cover
Contact Name
Surjono
Contact Email
surjono@ub.ac.id
Phone
+62817381534
Journal Mail Official
tatakota@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Perencanaan WIlayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jalan MT. Haryono No. 167 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Kota dan Daerah
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2338168X     EISSN : 26865742     DOI : 10.21776/ub.takoda
Jurnal Tata Kota dan Daerah (TAKODA) is an Indonesian journal, peer-reviewed publication of original research and review article covering new concepts, theories, methods, and techniques related to urban and regional planning. The journal will cover, but is not limited to, the following topics: Urban planning and design Environment and settlement Regional planning and development Rural studies Disaster management Transportation planning
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2016)" : 5 Documents clear
Perubahan Kerangka Penghidupan (Livelihood) Masyarakat Desa Sumberagung Akibat Perkembangan Wisata Pantai Pulau Merah Di Banyuwangi Sari, Nindya; Abita, Tias Sukma; Taufiq, A.R Rohman
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian perubahan kerangka penghidupan (livelihood) bertujuan untuk mengetahui perubahan kehidupan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, yang didukung dengan adanya perkembangan wisata. Kondisi penghidupan rumah tangga dapat berubah apabila terjadi perubahan aset yang menopang kehidupannya. Perkembangan wisata Pantai Pulau Merah dimulai pada tahun 2013, dengan ditandai adanya kompetisi surfing internasional pada tanggal 24-26 mei 2013. Peningkatan kegiatan wisata mendorong perkembangan ekonomi masyarakat, diataranya munculnya usaha baru, perubahan kualitas sumber daya masyarakat, fasilitas sarana dan prasarana desa semakin lengkap dan peningkatan pendapatan. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif statistik. Proses analisis menggunakan metode skoring untuk mengetahui perubahan kerangka penghidupan masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi perubahan penghidupan masyarakat Desa Sumberagung akibat perkembangan wisata di Pantai Pulau Merah. Perubahan dari masyarakat tersebut memenuhi kriteria keberlanjutan, dengan status tingkat perubahan kehidupan pada tingkat tiga yaitu tingkat berkelanjutan.Kata Kunci: perkembangan wisata, penghidupan (livelihood), keberlanjutan (sustainable).
Alternatif Rencana Pengurangan Emisi CO Di Jalan Gatot Subroto, Kota Malang Berdasarkan Faktor Penentu Tingkat Pelayanan Jalan Sari, Kartika Eka; Utomo, Dadang Meru; Bakkara, Anissa
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Gatot Subroto memiliki produksi emisi CO kendaraan bermotor mencapai >100 ton/tahun. Dimana berdasarkan kriteria batas polutan penting yang ditetapkan oleh New Jersey Department of Environmental Protection, bahwa perlu dilakukan prakiraan dampak kualitas udara akibat pencemaran polutan CO apabila produksi emisi CO mencapai atau bahkan melebihi 100 ton/tahun. Tingginya produksi emisi CO di Jalan Gatot Subroto disebabkan oleh tingkat pelayanan Jalan Gatot Subroto yang sudah mencapai F dengan nilai derajat kejenuhan sebesar 2,62. Volume kendaraan yang tinggi sebanding dengan emisi yang dikeluarkan kendaraan. Berdasarkan studi terdahulu didapatkan bahwa, variabel tingkat pelayanan jalan yang berpengaruh secara signifikan terhadap produksi emisi CO di Jalan Gatot Subroto adalah variabel volume lalu lintas dan hambatan samping. Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan alternatif rencana untuk menurunkan emisi CO kendaraan bermotor di Jalan Gatot Subroto dengan mempertimbangkan variabel volume dan hambatan samping. Metode analisis yang digunakan adalah analisis alternatif berdasarkan kondisi eksisting. Penyusunan alternatif rencana reduksi emisi CO menghasilkan 6 alternatif rencana yaitu; pembatasan kendaraan masuk dengan reduksi emisi CO sebesar 15,10%, mengurangi kendaraan yang melanggar arus dengan reduksi emisi CO sebesar 3,55%, mengurangi arus lokal melalui peningkatan kualitas dan kuantitas angkutan umum dengan reduksi emisi CO sebesar 46,13%, mengurangi hambatan samping yang berasal dari Pedestrian (PED) dengan reduksi emisi CO sebesar 0,79%, mengurangi hambatan samping yang berasal dari Parking and Slow Vehicles (PSV) dengan reduksi emisi CO sebesar 1,67% dan mengurangi hambatan samping yang berasal dari Slow Moving Vehicles (SMV) dengan reduksi emisi CO sebesar 1,91%..Kata Kunci : Tingkat pelayanan jalan, Reduksi emisi CO, Alternatif rencana.
Pengaruh Aksesibilitas Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Pemilihan Moda Transportasi Udara (Studi Kasus Bandara Abdurachman Saleh Malang-Bandara Juanda Surabaya) Akhriadi, Akhriadi; Djakfar, Ludfi; Suharyanto, Agus
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik pengguna moda transportasi pesawat Udara di Bandara Abdulrachman Saleh Malang dan di Bandara Juanda Surabaya, mengetahui pengaruh faktor aksesibiltas dan kualitas pelayanan terhadap pemilihan Bandara dengan mengunakan moda transportasi udara di Bandara Abdulrachman Saleh Malang dan di Bandara Juanda Surabaya serta mengetahui model pemilihan Bandara antara Bandara Abdulrachman Saleh Malang dan Bandara Juanda Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Importance Performance Analysis (IPA) dan Stated Preference. Hasil metode Importance Performance Analysis didapatkan pengaruh faktor aksesibilitas dan kualitas pelayanan di Bandara Abdulrachamn Saleh Malang dipengaruhi 8 (delapan) faktor dengan kinerja rendah dengan kepentingan tinggi, yaitu ruang tunggu yang luas, kebersihan ruang tunggu dan area bandara, suhu udara ruang tunggu, Jumlah Tempat duduk ruang tunggu, luas ruang check in, waktu pelayanan di antrian check in, fasilitas penunjang bandara, adanya cctv di area parkir bandara, di Bandara Juanda Surabaya di pengaruhi 5 (lima) faktor yang kinerjanya kurang baik yaitu ongkos menuju Bandara, harga tiket pesawat, kemudahan menuju Bandara, waktu tempuh menuju Bandara, tersedianya angkutan umum menuju Bandara, sedangkan model probabilitas Berdasar 0,812 0,00000667 e 4 ΔX1 − atribut biaya perjalanan adalah PBMlg = , PBsby =1- PBMlg, model probabilitas, 0,812 0,00000667 e1 4 ΔX1 + − -0,635 0, 171 e ΔX2 + berdasarkan atribut frekuensi perjalanan adalah PBMlg = PBSby= 1- PBMlg, model 0,- 35 0,171 e1 ΔX2 + + -1,923 0,00000 e 4367 ΔX1 0,230 ΔX2 − + berdasarkan biaya perjalanan dan frekuensi perjalanan PBMlg= PBSby= 1- - 1,923 e1 0,00000 4367 ΔX1 0,230 ΔX2 + − + PBMlgKata Kunci : kualitas pelayanan, metode IPA, metode stated preference, bandara abdulrachman saleh Malang.
Pengaruh Hambatan Samping Terhadap Kinerja Jalan, Biaya Operasional Kendaraan Dan Biaya Kemacetan Jalan Gatot Subroto Kota Malang Permana, Satria; Wicaksono, Achmad; Djakfar, Ludfi
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan samping dapat menyebabkan penurunan kecepatan lalu lintas, yang selanjutnya menimbulkan terjadinya kemacetan lalu lintas. Penurunan kecepatan kendaraan akibat kemacetan berdampak pada peningkatan waktu dari waktu tempuh yang seharusnya. Ketika terjadi kemacetan pada suatu lajur, maka terjadi kerugian waktu tempuh yang dialami oleh para pengendara. Meningkatnya BOK (biaya operasional kendaraan) perkotaan akan berakibat pada peningkatan biaya kemacetan yang berkaitan dengan nilai kegiatan masyarakat perkotaan. Metode penelitian yang dilakukan adalah analisis kinerja jalan, biaya operasional kendaraan dan biaya kemacetan. Untuk mengetahui pengaruh antar variabel, digunakan analisis regresi linear bergenda. Dari hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa nilai VCR dipengaruhi oleh kendaraan keluar, kendaraan masuk dan kendaraan lambat dengan model regresi Y = 0,244 + 0,003 X1 - 0,001 X2 + 0,001 X6. BOK dipengaruhi oleh pejalan kaki, dengan model regresi Y = 33,242 + 2,209 X4. Biaya kemacetan dipengaruhi oleh kendaraan keluar, kendaraan masuk dan parkir, dengan model regresi Y = 20,718 + 0,430 X1 + 0,300 X2 + 0,124 X3. Arahan pengembangan pada wilayah penelitian yaitu penertiban kendaraan parkir pada badan jalan, penertiban parkir dan PKL pada pedestrian way, perbaikan marka, penyediaan rambu, penerapan sanksi yang tegas serta penyediaan petugas untuk menertibkan lalu lintas.Kata Kunci : Hambatan Samping, Kinerja Jalan, BOK, Biaya Kemacetan
Evaluasi Dan Potensi Pengoperasian Bus Sekolah (Studi Kasus : Bus Halokes Kota Malang) Prasetyo, Tony; Djakfar, Ludfi; Abusini, Sobri
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang merupakan kota dengan kepadatan penduduk yang tinggi mencapai 8.129 jiwa/km 2 . Selain sebagai kota wisata, kota Malang juga dikenal sebagai kota pendidikan. Tingginya kepadatan penduduk Kota Malang sejalan dengan beragamnya aktifitas yang ada menyebabkan terjadinya kemacetan di Kota Malang. Untuk mengurangi kemacetan dan membantu pelajar mengurangi penggunaan kendraan pribadi, pemerintah Kota Malang menyediakan bus sekolah gratis bagi para pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk Evaluasi kinerja bus sekolah menggunakan metode Analisis Deskriptif serta analisis biaya operasional kendaraan serta metode SWOT untuk mengetahui kinerja dan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja operasional kendaraan cukup baik dengan nilai load factor kurang dari 1 per segmen dengan kecepatan perjalanan ratarata 40 km/jam dan waktu tempuh 40-60 menit. Waktu pelayanan 2 kali yakni berangkat dan pulang sekolah dengan waktu tunggu penumpang antara 5 sampai 10 menit. Sementara itu hasil perhitungan BOK adalah Rp 145.579,- per hari yang disubsidi pemerintah. Berdasarkan persepsi pengguna bus sekolah kenyamanan, keamanan dan keandalan adalah faktor yang dirasa paling penting. Berdasarkan hasil perhitungan SWOT, strategi pegembangan terdapat pada ruang A yaitu rapid growth strategy yakni strategi pertumbuhan cepat dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada.Kata Kunci : Bus sekolah, kinerja operasional, BOK, SWOT, strategi pengembangan

Page 1 of 1 | Total Record : 5