cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Pengaruh Panjang Pengupasan Terhadap Sensitivitas dan Akurasi Sensor Gula Darah Menggunakan Serat Optik Singlemode Resti Novirza; Muldarisnur Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.309 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.72-76.2019

Abstract

Telah dilakukan optimasi panjang pengupasan sensor serat optik singlemode untuk memperolehsensitivitas dan akurasi yang tinggi pada sensor pengukuran gula darah. Panjang pengupasan divariasikan antara 1 cm hingga 5 cm dengan interval 1 cm. Serat optik digunakan untuk memandu cahaya dari sumber laser dioda merah (λ=650nm) ke detektor fotodioda. Interaksi antara gelombang evanescent dan molekul glukosa dalam darah meningkat karena sebagian cladding pada serat optik dikupas. Perbedaan kedalaman penetrasi karena panjang pengupasan mempengaruhi sensitivitas dan akurasi sensor yang telah dirancang. Sensitivitas tertinggi yaitu 1,034 mV/(mg/dL) yang diperoleh pada panjang pengupasan 3 cm. Sensitivitas terendah diperoleh pada panjang pengupasan 5 cm dengan nilai 0,453 mV/(mg/dL). Akurasi tertinggi terdapat pada panjang pengupasan 2 cm dengan nilai 95,23% dan akurasi terendah pada panjang pengupasan 1 cm dengan nilai 93,35%. Clark Error Grid Analisis menunjukkan bahwa data tersebar 95% di daerah A dan 0,5% di daerah B yang mempenyai error yang kecil, artinya optimasi sensor gula darah akurat dan dapat diandalkan.Kata kunci: sensor gula darah, gelombang evanescent, panjang pengupasan, sensitivitas, akurasi.
Rancang Bangun Sistem Pengaman Sepeda Motor Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) dan Notifikasi Melalui Handphone Meli Mildawati; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.471 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.13-19.2019

Abstract

Sistem pengaman sepeda motor menggunakan radio frequency identification (RFID) dan notifikasi melalui handphone yang dikontrol dengan modul Arduino Uno telah dirancang bangun. RFID terdiri dari sebuah RFID tag dan RFID reader. RFID tag yang memiliki kode yang berbeda-beda, digunakan sebagai kunci untuk menghidupkan sepeda motor setelah kunci kontak digunakan. RFID reader dapat membaca tag pada jarak maksimal 1,26 cm. Sepeda motor yang dihidupkan tanpa menggunakan RFID tag atau RFID tag tidak sesuai menyebabkan aktifnya reed switch pada pelek roda depan. Ketika roda telah berputar sebanyak empat kali, maka alarm aktif dan GSM SIM 800L mengirimkan notifikasi berupa SMS sebanyak satu kali dan misscall sebanyak tiga kali ke nomor handphone pemilik sepeda motor. Waktu delay rata-rata SMS dan miscall berturut-turut adalah 5,42 s, 8,62 s, 61,14 s dan 113,16 s. Kata kunci: sistem pengaman sepeda motor, RFID, Arduino Uno , reed switch, GSM SIM 800L
Analisis Burn Up pada Reaktor Pembiak Cepat Berpendingin Pb-Bi dengan Variasi Fraksi Bahan Bakar dan Bahan Pendingin Nurkholilah Nurkholilah; Dian Fitriyani
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.08 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.184-190.2019

Abstract

Telah dilakukan simulasi pada desain Reaktor Pembiak Cepat Berpendingin Logam Cair (Pb-Bi), menggunakan kode simulasi berbasis bahasa pemograman Delphi 7.0 untuk menganalisis pembiakan bahan fisil 239Pu. Perhitungan diterapkan pada teras reaktor 2-D (dua dimensi) geometri r-z (silinder) dengan menempatkan bahan fertil (blanket) pada teras bagian luar. Teras reaktor dirancang beroperasi pada daya 150 MWt dengan bahan bakar campuran uranium dan plutonium nitrida dan pendingin logam cair Pb-Bi.  Simulasi dilakukan terhadap beberapa variasi fraksi bahan bakar (35%, 40% dan 45%) dan bahan pendingin yang diawali dengan penyelesaian persamaan difusi untuk mendapatkan nilai faktor multiplikasi, fluks neutron dan distribusi daya.  Nilai fluks yang diperoleh digunakan untuk menghitung perubahan densitas atom selama reaktor beroperasi yang diperlukan untuk menganalisis susutan bahan bakar.  Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai faktor multiplikasi neutron (keff) untuk semua fraksi berada dalam kondisi kritis. Untuk mencapai kondisi kritis diperlukan pengaturan enrichment, pada fraksi bahan bakar yang rendah diperlukan enrichment yang besar dan untuk fraksi bahan bakar yang tinggi diperlukan enrichment yang kecil. Pengaturan enrichment berpengaruh juga pada nilai distribusi fluks neutron, distribusi daya, densitas bahan bakar, breeding ratio dan burn up. Kinerja neutronik yang paling optimal diperoleh pada fraksi bahan bakar 45% dan pendingin 35%. Densitas plutonium tertinggi diperoleh pada fraksi bahan bakar 45% yang merupakan hasil reaksi fisi bahan bakar setelah 1 siklus (4 tahun) operasi. Nilai pertambahan densitas isotop diketahui dari nilai Breeding Ratio (BR) yang besar dari 1.Kata kunci: breeding ratio, bahan fisil, burn up, reaktor pembiak cepat
Pengaruh Temperatur Sintesis Hidrotermal Terhadap Diameter Nanopartikel Seng Oksida Adine Melossa Famia; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.604 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.127-132.2019

Abstract

Pengaruh temperatur terhadap diameter nanopartikel seng oksida (ZnO) yang disintesis dengan metode hidrotermal telah diteliti. Temperatur divariasikan sebesar 70 °C, 80 °C, 90 °C, 100 °C, dan 110 °C. Nanopartikel ZnO dikarakterisasi dengan Scanning Electron Microscope untuk mengamati morfologi permukaan dan menentukan ukuran partikel. XRD digunakan untuk mengetahui struktur dan ukuran kristal.  Temperatur mempengaruhi ukuran partikel setiap sampel dengan diameter yaitu, 76,72; 95,32; 170,72; 100,37; dan 54,27 nm.  Ukuran kristal semua sampel berturut-turut adalah 42.07; 52.7; 52.7; 52.7; dan 42.07 nm. Diameter partikel dan ukuran kristal dipengaruhi oleh temperatur sintesis, dimana semakin tinggi temperatur sintesis, semakin kecil diameter partikel dan ukuran kristal ZnO yang terbentuk. Nanorod terbentuk pada temperatur 80 °C dengan aspek rasio sebesar 1,7.Kata kunci: nanopartikel, temperatur, seng oksida (ZnO), hidrotermal
Pengaruh Persentase Serat Pinang terhadap Sifat Mekanik dan Biodegradabilitas Komposit Polipropilena dengan Penambahan Pati Pisang Mila Putri Artika; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.356 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.158-163.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh persentase serat pinang terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas komposit polimer dengan penambahan pati pisang. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode blend dan hand lay-up. Variasi Persentase serat 0%, 3%, 5%, 7%, dan 9%. Panjang serat yaitu 3,5 mm. Nilai kuat tarik tertinggi pada sampel dengan  persentase  serat 3 % yaitu 20,69 MPa. Modulus elastisitas tertinggi diperoleh pada persentase serat 5 % yaitu 489,93 MPa. Nilai regangan dan kuat impak tertinggi pada persentase serat 9% dan 7%  yaitu 5,6 % dan 0,072 J/mm2. Nilai biodegradabilitas rata-rata sebesar 0,0028%. Semakin banyak serat maka komposit makin mudah terbiodegradasi. Pada uji mekanik belum didapat persentase serat optimum karena setiap pengujian diperoleh nilai optimum berbeda. Pada uji spektrum FTIR diperoleh informasi terbentuknya ikatan baru. Dari penelitian diperoleh bahwa nilai fraksi volume kritis  terdapat pada persentase 5% dan 7%.Kata kunci: serat pinang, polipropilena, pati pisang, kuat tarik, kuat impak, biodegradasi.
Rancang Bangun Sistem Telemetri Pendeteksi Keberadaan Hewan Penelitian Menggunakan Sensor PIR dan Drone Berbasis Arduino Uno R3 Irfandi Prayogi; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.762 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.99-105.2019

Abstract

Telah dirancang bangun alat pendeteksi hewan penelitian dengan sensor passive infrared (PIR), mengggunakan sistem telemetri dan dibawa oleh drone SOLO 3DR. Sistem terdiri dari tiga unit yaitu transmitter, repeater dan receiver. Unit transmitter yang terdiri dari rangkaian sensor PIR HCSR-501, buzzer dan transceiver nRF24L01+. Arduino Uno R3 digunakan sebagai pemrosesan program. Hasil deteksi hewan kemudian dikirim ke unit repeater. Unit repeater terdiri atas rangkaian transceiver nRF24L01+ yang berfungsi sebagai penguat sinyal yang akan dibawa oleh drone. Unit receiver terdiri atas rangkaian transceiver nRF24L01+ dan LCD yang berfungsi sebagai penerima dan penampil data yang dikirimkan sebelumnya. Hasil karakterisasi sensor PIR didapatkan jarak maksimum mendeteksi manusia yaitu 9 m dan mendeteksi kucing 80 cm. Sistem telemetri transceiver nRF24L01+ memiliki jangkauan maksimum 900 m ketika tanpa penghalang dan 350 m ketika ada penghalang dengan kondisi cuaca cerah. Sistem  drone SOLO 3DR memiliki jarak maksimum horizontal 763 m dan jarak maksimum vertikal 125 m. Pengujian pengiriman data hasil deteksi hewan menggunakan telemetri nirkabel didapat hasil jarak pengiriman maksimum  500 m dengan ketinggian 30 m.Kata kunci : arduino uno R3, drone, sensor PIR, transceiver NRF24l01+.
Pengaruh Penambahan Aluminium Pasta dengan Sikacim Concrete Additive atau Katalis Mekpo Terhadap Sifat Fisis Papan Beton Ringan Berserat Sabut Kelapa Deri Wahyuni; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.408 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.191-197.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan aluminium pasta dengan sikacim concrete additive dan katalis MEKPO terhadap sifat fisis papan beton ringan berserat sabut kelapa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui persentase optimum penambahan aluminium pasta terhadap sifat fisik dan sifat mekanik pada papan beton ringan berserat sabut kelapa. Persentase aluminium pasta yang digunakan adalah 0,05%, 0,1%, 0,2%, 0,3%, dan 0,4%. Pengujian yang dilakukan pada sampel yaitu uji sifat fisik (densitas dan porositas) dan uji sifat mekanik (kuat tekan dan kuat lentur). Penambahan aluminium pasta dengan sikacim concrete additive dan katalis MEKPO menurunkan densitas karena bertambahnya porositas. Densitas minimum sebesar1,71 g/cm3 didapatkan pada penambahan aluminium pasta 0,4% dengan sikacim concrete additive. Porositas maksimum sebesar 39,1% didapat pada penambahan aluminium pasta 0,4% dengan sikacim concrete additive. Nilai kuat tekan maksimum sebesar 78 kg/cm2 pada penambahan aluminium pasta 0,05% dengan sikacim concrete additive dan kuat tekan semakin berkurang ketika penambahan aluminium pasta semakin meningkat. Kuat lentur maksimum yang dihasilkan sebesar 72 kg/cm2 pada penambahan aluminium pasta 0,1% dengan sikacim concrete additive. Semakin besar penambahan aluminium pasta, semakin menurun kuat lentur. Sifat fisik dan sifat mekanik papan beton ringan dengan sikacim concrete additive lebih baik dari papan beton ringan dengan katalis MEKPO. Densitas, porositas dan kuat tekan papan beton ringan berserat sabut kelapa telah memenuhi standar SNI- 03-3449-2002 dan SNI-03-2105-2006 namun kuat lentur belum memenuhi standar.Kata kunci: aluminium pasta, sikacim concrete additive,katalis MEKPO, serat sabut kelapa, papan beton ringan
Pengaruh Konsentrasi Larutan Prekursor Terhadap Morfologi dan Ukuran Kristal Nanopartikel Seng Oksida Fitria Ardhiati; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.709 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.133-138.2019

Abstract

Pengaruh konsentrasi larutan prekursor terhadap morfologi dan ukuran nanopartikel seng oksida (ZnO) yang disintesis menggunakan metode hidrotermal telah diteliti. Larutan ZnO dengan konsentrasi 15 mM, 20 mM, 25 mM, 30 mM dan 35 mM disiapkan menggunakan prekursor zinc nitrate tetrahydrate dan hexamethylenetetramine dengan pelarut aquades. Morfologi nanopartikel ZnO yang terbentuk dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) dan ukuran kristal dikarakterisasi menggunakan XRD. Hasil karakterisasi menggunakan SEM menujukkan bahwa sampel yang tebentuk mengalami aglomerasi. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa sampel adalah ZnO dengan struktur heksagonal Ukuran kristal dihitung menggunakan persamaan Debye-Scherrer dan diperoleh bahwa ukuran kristal berada pada rentang 25,4 – 27,5 nm. Dari penelitian diperoleh bahwa variasi konsentrasi larutan prekursor menyebabkan adanya perubahan ukuran kristal tapi tidak terlalu signifikan.Kata kunci: Zno, hidrotermal, ukuran kristal
Analisis Suseptibilitas Magnetik Tanah Lapisan Atas sebagai Parameter Kesuburan Tanah pada Lahan Pertanian Bagindo Ichsan Rangkuti; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.314 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.164-170.2019

Abstract

Telah dilakukan analisis suseptibilitas magnetik tanah lapisan atas sebagai parameter kesuburan tanah pada lahan pertanian. Pengambilan sampel dilakukan di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok dengan 4 lahan pertanian yaitu bawang merah, cabai merah, kentang, dan tomat serta satu lahan yang belum dijadikan lahan pertanian (lahan kosong). Pengambilan sampel diambil pada kedalaman 20 cm dengan jarak 2 meter antara titik pengambilan sampel. Sampel diambil sebanyak 10 sampel pada setiap lahan sehingga diperoleh 50 sampel. Pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan MS2B Bartington Susceptibility Meter dengan dua frekuensi, yaitu 0,47 kHz low frequency (LF) dan 4,7 kHz high frequency (HF). Pada lokasi lahan bawang merah memiliki nilai suseptibilitas magnetik (χLF) dengan rata-rata 281,6×10-8  m3/kg, lahan cabai merah dengan rata-rata 376,3×10-8 m3/kg, lahan kentang dengan rata-rata 240,4×10-8 m3/kg, lahan tomat dengan rata-rata 244,9×10-8 m3/kg, lahan kosong dengan rata-rata 789,8×10-8 m3/kg. Hasil uji XRF menunjukkan bahwa mineral magnetik yang terdapat pada semua lokasi lahan pengambilan sampel adalah hematit. Lahan kosong memiliki nilai χFD(%) kurang dari 2% dikatakan masih memiliki kesuburan tanah yang baik untuk bercocok tanam sedangkan lahan pertanian memiliki nilai χFD(%) 2-10% dikatakan  telah mengalami penurunan kesuburan tanah untuk bercocok tanam.Kata kunci : bulir superparamagnetik, suseptibilitas magnetik, Alahan Panjang
Analisis Pengaruh Komposisi Serbuk terhadap Sifat Fisis dan Mekanis Komposit Papan Partikel Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit, Serbuk Kayu dan Tempurung Kelapa Wirnu Hidanto; Mora Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.796 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.2.106-112.2019

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi tandan kosong kelapa sawit, serbuk kayu,  dan tempurung kelapa terhadap sifat fisis dan mekanis papan partikel. Sifat fisis yang diuji meliputi densitas, kadar air, dan daya serap air sedangkan pengujian sifat mekanis meliputi Modulus of Elasticity (MOE) dan Modulus of Rupture (MOR). Ukuran partikel yang digunakan adalah partikel tandan kosong kelapa sawit lolos ayakan 50 mesh, serbuk kayu dan tempurung kelapa lolos ayakan 100 mesh. Hasil ayakan dibagi lima komposisi dengan  rasio persentase dari serbuk kayu meranti:tempurung kelapa yaitu 25:5, 20:10, 15:15, 10:20, 5:25. Hasil uji sifat fisis seperti densitas terendah 0,97 g/cm3 pada komposisi 25:5 sedangkan densitas tertinggi 1,09 g/cm3 pada komposisi 5:25, kadar air papan terendah 0,89% pada komposisi 5:25 sedangkan kadar air tertinggi 1,85% pada komposisi 25:5, nilai daya serap air terendah 15,17% pada komposisi 5:25 sedangkan daya serap air tertinggi 34,47% pada komposisi 25:5. Hasil uji sifat mekanis seperti MOE terendah sebesar 396,26 kg/cm2 pada komposisi 10:20 sedangkan MOE tertinggi sebesar 984,93 kg/cm2 pada komposisi 25:5 dan MOR terendah 102,35 kg/cm2 pada komposisi 10:20 sedangkan MOR tertinggi 199,91 kg/cm2 pada komposisi 25:5. Sifat fisis dan mekanis papan yang didapatkan telah memenuhi standar SNI 03-2105-2006 kecuali untuk pengujian densitas dan MOE.Kata kunci: papan partikel, sifat fisis, sifat mekanis, tandan kosong kelapa sawit, serbuk kayu, tempurung      kelapa.

Page 35 of 179 | Total Record : 1790