai pentingnya konsumsi sayur dan buah.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas media Veggie-Fruit Dart Game terhadap konsumsi sayur dan buah siswa/i kelas V SDN Duri Kepa 05 PG Jakarta Barat. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Goup Design. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2018 – Januari 2019 dengan sampel sebanyak 71 siswa, 35 siswa pada kelompok perlakuan dan 36 siswa pada kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Independent Sample T-test. Hasil pada kelompok perlakuan didapatkan adanya pengaruh media Veggie-Fruit Dart Game terhadap konsumsi sayur dan buah (p≤0,05). Pada kelompok kontrol didapatkan tidak ada pengaruh yang signifikan media poster terhadap konsumsi sayur dan buah (p≥0,05). Terdapat perbedaan yang signifikan pada konsumsi sayur dan buah (p≤0,05) antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Media Veggie-Fruit Dart Game efektif meningkatkan konsumsi sayur dan buah pada siswa.Kata kunci : Konsumsi, Veggie-Fruit Dart Game, PosterAbstractVegetable and fruit consumption among school-age children is still less than the recommendation. Lack of knowledge about the importance of vegetable and fruit consumption might cause this low consumption of vegetables and fruits in school-age children. This study aimed to find the effect of Veggie-Fruit Dart Game on vegetable and fruit consumption in fifth-grade students of SDN Duri Kepa 05 PG West Jakarta. This research was a Quasi-Experimental with Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. The study was conducted in November 2018 – January 2019 with a sample of 71 students, 35 students in the treatment group and 36 students in the control group.  The data analysis was using Wilcoxon and Independent Sample T-test. The results in the treatment group showed that there was an influence of Veggie-Fruit Dart Game media on the vegetable and fruit consumption (p≤0.05). In the control group, there was no significant effect of poster media on the vegetable and fruit consumption (p≥0.05). There were significant differences in the vegetable and fruit consumption (p≤0.05) between the treatment and the control group. This study concluded that Veggie-Fruit Dart Game effectively improves the vegetable and fruit consumption among students. Keywords: Consumption, Veggie-Fruit Dart Game, Poster

Page 1 of 1 | Total Record : 6