cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Pengaruh Temperatur Kalsinasi pada Sintesis Nanopartikel Silika Pantai Purus Kota Padang Tika Yulian Rozi; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2527.799 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.4.351-356.2016

Abstract

Sintesis nanopartikel silika telah berhasil dilakukan dengan menggunakan bahan pasir pantai Purus Sumatera Barat. Nanopartikel silika disintesis menggunakan metode kopresipitasi, yaitu dengan cara merendam pasir dengan HCl 10 M selama 12 jam kemudian pasir direaksikan dengan NaOH 7 M.  Larutan disaring kemudian dititrasi dengan HCl 10 M sampai pH akhir mendekati 1-2. Hasil sintesis di dikalsinasi dengan variasi temperatur 600◦C, 700◦C dan 800◦C selama 5 jam. Berdasarkan hasil XRD diketahui bahwa sampel yang dikalsinasi dengan temperatur 600◦C memiliki kristal silika kuarsa dengan hasil sampingan berupa NaCl.  Kristal silika kuarsa dan kristobalit ditemukan pada sampel dengan temperatur kalsinasi 700◦C dan 800◦C.  Ukuran kristal ketiga sampel lebih besar dari pada 100 nm. Hasil SEM menunjukan bahwa semua sampel memiliki bentuk partikel yang tidak homogen dan mengalami penggumpalan.Kata kunci : nanopartikel, silika, kalsinasi, XRD, SEM
Karakteristik Air Lindi (Leachate) di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Air Dingin Kota Padang Resti Nanda Sari; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.167 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.1.93-99.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik air lindi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Air Dingin Kota Padang. Pengambilan sampel air lindi dilakukan pada 6 titik lokasi, yaitu sebelum masuk kolam kendali, di kolam kendali, setelah keluar dari kolam kendali dan sungai. Karakteristik air lindi ditentukan dari beberapa parameter yaitu Total Dissolved Solid (TDS), konduktivitas listrik, pH, suhu, Chemical Oxygen Demand (COD), Biology Oxygen Demand (BOD) dan kandungan logam berat. Air lindi pada TPA memiliki nilai COD dan BOD serta kandungan logam berat Pb yang cukup tinggi dan telah melebihi nilai baku mutu pada beberapa titik tertentu (sebelum kolam, di dalam kolam dan setelah keluar dari kolam kendali). Untuk parameter suhu dan kandungan logam berat Cu dan Fe nilainya masih berada jauh di bawah baku mutu untuk semua titik sampel. Nilai parameter air lindi antara bak kendali berfluktuasi, dan ada yang justru jadi lebih tinggi setelah melewati proses pada kolam kendali seperti pada parameter konduktivitas listrik, TDS, pH dan kandungan logam berat Pb, Cu dan Fe. Dari hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa fungsi kolam kendali air lindi yang ada di TPA Air Dingin masih kurang efektif. Kata kunci : TPA Air Dingin ,lindi, konduktivitas listrik, TDS, pH, logam berat.
Uji Kesesuaian Pesawat Fluoroskopi Intervensional merek Philips Allura FC menggunakan Detektor Unfors Raysafe X2 di Rumah Sakit Universitas Andalas Rika Susanti; Dian Milvita; Kri Yudi Pati Sandy
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.739 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.3.232-239.2017

Abstract

Telah dilakukan uji kesesuaian pesawat fluoroskopi intervensional merek Philips Allura FC menggunakan detektor unfors raysafe x2 di instalasi radiologi rumah sakit Universitas Andalas. Jenis pengujian yang dilakukan diantaranya uji kualitas citra, uji kolimasi, uji akurasi tegangan, uji kualitas berkas sinar-X, uji laju dosis tipikal pasien, uji kebocoran tabung sinar-X dan uji laju dosis input image intensifier. Hasil yang didapatkan yaitu untuk uji kualitas citra ≥ 1,6 lp/mm; uji kolimasi : (1) uji kesesuaian selisih lapangan kolimasi dengan berkas sinar-X sebesar 0,077% dan 0,25%, (2) uji kesesuaian lapangan berkas sinar-X dengan image intensifier sebesar 0,797% dan 0,503%, (3) uji kesesuaian titik pusat image intensifier dengan monitor sebesar 0,173%; uji akurasi tegangan dengan % error sebesar 4,02%; uji kualitas berkas sinar-X sebesar 5,14 mmAl pada tegangan 80 kVp; uji dosis tipikal pasien sebesar 6,81 mGy/menit dan 11,87 mGy/menit; uji kebocoran tabung sinar-X sebesar 0,159 mG/jam dan uji laju dosis input image intensifier sebesar 69,54 μGy/menit dan 45,84 μGy/menit. Hasil uji dibandingkan dengan nilai lolos uji yang ditetapkan oleh Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 9 Tahun 2011. Hasil yang diperoleh yaitu pesawat fluoroskopi intervensional merek Philips Allura FC dalam kondisi andal.Kata kunci : Uji Kesesuaian, Fluoroskopi Intervensional, Unfors Raysafe X2
Struktur Vertikal Distribusi Butiran Hujan di Kototabang Berdasarkan Pengamatan Micro Rain Radar (MRR) Indah Rahayu; Marzuki Marzuki; Hiroyuki Hashiguchi; Toyoshi Shimomai
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.156 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.4.287-296.2016

Abstract

Distribusi ukuran butiran hujan atau raindrop size distribution (RDSD) arah vertikal dari ketinggian 0,15 km hingga 4,65 km di Kototabang, Sumatera Barat, telah diteliti melalui pengamatan Micro Rain Radar (MRR) selama Januari-Desember 2012. Intensitas curah hujan (rainfall rate) dari Optical Rain Gauge (ORG) dan RDSD dari Parsivel digunakan untuk menguji kinerja MRR. Pengujian memperlihatkan bahwa MRR berfungsi dengan baik dimana intensitas curah hujan dari ORG berkorelasi dengan baik dengan MRR (r = 0,98) dan RDSD dari MRR secara umum juga memperlihatkan pola dan nilai yang sama dengan yang didapatkan Parsivel.  Selanjutnya, RDSD dari MRR dimodelkan dengan distribusi gamma dan parameternya didapatkan menggunakan metode momen.  Terlihat bahwa pertumbuhan RDSD di Kototabang dari ketinggian 4,65 km hingga 0,15 km sangat kuat yang kemungkinan disebabkan oleh proses tumbukan-penggabungan.  Hal ini ditandai dengan peningkatan konsentrasi butiran berukuran besar dengan penurunan ketinggian.  Peningkatan konsentrasi butiran hujan berukuran besar terhadap penurunan ketinggian berpengaruh kepada parameter-parameter hujan seperti radar reflectivity (Z) dan rainfall rate (R) yang menyebabkan peningkatan koefisien A (Z= ARb) terhadap penurunan ketinggian.  Dengan demikian, penggunaan persamaan Z-R yang konstan untuk setiap ketinggian bagi radar meteorologi di kawasan tropis khususnya Sumatera Barat tidak  tepat.Kata kunci: raindrop size distribution, MRR, Kototabang, distribusi gamma.
Sintesis Magnesium Oksida dengan Variasi Temperatur Sintering Ilma Husnah; Astuti Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.591 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.1.29-32.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sintesis magnesium oksida (MgO) menggunakan metode presipitasi. Nanopartikel MgO disintesis dengan memvariasikan temperature sintering yaitu 400 C, 500 C, 600 C, dan 700 C dengan massa PEG-6000 2 g. Struktur kristal, ukuran kristal, morfologi permukaan, dan distribusi diameter partikel dari nanopartikel ini dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Dari hasil analisis pola difraksi sinar-X ditunjukkan bahwa struktur kristal MgO berbentuk kubik dan morfologi permukaan MgO berbentuk bulat (spherical). Ukuran kristal semua sampel berkisar antara 27,36 – 45,57 nm dan ukuran partikel semua sampel berkisar antara 30,41 – 95,92 nm. Hasil SEM menunjukkan semakin tinggi temperatur sinteringnya maka morfologi permukaan MgO semakin homogen. Kata kunci: MgO, presipitasi, temperatur sintering, XRD, SEM
Pengaruh Persentase Serat Sabut Kelapa dan Resin Polyester Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Lara Putri Jatmika; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.769 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.387-393.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat sabut kelapa dan resin polyester terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Persentase serat sabut kelapa yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Persentase resin polyester pada penelitian ini adalah 0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, dan 1%. Pengujian yang dilakukan pada sampel meliputi uji densitas, daya serap air, porositas, kuat tekan, dan kuat lentur. Penambahan serat sabut kelapa dan resin polyester dapat membuat papan beton lebih ringan dibandingkan dengan papan GRC yang ada di pasaran. Nilai densitas yang terendah diperoleh pada 0,8% serat sabut kelapa yaitu 1,502 g/cm3 dan 0,75% resin polyester yaitu 1,509 g/cm3. Penambahan 0,6% serat sabut kelapa dan 0,75% resin polyester merupakan persentase optimum yang dapat diisikan ke dalam papan beton ringan. Nilai densitas papan beton ringan sudah memenuhi SNI 03-3449-2002 namun kuat tekan beton ringan jenis struktural belum memenuhi SNI 03-3449-2002. Nilai daya serap air beton ringan berbahan serat sabut kelapa dan resin polyester belum memenuhi SNI 03-2105-2006.Kata kunci: densitas, kuat tekan, porositas, resin polyester, serat sabut kelapa
Karakterisasi Struktur Kristal dan Sifat Magnetik Maghemit (γ-Fe2O3) yang Dioksidasi dari Magnetit (Fe3O4 ) dari Pasir Besi Batang Sukam Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat dengan Variasi Waktu Oksidasi Sisri Wahyu Nengsi; Arif Budiman; Dwi Puryanti
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.243 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.3.248-251.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi struktur kristal dan sifat maghemit hasil oksidasi magnetit (Fe3O4) pasir besi dengan waktu oksidasiyang bervariasi. Pasir besi yang digunakan berasal dari Batang Sukam Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat. Oksidasi dilakukan pada iffraction 400°C dengan variasi waktu oksidasi 1 jam, 5 jam, 10 jam, dan 15 jam. Karakterisasi struktur kristal sampel dilakukan dengan metoda X-Rays Difraction (XRD). Nilai suseptibilitas sampel diukur dengan alat Bartington Susceptibility Meter.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa mineral iffract pasir besi Batang Sukam didominasi oleh magnetit. Hasil oksidasi magnetit pasir besi adalah  maghemit dan iffract, tetapi maghemit yang mendominasi. Maghemit hasil oksidasi magnetit dengan waktu oksidasi yang bervariasi memiliki nilai suseptibilitas yang iffra sama. Nilai suseptibilitas maghemit hasil oksidasi tersebut  adalah 9437,5×10-8 m3/kg sampai 10030,7 ×10-8 m3/kg.Kata kunci : magnetit, maghemit, XRD dan suseptibilitas.
Karakteristik Arus-Tegangan Semikonduktor Copper Oxide Didoping dengan Zinc Oxide Sebagai Sensor Gas Hidrogen Zulfikri Syafnur; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.38 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.2.176-182.2017

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sensor gas hidrogen berupa pelet dengan bahan utama CuO yang didoping dengan ZnO. Pelet dibuat dengan variasi konsentrasi doping ZnO. Sensor gas hidrogen dibuat dengan menggunakan metode reaksi dalam keadaan padat. Sensor gas hidrogen diuji pada temperatur ruang dengan melihat karakteristik I-V, sensitivitas, konduktivitas, waktu respon, dan kristalinitas. Karakteristik I-V menunjukkan bahwa sampel dengan doping ZnO sebanyak 8% mol memiliki sensitivitas tertinggi yaitu 4,59 pada tegangan kerja 21 Volt. Nilai konduktivitas tertinggi dimiliki sampel CuO doping 2% mol ZnO yaitu 21,91 x 10-5/Ωm pada lingkungan hidrogen. Waktu respon sampel CuO didoping  8% mol ZnO adalah 45 s pada tegangan 21 Volt. Hasil XRD menunjukkan ukuran kristal CuO didoping 8% mol ZnO lebih besar dibandingkan dengan bahan CuO tanpa doping. Sensor gas hidrogen telah mampu membedakan kondisi di lingkungan hidrogen dengan kondisi di lingkungan udara, dengan sensitivitas yang tinggi dan waktu respon yang singkat. Sensor yang paling optimal digunakan adalah CuO didoping 8% mol ZnO.Kata kunci : sensor gas hidrogen, CuO, ZnO, sensitivitas, waktu respon
Karakterisasi Arus-Tegangan Sensor Gas Hidrogen Dari Bahan Komposit Semikonduktor TiO2-SnO2 Reza Hamdani; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.979 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.1.73-79.2018

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sensor gas hidrogen berupa pelet dengan bahan komposit TiO2-SnO2. Pelet sensor gas hidrogen dibuat dengan komposisi yang berbeda. Proses pembuatan sensor gas hidrogen diawali dengan pencampuran bahan, kalsinasi pada temperatur 500°C selama 4 jam, penggerusan, kompaksi dan sintering pada temperatur 700°C selama 4 jam dengan mengunakan metode reaksi dalam keadaan padat. Sensor gas hidrogen diuji pada temperatur ruang dengan mengukur nilai I-V, nilai sensitivitas, nilai konduktivitas, waktu respon dan karakterisasi XRD. Berdasarkan pengukuran I-V bahwa sampel 70% mol SnO2+30% mol TiO2 memiliki sensitivitas tertinggi yaitu 5,58 pada tegangan 27 Volt. Nilai konduktivitas tertinggi pada sampel 70%mol SnO2+30% mol TiO2 yaitu 6,34x10-2/Ωm pada lingkungan hidrogen. Waktu respon sampel 70%mol SnO2+30% mol TiO2 pada tegangan 27 volt adalah 36 sekon. Hasil XRD menunjukaan ukuran kristal 70% mol SnO2 + 30% mol TiO2  adalah 141,64 nm lebih kecil dibandingkan dengan bahan SnO2 dan TiO2 tanpa doping yaitu 149,101 nm dan 159,25 nmKata kunci: konduktivitas, sensitivitas, sensor gas hidrogen, TiO2-SnO2, waktu respon.
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Optik Nanopartikel Silika yang Dilapisi Nanopartikel Emas Ebriyen Zeni; Mulda Muldarisnur; Syukri Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.054 KB) | DOI: 10.25077/jfu.7.1.21-26.2018

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi struktur dan sifat optik nanopartikel silika yang dilapisi nanopartikel emas. Sintesis dilakukan pada suhu 95 °C dengan variasi rasio mol APTES terhadap gugus silanol pada nanopartikel silika sebesar 1,0 dan 1,4  serta Au 0,1 dan 0,2 ml. Karakterisasi dilakukan menggunakan FTIR, SEM-EDS, dan Spektrofotometer UV-Vis. Spektrum FTIR menunjukkan adanya ikatan antara APTES dengan silika pada daerah serapan sekitar 1500 cm-1 dan keberadaan nanopartikel emas ditunjukkan dari hasil SEM-EDS. Karakterisasi SEM  menunjukkan nanopartikel emas menempel pada permukaan silika. Respon magnetik sampel ditunjukkan dari hasil spektrofotometer UV-Vis dengan dua puncak yaitu resonansi dipol dan resonansi kuadrupol.Kata kunci: APTES, nanopartikel emas, nanopartikel silika, respon magnetik, sifat optik

Page 27 of 179 | Total Record : 1790