cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Analisis Nilai CTDI di Udara dengan Variasi Faktor Eksposi dan Tebal Slice pada Pesawat CT-Scan Merek GE Optima 660 Harmayeni Harmayeni; Dian Milvita; Kri Yudi Pati Sandy
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.746 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.52-56.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis nilai CTDI di udara dengan variasi faktor eksposi dan tebal slice pada pesawat CT-Scan merek GE Optima 660. Pengukuran CTDI pada pesawat CT-Scan menggunakan detektor Unfors RaySafe Xi di Instalasi Radiologi Semen Padang Hospital. Posisi pengukuran yang dilakukan adalah di udara pada pusat rotasi di pertengahan gantry. Hasil yang didapatkan yaitu nilai CTDI di udara meningkat dengan bertambahnya faktor eksposi yang diberikan. Nilai CTDI di udara yang diperoleh tidak jauh berbeda untuk setiap variasi tebal slice yang diberikan. Dosis radiasi udara yang dikeluarkan oleh CT-Scan merek GE Optima 660 masih di bawah batas yang diperbolehkan oleh Perka BAPETEN No. 2 Tahun 2018.Katakunci: CTDI , faktor eksposi, pesawat CT-Scan, Unfors RaySafe Xi
Karakteristik Sensor Gas Hidrogen dari Bahan Komposit TiO2 dan CeO2 Arva Yogi; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.781 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.84-90.2019

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sensor gas hidrogen berupa pelet dengan bahan TiO2-CeO2. Pelet sensor gas hidrogen dibuat sebanyak lima sampel dengan variasi komposisi yang berbeda. Proses pembuatan sensor gas hidrogen diawali dengan pencampuran bahan menggunakan metode reaksi dalam keadaan padat. Sensor gas hidrogen diuji pada temperatur ruang dengan melihat karakteristik I-V, nilai sensitivitas, nilai konduktivitas, waktu respon, dan karakterisasi XRD. Berdasarkan pengukuran karakteristik I-V bahwa sampel 30% mol TiO2+70% mol CeO2 memiliki sensitivitas tertinggi. Sensitivitas didapat yaitu 13,5 pada tegangan 3 Volt. Nilai konduktivitas tertinggi dimiliki sampel 30% mol TiO2+70% mol CeO2 yaitu 136,020 Ω-1.m-1 pada lingkungan hidrogen. Waktu respon sampel 30% mol TiO2+70% mol CeO2 pada tegangan 3 Volt adalah 45 sekon. Hasil XRD menunjukkan ukuran kristal 30% mol TiO2+70% mol CeO2 yaitu 91,95 nm, lebih kecil dibandingkan dengan bahan TiO2 murni yaitu 118,23 nm dan CeO2 murni yaitu 127,056 nm.Kata kunci: sensor gas hidrogen, TiO2-CeO2, konduktivitas, sensitivitas, waktu respon
Karakterisasi Arus-Tegangan Sensor Gas Hidrogen dari Bahan Komposit TiO2-SrCO3 Hudya Fitra Hasmin; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.943 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.26-33.2019

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi sensor gas hidrogen berupa pelet dengan bahan komposit TiO2-SrCO3. Pelet sensor gas hidrogen dibuat dengan komposisi yang berbeda untuk setiap sampel. Proses pembuatan sensor gas hidrogen diawali dengan pencampuran bahan, kalsinasi pada temperatur 500°C selama 4 jam, penggerusan, kompaksi dan sintering pada temperatur 700°C selama 4 jam dengan mengunakan metode reaksi dalam keadaan padat. Sensor gas hidrogen diuji pada temperatur ruang dengan pengukuran karakteristik I-V, nilai sensitivitas, selektivitas, konduktivitas, waktu respon, dan karakterisasi XRD. Berdasarkan pengukuran karakteristik I-V diperoleh bahwa bahan dengan komposisi 70% mol TiO2 + 30% mol SrCO3 memiliki sensitivitas dan selektivitas tertinggi. Nilai sensitivitas yang diperoleh yaitu 4,4 pada tegangan 24 volt, sedangkan nilai selektivitas yaitu 3,26 pada tegangan 24 volt. Nilai konduktivitas tertinggi dimiliki bahan dengan komposisi 70% mol TiO2 + 30% mol SrCO3 yaitu 8.44 x 10-4/Ωm pada lingkungan hidrogen. Waktu respon bahan dengan komposisi 70% mol TiO2 + 30% mol SrCO3 terhadap gas hidrogen adalah 43 s dan waktu respon terhadap gas oksigen adalah 49 s pada tegangan 24 volt. Hasil XRD menunjukkan ukuran kristal 100% TiO2 yaitu 149,01 nm, ukuran kristal 100% SrCO3 yaitu 127,128 nm, dan ukuran kristal 70% TiO2 + 30% SrCO3 adalah 159, 315 nm. Campuran TiO2 didoping SrCO3 telah terbentuk senyawa baru yaitu Sr2(TiO4). Kata kunci: sensor, TiO2-SrCO3, gas hidrogen, sensitivitas, waktu respon
Analisis Nilai Noise dari Citra Pesawat CT-Scan pada Beberapa Rekonstruksi Kernel dengan Variasi Slice Thickness Almuslimiati Almuslimiati; Dian Milvita; Heru Prasetio
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.108 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.57-63.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis nilai noise dari citra pesawat CT-Scan pada beberaparekonstruksi kernel dengan variasi slice thickness. Penelitian dilakukan dengan menggunakan fantom sebagai bahan pengganti pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan rekonstruksi kernel terhadap nilai noise. Nilai noise ysng didapatkan dibandingkan dengan batas toleransi yang diizinkan oleh BAPETEN. Slice thickness terbaik akan ditentukan dari masing-masing rekonstruksi yang digunakan. Penelitian dilakukan pada arus 250 mAs dan tegangan 120 kV dengan menggunakan rekonstruksi kernel standar, lung, soft, edge, bone dan chest serta variasi slice thickness dari 1 mm – 10 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan rekonstruksi kernel yang digunakan memberikan pengaruh berupa peningkatan nilai noise. Nilai noise yang didapatkan masih dalam batas toleransi yang diizinkan oleh BAPETEN. Slice thickness yang paling baik adalah dengan ketebalan 6 mm, karena pada ketebalan ini dihasilkan nilai noise yang paling sedikit. Penggunaan slice thickness yang tidak terlalu tebal akan membuat citra menghasilkan detail-detail gambar yang tinggi dan sebaliknya, untuk itu perlu adanya optimasi penggunaan slice thickness agar bagian tubuh yang menjadi objek pemeriksaan dapat didiagnosis dengan baik.Kata kunci : fantom, noise, rekonstruksi kernel, slice thickness
Morfologi Dan Sifat Optik Lapisan Tipis Opal yang Dideposisi Menggunakan Metode Modified Vertical Deposition Sri Rahayu; Mulda Muldarisnur
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.444 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.1-5.2019

Abstract

Telah dilakukan pembuatan lapisan tipis opal dengan menggunakan metode modified vertical deposition. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh kecepatan penarikan substrat dari suspensi koloid polysterene terhadap sifat optik dan homogenitas ketebalan lapisan tipis opal. Pembuatan sampel dilakukan dengan kecepatan penarikan 1 mm/jam, 5 mm/jam, 10 mm/jam dan 12 mm/jam. Sampel dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik, spektrofotometer UV-Vis dan SEM (Scanning Electron Microscopy). Mikroskop Optik menunjukkan ketebalan lapisan opal yang tidak homogen. Karakterisasi UV-Vis menunjukkan adanya puncak absorbansi pada lapisan opal pada kecepatan 1 mm/jam sedangkan SEM menunjukkan adanya lapisan opal yang multilayer (berlapis banyak) pada kecepatan penarikan 1 mm/jam. Kata kunci: Lapisan tipis opal, Mikroskop Optik, SEM, UV-Vis, variasi kecepatan.
Analisa Pola Temperatur Udara Permukaan di Sumatera Barat Tahun 1980 - 2017 Hanifah Azzaura Musyayyadah; Mutya Vonnisa
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.838 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.91-97.2019

Abstract

Temperatur udara permukaan di Sumatera Barat telah diteliti menggunakan data stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk 11 tahun pengamatan (2007 – 2017) di empat lokasi, yaitu Teluk Bayur (Padang), Minang Kabau (batas kota Padang – Padang Pariaman), Sincincin (Padang Pariaman) dan Padang Panjang. Selain itu digunakan juga data re-analisis dari European Centre for Medium-Range Weather Forecasts Re-Analysis interim model data (ECMWF ERA-Interim) untuk 38 tahun pengamatan (1980 – 2017). Osilasi internal temperatur udara permukaan di Sumatera Barat diamati menggunakan transformasi wavelet dengan mother Maxican Hat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur udara permukaan rata – rata di Sumatera Barat meningkat sekitar 0,007⁰C-0,01⁰C/tahun. Temperatur maksimum harian meningkat sekitar 0,058⁰C-0,066⁰C/tahun, sedangkan temperature udara minimum harian meningkat sekitar 0,028⁰C-0,045⁰C/tahun. Periode ulang temperatur udara permukaan di Sumatera Barat yang paling dominan adalah satu tahun, atau biasa disebut osilasi tahunan yang disebabkan oleh monsun. Selain itu, terdapat osilasi 4 dan 8 tahun yang bersesuaian dengan siklus El-Nino Southern Oscillation (ENSO). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa temperatur udara permukaan di Sumatera Barat dipengaruhi oleh monsun dan ENSO. Kata kunci: Temperatur udara permukaan, Sumatera Barat, ERA-Interim, monsun, ENSO
Pengaruh Penambahan Sekam Padi dengan Tambahan Serat Pinang Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Ressi Anggraini; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.719 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.34-40.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan sekam padi dengan tambahan serat pinang terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Penambahan sekam padi yang digunakan adalah 0%, 10%, 20%, 30% dan 40%. Pengujian sifat fisik dan mekanik yang diuji meliputi densitas, porositas, daya serap air dan kuat tekan dengan ukuran sampel 5 cm x 5 cm x 1 cm, sedangkan kuat lentur dengan ukuran sampel 20 cm x 5 cm x 1 cm. Nilai densitas minimum yaitu 1,48 g/cm3 terdapat pada penambahan sekam padi 40%. Daya serap air mengalami kenaikan dengan bertambahnya sekam padi pada persentase 40% yaitu 15,84%. Nilai porositas semakin naik seiring bertambahnya persentase sekam padi, dimana nilai maksimum terdapat pada persentase 40% yaitu 23,78%. Kuat tekan maksimum yaitu 56,33 kg/cm2 pada persentase sekam padi 10% dan hampir mendekati SNI 03-3449-2002, sedangkan untuk nilai kuat lentur maksimum yaitu 38,83 kg/cm2 pada persentase 10%. Hasil pengujian menyatakan papan beton ringan dengan variasi sekam padi telah memenuhi SNI 03-3449-2002 dengan nilai densitas <1,90 g/cm3.Kata kunci: papan beton, kuat tekan, kuat lentur, densitas, daya serap air dan porositas
Analisis Percepatan Tanah Gempa di Sumatera Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Metode Backpropagation Toni Widianto; Zulfi Abdullah; Dwi Pujiastuti
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.294 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.64-71.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang percepatan tanah menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) yang bertujuan untuk menganalisis serta memprediksi percepatan tanah di Sumatera. Penelitian inimenggunakan data percepatan tanah yang direkam dengan accelerograph yang terdapat pada 3 stasiun di Sumatera Barat, yaitu Stasiun Geofisika Padang Panjang (PAPA), Stasiun Meteorologi Ketaping (PATA), dan Stasiun Maritim Teluk Bayur (PATU). Pengolahan data ini menggunakan metode backpropagation. Dalam pengolahan data, dilakukan dengan 2 jenis pembagian data, yaitu pembagian data dengan rasio 50:50, dimana data tahun 2016 dan 2017 digunakan sebagai target uji, selanjutnya pembagian dengan rasio 80:20, dimana data tahun 2017 digunakan sebagai target uji. Setelah dilakukan proses pelatihan dan pengujian, didapatkan bahwa pembagian data dengan rasio 80:20 mendapatkan hasil yang lebih baik daripada pembagian data dengan rasio 50:50. Secara keseluruhan pada proses pengolahan data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa JST tidak mampu memprediksi percepatan tanah di Sumatera, hal ini dikarenakan nilai error yang didapatkan cukup besar.Kata kunci: percepatan tanah, jaringan syaraf tiruan, backpropagation
Efek Variasi Komposisi dan Waktu Milling terhadap Sifat Fisis dan Kuat Tekan Keramik Clay Afifah Alif Mahdalena; Mora Mora
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.775 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.6-12.2019

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai efek variasi komposisi dan waktu milling terhadap sifat fisis dan kuat tekan keramik clay. Clay dimilling menggunakan ball mill dengan variasi waktu 5 dan 10 jam. Sampel dibuat dengan perbandingan massa clay yang tidak dimilling dengan clay yang dimilling adalah 100%:0%, 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40%, 0%:100%. Susut bakar keramik clay minimum adalah 17,3% yang terdapat pada komposisi campuran massa 60%:40 % yang dimilling selama 5 jam. Nilai densitas keramik tertinggi terdapat pada komposisi massa 60%:40% clay yang dimilling 5 jam yaitu 1,853 gr/cm3. Porositas terendah pada komposisi massa 80 %:20% clay yang dimilling 5 jam yaitu 25,21 %. Kuat tekan tertinggi pada komposisi massa 60%:40% yang dimilling 5 jam yaitu 584,03 kg/cm2. Hasil XRD menunjukan clay mengandung mineral kaolinit, illite, dan kuarsa. Ukuran kristal clay tidak dimilling yaitu 105,381 nm, setelah dimilling 5 jam menjadi 100,058 nm dan setelah milling 10 jam menjadi 94,335 nm. Hasil SEM menunjukan ukuran partikel clay tidak dimilling adalah 12,083 μm, setelah dimilling 5 jam menjadi 9,005 μm dan setelah dimilling 10 jam menjadi 18,9 μm. Kata kunci : keramik clay, clay, milling, susut bakar
Identifikasi Kandungan Timbal (Pb), Tembaga (Cu) dan Kadmium (Cd) pada Air Sungai Malakutan Kota Sawahlunto Nadya Eka Handayani Eldrin; Dwi Puryanti; Arif Budiman
Jurnal Fisika Unand Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.863 KB) | DOI: 10.25077/jfu.8.1.41-45.2019

Abstract

Penelitian identifikasi logam timbal, tembaga dan kadmium pada air Sungai Malakutan Kota Sawahlunto telah dilakukan. Pengambilan sampel dilakukan pada lima lokasi pada hilir sungai dengan jarak antara lokasi adalah 500 m. Pada setiap lokasi diambil sampel pada tiga titik, yaitu dua di pinggir sungai dan satu di tengah sungai. Identifikasi dilakukan berdasarkan parameter nilai pH, konduktivitas listrik, Total Disolved Solid (TDS), dan kandungan logam berat Pb, Cu dan Cd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH rata-rata sebesar 8,2. Hal ini mengindikasikan bahwa air Sungai Malakutan sudah mulai mengalami pencemaran. Nilai rata-rata konduktivitas listrik sampel adalah 153,4 μS/cm. Nilai rata-rata TDS sampel adalah 109, ppm. Konsentrasi tertinggi kandungan logam berat Pb, Cu dan Cd berturut-turut adalah 0,458 mg/L, 0,062 mg/L dan 0,012 mg/L. Berdasarkan parameter tersebut dapat dikatakan bahwa air Sungai Malakutan Kota Sawahlunto tercemar karena nilai-nilai parameter tersebut berada di atas nilai standar baku mutu air sungai kelas II menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001.Kata kunci: kandungan logam berat, konduktivitas listrik, pH, TDS

Page 34 of 179 | Total Record : 1790