cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Evolusi Soliton pada Model Frenkel-Kontorova yang Tereduksi ke Persamaan Sine-Gordon Melalui Pendekatan Limit Kontinu Boy Angga; Zulfi Abdullah; Mahdhivan Shafwan
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.261 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.153-158.2016

Abstract

Model Frenkel-Kontorova telah direduksi ke persamaan Sine-Gordon melalui pendekatan limit kontinu. Solusi persamaan Sine-Gordon diselesaikan menggunakan transformasi Baecklund dan didapatkan 3 soliton yaitu kink, antikink dan breather. Akan tetapi, transformasi Bäcklund tidak dapat memberikan gambaran bagaimana evolusi soliton yaitu dari keadaan soliton-like menuju ke keadaan steady. Metode yang digunakan untuk menerangkan evolusi soliton adalah aproksimasi dengan memanfaatkan teorema Noether (konsep energi konservatif). Hasil menunjukkan bahwa keadaan solitonlike selalu tidak stabilselama proses evolusi berlangsung.Kata Kunci: evolusi soliton, limit kontinu, model Frenkel-Kontorova, persamaan Sine-Gordon, soliton, soliton-like, teorema Noether.
Profil Pencemaran Air Sungai di Muara Batang Arau Kota Padang dari Tinjauan Fisis dan Kimia Fara Diba Nasution; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.58 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.1.1-6.2016

Abstract

Penelitian untuk menentukan profil pencemaran air sungai di muara Batang Arau kota Padang dari tinjauan fisis dan kimia berdasarkan nilai total padatan terlarut (TDS), konduktivitas listrik (EC), pH, dan kandungan logam berat Pb dan Fe yang telah dilakukan. Sampel air sungai diambil pada 10 lokasi di daerah muara dengan jarak antara lokasi adalah  200 m. Pengambilan sampel juga dilakukan di bagian tengah dan hulu sungai Batang Arau sebagai pembanding. TDS ditentukan dengan metode gravimetry, konduktivitas listrik diukur dengan conductivity meter, pH diukur dengan pH meter dan kosentrasi logam berat ditentukan menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Nilai rata-rata TDS di daerah muara adalah 782,5 mg/l. Nilai ini sudah melebihi kadar kontaminasi untuk air minum yaitu 500 mg/l. Nilai rata-rata konduktivitas listrik di daerah muara adalah 172,5 µS/cm. Nilai ini jauh lebih tinggi dari pada nilai konduktivitas listrik air di perairan murni.  Nilai rata-rata pH di daerah muara 6,7, yang tergolong sebagai air netral. Kosentrasi logam berat Fe 0,105 mg/l dan Pb 0,005 mg/l. Kedua nilai ini masih berada di bawah ambang baku mutu air. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa kualitas air di muara Batang Arau masih dalam kondisi normal.Kata kunci: konduktivitas listrik, pencemaransungai, zat padat terlarut
Analisis Indeks Kerentanan Tanah di Wilayah Kota Padang (Studi Kasus Kecamatan Padang Barat dan Kuranji) Friska Puji Lestari; Dwi Pujiastuti; Hamdy Arifin
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.676 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.1.42-46.2016

Abstract

Telah dilakukan survei mikrotremor di Kecamatan Kuranji dan Padang Barat untuk melihat nilai indeks kerentanan tanah yang ada di kecamatan tersebut. Data mikrotremor di Kecamatan Kuranji diambil pada 46 titik, sedangkan di Kecamatan Padang Barat diambil pada 17 titik. Dari data  mikrotremor didapatkan data kecepatan tanah yang kemudian diolah menggunakan software GEOPSY dan dianalisis dengan metode HVSR. Hasilnya adalah dan diperoleh nilai frekuensi resonansi (f0) dan faktor amplifikasi (A0) yang digunakan untuk menghitung nilai indeks kerentanan tanah (Kg). Dari nilai Kg dipetakan dengan software ArcGIS 9,2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kerentanan tanah  di Kecamatan Kuranji berkisar antara 0,2-5,66 cm/s2. Kondisi inimenggambarkan wilayah Kuranji merupakan daerah yang stabil dengan indeks kerentanan yang rendah. Sedangkan indeks kerentanan tanah di Kecamatan Padang Barat berkisar antara 0,46-115,00 cm/s2, yangmenggambarkan daerah yang tidak stabil karena memiliki nilai indeks kerentanan yang tinggi.Kata kunci: ArcGIS 9,2, DataPro, GEOPSY, indeks kerentanan tanah, mikrotremor.
Karakterisasi Suseptibilitas Magnet Barium Ferit yang Disintesis dari Pasir Besi dan Barium Karbonat Menggunakan Metode Metalurgi Serbuk Rahmatil Hayati; Arif Budiman; Dwi Puryanti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.349 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.187-192.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi suseptibiltas magnet barium ferit yang disintesis dari pasir besi dan barium karbonat menggunakan metode metalurgi serbuk. Pasir besi diperoleh dari Sungai Sukam, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Magnet barium ferit dibuat dengan mencampurkan Fe2O3 hasil oksidasi magnetit pasir besi dan BaCO3. Kemudian campuran tersebut dikalsinasi pada suhu 1000 oC, lalu dikompaksi dan kemudian disintering pada temperatur 1000 oC. Karakterisasi magnet barium ferit dilakukan dengan mengukur suseptibilitas magnetik menggunakan Bartington MS2 Magnetic susceptibility meter. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai suseptibilitas yang diperoleh dari enam variasi persentase massa yaitu 5, 10, 15, 20, 25 dan 30% berturut-turut adalah 262,6×10-8, 438,0×10-8, 516,1×10-8, 549,9×10-8, 422,8×10-8dan 429,9×10-8 m3/kg. Dengan nilai suseptibilitas tertinggi pada persentase massa 20% sebesar 549,9×10-8 m3/kg. Tingginya nilai suseptibilitas dikarenakan ion Fe3+ yang seimbang pada komposisi barium ferit. Nilai suseptibilitas magnetik barium ferit naik dengan kenaikan persentase massa BaCO3 5 hingga 20%, dan menurun untuk persentase massa BaCO3 besar dari 20%.Kata kunci: barium ferit, barium karbonat, pasir besi, suseptibilitas
Analisis Pengaruh Sudut Penyinaran terhadap Dosis Permukaan Fantom Berkas Radiasi Gamma Co-60 pada Pesawat Radioterapi Fiqi Diyona; Dian Milvita; Sri Herlinda; Kri Yudi Pati Sandy
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.054 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.131-135.2016

Abstract

Telah dilakukan pengukuran dan perhitungan pengaruh sudut penyinaran terhadap dosis radiasi permukaan fantom dengan menggunakan thermoluminescence-dosemeter-100 (TLD-100). Penelitian dilaksanakan di instalasi radioterapi salah satu rumah sakit di kota Padang menggunakan pesawat terapi Co-60. Pengukuran menggunakan teknik SSD 80 cm dan luas lapangan 10 cm x 10 cm. Faktor kalibrasi TLD-100 adalah 0,022 cGy/nC. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan sudut penyinaran dari 0° hingga 170°. Nilai dosis radiasi permukaan fantom berkisar antara 70,415 hingga 102,341 cGy. Hasil perhitungan menunjukkan sudut penyinaran memberikan pengaruh terhadap terimaan dosis radiasi pada permukaan fantom, namun dosis radiasi pada permukaan yang diterima fantom tidak linear dengan kenaikan sudut penyinaran.Kata kunci: dosis radiasi permukaan, faktor kalibrasi, sudut penyinaran, TLD-100
Analisis Karakteristik Prakiraan Berakhirnya Gempa Susulan pada Segmen Aceh dan Segmen Sianok (Studi Kasus Gempa 2 Juli 2013 dan 11 September 2014) Ekarama Putri; Dwi Pujiastuti; Irma Kurniawati
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.153 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.1.73-77.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis karakteristik prakiraan waktu berakhirnya gempa susulan di Segmen Aceh dan Segmen Sianok. Metode yang digunakan adalah metode Mogi 2 dan Utsu, dimana nilai-nilai konstanta dari persamaan tersebut ditentukan dengan metode Least Square. Data yang diolah merupakan data gempa susulan yang diperoleh dari BMKG, Padang Panjang. Pada penelitian ini digunakan dua kasus gempa yaitu gempa Aceh 2 Juli 2013 dan gempa Batusangkar 11 September 2014. Waktu berakhirnya gempa susulan untuk Segmen Aceh terjadi pada hari ke-4 dan untuk Segmen Sianok pada hari ke-2. Hasil analisis menunjukkan bahwa gempa di Segmen Aceh dan Segmen Sianok mempunyai tipe gempa yang sama yaitu tanpa adanya gempa pendahuluan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode yang sesuai untuk memperkirakan waktu berakhirnya gempa susulan di Segmen Aceh dan Segmen Sianok adalah metode Mogi 2.  Hasil prakiraan untuk Segmen Sianok lebih mendekati data aktual daripada Segmen Aceh. Semakin besar magnitudo gempa utama maka semakin lama waktu berakhirnya gempa susulan yang terjadi.Kata kunci : gempa susulan, Least Square, Mogi 2, Utsu.
Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Air Agregat Halus Berbasis Mikrokontroler ATmega8535 dengan Metode Kapasitif untuk Pengujian Material Dasar Beton Annisa Yuniasti; Wildian Wildian; Rahmat Rasyid
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.709 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.1.14-20.2016

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun alat ukur kadar air agregat halus dengan sensor kapasitif dan mikrokontroler ATmega8535. Sensor kapasitif dibuat dari kotak akrilik berukuran 10 cm x 5 cm x 10 cm yang pada kedua sisi dalamnya dipasang dua buah plat tembaga yang terhubung ke rangkaian multivibrator. Perubahan kapasitansi akibat perubahan kadar air diubah menjadi nilai frekuensi dan ditampilkan pada LCD. Perubahan frekuensi kemudian dideteksi dan digunakan untuk mengetahui kadar air agregat. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa alat yang dibuat dapat mengukur kadar air agregat dari 1% sampai 3% dengan rata-rata kesalahan sebesar 4,82%. Alat yang dibuat juga dilengkapi dengan alarm yang akan berbunyi jika kadar air agregat melebihi 3%.Kata kunci: kadar air, mikrokontroler, sensor kapasitif.
Verifikasi Ketepatan Hasil Perencanaan Nilai Dosis Radiasi Terhadap Penerimaan Dosis Radiasi Pada Pasien Kanker Mutya Handayani; Dian Milvita; Sri Herlinda; Kri Yudi Pati Sandy
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.276 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.159-165.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang verifikasi ketepatan hasil perencanaan nilai dosis radiasi terhadap penerimaan dosis radiasi pada pasien kanker. Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi ketepatan hasil perencanaan nilai dosis radiasi terhadap penerimaan dosis radiasi pada 5 orang pasien dengan jenis kanker yang berbeda. Verifikasi ketepatan dosis radiasi didapatkan dari perbedaan dosis yang direncanakan berdasarkan kondisi penyinaran dengan pengukuran dosis radiasi permukaan pasien kanker menggunakan TLD-100, kemudian dibandingkan dengan perencanaan nilai dosis menggunakan Treatment Planning System (TPS). Keluaran laju dosis pesawat terapi Co-60 dihitung menggunakanTechnical Report Series (TRS) IAEA No. 398 yang tercantum pada sertifikat kalibrasi. Hasil verifikasi yang didapatkan bahwa nilai dosis radiasi minimum yang diterima pasien mencapai -5,257 % yang diterima oleh pasien Ca. Laring dan dosis radiasi maksimum mencapai 11,885 % yang diterima oleh pasien Ca. Serviks. Verifikasi dosis radiasi yang diterima masih dalam batas toleransi yangdiperbolehkan yaitu ± 25%.Kata kunci: Co-60, verifikasi, TLD-100, Treatment Planning System (TPS), Technical Report Series (TRS) IAEA No.398.
Profil Pencemaran Air Sungai Batang Arau Daerah Lubuk Begalung Kota Padang Efi Luci Yanti; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.459 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.2.101-106.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan profil pencemaran sungai Batang Arau daerah Lubuk Begalung Kota Padang. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September 2015 pada 8 titik dengan jarak antara titik adalah 500 meter pada dua waktu yang berbeda yaitu pagi dan sore hari. Ada 4parameter yang diukur yaitu kandungan logam berat Cu dan Zn, konduktivitas listrik, pH dan temperatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kandungan logam berat Cu pada pagi hari adalah 0,034 mg/l dan pada sore hari adalah 0,039 mg/l, rata-rata kandungan logam berat Zn pada pagi hari adalah 0,055 mg/l dan pada sore hari adalah 0,062 mg/l. Rata-rata konduktivitas listrik air sungai pada pagi hari adalah 235,5 μS/cm dan pada sore hari adalah 468 μS/cm. Rata–rata pH air sungai pada pagi hari adalah 7,03 dan pada sore hari 7,08. Temperatur rata-rata air sungai pada pagi hari adalah 29,3°C dan pada sore hari adalah 30,05°C. Jadi ditinjau dari kandungan logam berat Cu dan Zn, konduktivitas listrik dan temperatur, maka sungai Batang Arau daerah Lubuk Begalung kota Padang dapat dikatakan sudah tercemar, karena parameter tersebut berada di atas nilai standar baku mutu air sungai menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001.Kata kunci: konduktivitas listrik, logam berat, pH, temperatur
Analisis Neutronik Super Critical Water Reactor (SCWR) dengan Variasi Bahan Bakar (UN-PuN, UC-PuC dan MOX) Nella Permata Sari; Dian Fitriyani; Feriska Handayani Irka
Jurnal Fisika Unand Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.094 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.1.47-52.2016

Abstract

Analisis neutronik Super Critical Water Reactor (SCWR) menggunakan simulasi komputasi program SRAC telah dilakukan. Reaktor ini menggunakan air ringan (H2O) sebagai pendingin. Analisis neutronik SCWR dilakukan dengan memvariasikan jenis bahan bakar, yaitu: uranium-plutonium nitrit (UN-PuN), uranium-plutonium karbit (UC-PuC) dan mixed oxide (MOX). Diameter teras dibagi menjadi 10 region dalam arah radial. Reaktor ini menggunakan strategi shuffling, agar reaktor dapat beroperasi menggunakan uranium alam. Masing-masing region diisi dengan bahan bakar yang sudah dibakar dan ditempatkan di dalam teras reaktor dengan konfigurasi tertentu dan uranium alam dibakar dalam jangka waktu 100 tahun. Setelah 10 tahun waktu operasi, bahan bakar di region 1 di pindahkan ke region 2, region 2 di pindahkan ke region 3 begitu seterusnya sampai bahan bakar di region 10 dikeluarkan dari teras reaktor dan region 1 diisi bahan bakar baru. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa pada desain teras dengan bahan bakar UN-PuN dan MOX menghasilkan nilai faktor multiplikasi (keff) dan level burn up yang paling optimal.Kata kunci: analisisneutronik, strategi shuffling, UC-PuC, UN-PuN, MOX

Page 17 of 179 | Total Record : 1790