cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 1 (2022)" : 40 Documents clear
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Magnet Nanokomposit Fe3O4@PEG:ZnO Ihda Khaira; Astuti astuti; Sri Rahayu Alfitri Usna
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.297 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.57-61.2022

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi nanokomposit Fe3O4@PEG:ZnO yang bertujuan untuk mengetahui sifat magnetik dan struktur core-shell dari sampel. Nanokomposit Fe3O4@PEG:ZnO disintesis menggunakan metode presipitasi dengan variasi sampel Fe3O4 dan ZnO yang digunakan yaitu Fe3O4, Fe3O4@ZnO (1:1), Fe3O4@ZnO (1:2), Fe3O4@PEG:ZnO (1:2), dan Fe3O4@PEG:ZnO (1:3). Karakterisasi sampel dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Transmission Electron Microscope (TEM), Fourier Transform Infra Red (FTIR), Particle Size Analyzer (PSA), dan Bartington MS2 Magnetic Susceptibility Meter. Pola difraksi sinar-X menunjukkan bahwa sampel tersusun dari fasa Fe3O4 dan fasa ZnO dan ukuran kristal beturut-turut yaitu  17,495 nm; 16,271 nm; 25,449 nm; dan 24,443 nm. Hasil TEM menunjukkan terbentuknya struktur core-shell dimana PEG:ZnO sebagai shell dan Fe3O4 sebagai core. Dari hasil FTIR terdapat ikatan C-O dan C-C yang menunjukkan terbentuknya PEG, ikatan Fe-O menunjukkan terbentuknya Fe3O4,dan ikatan Zn-O menunjukkan terbentuknya ZnO. Pengujian dengan PSA didapatkan ukuran partikel sebesar 33 nm, 23 nm, dan 16 nm dengan distribusi ukuran partikel yaitu 25%, 50%, dan 75%. Pengujian menggunakan Bartington MS2 didapatkan nilai suseptibilitas magnet berturut-turut yaitu (12,34; 11,36; 11; 10,99) x 10-6m3kg-1 dan persentase bulir superparamagnetik berkisar antara 10% sampai 75%. 
Pengaruh Penggunaan Serat Plastik Sebagai Pengganti Serat Kaca pada Papan Beton Ringan Rasyid Ridho; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.965 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.97-103.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan persentase serat plastik terhadap papan beton ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi dari serat plastik terhadap sifat fisis dan mekanik papan beton ringan. Persentase serat plastik yang diigunakan adalah 0%, 2%, 3%, 4%, 5% dan 6%. Pengujian yang dilakukan berupa densitas, daya serap air, kuat tekan dan kuat lentur. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan nilai densitas  dan daya serap terendah didapatkan pada sampel  dengan variasi serat plastik 6% yaitu sebesar 1,58 g/cm3 dan 11,40%. Kuat tekan dan kuat lentur mengalami peningkatan seiring meningkatnya persentase penambahan serat plastik hingga  didapatkan kuat tekan maksimum pada penggunaan 4% serat plastik yaitu sebesar 59,20 kg/cm2, sedangkan nilai kuat lentur maksimum yaitu 49,50 kg/cm2 pada penggunaan persentase serat plastik 4%. Kuat tekan dan kuat lentur kemudian mengalami penurunan pada penggunaan serat sebesar 5% dan 6%,  hal ini disebabkan karena ikatan antar beton berkurang akibat terlalu banyak penggunaan  persentase plastik dan persentase mortar yang dikurangi.  Persentase terbaik didapatkan pada penggunaan serat plastik sebesar 4%, karena pada penggunaan serat plastik sebesar 4% didapatkan kuat tekan dan kuat lentur maksimum selain itu densitas dan daya serap air sudah memenuhi standar SNI maupun GRC.
Sintesis dan Karakterisasi Nanokomposit Fe3O4@PEG:ZnO Yessi Veronica; Astuti Astuti; Sri Rahayu Alfitri Usna
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.672 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.29-36.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis dan karakterisasi sifat optik pada nanokomposit Fe3O4@PEG:ZnO. Sampel yang digunakan adalah Fe3O4, Fe3O4@ZnO (1:1), Fe3O4@ZnO (1:2), Fe3O4@PEG:ZnO (1:2), dan Fe3O4@PEG:ZnO (1:3). Metode yang digunakan untuk sintesis nanokomposit adalah metode presipitasi. Nanokomposit dikarakterisasi dengan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Fourier Transform Infra (FTIR), UV-Vis Spectrometry, dan Particle Size Analyzer (PSA). Hasil karakterisasi XRD pada sampel dengan variasi Fe3O4, Fe3O4@ZnO 1:1, Fe3O4@ZnO 1:2, dan Fe3O4@PEG:ZnO 1:3 menunjukkan struktur besi oksida berturut-turut adalah cubic, monoclinic, rhombohedral, dan cubic. Sedangkan struktur ZnO untuk sampel dengan variasi Fe3O4@ZnO 1:1, Fe3O4@ZnO 1:2, dan Fe3O4@PEG:ZnO 1:3  adalah hexagonal.  Ukuran kristal yang diperoleh pada Fe3O4, Fe3O4@ZnO (1:1), Fe3O4@ZnO (1:2), dan Fe3O4@PEG:ZnO (1:3)  berturut-turut sebesar 14,54 nm; 14,59 nm; 2,91 nm; dan 2,91 nm. Hasil karakterisasi sifat optik menunjukkan bahwa energi gap Fe3O4, Fe3O4@ZnO (1:1), Fe3O4@PEG:ZnO (1:2), dan Fe3O4@PEG:ZnO (1:3)  berturut-turut sebesar 2,06 eV; 2,56 eV; 3,17 eV; dan 2,25 eV. Pada pengujian FTIR terdapat ikatan O-H yang menunjukkan adanya serapan molekul air pada permukaan Fe3O4, ikatan C-O dan C-C menunjukkan terbentuknya PEG, dan ikatan Zn-O menunjukkan terbentuknya ZnO. Distribusi ukuran partikel Fe3O4@PEG:ZnO (1:2) yaitu pada rentang 0,246 μm (246 nm) hingga 0,030 μm (30 nm), dengan distribusi ukuran partikel terbanyak 0,030 μm (30 nm).
Distribusi Dosis Radiasi Foton pada Treatment Planning System Menggunakan Teknik 3DCRTdan IMRT untuk Terapi Kanker Serviks Anggi Effina; dian milvita; muhammad ilyas
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.575 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.126-130.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai distribusi dosis radiasi foton pada Treatment Planning System  (TPS) menggunakan teknik Three Dimension Conformal Radiotherapy (3DCRT) dan Intensity Modulation Radiotherapy  (IMRT) untuk terapi kanker serviks, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dosis yang mencangkup Planning Target Volume  (PTV) ) Cakupan  melalui Conformity Index  (CI) dan Homogeneity Index  (HI) serta Normal Tissue to Integral Dose  (NTID) jaringan di luar target kanker berdasarkan grafik Dose Volume Histogram  (DVH) yang tidak melebihi batas Organ at Risk (DAYUNG). Analisis data dilakukan pada hasil grafik DVH yang didapatkan dari TPS. Distribusi dosis didapatkan berupa nilai CI dan HI yang tidak melebihi 1, kemudian pada Jaringan normal di luar didapatkan nilai NTID melingkupi nilai PTV, Rectum ,  Bledder , Bowel , Femoral Head , hasil yang diperoleh tidak melebihi standar yang ditetapkan oleh ICRU Report 62 dan Laporan ICRU 83.
Distribusi Dosis Radiasi dari Penggabungan Lapangan Foton dan Elektron Berdasarkan Grafik Dose Volume Histogram (DVH) pada Terapi Kanker Payudara Ike Putri Liasari; Dian Milvita; Fiqi Diyona
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.17 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.62-67.2022

Abstract

Telah dilakukan distribusi dosis radiasi dari penggabungan lapangan foton dan lapangan elektron berdasarkan grafik Dose Volume Histogram (DVH) pada terapi kanker payudara. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak antara lapangan foton dan lapangan elektron terhadap distribusi dosis radiasi. Pengambilan data dilakukan dengan memvariasikan Source Surface Distance (SSD) dan jarak antara lapangan foton dan elektron. SSD yang digunakan yaitu 97,5 cm; 100 cm dan 102,5 cm dengan variasi jarak untuk setiap SSD mulai dari 0 cm; 0,3 cm; 0,6 cm dan 1 cm. Analisis data dilakukan pada hasil grafik DVH yang didapatkan dari Treatment Planning System (TPS). Distribusi dosis radiasi yang diperoleh tidak menunjukkan pengaruh dari jarak antar lapangan foton dan elektron. Nilai dosis maksimum yang diperoleh melebihi standar dosis maksimum yang ditetapkan oleh ICRU Report 62.
Sistem Mitigasi Emisi CO2 pada Ruangan Menggunakan fotobioreaktor Mikroalga Berbasis Sensor MQ-135 Muhammad Naufal Alwan; Aldo Novaznursyah Costrada; Harmadi Harmadi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1266.81 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.1-7.2022

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem mitigasi emisi CO2 pada ruangan menggunakan fotobioreaktor mikroalga berbasis sensor MQ-135 untuk menghasilkan sistem yang dapat mereduksi emisi CO2 pada ruangan. Sistem dilengkapi dengan pengontrol suhu pada fotobioreaktor mikroalga dengan sensor LM35 dan sistem pendeteksi emisi CO2 dengan sensor MQ-135.  Fotobioreaktor terdiri dari 2 tabung yang berisi 1000 ml mikroalga Chlorella vulgaris. Pengontrolan temperatur berhasil mempertahankan suhu pada (23–30) ℃.  Konsentrasi emisi CO2 setelah fotobioreaktor menggunakan variasi sumber cahaya berupa cahaya matahari, LED biru, LED merah, LED hijau, dan tanpa cahaya. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa fotobioreaktor mikroalga yang menggunakan LED berwarna biru sebagai sumber cahaya lebih berperan aktif dalam meningkatkan kemampuan mikroalga untuk mereduksi emisi CO2 dibandingkan sumber cahaya lainnya. Sensor MQ-135 dan Sensor LM-35 yang telah dikarakterisasi dapat mengukur konsentrasi CO2 dan suhu dengan persentase kesalahan masing-masing 1,94 % dan 0,58 %.  Hasil ini mengindikasikan bahwa Sensor MQ-135 dan Sensor LM-35 dapat berfungsi dengan baik sebagai sebagai sistem pendeteksi emisi CO2 dan pengontrol suhu.
Analisis Molecular Docking Senyawa Garcinia Mangostana L Sebagai Kandidat Anti SARS-CoV-2 Suci Ramda Rena; Nurhidayah Nurhidayah; Rustan Rustan
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2015.088 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.82-88.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dari senyawa-senyawa alami Garcinia mangostana L. atau kulit manggis sebagai kandidat anti-SARS-CoV-2 dengan menghambat main protease (MPro) COVID-19. Dalam penelitian ini digunakan metode molecular docking dengan program Autodock Vina dan di-visualisasi-kan dengan program Discovery Studio. Kemampuan inhibitor dinilai berdasarkan energi bebas ikatan (ΔG), Konstanta inhibisi (Ki), kompleks ligan-reseptor dan ikatan hidrogen. Validasi dilakukan dengan re-docking ligan alami X77 terhadap protein target (6W63) dengan hasil RMSD 1.082 Å. Simulasi docking dari 3 ligan uji diperoleh 1 senyawa dengan afinitas terbaik yang menghasilkan ΔG = -7.8 kcal/mol dan Ki = 1,91 µM. Berdasarkan hasil penelitian, diantara ligan uji senyawa beta-mangostin paling berpotensi sebagai kandidat anti-SARS-CoV-2 dengan afinitas terbaik.
Uji Kesesuaian Kinerja Generator dan Tabung Pesawat Sinar-X Merek Siemens di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas Novelia Tohiri; Afdhal Muttaqin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.092 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.37-43.2022

Abstract

Penelitian mengenai uji kesesuaian pesawat sinar-X telah dilakukan untuk mengukur dan menganalisis parameter uji kesesuaian kinerja generator dan tabung pesawat sinar-X merek Siemens di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas menggunakan alat ukur RaySafe X2 R/F Sensor dan RaySafe X2 Survey Sensor yang dilengkapi dengan RaySafe X2 Base Unit mAs sebagai penampil nilai besaran terukur. Pengukuran dilakukan dengan meletakkan detektor pada jarak 100 cm dari tabung sinar-X. Hasil yang didapatkan yaitu persentase error maksimal untuk uji akurasi tegangan  sebesar 0,67%, uji akurasi waktu penyinaran sebesar 1,4%, uji linearitas keluaran radiasi dengan nilai CL sebesar 22% untuk fokus besar dan 23,1% untuk fokus kecil, uji reproduksibilitas dengan nilai CV maksimal sebesar 0,000641, uji kualitas berkas sinar-X untuk tegangan 50 kV, 60 kV, 70 kV, 80 kV, dan 90 kV dengan nilai HVL untuk masing-masing tegangan sebesar 1,93 mmAl, 2,36 mmAl, 2,74 mmAl, 3,16 mmAl, 3,54 mmAl, dan uji kebocoran tabung maksimal sebesar 0,069 mGy/jam. Hasil penelitian menunjukkan secara umum pesawat sinar-X merek Siemens memenuhi standar yang telah ditetapkan mengacu kepada Perka BAPETEN No 2 Tahun 2018 dan dinyatakan dalam kondisi andal dengan perbaikan karena salah satu parameter uji yaitu linearitas keluaran radiasi tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan. 
Pemodelan Struktur Bawah Permukaan Formasi Jatibarang Berdasarkan Metode Gayaberat Dika Aprilia Susanti; Dwi Pujiastuti; Lina Handayani
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2593.333 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.131-138.2022

Abstract

Metode gayaberat digunakan untuk mengukur variasi percepatan gayaberat yang timbul akibat perbedaan densitas antar batuan bawah permukaan. Penelitian ini dilakukan di daerah Indramayu Jawa Barat dengan tujuan untuk menentukan sebaran anomali bawah permukaan yang dapat menggambarkan Formasi Jatibarang dan kedalaman basement (batuan dasar). Pengolahan data yang dilakukan meliputi koreksi Bouguer, udara bebas, terrain, lintang, pasang surut, dan koreksi apungan. Pemisahan anomali regional dan residual dan pemodelan kedepan. Hasil pengolahan menghasilkan peta anomali Bouguer, peta anomali regiona dan peta anomali residual. Pemodelan bawah permukaan menggambarkan perlapisan batuan yang didominasi oleh batuan sedimen yaitu batuan pasiran di bagian tengah daerah penelitian, batuan lempung hingga kedalaman 200 meter, serta batuan tuff hingga kedalaman 700 meter, kemudian batuan dasar dibawahnya.
Kontrol Ukuran Nanopartikel Perak dengan Variasi Konsentrasi Ekstrak Kulit Buah Manggis Yulni Septriani; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.204 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.68-74.2022

Abstract

Nanopartikel perak memiliki banyak aplikasi di bidang elektronik, kesehatan, tekstil, sensor, hingga sel surya. Untuk menjamin keberlangsungan pemanfaat nanopartikel perak, metode sintesis yang ramah lingkungan sangat diperlukan. Nanopartikel perak dapat disintesis dengan menggunakan agen pereduksi alami dari ekstrak kulit buah manggis. Sintesis dilakukan dengan mencampurkan larutan perak nitrat (AgNO3) dan PEG 6000 dengan variasi konsentrasi ekstrak kulit buah manggis 10, 20, 35, dan 50 mL pada suhu 600 ˚C selama 1 jam. Ukuran nanopartikel perak terbentuk diestimasi dari posisi puncak resonansi plasmon permukaan yang diperoleh dari pengukuran UV-Vis. Terbentuknya nanopartikel perak terbukti dari terbentuknya puncak tajam pada difraktogram sinar-X tanpa ada puncak impuritas. Ukuran nanopartikel perak yang terbentuk semakin besar dengan makin tingginya kosentrasi ekstrak kulit buah manggis, yaitu secara berurutan adalah 50 nm, 55 nm, 60 nm, dan 70 nm. Hasil ini menunjukkan peluang untuk mengontrol ukuran nanopartikel perak melalui variasi kosentrasi ektrak kulit  buah manggis.

Page 2 of 4 | Total Record : 40