cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 4 (2022)" : 40 Documents clear
Identifikasi Aliran Fluida Panas Menggunakan Metode Self-Potential di Daerah Manifestasi Panas Bumi Paya Meuligoe Negara, Dicky Banjar; Fajriani, Fajriani; Putra, Rachmad Almi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.421-427.2022

Abstract

Penelitian identifikasi aliran fluida panas telah dilakukan di daerah manifestasi panas bumi Paya Meuligoe. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola aliran fluida panas di Desa Paya Meuligoe, Aceh Timur. Pengambilan data pengukuran Self-Potential menggunakan konfigurasi fixed base dengan jarak interval elektroda 1 meter. Data didapatkan diolah menggunakan Microsoft Excel untuk mencari data potensial terkoreksi dan Software Surfer untuk memperoleh peta kontur isopotensial. Hasil penelitian metode SP didapatkan berupa data potensial di kawasan penelitian dengan intensitas nilai diperoleh adalah 12 mV, nilai terendah adalah -30 mV. Dari nilai sebaran potensial tersebut dapat dikatakan arah aliran fluida panas di daerah Paya Meuligoe mengarah dari selatan menuju utara.
Perancangan dan Karakterisasi Komponen Mesin Pemotong dan Penggoreng Singkong Otomatis Putri, Inggi Dwi; Harmadi, Harmadi; Zulfahri, Robi; Yude, Yozi Amasda
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.435-441.2022

Abstract

Telah dilakukan perancangan dan karakterisasi komponen mesin pemotong dan penggoreng singkong otomatis. Perancangan mesin terdiri dari perancangan pisau dan bentuk alat. Karakterisasi komponen terdiri dari karakterisasi fotodioda dan laser dot sebagai pendeteksi singkong, karakterisasi motor stepper sebagai pengaduk penggorengan, karakterisasi linear aktuator sebagai pengangkat hasil penggorengan, dan karakterisasi program text to speech sebagai indikator singkong telah masak. Arduino Uno digunakan sebagai mikrokontroller yang mengontrol sistem keseluruhan. Kapasitas mesin yang direncanakan adalah 79,8 kg.menit dengan putaran akhir pisau yang direncanakan adalah 133 rpm dengan kekuatan 1 HP. Fotodioda dapat mendeteksi pada jarak 14 cm, motor stepper berputar sesuai sudut yang deprogram dan linear aktuator dapat mengangkat beban maksimal 800 N. Hasil analisa teknikal mesin menunjukkan bahwa putaran pisau, sistem transmisi, dan sistem elektrikal aman.
Analisis Sebaran Hiposenter Gempa Vulkanik Gunung Marapi Menggunakan Metode Geiger’s with Adaptive Damping (GAD) Hamdiyessi, Sri; Marzuki, Marzuki; Putra, Ardian; Indrastuti, Novianti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.414-420.2022

Abstract

Telah dilakukan Telah dilakukan penelitian tentang klasifikasi gempa dan sebaran hiposenter gempa Gunung Marapi. Penentuan distribusi hiposenter menggunakan Geiger’s method with Adaptive Damping (GAD). Prinsip yang digunakan dalam metode GAD adalah menghitung selisih antara waktu pengamatan dan waktu perhitungan Berdasarkan klasifikasi dan sebaran hiposenter gempa Gunung Marapi dapat disimpulkan bahwa pada bulan Januari-April gempa Vulkanik tidak dapat dianalisa. Gempa dominan terjadi pada bulan mei yang merupakan  kenaikan aktivitas dari Gunung Marapi. Sebaran Hiposenter berada pada kedalaman 2600 – 4700 m. Episenter tersebar mengelilingi puncak Gunung Marapi dimana jarak antar episenternya mengelilingi puncak kawah, jarak episenter 1 – 7 km dari puncak kawah. Hiposenter dan episenter memiliki sebaran yang tidak beraturan dan magma bergerak dari Barat Laut ke Tenggara. Sebaran hiposenter ini cukup dekat dari kawah Gunung sehingga ada kemungkinan untuk terjadi erupsi.Hal ini mengindikasi bahwa terjadi lonjakan aktivitas Gunung Marapi hanya saja tidak ada kenaikan level aktivitas gunung.
Analisis Dosis Serap Bolus Berbahan Campuran Beeswax dan Petroleum Jelly Dalam Radioterapi Menggunakan Elektron 6 MeV Pada LINAC Ningsih, Desy Yulia; Adrial, Rico; Diyona, Fiqi
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.462-466.2022

Abstract

Pengobatan kanker pada permukaan kulit menggunakan berkas elektron menghasilkan dosis radiasi yang belum mampu memberikan dosis permukaan secara maksimum, sehingga diperlukan material yang mampu meningkatkan dosis permukaan yang disebut dengan bolus. Penelitian ini akan menguji bolus berbahan campuran Beeswax dan Petroleum Jelly. Pengujian bolus meliputi dosis serap dan nilai Relative Electron Density (RED). Nilai RED diperoleh dari citra tomografi bolus menggunakan CT-Simulator dengan menentukan Region Of Interest (ROI). Nilai dosis serap didapatkan dengan melakukan penyinaran menggunakan instrumentasi Linear Accelerator (LINAC) pada energi 6 MeV. Hasil dosis serap dibaca pada elektrometer dan dianalisis secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Nilai RED bolus yang diperoleh pada ketebalan 0,2 cm hingga 0,8 cm memiliki nilai RED yang lebih rendah dari nilai RED payudara tetapi pada ketebalan 1,0 cm memiliki nilai RED yang setara dengan jaringan payudara. Nilai dosis serap pada bolus saat disinari energi 6 MeV untuk ketebalan 0,2 cm sebesar 184,70 cGy, ketebalan 0,4 cm sebesar 182,67 cGy, ketebalan 0,6 cm sebesar 163,23 cGy, ketebalan 0,8 sebesar 125,27 cGy  serta  ketebalan 1,0 cm sebesar 80,10 cGy. Hasil penelitian bolus berbahan Beeswax dan Petroleum Jelly memiliki nilai RED yang setara dengan jaringan lunak dan dapat mengurangi dosis serap pada kedalaman sehingga bolus berbahan Beeswax dan Petroleum Jelly menjadi salah satu alternatif material bolus saat radioterapi.
Studi Suseptibilitas Magnetik Bergantung Frekuensi pada Sedimen Sungai Tallo, Kota Makassar, Indonesia Tiwow, Vistarani Arini; Rampe, Meytij Jeanne
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.474-481.2022

Abstract

Telah dilakukan studi tentang pengukuran suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi pada sedimen Sungai Tallo di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah metode suseptibilitas magnetik menggunakan alat Bartington Susceptibility Meter MS2B. Hasil menunjukkan bahwa suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah dan tinggi terdapat perbedaan yang tidak signifikan yang berarti sampel sedimen hampir tidak memiliki bulir mineral superparamagnetik. Korelasi antara suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi dan suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah memiliki korelasi positif yang kuat. Peningkatan χLF menyebabkan χFD juga meningkat. Sampel sedimen mengandung butir multi domain (MD) dan superparamagnetik-simple single domain (SP-SSD). Kelimpahan mineral magnetik dipengaruhi oleh adanya aktivitas antropogenik di sekitar sungai.
Analisis Kecepatan Pergeseran Seismik Sesar Palu Koro Akibat Gempa Palu 2018 Menggunakan Data Global Navigation Satellite System Nurdin, Nurdin; Pujiastuti, Dwi; Marzuki, Marzuki
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.428-434.2022

Abstract

Kecepatan pergeseran seismik horizontal dari Sesar Palu koro akibat gempa Palu 28 September 2018 dengan kekuatan 7,4 SR telah dianalis menggunakan 10 stasiun InaCORS (Indonesian Continuously Operating Reference Stations) untuk melihat pergeseran yang terjadi sebelum gempa/praseismik, saat gempa/koseismik, dan setelah gempa/pascaseismik. Stasiun yang digunakan adalah CBAL, CRAU, PALP, CKEN, CTOL, CPRE, CMLI, CPAL, CMAK, dan CBIT. Penelitian ini menggunakan software GAMIT, GLBOK, dan GMT. Data pengamatan yaitu sebanyak 100 DoY (Day of Years) dimulai dari 6 Agustus sampai 28 November 2018 (DoY 218-317). Pada fase praseismik (DoY 218-270), stasiun InaCORS mengalami kecepatan pergeseran 0,245819 mm/hari-0,026816 mm/hari dengan arah pergerakan dipengaruhi oleh manifestasi tektoknik yang ada di Sulawesi. Kecepatan Pergeseran meningkat pada fase koseismik (DoY 271-272) dimana stasiun InaCORS kecepatan pergeseran 1151,790819 mm/hari sampai 0,592832 mm/hari dengan arah yang berlawanan dengan fase praseismik. Stasiun yang bagian utara bergerak dominan ke utara dan yang selatan dominan ke selatan. Pada fase pascaseismik (DoY 273-318), Kecepatan pergerakan stasiun InaCORS mengikuti arah pergerakan pada fase koseismik, dengan besar kecepatan  sebesar 0,023154 mm/hari 0,283536 m.
Pola Sebaran Konvektif Berdasarkan Indeks Konvektif dan Konvergensi Di Sulawesi Selatan Trisnakusumawati, Dofiali Dwi; Sujiono, Eko Hadi; Palloan, Pariabti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.515-522.2022

Abstract

La Nina merupakan kejadian anomali atmosfer secara global, saat terjadi la nina yang bersamaan dengan musim hujan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas konvektif dan konvergensi. Sulawesi Selatan mempunyai pesisir, dataran tinggi dan terdapat teluk Bone, mempunyai aktivitas konvektif dan konvergensi yang juga berbeda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola aktifitas konvektif berdasarkan indeks konvektif dan nilai konvergensi secara temporal dan spasial pada saat periode La Nina dan normal. Data indeks konvektif dari data satelit dan konvergensi angin permukaan, dilakukan pengolahan berdasarkan musiman DJF, MAM, JJA, dan SON serta harian pagi, siang, malam, dan dini hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai konvekstif dan konvergensi saat periode la Nina dan normal musim serta harian mempunyai pola yang sama, yang mebedakan adalah nilai Ic. Aktifitas konvektif kuat terjadi di musim MAM dengan Ic > 30 K, selain itu daratan bagian utara terjadi pola aktivitas konvektif dan konvergensi sepanjang musim, diakibatkan dari topografi pegunungan dan terdapat teluk. Pola sebaran konvektif dan konvergensi di perairan terjadi di pagi dan dini hari (pukul 08.00 dan 02.00 WITA), di darat terjadi di siang hari dan malam hari (pukul 14.00 dan 20.00 WITA), hal ini diakibatkan kuatnya aktifitas angin darat dan angin laut yang menyebabkan perbedaan sebaran konvektif dan konvergensi.
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Menggunakan Parameter Fisika dan Kimia Erajalita, Aisyah; Afdal, Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.448-454.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya menggunakan parameter TDS, TSS, konduktivitas listrik, kekeruhan, temperatur, pH dan konsentrasi logam berat (Hg, Pb, dan Cu). Pengukuran semua parameter dilakukan di lapangan, kecuali TSS dan konsentrasi logam berat. Pengukuran TSS menggunakan metode gravimetri dan pengukuran konsentrasi logam berat menggunakan Atomic Absorbtion Spectroscopy. Tingkat pencemaran air sungai dianalisis menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil penelitian menunjukkan nilai TDS sebesar 54,20 ppm, nilai TSS sebesar 128,2 mg/L yang telah melebihi baku mutu yaitu 40 mg/L, nilai konduktivitas listrik sebesar 109,60 μS/cm. Nilai kekeruhan sebesar 187,80 NTU, yang telah melebihi baku mutu yaitu 25 NTU. Temperatur air sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 29,05°C. pH sungai belum melebihi baku mutu dengan nilai sebesar 6,63 yang tergolong asam. Konsentrasi logam berat Hg, Pb, dan Cu belum melebihi baku mutu air. Konsentrasi tertinggi logam berat Hg dan Cu yaitu 0,0006 mg/L dan 0,020 mg/L sedangkan konsentrasi logam berat Pb yang didapatkan berada di bawah batas deteksi yaitu <0,002 mg/L. Dari hasil semua pengukuran dapat disimpulkan air Sungai Batanghari di Pulau Punjung Dharmasraya tergolong tercemar ringan dengan nilai indeks pencemaran 3,691.
Pengaruh Komposisi Kitosan Terhadap Sifat Fisis Dan Biodegradable Film Komposit Nanoserat Pinang Dengan Castor Oil Sebagai Plasticizer Indah, Ayuzia Puspa; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.501-507.2022

Abstract

Research has been carried out on the effect of chitosan composition on the physical and biodegradable properties of areca nut nanofiber composite films with castor oil as a plasticizer. Samples were made using the solution casting method. The variations of chitosan used were 0 g, 0.56 g, 0.7 g, 0.84 g, 1.4 g and one sample used starch with a variation of 0.84 g chitosan. The physical properties of the samples tested were thickness test, FTIR test and FESEM test. Mechanical properties tests include tensile strength, elongation, elasticity, and biodegradation tests. The samples were characterized using a Particle Size Analyzer (PSA) to determine the size of the nanofibers, a Field Emission Scanning Electron Microscope (FESEM) to determine the sample morphology and Fourier Transform Infrared (FTIR) to determine the functional groups. PSA results showed that the nanofibers had a diameter of (79-187) nm. The results of FESEM characterization obtained the shape of a hollow biodegradable plastic surface. The FTIR results indicate the presence of a C=O functional group and C-O is a hydrophilic functional group which indicates that biodegradable plastic is capable of being degraded. The best tensile strength results in the chitosan variation of 0.84 g without starch with a value of 20.04 MPa, the best elongation in the 0.7 g chitosan variation with a value of 138.56%, elasticity 198.66 MPa in the 0.84 g chitosan variation with the addition of starch, the average thickness is 0.25 mm. The higher the variation of chitosan, the thickness, tensile strength, elasticity, and biodegradation of biodegradable plastics increase, while elongation decreases
Karakterisasi Papan Beton Ringan Berpenguat Batang Jagung Oktora, Deora Murza; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.442-447.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi papan beton ringan berpenguat batang jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase optimum serat batang jagung yang dapat mempengaruhui sifat fisis dan mekanis papan beton ringan. Persentase serat yang digunakan adalah 0%, 0.3%, 0.6%, 0.9%, 1.2%, dan 1.5%. Sifat fisis yang diuji pada penlitian ini adalah densitas, porositas, dan daya serap ai dengan ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1 cm. Sedangkan sifat mekanis yang diuji adalah kuat tekan dengan ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1 cm dan kuat lentur dengan ukuran sampel 20 cm x 5 cm x 1 cm. Berdasarkan hasil pengujian densitas terendah didapatkan pada persentase serat 1.5% sebesar 1.39 g/cm3, nilai porositas terendah pada persentase serta 0% sebesar 9.38%, dan nilai daya serap air terendah pada persentase serat 0% sebesar 5.96%. Sedangkan untuk nilai kuat tekan tertinggi didapatkan pada persentase serat 1.5% sebesar 56.27 kg/cm2 dan nilai kuat lentur tertinggi pada persentase serat 1.5% sebesar 40.5 kg/cm2. Nilai densitas, porositas, daya serap air, dan kuat lentur sudah memenuhui standar SNI 03-2105-2006 dan SNI 03-2104-1991 namun untuk kuat tekan belum memenuhi standar SNI.

Page 3 of 4 | Total Record : 40