cover
Contact Name
Surjono
Contact Email
surjono@ub.ac.id
Phone
+62817381534
Journal Mail Official
tatakota@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Perencanaan WIlayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jalan MT. Haryono No. 167 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Kota dan Daerah
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2338168X     EISSN : 26865742     DOI : 10.21776/ub.takoda
Jurnal Tata Kota dan Daerah (TAKODA) is an Indonesian journal, peer-reviewed publication of original research and review article covering new concepts, theories, methods, and techniques related to urban and regional planning. The journal will cover, but is not limited to, the following topics: Urban planning and design Environment and settlement Regional planning and development Rural studies Disaster management Transportation planning
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
TIPOLOGI DAN KUALITAS PENGGUNAAN RUANG PUBLIK PERMUKIMAN KAMPUNG KOTA MALANG Purnamasari, Wulan Dwi; Rudinanda, Oktavia Indah; Wijaya, I Nyoman Suluh
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2019.011.01.5

Abstract

Kampung kota adalah kelompok perumahan yang merupakan bagian kota dengan kepadatan tinggi dan mengandung arti perumahan yg dibangun secara tidak formal. Penyediaan ruang interaksi sosial masyarakat permukiman kampung berupa ruang publik sebagai sebuah keharusan menjadi sulit terlaksana. Ruang “ambigu” dengan fungsi ganda pun bermunculan seperti jalan untuk ruang bermain, teras untuk ruang interaksi, dst. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan melihat kualitas ruang publik yang terdapat di permukiman kampung baik pusat dan pinggiran kota dan bagaimana persepsi pengguna terhadap kualitas ruang tersebut. Metode peneltian ini berupa analisa penilaian kualitas ruang publik menggunakan Good Public Space Index (GPSI) dan persepsi pengguna ruang publik. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar ruang publik yang terdapat di kampung pusat dan pinggiran kota memiliki kualitas ‘sangat baik’ dan ‘baik’. Pada penilaian berdasarkan persepsi pengguna ruang publik, terdapat ruang-ruang yang memiliki kualitas ‘baik’ tetapi memiliki beberapa indikator yang ‘buruk’ sehingga berpengaruh terhadap penilaian kualitas berdasarkan GPSI.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PLPBK (PENATAAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN BERBASIS KOMUNITAS) DI RW 04, KELURAHAN POLEHAN, KOTA MALANG Haryani, Efma; Rukmi, Wara Indira; Setyono, Deni Agus
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2019.011.01.1

Abstract

Pemerintah Kota Malang menetapkan RW 04 sebagai salah satu kawasan prioritas dalam penanganan permukiman kumuh di Kota Malang. Penetapan RW 04 sebagai kawasan prioritas tersebut disebabkan oleh kondisi lingkungan permukimannya yang tidak layak huni dan cukup padat sehingga membuat Pemerintah Kota Malang melakukan berbagai upaya pengentasan dan penanganan kawasan tersebut yang juga sebagai bagian dari strategi pemenuhan capaian Program 100-0-100. Upaya yang dilakukan pemerintah salah satunya adalah Program PLPBK (Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas). Pelaksanaan PLBPK ini pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat melalui BKM dan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) serta masyarakat umum. Namun partisipasi masyarakat hanya terfokus pada pembangunan fisik sehingga menjadikan masyarakat cenderung untuk mengandalkan KSM apabila terjadi kerusakan fisik pada saat tahap pasca pelaksanaan program. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi partisipasi masyarakat dalam PLPBK di RW 04 dengan analisis SNA (social network analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat hanya mengikuti 1-2 kegiatan dari total 22 kegiatan. Keterlibatan tersebut menggambarkan kerapatan rendah disebabkan kurang terhubung atau tidak bertemunya antar aktor pada kegiatan yang sama sehingga perlu aktor sentral sebagai jembatan antar aktor yang akan berdampak pada perpindahan informasi yang berpindah secara lambat sehingga masyarakat cenderung mengandalkan KSM. Hasil tersebut menggambarkan belum adanya keberlanjutan dalam Program PLPBK di RW 04.
HUBUNGAN TINGKAT PENERIMAAN MASYARAKAT DENGAN TINGKAT LIVABILITY PERMUKIMAN KAMPUNG DERET PETOGOGAN DAN KAMPUNG DERET KAPUK Cahyani, Bella Prita; Setyono, Deni Agus; Purnamasari, Wulan Dwi
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2019.011.01.2

Abstract

Program Kampung Deret merupakan salah satu upaya penanganan permukiman kumuh yang dilakukan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta melalui kebijakan Peraturan Gubernur Nomor 64 Tahun 2013 yang berisi Bantuan Perbaikan Rumah di Permukiman Kumuh Melalui Penataan Kampung. Terdapat dua kawasan permukiman yang keduanya mendapat program Kampung Deret dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta namun dengan kondisi fisik lingkungan yang berbeda yaitu Kampung Deret Petogogan dan Kampung Deret Kapuk. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat penerimaan masyarakat terhadap program Kampung Deret dengan tingkat livability permukiman Kampung Deret Petogogan dan Kampung Deret Kapuk. Analisis yang digunakan adalah analisis tingkat penerimaan masyarakat dan analisis tingkat livability. Secara keseluruhan tingkat penerimaan di Kampung Deret Petogogan memperoleh klasifikasi setuju dan Kampung Deret Kapuk memperoleh klasifikasi sangat setuju dan setuju. Analisis tingkat livability melibatkan teknik skoring dan AHP. Bobot tertinggi yang didapatkan dari AHP adalah ketersediaan air bersih. Penilaian tingkat livability didapatkan dari perkalian skoring kesesuaian lingkungan dengan bobot AHP, secara keseluruhan klasifikasi tingkat livability untuk kedua kampung adalah tinggi. Hasil dari analisis chi square ditemukan adanya hubungan yang lemah antara tingkat penerimaan masyarakat dengan tingkat livability di Kampung Deret Petogogan dan tidak ditemukan adanya hubungan di Kampung Deret Kapuk.
PERWUJUDAN INTERAKSI SOSIAL DALAM POLA PERMUKIMAN DI KAMPUNG PANGGUNG KOTA MALANG Safirah, Sarah; Rukmi, Wara Indira; Maulidi, Chairul
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2019.011.01.3

Abstract

Perkembangan permukiman tradisional yang berada pada tengah Kota Malang kondisinya semakin tersudut dan terdesak dikarenakan oleh perkembangan kota. Permukiman tradisional sendiri sebenarnya merupakan aset kawasan kota yang dapat memberikan ciri kota, tatanan lingkungan binaan, ciri aktifitas sosial budaya masyarakatnya, yang merupakan manifestasi nilai sosial budaya masyarakat. Hal tersebut menyebabkan perubahan interaksi sosial dalam pembentukan pola permukimannya(Rapoport,1969). Permasalahan yang terjadi pada kampung dan interaksi sisalamnya menunjukkan perlu adanya kajian lebih lanjut. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis pola permukiman serta perwujudan interaksi sosial dalam pola permukiman kampung yang terdapat pada Kampung Panggung Kota Malang. Metode yang dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana karakteristik pola permukiman dan mengidentifikasi interaksi sosial yang terdapat didalamnya menggunakan teknik metode analisis deskriptif berupa analisis sinkronik/diakronik, analisis behaviour, serta analisis family tree. Hasil identifikasi karakteristik menunjukkan bahwa interaksi sosial dapat terbentuk berdasarkan hubungan kekerabatan tanpa dibatasi oleh pola permukiman, selain itu pola permukiman sendri juga dapat membentuk interaks sosial. Selain itu interaksi sosial yang ditemukan dapat dipengaruhi oleh perubahan fungsi bangunan yang dapat berupa perubahan secara positif maupun konflik
KESESUAIAN PROGRAM PENGELOLAAN DALAM MENGATASI PERMASALAHAN AIR PERKOTAAN DI KOTA SURAKARTA Wardhani, Jayanti Kusuma; Rahayu, Paramita; Rini, Erma Fitria
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2019.011.01.4

Abstract

Air perkotaan sangat penting dalam menunjang aktivitas masyarakat perkotaan. Keberadaan airperkotaan semakin langka dikarenakan semakin tingginya pertambahan penduduk yang menyebabkan kebutuhan akan air juga meningkat serta aktivitas perkotaan yang semakin intensif. Permasalahan-permasalahan mengenai air perkotaan terjadi hampir di seluruh kota yang ada di Indonesia, tak terkecuali terjadi juga di Kota Surakarta. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, diperlukan kesesuaian program pengelolaan air perkotaan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan air perkotaan di Kota Surakarta. Berdasarkan hasil analisis triangulasi sumber data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa program yang dilakukan telah mengarah pada penyelesaian permasalahan air perkotaan yang ada di Kota Surakarta. Tetapi tidak semua permasalahan air perkotaan tersebut dapat teratasi. Terdapat permasalahan air perkotaan yang saat ini masih belum teratasi yaitu mengenai hal kelangkaan air, karena belum adanya program yang dibuat. Selain itu terdapat pula permasalahan yang masih jauh dalam penyelesaiannya karena terkendala dalam hal pendanaan. Program yang dibuat dirasa sudah cukup mampu sedikit demi sedikit untuk menanggulangi permasalahan air perkotaan yang ada, ini dibuktikan dengan program yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan serta adanya pengecekan dan monitoring dan telah melibatkan seluruh stakeholder.

Page 1 of 1 | Total Record : 5