cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Koefisien Absorbsi Bunyi dan Impedansi Akustik dari Panel Serat Kulit Jeruk dengan Menggunakan Metode Tabung Azri Risandi; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.435 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.331-335.2017

Abstract

Penelitian ini menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari panel serat kulit jeruk menggunakan metode tabung. Sampel panel akustik divariasikan ketebalannya dari 0,2 cm, 0,4 cm, 0,6 cm,0,8 cm dan 1 cm. Pengukuran dilakukan pada frekuensi dari 800 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai koefisien absorbsi bunyi paling tinggi adalah 0,99 pada frekuensi 1500 Hz untuk ketebalan 1 cm. Nilai impedansi akustik tertinggi 5,03 pada frekuensi 1500 Hz dengan ketebalan 1 cm.Kata kunci : koefisien absorbsi bunyi, impedansi akustik, serat kulit jeruk, metode tabung
Analisis Kecepatan Seismik Dengan Metode Tomografi Residual Moveout Imelda Murdiman; Elistia Liza Namigo
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.279 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.4.384-389.2016

Abstract

Telah dilakukan analisis kecepatan menggunakan metode tomografi pada data seismik 3D  Lapangan Y lepas pantai Texas dengan software Opendtect. Model kecepatan baru dibuat dengan mengoreksi kurva residual moveout (RMO) pada gather CIG (common image point) dengan menggunakan model kecepatan awal yang diperoleh secara konvensional sebagai masukan. Iterasi dilakukan sampai diperoleh kurva RMO yang datar. Selanjutnya model kecepatan baru yang dihasilkan melalui metode tomografi digunakan sebagai acuan nilai kecepatan untuk proses stacking dan migrasi. Penampang seismik hasil migrasi dengan nilai kecepatan baru menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Struktur geologi yang berupa patahan dan pola-pola reflektor di kedalaman terlihat lebih jelas dibandingkan  dengan penampang seismik awal. Kata Kunci :tomografi, analisiskecepatan seismik, koreksi residual moveout
Karakterisasi Sifat Magnetik Dan Sifat Listrik Endapan Sinter di Beberapa Sumber Mata Air Panas Sumatera Barat (Studi Kasus: Mata Air Panas Alam Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan, Sumani Kabupaten Solok dan Bonjol Kabupaten Pasaman Sumatera Barat) Afdal Fajri Salim; Arif Budiman; Ardian Putra
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.956 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.2.119-125.2017

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sifat magnetik dan sifat listrik endapan sinter mata air panas dari mata air panas Sapan Malulung Kabupaten Solok Selatan, Sumani Kabupaten Solok dan Bonjol Kabupaten Pasaman.  Pengukuran resistivitas listrik dilakukan dengan metode dual probe electrode dan suseptibilitas magnetik dengan menggunakan metode anisotropy of magnetic susceptibility (AMS).  Nilai suseptibilitas magnetik yang didapatkan dari seluruh endapan sampel adalah 6 x 10-8 m3/kg – 15 x 10-8 m3/kg.  Diperkirakan mineral magnetik yang berkontribusi di dalam nilai suseptibilitas magnetik adalah hematit. Rendahnya nilai suseptibilitas magnetik di dalam endapan sinter dikarenakan oleh jumlah mineral magnetik (hematit) yang terkandung di dalam endapan sinter. Nilai resistivitas listrik tidak jenuh air didapatkan pada kisaran 35,632 Ωm dan 2509,569 Ωm.  Besarnya rentang nilai resistivitas listrik yang didapatkan karena ketiadaan mineral konduktif di dalam endapan sinter. Nilai resistivitas listrik jenuh air didapatkan pada kisaran 6,829 Ωm sampai 49,333 Ωm.  Tingginya nilai resistivitas listrik ini dikarenakan terdapatnya material-material pengotor yang tidak berasal dari reservoir panas bumi. Nilai suseptibilitas magnetik endapan sampel pada ketiga lokasi meningkat terhadap penurunan temperatur permukaan atau bila menjauhi mata air panas, sedangkan resistivitas listrik memiliki bentuk perubahan yang acak terhadap penurunan temperatur.Kata kunci: endapan sinter mata air panas, resistivitas listrik, suseptibilitas magnetik, panas bumi
Rancang Bangun Alat Ukur Getaran Mesin Sepeda Motor Menggunakan Sensor Serat Optik Nadia Yudia Putri; Harmadi Harmadi; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.274 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.3.270-276.2017

Abstract

Telah dirancang alat ukur getaran mesin sepeda motor menggunakan sensor serat optik dengan metode ekstrinsik. Sensor serat optik digunakan untuk mengukur frekuensi getaran dengan memanfaatkan perubahan tegangan keluaran fotodioda OPT101. Sumber getaran berasal dari mesin sepeda motor yang divariasikan kecepatan speedometernya. Sistem pengukuran getaran mesin sepeda motor ini terdiri dari sumber cahaya berupa laser dioda, serat optik FD-620-10, fotodioda OPT 101, mikrokontroler Arduino Uno sebagai pemroses sinyal, dan LCD sebagai penampil hasil pengukuran. Berdasarkan data pengujian dan analisis yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa alat ukur getaran mesin sepeda motor memiliki keakuratan 90% dengan variasi kelajuan speedometer 0 km/jam – 20 km/jam. Kata Kunci: frekuensi, getaran, laser dioda, serat optik
Rancang Bangun Sistem Monitoring Kelembaban Tanah Menggunakan Wireless Sensor Berbasis Arduino Uno Putri Asriya; Meqorry Yusfi
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.178 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.4.327-333.2016

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem monitoring kelembaban tanah menggunakan wireless sensor berbasis Arduino Uno. Rancangan perangkat keras sistem ini terdiri dari satu unit transmitter yang dilengkapi oleh sensor soil moisture SEN0114 V2 dan satu unit receiver. Semua unit dikendalikan dengan menggunakan Arduino Uno. Data kelembaban tanah dikirim oleh unit transmitter  ke unit receiver menggunakan transceiver nRF24L01+ yang memanfaatkan gelombang radio sebagai media pengiriman. Hasil deteksi nilai kelembaban tanah pada sensor ditampilkan oleh LCD 2x16 karakter. Hasil pengujian sensor kelembaban tanah meperlihatkan bahwa hubungan antara tegangan keluaran sensor dengan kelembaban tanah pada moisture meter adalah linear dengan nilai regresi sebesar 0,9758. Berdasarkan pengujian transceiver, jarak terjauh pengiriman data yang dapat diterima oleh receiver di luar ruangan tanpa ada penghalang adalah 200,1 m. Pada pengujian variasi sudut pengiriman, data dapat diterima oleh unit receiver pada sudut ³ 26,56⁰. Apabila sudut lebih kecil dari 26,56⁰ data masih dapat diterima dengan adanya delay hingga sudut 11,31⁰.Kata kunci: sensor soil moisture, kelembaban tanah, wireless, gelombang radio, nRF24L01+ 
Implementasi Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation untuk Deteksi Penyakit Tuberculosis (TB) Paru dari Citra Rontgen Ledyva Depinta; Zulfi Abdullah
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.586 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.1.61-66.2017

Abstract

Telah dilakukan implementasi Jaringan Syaraf Tiruan (JST) Backpropagation untuk deteksi penyakit tuberculosis (TB) paru dari citra rontgen. Input yang digunakan untuk pelatihan JST adalah citra foto rontgen paru-paru yang terdiri dari TB paru dan paru-paru normal. Proses ini diawali dengan pengolahan citra yaitu cropping, resizing, median filtering, BW Labelling dan ekstraksi fitur menggunakan wavelet haar untuk melakukan pengenalan pola penyakit TB paru. Ekstraksi fitur citra foto rontgen menggunakan fitur energi dan koefisien setiap subband yang kemudian dimasukkan ke jaringan syaraf tiruan. Pengenalan pola yang dapat dilakukan oleh JST pada penelitian ini adalah pola sebaran warna hitam dan putih dari citra rontgen yang telah melewati proses wavelet haar. Parameter yang digunakan yaitu dengan 3 hidden layer, 1 output, learning rate 0,7 dan target error 1000. Hasil pengujian JST backpropagation untuk deteksi penyakit TB paru diperoleh akurasi 79,41% dalam mendeteksi keabnormalan dari citra foto rontgen paru. Kata kunci : Jaringan syaraf tiruan backpropagation, foto rontgen, TB paru
Sintesis Nanopartikel Fe3O4 dari Batuan Besi Menggunakan Asam Laurat sebagai Zat Aditif Ayu Mairoza; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.932 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.3.283-286.2016

Abstract

Telah dilakuan sintesis nanopartikel Fe3O4 dari batuan besi menggunakan metode kopresipitasi dengan penambahan asam laurat sebagai zat aditif.  Variasi massa asam laurat yang diberikan adalah 0 g, 5 g,    10 g, 20 g, dan 30 g. Karakterisasi sampel yang dilakukan meliputi karakterisasi morfologi permukaan sampel menggunakan SEM dan ukuran kristal menggunakan XRD.  Hasil karakterisasi menggunakan XRD menunjukan ukuran kristal sampel tanpa penambahan asam laurat adalah sebesar 120 nm dan penambahan 10 g asam laurat adalah 46 nm. Hasil karakterisasi SEM menunjukan distribusi partikel yang paling seragam didapatkan pada sampel dengan penambahan asam laurat sebanyak 30 g dengan ukran partikel berkisar antara 58-77 nm.Kata kunci: asam laurat, kopresipitasi, nanopartikel Fe3O4
Analisis Pengaruh Penambahan Parameter Medan Magnetik Terhadap Jumlah Dark Matter pada Kurva Rotasi Galaksi Bimasakti Oqely Wahyudi; Zulfi Zulfi; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.151 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.3.202-210.2017

Abstract

Telah dilakukan analisis pengaruh medan magnetik terhadap jumlah dark matter pada kurva rotasi dan dinamika rotasi galaksi Bimasakti. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan kurva rotasi dari model Sofue dkk (2008) dengan model Sofue (2014). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh medan magnetik terhadap jumlah dark matter di galaksi Bimasakti. Jumlah dark matter dianalisis melalui pencocokan kurva rotasi dari model dengan hasil pengamatan. Kurva rotasi model dikatakan cocok apabila memiliki nilai error yang paling kecil. Jumlah dark matter akhir yang dihasilkan adalah 33,1% lebih sedikit dari model Sofue (2014). Nilai ini berasal dari pengkoreksian parameter yang digunakan oleh Sofue (2014) sebesar 31,03% dan penambahan medan magnetik sebesar 2,07%. Hasil simulasi juga menunjukkan bahwa dark matter berpengaruh besar dalam menjaga kestabilan rotasi galaksi. Kehilangan medan magnetik tidak terlalu mempengaruhi rotasi galaksi. Simulasi menunjukkan bahwa penambahan medan magnetik menyebabkan revolusi matahari berubah dari 241 juta tahun menjadi 242 juta tahun.Kata kunci: dark matter, kurva rotasi galaksi Bimasakti, medan magnetik
Pengaruh Penambahan Asam Laurat Terhadap Sifat Fisis dan Magnetik Nanopartikel Fe3O4 Rengga Adit Kurniawan; Astuti Astuti; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.785 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.362-367.2017

Abstract

Telah dilakukan sintesis nanopartikel Fe3O4 dari batuan besi menggunakan metode kopresipitasi dengan penambahan asam laurat sebagai zat aditif. Variasi massa asam laurat yang diberikan adalah 0, 35,40, 45, dan 50 g. Karakterisasi sampel yang dilakukan meliputi karakterisasi morfologi permukaan sampel menggunakan SEM, ukuran kristal menggunakan XRD (X-Ray Difractometer) dan BartingtonMagnetic Susceptibility Meter (MS2B) untuk mengukur nilai suseptibilitas magnetik. Hasil karakterisasi menggunakan XRD menunjukan ukuran kristal semua sampel berturut-turutadalah54,4; 31,9; 29,5; 33; dan 20,2 nm. Hasil karakterisasi SEM (Scanning Electron Microscope) menunjukan distribusi partikel yang paling merata/seragam didapatkan pada sampel dengan penambahan asam laurat sebanyak 45 g dengan ukuran partikel berkisar antara 25-64 nm.Pengukuran nilai suseptibilitas magnetik berturut-turut adalah 2757,1×10-8; 1479,0×10-8; 948,5×10-8; 3344,2×10-8; dan 1174,7×10-8 m3kg-1.Kata kunci: nanopartikel Fe3O4, kopresipitasi, asam laurat, suseptibilitas magnetik
Pengaruh Jenis Larutan Terhadap Morfologi dan Energi Gap Lapisan TiO2 yang Dideposisi dengan Metode Spincoating Nurfaisal Anuar; Dahlan Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.705 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.3.228-232.2016

Abstract

Telah dilakukan deposisi lapisan TiO2 dari berbagai jenis larutan. Larutan yang dihasilkan kemudian dideposisikan dengan menggunakan spincoater selama 30 detik. Lapisan yang terbentuk pada substrat kaca preparat diberi perlakuan panas pada suhu ruang (27 oC) dan suhu 400 oC untuk melihat pengaruh temperatur pada masing-masing sampel. Hasil karakterisasi mikroskop optik dan SEM menunjukkan bahwa morfologi lapisan TiO2 dengan penambahan PEG-6000 terlihat partikelnya tersebar merata serta permukaan lapisan yang halus. Penambahan CTAB menyebabkan lapisan tidak terdeposisi secara merata. Aquabides (H2O) menyebabkan larutan TiO2 lebih homogen. Etanol (C2H5OH) menyebabkan penyebaran partikel pada lapisan TiO2 lebih merata (homogen). Asam asetat (CH3COOH) menyebabkan lapisan TiO2 terlapisi pada substrat kaca preparat. Asam nitrat (HNO3) menyebabkan lapisan TiO2 tidak terlapisi pada substrat kaca preparat. Berdasarkan hasil karakterisasi UV-Vis, energi gap TiO2 dengan variasi larutan H2O, C2H5OH, CH3COOH, dan C2H5OH penambahan PEG-6000 berturut-turut dengan suhu ruang (27 oC) adalah 3,2 eV, 3,25 eV, 3,0 eV dan 3,6 eV. Sedangkan energi gap ketika diberi suhu 400 oC berturut-turut adalah 3,1 eV, 3,6 eV, 3,6 eV, dan 3,65 eV.Kata kunci : TiO2, metode spincoating dan energi gap

Page 19 of 179 | Total Record : 1790