cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Rekayasa Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 3 (2016)" : 10 Documents clear
Pengaruh Konfigurasi Rangka Dan Optimasi Profil Terhadap Kinerja Pada Struktur Jembatan Rangka Baja Eva Arifi; Hendro Suseno; M. Taufik Hidayat; Hafidz Emirudin Grahadika
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.494 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konfigurasi jembatan rangka baja dan optimasi profil terhadap kinerja jembatan rangka baja. Terdapat 4 tipe jembatan tipikal, yaitu warren truss, pratt truss, howe truss, dan K-truss, serta 4 tipe jembatan modifikasi dengan menggunakan profil siku 40.40.4 yang diuji dalam penelitian ini dengan menggunakan perbandingan antara berat jembatan dan lendutan yang dinyatakan dalam suatu effeciency ratio sehingga diketahui konfigurasi jembatan yang memberikan kuat, namun juga ekonomis. Selanjutnya dilakukan otimasi profil terhadap 8 tipe jembatan tersebut. Optimasi profil dilakukan terhadap batang-batang dengan perbandingan luas dan gaya dalam yang masih mencukupi untuk dioptimasi untuk meningkatkan nilai ekonomis jembatan. Berdasarkan hasil analisis struktur yang dilakukan terhadap 4 konfigurasi tipe jembatan dasar, yaitu warren, pratt, howe, dan K-truss, diperoleh bahwa tipe K-truss menghasilkan lendutan terkecil, namun merupakan struktur jembatan rangka terberat diantara keempatnya, sedangkan tipe warren, pratt dan howe truss mempunyai berat yang sama, dengan lendutan yang bervariatif untuk beban yang sama. Lendutan yang terjadi dari berbagai tipe jembatan, modifikasi konfigurasi, serta optimasi terhadap tipe dan modifikasi konfigurasi diperoleh hasil bahwa konfigurasi 4 memberikan nilai lendutan terkecil, yaitu 2,556 mm, sedangkan optimasi dari tipe Pratt memberikan nilai lendutan terbesar, yaitu 3,632 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi dari tipe jembatan Howe memberikan nilai efficiency ratio terbesar, dimana perbandingan antara lendutan dan beratnya adalah 57,387. 
Pengaruh Aspek Hidrolika Dalam Teknologi Membran Untuk Penyediaan Air Bersih Di Daerah Bencana Yatnanta Padma Devia; Alwafi Pujiraharjo; Cahyo Adhi P
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.362 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.08

Abstract

Kekurangan dan kualitas air bersih yang menurun menjadi dampak dari suatu daerah bencana. Penanganan yang ada selama ini dengan pengiriman truk tangki namun seringkali terkendala karena jumlah dan akses terbatas. Untuk itu perlu suatu alternatif yang lebih mudah, murah, terjangkau dan tepat guna. Salah satunya adalah teknologi membran dalam proses forward osmosis (FO). Penelitian awal ini untuk mengkaji kemungkinan pemakaian teknologi forward osmosis di daerah bencana ditinjau dari sisi hidrolika. Penelitian ini merupakan eksperimen di laboratorium dan analisis data dikaji dengan menggunakan konsep hidrolika dan analisis kimia. Hasilnya adalah kecepatan aliran optimum 0,25 m/detik yang menghasilkan bilangan Reynold 2039 pada air baku dan 2620 pada larutan penyeimbang dimana termasuk jenis aliran transisi atau turbulen rendah. Pada kecepatan ini fluks air yang dihasilkan lebih tinggi 30% dari kecepatan 0,17 m/detik yakni 8,4 L/m -jam. Untuk penyisihan kontaminan tertinggi dicapai pada kecepatan 0,25 m/detik dimana penyisihan nitrit, nitrat dan kalium permanganat secara berurutan adalah 51,22%, 95,11%, 97,03%. 
Perilaku Geser Dan Daktilitas Dinding Panel Jaring Kawat Baja Tiga Dimensi Akibat Beban Lateral Siklik Wijaya, Ming Narto; Wisnumurti, Wisnumurti; Utama, Defri Arya
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.015 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.04

Abstract

Rawannya korban gempa bumi akibat keruntuhan dinding, konsep pembangunan ramah lingkungan, serta efisiensi kinerja merupakan tiga aspek yang menuntut adanya inovasi di bidang konstruksi. Sejalan dengan perkembangan teknologi, salah satu inovasi tersebut adalah panel jaring kawat baja tiga dimensi yang merupakan produk SIPs, sebagai alternatif material penyusun dinding. Penelitian kemudian dirancang menggunakan dua seri spesimen, yaitu M4 dengan tebal EPS 40 mm dan M8 dengan tebal 80 mm. Keduanya memiliki lebar dan tinggi dinding berturut-turut 600 mm dan 900 mm, dengan tebal mortar mutu K175 yang disemprotkan 35 mm pada kedua sisi dinding, yang kemudian diangkurkan pada balok sloof. Pemberian beban dilakukan secara siklik dengan protokol pengujian berdasarkan kontrol defleksi. Mengacu pada analisis eksperimental, diperoleh bahwa energi disipasi pada seri M4 hampir 20% lebih besar dibandingkan seri M8. Sedangkan rasio redaman ekuivalen pada kedua seri spesimen dinding panel relatif sama. 
Monitoring Proyek Dengan Metode Monte Carlo Pada Durasi Pekerjaan (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang) Saifoe El Unas; Achfas Zacoeb; M. Hamzah Hasyim; M. Azharul Fikri
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.926 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.09

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan simulasi Monte Carlo pada durasi pekerjaan optimis, paling disukai, dan pesimis hasil survey pada pihak kontraktor Gedung Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang. Simulasi pada penelitian ini menggunakan software @Risk dan distribusi data yang di gunakan adalah distrubusi triangular. Durasi pekerjaan hasil simulasi Monte Carlo kemudian digunakan untuk melakukan penjadwalan menggunakan software Microsoft Project Professional. Sehingga di dapatkan jadwal dan kurva S hasil simulasi Monte Carlo yang selanjutnya akan di analisis dan dibandingkan dengan jadwal dan kurva S dari proyek. Adapun analisis dilakukan dengan cara monitoring dan tracking dan membandingkan monitoring proyek dengan bobot biaya seperti pada umumnya dan monitoring dengan bobot durasi proyek. Hasil dari monitoring yang di lakukan pada penelitian kali ini terdapat perbedaan penjadwalan pada total durasi pekerjaan yakni durasi rencana proyek selama 192 hari dan durasi hasil simulasi Monte Carlo selama 216 hari. Berdasarkan simulasi Monte Carlo yang dilakukan diketahui probabilitas jadwal rencana proyek sebesar 30 % dan untuk jadwal hasil simulasi adalah sebesar 80 %. Dengan monitoring proyek menggunakan bobot durasi lebih mengetahui kemungkinan keterlambatan proyek dan dapat mengamati aktivitas kritis yang ada. 
Studi Analisis Dan Eksperimental Pengaruh Perkuatan Sambungan Pada Struktur Jembatan Rangka Canai Dingin Terhadap Lendutannya Roland Martin S; Lilya Susanti; Erlangga Adang Perkasa
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.995 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.05

Abstract

Penggunaan baja hot-rolled semakin tergeser dengan material baru yaitu baja ringan (cold-formed), yang mempunyai keunggulan berupa beratnya yang kecil dan mudah dibentuk serta memiliki kekuatan yang tinggi. Pada penelitian ini, struktur rangka baja ringan difungsikan sebagai jembatan pejalan kaki dengan lantai kendaraan atas. Penelitian ini menggunakan profil baja ringan C-75 tipe G-550. Dilakukan dua macam analisis yaitu analisis secara numerik dan eksperimen. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jembatan hasil analisis numerik secara umum mempunyai kekuatan yang lebih tinggi dan lendutan yang lebih kecil dibandingkan dengan hasil eksperimen. Penambahan profil sebagai perkuatan pada bagian sambungan terbukti dapat meningkatkan kekuatan struktur maupun memperkecil lendutan secara signifikan. 
Pengaruh Penambahan Serbuk Kayu Jati Terhadap Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Porus Hendi Bowoputro; Ludfi Djakfar; Rahayu Kusumaningrum; Avista Candra Dewi S; Ristradianti Dwi A.
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.974 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.10

Abstract

Aspal merupakan material yang digunakan pada pekerjaan perkerasan lentur jalan. Genangan air yang sering terjadi terutama setelah hujan bisa menjadi masalah terhadap ketahanan aspal. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mencegah permasalahan ini adalah penggunaan aspal porus untuk digunakan dalam pekerjaan perkerasan jalan. Aspal porus adalah campuran yang memiliki gradasi agregat kasar lebih banyak dibandingkan dengan agregat halus. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh penambahan serbuk kayu jati terhadap nilai Marshall yang ada pada campuran aspal porus. Penggunaan serbuk kayu jati ini juga dapat mengurangi jumlah limbah serbuk kayu yang ada. Variasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah variasi kadar serbuk kayu jati dan variasi suhu perendaman. Variasi kadar serbuk kayu jati sebesar 4%, 5% dan 6% sedangkan variasi suhu perendaman 45ºC, 60ºC dan 75ºC. Jumlah benda uji untuk mencari KAO yang dibuat sebanyak 9 buah benda uji. Benda uji Marshall Immersion sebanyak 9 buah benda uji. Penelitian ini menggunakan metode analisis ANOVA Dua Arah. Hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ada pengaruh dari penambahan serbuk kayu jati terhadap nilai Marshall pada campuran aspal porus. 
Pengaruh Variasi Jarak Sengkang Dan Rasio Tulangan Longitudinal Terhadap Mekanisme Dan Pola Retak Kolom Bertulangan Ringan Akibat Beban Siklik Ari Wibowo; Sugeng P. Budio; Siti Nurlina; Eva Arifi; Dufanti Ayu W
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.172 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.01

Abstract

Kolom merupakan struktur batang tekan vertikal yang memiliki fungsi utama sebagai penyalur beban-beban bangunan dari atas hingga ke pondasi. Di Indonesia, masih sering dijumpai bangunan tua dan rumah tinggal yang memiliki rasio tulangan longitudinal kurang dari 1% atau biasa dikenal dengan kolom bertulangan ringan. Kolom bertulangan ringan dipercaya memiliki performa yang buruk dalam menahan gempa, padahal di beberapa kasus yang ditemui di banyak negara, kolom bertulangan ringan cukup mampu bertahan terhadap gempa. Di sisi lain jarak sengkang merupakan salah satu aspek konstruksi yang penting pada kolom. Oleh karena itu, perlu penelitian lebih lanjut tentang jarak sengakang dan rasio tulangan longitudinal. Penelitian ini membahas tentang pengaruh jarak sengkang dan rasio tulangan longitudinal terhadap kolom bertulangan ringan akibat beban siklik.Dalam penelitian ini kolom beton bertulang digunakan sebagai benda uji dengan banyak benda uji sebanyak 4 buah kolom dengan variasi rasio tulangan longitudinal (0,8% dan 1,1%) dan variasi jarak sengkang (15 cm dan 25 cm). Pengujian dilakukan dengan memberikan beban aksial konstan sebesar 0.1 Pu dan beban siklik hingga kolom melewati keruntuhan beban lateral dengan metode displacement control. Data berupa beban dan perpindahan setiap siklusnya dicatat untuk analisis mekanisme retak. Sedangkan gambar diambil sebagai acuan pola retak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mekanisme yang terjadi pada keempat spesimen kolom adalah sama, dimana terjadi retak lentur pada pembeban awal. Keruntuhan lateral terjadi pada drift yang hampir sama pada spesimen dengan rasio tulangan yang sama. Sehingga variasi jarak sengkang tidak begitu berpengaruh pada mekanisme retak kolom tersebut. Adapun besarnya beban saat retak untuk masing-masing spesimen L15C, L25C, M15C, dan M25C berurutan adalah sebesar 1127 kg, 1062 kg, 1008,5, dan 937 kg. Pola retak yang terjadi pada keempat spesimen adalah sama, yang diawali dengan retak lentur dan kemudian dilanjutkan dengan retak geser. Jarak sengkang yang lebih rapat (15 cm) akan menghasilkan jarak retak yang lebih rapat daripada sengkang dengan jarak yang lebih renggang (25 cm). 
Optimalisasi Desain Jembatan Lengkung (Arch Bridge) Terhadap Berat Dan Lendutan Sugeng P. Budi; Retno Anggraini; Christin Remayanti N.; I Made Bayu Arditya Widia
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.029 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.06

Abstract

Jembatan lengkung (arch bridge) adalah jembatan bentang panjang yang merupakan salah satu infrastruktur yang diperlukan dalam membantu masyarakat untuk melintasi pulau, sungai dan hambatan lainnya. Dalam merencanakan jembatan lengkung perlu diperhatikan beberapa hal sebagai contoh yaitu lokasi jembatan, biaya pembangunan jembatan, material jembatan serta tipe sambungan pada titik buhul jembatan. Untuk menghasilkan desain jembatan lengkung yang aman dan efisien maka peneliti melakukan penelitian mengenai optimasi desain jembatan lengkung terhadap rasio beban dan lendutan. Penelitian akan dilakukan dengan dua cara yaitu analisis dengan menggunakan bantuan software dan melakukan pengujian pada model jembatan. Model jembatan akan dibuat dari bambu dengan variasi tipe sambungan sehingga dari model jembatan tersebut maka dapat diketahui tipe sambungan yang dapat memberikan kinerja yang baik pada titik buhul jembatan. 
Pengaruh Kepadatan Dan Kadar Air Tanah Pasir Terhadap Nilai Resistivitas Pada Model Fisik Dengan Metode Geolistrik Eko Andi Suryo; Suroso Suroso; Yulvi Zaika; M. Ato’urrahman
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.169 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.02

Abstract

Untuk mencegah terjadinya bahaya kelongsoran, hal pertama yang harus dilakukan adalah penyelidikan tanah untuk mengetahui kondisi terkini dari stabilitas lereng. Bore-hole drilling adalah metode yang sering digunakan untuk mengetahui lapisan tanah. Karena metode bore hole drilling yang destructive terhadap struktur tanah, maka perlu alternatif metode non-destructive yang bisa dipakai di lereng kritis. Metode aplikasi geofisika, seperti geolistrik atau Electrical Resistivity Tomograpy (ERT) dapat diterapkan pada penyelidikan tanah lereng kritis. Penerapan metode Geolistrik ini memiliki keunggulan yaitu durasi waktu pelaksanaan yang lebih singkat serta biaya yang lebih murah. Hasil dari aplikasi ERT selanjutnya perlu diverifikasi dengan parameter tanah yang diperoleh dari tes tanah di laboratorium sesuai dengan standard yang berlaku. Peneliti ingin menyelidiki pengaruh variasi kepadatan dan kadar air tanah pasir terhadap hasil dari aplikasi Geolistrik. Seperti diketahui semakin padat tanah maka kekuatan geser tanah tersebut akan meningkat, sehingga perlu pembuatan model fisik dengan variasi kepadatan tanah dan kadar air. Kemudian dilakukan penyelidikan geolistrik untuk mendeteksi besarnya resistivitas tanah pada model fisik tersebut. Kemudian, hasil penelitian dianalisis dan dilihat bagaimana hubungan antara kepadatan dan kadar air dengan nilai resistivitas tanah pasir. 
Respon Portal 3D Dengan Variasi Konfigurasi Struktur Terhadap Beban Gempa Siti Nurlina; Desy Setyowulan; Devi Nuralinah; Ahmad Badiuzzamani
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.064 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.07

Abstract

Penelitian tentang respon portal 3D dengan variasi konfigurasi struktur ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi konfigurasi struktur portal 3D terhadap mode shape akibat beban gempa yang terjadi, mengetahui tipe kerusakan yang terjadi pada setiap bentuk konfigurasi dan mengetahui perbedaan antara analisis dan pembuatan modelisasi struktur bangunan di laboratorium. Pada penelitian ini digunakan analisis dinamis dengan menggunakan program SAP2000 serta dilakukan percobaan untuk tiga benda uji yang telah dipilih dari beberapa variasi yang telah dilakukan analisanya. Model struktur yang digunakan dalam proses analisis sebanyak 3 model, dengan variasi konfigurasi denah struktur berbentuk persegi, persegi panjang, dan segi delapan. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, terdapat perbedaan bentuk mode shape dari setiap konfigurasi. Selain itu, kerusakan struktur secara umum terjadi pada kolom. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 3 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 3 Vol. 19 No. 2 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 2 Vol. 19 No. 1 (2025): Rekayasa Sipil Vol. 19 No. 1 Vol. 18 No. 3 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 3 Vol. 18 No. 2 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 2 Vol. 18 No. 1 (2024): Rekayasa Sipil Vol. 18 No. 1 Vol. 17 No. 3 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 3 Vol. 17 No. 2 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2 Vol. 17 No. 1 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 1 Vol. 16 No. 3 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.3 Vol. 16 No. 2 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.2 Vol. 16 No. 1 (2022): Rekayasa Sipil Vol.16. No.1 Vol 15, No 3 (2021) Vol. 15 No. 2 (2021) Vol 15, No 1 (2021) Vol 14, No 3 (2020) Vol 14, No 2 (2020) Vol 14, No 1 (2020) Vol 13, No 3 (2019) Vol 13, No 2 (2019) Vol 13, No 1 (2019) Vol 12, No 2 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 12, No 1 (2018) Vol 11, No 3 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 2 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 11, No 1 (2017) Vol 10, No 3 (2016) Vol 10, No 2 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 10, No 1 (2016) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 3 (2015) Vol 9, No 2 (2015) Vol 9, No 1 (2015) Vol. 8 No. 3 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 2 (2014) Vol 8, No 1 (2014) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 3 (2013) Vol 7, No 2 (2013) Vol 7, No 1 (2013) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 3 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 2 (2012) Vol 6, No 1 (2012) Vol 5, No 3 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 2 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 5, No 1 (2011) Vol 4, No 3 (2010) Vol 4, No 2 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 4, No 1 (2010) Vol 3, No 3 (2009) Vol 3, No 2 (2009) Vol 3, No 1 (2009) Vol 2, No 3 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 2 (2008) Vol 2, No 1 (2008) Vol 1, No 1 (2007) More Issue