cover
Contact Name
Surjono
Contact Email
surjono@ub.ac.id
Phone
+62817381534
Journal Mail Official
tatakota@ub.ac.id
Editorial Address
Jurusan Perencanaan WIlayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Jalan MT. Haryono No. 167 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tata Kota dan Daerah
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2338168X     EISSN : 26865742     DOI : 10.21776/ub.takoda
Jurnal Tata Kota dan Daerah (TAKODA) is an Indonesian journal, peer-reviewed publication of original research and review article covering new concepts, theories, methods, and techniques related to urban and regional planning. The journal will cover, but is not limited to, the following topics: Urban planning and design Environment and settlement Regional planning and development Rural studies Disaster management Transportation planning
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2017)" : 5 Documents clear
SUPPLY DAN DEMAND FASILITAS KESEHATAN DI KOTA MALANG (PUSKESMAS DAN PUSKESMAS PEMBANTU) Prabawati, Dwi; Wardhani, Dian Kusuma; Setiyono, Deni Agus
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 0,31% dan jumlah kunjungan masyarakat ke puskesmas dan puskesmas pembantu yang meningkat sebesar 4% selama empat tahun terakhir. Puskesmas merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang merupakan rujukan tingkat pertama dengan jumlah 15 puskesmas dan 33 puskesmas pembantu tersebar disetiap kecamatan. Kunjungan rawat inap di puskesmas hanya mencapai 1,39% dari target SPM sebesar 11,8%. Tingkat pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu harus disesuaikan dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggal di suatu kota sehingga dapat memenuhi demand masyarakat terhadap ketersediaan fasilitas kesehatan berupa puskesmas dan puskesmas pembantu di Kota Malang. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui supply berupa ketersediaan puskesmas dan puskesmas pembantu serta demand berupa orientasi masyarakat dalam memilih fasilitas kesehatan di Kota Malang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sebaran fasilitas kesehatan berupa puskesmas dan puskesmas pembantu, analisis tingkat pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu dan analisis orientasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kecamatan di Kota Malang dapat terlayani oleh puskesmas dan puskesmas pembantu dan orientasi masyarakat di Kota Malang terhadap puskesmas dan puskesmas pembantu sebesar 66% yang disebabkan oleh kedekatan tempat tinggal dan kualitas pelayanannya.
PENGARUH URBAN CONFIGURATION KAMPUNG KOLONIAL TERHADAP IKLIM MIKRO DI KOTA SURABAYA Amanda, Dita Rizky; Maulidi, Chairul; Nugroho, Agung Murti
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan karakteristik urban configuration pada ruang kampung membentuk iklim mikro dan kenyamanan termal yang berbeda. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi mengenai perbandingan tipologi kenyamanan berdasarkan nilai THI (Temperature Humidity Index) terkecil di Kampung Bubutan yang memiliki karakteristik kampung kolonial dan Kampung Kalidami yang mewakili permukiman masa kini. Metode untuk mendapatkan nilai THI delakukan dengan mengidentifikasi sebaran iklim mikro yang berupa suhu, kelembaban relatif, dan kecepatan angin menggunakan software ENVI-met yang disimulasikan dalam tiga kondisi waktu yaitu pagi (09.00), siang (12.00), dan sore (15.00). Sebaran iklim mikro digeneralisasikan menggunakan rumus THI Nieuwolt untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal pada ruang kampung. Kemudian dilakukan analisis untuk mengetahui pengaruh urban configuration terhadap iklim mikro di Kampung Bubutan dan Kampung Kalidami. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 15 tipologi ruang kampung dengan kenyamanan sedang, 20 tipologi ruang kampung dengan kenyamanan termal tidak nyaman, dan tidak ditemukan ruang dengan tipologi nyaman.
TIPOLOGI FASADE KOLONIAL DI KORIDOR JALAN GAJAH MADA, KECAMATAN SIDOARJO Nugroho, Denny Ristyan; Kurniawan, Eddi Basuki; Wardhani, Dian Kusuma
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sidoarjo memiliki warisan bersejarah,salah satunya terletak di koridor Jalan Gajah Mada. Beberapa bangunan kuno berada di jalan tersebut, yang juga merupakan kawasan perdagangan dan jasa. Koridor tersebut merupakan kawasan “Kota Lama” Sidoarjo (SK Kepala Bappeda No. 650/300/404.5.4/2010). Namun keberadaan “Kota Lama” sama sekali tidak tergambarkan, dikarenakan banyaknya wajah bangunan dengan gaya arsitektur modern. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tipologi bangunan kolonial .Digunakan analisis tipo- morfologi untuk mengetahui tipologi bangunan, yang nantinya akan digunakan sebagai dasar evaluasi bangunan lainnya. Ada tiga tipologi terpilih sebagai bangunan kunci, yaitu Gaya Peralihan NA 1900, Gaya Kolonial Belanda tahun 1915-an, dan Gaya Kolonial Belanda tahun 1930-an.
IDENTIFIKASI OBJEK WAYFINDING BERDASARKAN PENDAPAT PENGGUNA DI KAMPUS UNIVERSITAS BRAWIJAYA Firjatullah, Hafiz; Kurniawan, Eddi Basuki; Purnamasari, Wulan Dwi
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayfinding merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan orientasi dan pergerakan dari suatu tempat asal menuju ke tempat tujuan. Manfaat wayfinding dalam kawasan pendidikan, yaitu sebagai sarana yang membantu mengarahkan seseorang ke tempat tujuan sehingga dapat mengurangi ketersesatan dan membantu pengguna dalam mengingat ruang dan jalan melalui peran objek wayfinding. Sejumlah 48% mahasiswa baru Universitas Brawijaya tahun 2015 menyatakan bahwa pernah tersesat saat memasuki kampus. Hal ini menunjukkan perlu adanya konsep wayfinding kepada seseorang yang masih asing dengan wilayah sekitar, seperti mahasiswa baru. Penelitian ini bertujuan untuk mencari objek-objek yang berpotensi dari pendapat responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yakni analisis mental map sebagai penentuan hirarki objek wayfinding berdasarkan pengguna. Hasil dari analisis menunjukkan terdapat hirarki objek wayfinding berupa elemen pada environmental information dalam proses wayfinding di kampus Universitas Brawijaya.
LIVABILITY PERMUKIMAN KAMPUNG KOTA KELURAHAN TULUSREJO, KOTA MALANG Ayyubi, Ramon; Wijaya, I Nyoman Suluh; Purnamasari, Wulan Dwi
Jurnal Tata Kota dan Daerah Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visi pembangunan Indonesia dalam RPJMN adalah pembangunan yang berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kesejahteraan masyarakat salah satunya melalui sektor permukiman yang merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi nasional. Livability merupakan bagian dari Sustainability. Livability adalah sesuatu yang timbul dari keinginan yang berkaitan dengan kepuasan dengan kehidupan di lokasi tertentu serta fungsi perilaku yang berhubungan dengan interaksi antara karakteristik lingkungan dan karakteristik pribadi. Perkembangan permukiman pada kota metropolitan seperti Kota Malang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kelurahan Tulusrejo merupakan kampung kota dengan ciri kepadatan dan kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui livability permukiman kampung kota di Kelurahan Tulusrejo. Hasil proses hierarki analitik menunjukkan bahwa elemen perumahan memiliki pengaruh paling dominan dalam membentuk livability dalam permukiman. Secara keseluruhan kesesuaian elemen pembentuk livability pada Kelurahan Tulusrejo berada pada nilai 3,57 dengan tingkat kesesuaian yang tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5