cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,782 Documents
Pengaruh Panjang Serat Pinang Terhadap Sifat Mekanik dan Uji Biodegradasi Material Komposit Matriks Epoksi dengan Penambahan Pati Talas Dynanty, Sindy Dwi Putri; Mahyudin, Alimin
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.233-239.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh panjang serat pinang terhadap sifat mekanik dan fisik material komposit matriks epoksi dengan penambahan pati talas. Variasi panjang serat 3 mm, 6 mm, 9 mm, 12 mm, dan 15 mm. Fraksi volume serat yaitu 3%. Hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik tertinggi pada panjang serat 3 mm yaitu 11,02 MPa. Pada pengujian modulus elastisitas diperoleh nilai tertinggi pada panjang serat 12 mm yaitu 132,52 MPa. Nilai regangan dan kuat impak tertinggi pada panjang serat 9 mm yaitu 10 % dan 0,0052 J/mm2. Nilai biodegradasi rata-rata yaitu sebesar 0,098%.Kata kunci: serat pinang, epoksi, pati talas, kuat tarik, kuat impak, biodegradasi.
Pengaruh Konsentrasi SiO2 dalam Komposit TiO2-SiO2 sebagai Lapisan Swabersih pada Katun Tekstil Zairawati, Oktaviani; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.240-245.2018

Abstract

Telah dilakukan pembuatan lapisan swabersih dari komposit TiO2-SiO2 di permukaan katun tekstil menggunakan metode dip-spin coating. Bahan yang digunakan berupa TiO2 dan SiO2 serbuk. Variasi TiO2-SiO2 yaitu 0,5; 1; 1,5; 2; 2,5;3. TiO2-SiO2 yang telah dibuat dilarutkan sebanyak 1% (b/v). Sebelum dicampurkan dengan larutan TiO2-SiO2, katun disterilkan dan direndam dalam asam asetat glasial yang berfungsi sebagai cross linking agent selama 15 menit. Katun terlapis TiO2-SiO2 diuji menggunakan larutan noda asam palmitat 15 ppm serta disinari selama 12 jam dibawah lampu UV. Absorban awal dan absorban akhir noda dihitung menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Sampel yang telah dibuat dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik, XRD dan SEM. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persentase pengurangan noda asam palmitat tertinggi dan terendah adalah 91,34% untuk penambahan 1,5 g SiO2 dan 3,80% untuk penambahan 3 g SiO2. Gambar dari mikroskop optik memperlihatkan lapisan TiO2-SiO2 pada katun mengalami peningkatan ketransparanan seiring meningkatnya penambahan komposisi SiO2. Morfologi katun terlapis TiO2-SiO2 dapat terlihat lebih jelas menggunakan SEM, dimana penambahan 1,5 gr SiO2 memiliki lapisan yang lebih tebal dan terjadi aglomerasi pada permukaan katun dibandingkan penambahan 3 g SiO2. Berdasarkan hasil XRD penambahan SiO2 mengakibatkan puncak TiO2 tertutupi.Kata kunci: lapisan swabersih, cross lingking agent, asam asetat glasial, asam palmitat
Studi Alterasi Hidrotermal dan Mineralisasi Batuan di Sekitar Mata Air Panas Garara Bukit Kili, Kabupaten Solok, Sumatera Barat Qodri, Rahmat Ravvi; Putra, Ardian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.246-252.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai studi alterasi hidrotermal dan mineralisasi pada batuan di sekitar mata air panas Garara (Bukit Kili), Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sampel batuan diambil pada tiga daerah stratigrafi penyusun daerah Bukit Kili, yaitu Lahar Bukit Bakar (Qulh), Lahar Gunung Talang (QTlh), dan Vulkanik Tua (TTI). Penentuan mineral alterasi yang terbentuk dilakukan dengan melakukan karakterisasi menggunakan X-ray Fluorescence (XRF), X-ray Diffractometer (XRD), dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil XRF menunjukkan bahwa batuan pada daerah penelitian merupakan batuan yang terbentuk dari aktivitas magma andesit yang berkaitan dengan zona subduksi pada pinggiran benua aktif dan dikontrol oleh aliran gas pada proses pengkayaan magma. Hasil XRD memperlihatkan adanya mineral albit, kristobalit, tridimit dan diopsid, tipe alterasi yang terbentuk pada daerah penelitian adalah tipe propilitik, dan silifikasi. Mikrotekstur pada batuan Lahar Gunung Talang (QTlh) memiliki tekstur bulat, kubus, dan prismatik yang tidak beraturanKata kunci: alterasi, andesit, Garara, propilitik, silifikasi, stratigrafi.
Penentuan Zona Caprock di Sekitar Gunung Talang Menggunakan Metode Resistivitas Konfigurasi Wenner Syafitri, Syafitri; Putra, Ardian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.253-259.2018

Abstract

Penentuan zona caprock di daerah Solok telah dilakukan menggunakan metode resistivitas konfigurasi Wenner. Pengukuran dilakukan di 3 titik yang berada di daerah Cupak, Bukit Gadang dan Bukit Sundi. Terdapat tiga lintasan pengukuran dengan panjang lintasan 1050 m. Pengolahan data dilakukan menggunakan software IPI2WIN untuk mendapatkan pemodelan 1D resistivitas batuan terhadap kedalaman. Hasil pengolahan data menunjukkan pada lintasan 1 terdapat 3 lapisan batuan. Lapisan konduktif ditandai dengan nilai resistivitas <20 Ωm yang terdapat pada kedalaman di bawah 109 m. Lapisan ini diinterpretasikan sebagai batuan lempung dan berfungsi sebagai caprock (batuan penudung) Gunung Talang. Lintasan 2 menunjukkan adanya 4 lapisan batuan, dengan tidak ditemukan keberadaan zona caprock, tapi pada hasil pemodelan terdapat penurunan nilai resistivitas mulai dari kedalaman 78,7 m. Pada lintasan 3 menunjukkan 4 lapisan batuan dan pada lintasan ini juga tidak teridentifikasi zona caprock panas bumi.Kata kunci: caprock, gunung talang, konfigurasi wenner, metode resistivitas
Infiltrasi Opal dengan Titanium Dioksida (TiO2) Menggunakan Metode Sol Gel Rizka, Muftahul; Muldarisnur, Mulda
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.260-265.2018

Abstract

Telah dilakukan infiltrasi opal dengan metode sol-gel. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan opal adalah polystyrene dengan ukuran diameter 252 nm. Opal polystyrene diinfiltrasi menggunakan Titanium Tetraisopropoxide (TTIP) dan etanol untuk menghasilkan lapisan tipis TiO2. Konsentrasi TTIP divariasikan 3%, 6% dan 10%. Polystyrene yang telah diinfiltrasi dihilangkan dengan perlakuan panas pada suhu 600 °C. Hasil karakterisasi mikroskop optik, UV-Vis dan SEM menunjukkan bahwa opal dan lapisan TiO2 terbentuk dengan ukuran partikel ± 0,68 μm. Opal yang terbentuk memiliki nilai absorbansi 1,8943 pada panjang gelombang 598 nm. Ukuran partikel TiO2 yang besar disebabkan karena penggunaan suhu yang terlalu tinggi pada saat kalsinasi yang menyebakan rongga pada polystyrene tidak dapat diinfiltrasi sehingga TiO2 hanya tumbuh pada permukaan substrat. Kata kunci: Opal, kalsinasi, infiltrasi, sol-gel, polystyrene, TiO2.
Karakterisasi Arus dan Tegangan Sensor Okigen dari Bahan TiO2 Didoping dengan SnO2 Putri, Harma Dwi; Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.266-272.2018

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi arus dan tegangan sensor gas oksigen berbentuk pelet dari bahan semikonduktor TiO2 didoping dengan SnO2. Sensor gas oksigen dibuat dengan konsentrasi doping SnO2 yang berbeda. Proses pembuatan sensor gas oksigen diawali dengan pencampuran bahan, kemudian sampel dikalsinasi pada temperatur 500 ℃ selama 4 jam menggunakan metode reaksi dalam keadaan padat. Sensor gas oksigen diuji pada temperatur ruang untuk mendapatkan karakteristik I-V, menentukan nilai sensitivitas, konduktivitas dan waktu respon dan karakterisasi XRD. Berdasarkan pengukuran karakteristik I-V, sensitivitas tertinggi terdapat pada komposisi bahan 92% mol TiO2+ 8% mol SnO2 yaitu 4,08 pada tegangan 24 volt. Nilai konduktivitas tertinggi terdapat pada komposisi bahan 92% mol TiO2 + 8% mol SnO2 yaitu 2,81 x 10-2/Ωm di lingkungan oksigen, dengan waktu respon 32 sekon dan tegangan 24 volt. Hasil XRD menunjukan ukuran kristal 92% mol TiO2 + 8 % mol SnO2 yaitu 86,53, nm lebih kecil dibandingkan dengan TiO2 tanpa doping yaitu 121,17 nm.Kata kunci: Sensor gas oksigen, TiO2- SnO2, sensitivitas, konduktivitas, waktu respon.
Analisis Laju Dosis Radiasi di Sekitar Ruangan Radioterapi RS. Universitas Andalas Padang Wahyudi, Imam; Milvita, Dian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.273-278.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis laju dosis radiasi menggunakan surveymeter fluke di sekitar instalasi radioterapi RS. Universitas Andalas Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur laju dosis radiasi dan melakukan evaluasi berdasarkan Pembatas Dosis (PD) Perka BAPETEN No 3 Tahun 2011, memperkirakan efek biologis radiasi, serta evaluasi fasilitas proteksi radiasi berdasarkan Safety Report Series No. 47 IAEA. Pengambilan data dilakukan pada titik pengukuran di sekitar instalasi radioterapi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa laju dosis radiasi di sekitar instalasi radioterapi berkisar antara 0-1.907 µSv per jam. Laju dosis radiasi yang didapatkan masih di bawah nilai Pembatas Dosis Perka BAPETEN No 3 Tahun 2013, akan tetapi pada titik pengukuran di sekitar mobile C-arm nilai yang diperoleh melebihi nilai pembatas dosis untuk masyarakat umum yaitu 0,25 µSv per jam. Perkiraa efek biologis radiasi yang ditimbukan di sekitar instalasi radioterapi adalah efek stokastik. Fasilitas proteksi radiasi di instalasi radioterapi telah memenuhi syarat Safety Report Series No. 47 IAEA.Kata kunci: Efek stokastik, Laju dosis radiasi, Radioterapi, RS. Universitas Andalas, Surveymeter fluke
Rancang Bangun Sistem Kontrol Gorden, Lampu, dan Kipas Angin Berbasis Arduino Uno R3 Alisman, Alisman; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.279-285.2018

Abstract

Telah dilakukan sebuah rancang bangun prototipe sistem kontrol gorden, lampu, dan kipas angin ruangan berbasis Arduino Uno R3. Gorden diruangan terbuka atau tertutup dan lampu hidup atau mati secara otomatis berdasarkan pendeteksian cahaya luar ruangan oleh sensor LDR (Light Dependent Resistor).Gerak buka-tutup gorden tipe vertical blind ini dilakukan melalui mekanisme putaran motor stepper 5V. Suhu dan kelembaban ruangan dideteksi oleh sensor DHT22 untuk pengontrolan kipas angin. Nilai suhu dan kelembaban ditampilkan pada LCD 2x16. Hasil uji ini menunjukkan bahwa sistem otomatis yang dikontrol dengan mikrokontroler ATmega328 dapat bekerja sesuai dengan algoritma yang dirancang. Kata kunci : Sensor, Intensitas cahaya, vertical blind, kelembaban relatif, suhu, motor stepper
Sintesis Nanokristal Perak Menggunakan Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Yanti, Winda Rahayu Okta; Astuti, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.286-291.2018

Abstract

Sintesis nanokristal perak telah berhasil dilakukan menggunakan ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L. ). Proses sintesis dilakukan dengan mencampurkan larutan AgNO3 1 mM dengan 2,5 mL ekstrak kulit buah manggis dan ditambahkan dengan 12 mL PEG 3%. Larutan AgNO3 yang digunakan memiliki variasi 35, 40, 45, 50, dan 60 mL, diaduk dengan menggunakan magnetic stirrer selama 3 jam kemudian dilakukan sintering dengan suhu 500 ˚C selama 1 jam. Sampel dikarakterisasi menggunakan XRD (X-Ray Diffraction), SEM (Scanning Electron Microscope), dan FTIR (Fourier Transform Infrared). Berdasarkan hasil XRD, nanopartikel perak yang dihasilkan memiliki ukuran kristal berkisar antara 32,29 nm – 126,55 nm dengan struktur kristal kubik FCC (Face Centre Cubic). Selai itu, terdapat kecenderungan bahwa semakin kecil volume AgNO3 yang digunakan, ukuran nanokristal perak yang dihasilkan juga akan semakin kecil. Berdasarkan hasil SEM , nanopartikel perak yang dihasilkan masih terdapat gumpalan. Kondisi optimum dengan ukuran kristal paling kecil didapat pada jumlah AgNO3 35 mL dengan ukuran kristal 32,2908 nm.Kata kunci: ekstrak kulit manggis, AgNO3, PEG 6000, nanokristal perak
Identifikasi Pencemaran Air Sungai Batang Ombilin dari Nilai Total Disolved Solid, Konduktivitas Listrik dan Kandungan Logam Berat Meydiyati, Yusrina; Puryanti, Dwi; Budiman, Arif
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.202-207.2018

Abstract

Penelitian identifikasi pencemaran air Sungai Batang Ombilin di Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto telah dilakukan. Pengambilan sampel dilakukan pada delapan lokasi dengan jarak antara lokasi adalah 500 m. Pada setiap lokasi diambil sampel pada tiga titik, yaitu dua di pinggir sungai dan satu di tengah sungai. Identifikasi dilakukan berdasarkan parameter nilai Total Disolved Solid (TDS), konduktivitas listrik, temperatur, derajat keasaman (pH) dan kandungan logam berat Pb, Cu dan Cr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata temperatur air Sungai Batang Ombilin adalah 29,0˚C pada musim penghujan. Nilai ini lebih tinggi dari temperatur udara di sekitarnya yaitu 28,0˚C. Hal ini mengindikasikan bahwa air Sungai Batang Ombilin sudah mulai mengalami pencemaran. Nilai rata-rata pH sampel adalah 7,39. Nilai rata-rata TDS sampel adalah 65,17 mg/L. Nilai rata-rata konduktivitas listrik sampel adalah 114,4 μS/cm. Konsentrasi tertinggi kandungan logam berat Pb, Cu dan Cr berturutturut adalah 0,142 mg/L, 0,009 mg/L dan 0,060 mg/L. Berdasarkan parameter tersebut dapat dikatakan bahwa air Sungai Batang Ombilin di Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto tercemar karena nilai-nilai parameter tersebut berada di atas nilai standar baku mutu air sungai kelas II menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001.Kata kunci: kandungan logam berat, konduktivitas listrik, pH, TDS, temp