cover
Contact Name
Dr. rer.nat. Muldarisnur
Contact Email
-
Phone
+6282387463421
Journal Mail Official
jfu@sci.unand.ac.id
Editorial Address
Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas ,Kampus Unand Limau Manis Padang 25163
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Fisika Unand
Published by Universitas Andalas
ISSN : 23028491     EISSN : 26862433     DOI : https://doi.org/10.25077/jfu
Makalah yang dapat dipublikasikan dalam jurnal ini adalah makalah dalam bidang Fisika meliputi Fisika Atmosfir, Fisika Bumi, Fisika Intrumentasi, Fisika Material, Fisika Nuklir, Fisika Radiasi, Fisika Komputasi, Fisika Teori, Biofisika, ataupun bidang lain yang masih ada kaitannya dengan ilmu fisika.
Articles 1,790 Documents
Rancang Bangun Sistem Peringatan Physical Distancing Sebagai Salah Satu Upaya Mencegah Penyebaran COVID-19 Jovanda Andesfa; Wildian Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4015.348 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.453-460.2021

Abstract

Telah dirancang  suatu sistem peringatan yang dapat membantu orang menerapkan physical distancing. Sistem ini berbasis Arduino UNO R3 dengan sistem kontrol yang terdiri dari 3 sensor passive infrared receiver (PIR) dan 3 sensor ultrasonik HC-SR04. Sensor PIR memilkiki kemampuan mendeteksi radiasi inframerah pada panjang gelombang  8-14 mikrometer. Manusia sebagai objek deteksi sistem memancarkan radaiasi inframerah pasif pada panjang gelombang  9-10 mikrometer. Jarak 0-500 cm adalah rentang jarak kemampuan sensor PIR mendeteksi keberadaan manusia ketika sensitivity adjust diatur dalam kondisi minimum. Jarak yang diperlukan sistem mendeteksi objek adalah ≤ 150 cm. Jarak deteksi sensor PIR tidak dapat diatur karena sensor PIR merupakan detektor yang memilki logika digital. Sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan sebagai sakelar untuk mengaktifkan dan mematikan sensor PIR. Hasil pengujian kempuan pengukuran jarak sensor ultrasonik HC-SR04 didapatkan kesalahan pengukursn sebesar 0,33 % pada rentang jarak 0-200 cm terhadap objek. Ketika sensor ultrasonik HC-SR04 mengukur jarak ≤ 150 cm terhadap objek, sensor PIR akan aktif. Jika sensor PIR dalam kondisi aktif dan mendeteksi manusia  sistem akan memberikan notifikasi berupa tapilan pada OLED dan suara pada handsfree melalui modul MP3 YX 5300. Notifikasi pada output sistem berupa perintah “geser ke kanan” jika ada manusia di sebalah kiri, “geser ke kiri” jika ada manusia di seblah kanan, dan “mundur” jika ada manusia di depan pengguna. 
Penentuan Konsentrasi Radionuklida (226Ra, 210Pb, 210Po dan 40K) pada Tembakau Rokok yang Beredar di Kota Padang Menggunakan Spektrometer Gamma dan RAD7 Rizka Mutik Siyami; Dian Milvita; Kusdiana Kusdiana
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.761 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.344-350.2021

Abstract

Telah dilakukan pengukuran konsentrasi radionuklida (226Ra, 210Pb, 210Po dan 40K) pada tembakau rokok di Kota Padang menggunakan spektrometer gamma dan RAD7.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi radionuklida pada tembakau rokok dan mengestimasi dosis efektif tahunan yang diterima perokok.  Pengukuran konsentrasi radionuklida dilakukan pada 3 merek tembakau rokok, diawali dengan preparasi sampel, kalibrasi spektrometer gamma dan RAD7, serta pengukuran konsentrasi radionuklida.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 226Ra terukur pada semua sampel dengan nilai tertinggi ialah (2,29 ± 0,56) Bq/kg.  Konsentrasi 210Po terukur pada semua sampel dengan nilai tertinggi yaitu 1,61 Bq/kg.  Konsentrasi 40K terukur di semua sampel tembakau rokok dengan nilai tertinggi ialah (1.069,05 ± 101,97) Bq/kg. Konsentrasi radionuklida 210Pb tidak terukur pada semua sampel.  Estimasi dosis efektif tahunan yang diterima perokok paling tinggi berasal dari radionuklida 226Ra yaitu 36,1 μSv/tahun, estimasi dosis efektif tahunan total ialah 88,5 μSv/tahun.  Nilai konsentrasi radionuklida yang terukur melebihi batas konsentrasi radionuklida oleh IAEA TE 1788, sedangkan nilai estimasi dosis efektif tahunan yang didapatkan tidak melebihi batas dosis yang ditetapkan UNSCEAR 2010.
Identifikasi pH, TDS, Konduktivitas Listrik, Kandungan Timbal (Pb), Tembaga (Cu), dan Kadmium (Cd) pada Bak Reservoir PDAM Kota Padang Panjang Deri Sriwahyuni; Afdal Afdal
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.927 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.504-510.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi nilai pH, TDS, konduktivitas listrik dan kandungan timbal (Pb), tembaga (Cu), dan kadmium (Cd) pada bak reservoir PDAM Kota Padang Panjang. Pengujian kandungan logam berat menggunakan metode Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bak reservoir Kandang Ditabek memiliki nilai pH antara 6,7 – 7,9, sedangkan pada bak reservoir Lubuak Mato Kuciang antara 6,9 – 7,3. Nilai konduktivitas listrik bak Kandang Ditabek memiliki nilai tertinggi sebesar 159,1 µS/cm, nilai terendah adalah 156,6 µS/cm dan untuk bak Lubuk Mato Kuciang antara 120,9 – 126,6 µS/cm. Nilai TDS untuk kedua bak reservoir berturut-turut sebesar 596,5 – 513,1 ppm dan 417,5 – 499,7 ppm. Nilai konsentrasi rata-rata keseluruhan logam berat bak Kandang Ditabek logam Pb sebesar 0,120 mg/L, logam Cu sebesar 0,030 mg/L dan logam Cd sebesar 0,033 mg/L, sedangkan pada bak Lubuak Mato Kuciang logam Pb sebesar 0,045 mg/L, logam Cu sebesar 0,050 mg/L dan logam Cd sebesar 0,014 mg/L. Konsentrasi logam berat pada penelitian telah melebihi ambang batas standar baku mutu PERMEN LH No. 82 Tahun 2001 dan Peraturan MENKES RI No. 32 Tahun 2017. Nilai ambang batas yang ditetapkan untuk logam Pb sebesar 0,03 mg/L dan 0,01 mg/L, logam Cu 0,02 mg/L dan logam Cd sebesar 0,01 mg/L dan 0,003 mg/L.
Pemanfaatan Serat Sabut Pinang sebagai Filler pada Beton Ringan Berkatalis MEKPO Indah Pratiwi Desha Putri; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.777 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.399-404.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan serat sabut pinang sebagai filler pada beton ringan berkatalis MEKPO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi massa serat sabut pinang terhadap sifat fisik dan mekanik beton ringan. Persentase serat sabut pinang yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Sifat fisik yang diuji berupa densitas, porositas dan daya serap air dengan ukuran sampel 5 x 5 x 1 cm, sedangkan uji sifat mekanik berupa kuat tekan dan kuat lentur dengan menggunakan sampel berukuran 20 x 5 x 1 cm. Pengujian sifat mekanik dilakukan dengan mengguanakn universal testing machine (UTM). Berdasarkan hasil pengujian, penambahan massa serat sabut pinang berbanding terbalik dengan densitas dan berbanding lurus dengan porositas dan daya serap air. Nilai densitas terendah sebesar 1,58 g/cm3 dengan komposisi serat sebanyak 0,8%, nilai porositas terendah yaitu sebesar 15,3% dengan komposisi serat 0%, dan nilai daya serap air terendah sebesar 9,47% pada komposisi serat 0%. Nilai kuat tekan tertinggi pada penambahan serat yaitu sebesar 33,46 kg/cm3 dengan komposisi serat 0,8%, sedangkan nilai kuat lentur tertinggi sebesar 24 kg/cm3 dengan komposisi serat 0,8%. Semakin banyak serat yang digunakan nilai kuat tekan dan kuat lentur juga meningkat. Nilai densitas, porositas, daya serap air dan kuat lentur papan beton ringan berserat sabut pinang telah memenuhi strandar SNI 03-2105-2006 dan SNI 03-2104-1991 namun kuat tekan belum memenuhi standar.
Pemisahan Anomali Regional dan Residual Data Gravitasi Gunung Semeru Jawa Timur Firdha Kusuma Ayu Anggraeni
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.762 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.421-427.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pemisahan anomali regional dan residual pada metode gravitasi studi kasus Gunung Semeru Jawa Timur dengan menggunakan data citra satelit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan yang ada di sekitar lokasi. Pemisahan anomali Bouguer lengkap menjadi anomali regional dan residual menggunakan metode polinomial orde dua. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil anomali residual denga nilai rendah yang diperkirakan sebagai kantung magma dari kawah Jonggring Seloko yang berada di sebelah tenggara Gunung Semeru dan anomali tinggi diperkirakan sebagai batuan beku atau material erupsi dari Gunung Semeru yang berada di sebelah timur dengan arah menuju barat laut, sebelah tenggara dengan arah menuju timur, dan di sebelah utara.
Analisis SBA (Simple Bouguer Anomaly) Sebelum Gempa Padang Panjang 6 Maret 2007 Sebagai Prekursor Gempa Bumi Fhatihatul Rahmi; Dwi Pujiastuti
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2628.922 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.310-316.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis SBA (Simple Bouguer Anomaly) sebelum gempa Padang Panjang 6 Maret 2007 yang bertujuan untuk melihat adanya korelasi antara perubahan anomali gravitasi dengan kejadian gempa bumi.  Data gravitasi yang digunakan adalah data dari satelit GRACE (Gravity Recovery And Climate Experiment). Metode yang digunakan adalah metode time-lapse microgravity.  Hasil kontur anomali selisih SBA menunjukkan adanya polarisasi anomali gravitasi yang terjadi di sekitar episenter gempa pada 35 hari sebelum gempa.  Terdapat zona anomali tinggi di bagian tenggara dan zona anomali rendah di bagian barat daerah penelitian.  Berdasarkan hasil sayatan melintang pada kontur harian SBA, diperoleh nilai harian SBA dan grafik harian SBA yang menunjukkan penurunan secara perlahan dari 35 hari hingga 20 hari sebelum gempa.  Penurunan maksimum terjadi pada tanggal 12 Februari 2007.  Lalu diikuti kenaikan secara terus menerus dari 20 hari hingga 15 hari sebelum gempa.  Berdasarkan grafik selisih harian SBA, pada 35 hari sebelum gempa muncul anomali medan gravitasi tanggal 28 Januari 2007 dengan perubahan anomali gravitasi maksimum dari tanggal 22 – 23 Februari 2007 sebesar 0,490763281 µgal pada titik episenter gempa magnitudo 6,4 dan sebesar 0,49639576 µgal pada titik episenter gempa magnitudo 6,3. Sehingga anomali yang muncul tersebut dapat dijadikan pertanda awal (prekursor) gempa bumi. Kata kunci : anomali bouguer, gempa bumi, GRACE, gravitasi, polarisasi
Pemanfaatan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium juajava) sebagai Inhibitor Korosi Pada Baja Apriska Prameswari; Dahyunir Dahlan
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.371 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.479-485.2021

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sintesis lapisan antikorosi menggunakan ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava)  sebagai inhibitor korosi pada baja. Pelapisan dilakukan dengan metode elektrodeposisi yang bertujuan untuk mendapatkan lapisan tipis untuk melindungi permukaan baja. Pembuatan lapisan diawali dengan mencampurkan CuSO4 1 M, asam borat (H3BO3) 0,24 M, dan aquades yang kemudian diaduk dan ditambahkan inhibitor ekstrak daun jambu biji dengan variasi konsentrasi 0%, 0,1%, 0,2%, 0,3%, 0,4%, 0,5%, 3%, 5%, 7%, dan 9% volume inhibitor. Media korosif dibuat dengan melarutkan 3,65 g HCl ke dalam 100 mL aquades dan perlakuan korosif diberikan selama 10 jam pada suhu ruang. Pengukuran laju korosi baja dilakukan menggunakan metode weight loss yang juga akan menghasilkan nilai efisiensi inhibisi baja. Nilai laju korosi dan efisiensi inhibisi paling optimal adalah pada konsentrasi 5% yaitu sebesar 0,00085 g/cm2.jam, dan efisiensi inhibisinya sebesar 74,6269%. Konsentrasi yang semakin meningkat akan menghasilkan laju korosi yang semakin kecil jika konsentrasi inhibitor yang diberikan tepat. Pelapisan dengan metode elektrodeposisi menghasilkan permukaan baja yang tebal, halus dan terlapisi dengan baik.
Penentuan Aktivitas Spesifik Radionuklida Alam pada Sumber Air Panas di Nagari Pariangan Sumatera Barat Annisa Yuliandari; Dian Milvita
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.035 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.371-376.2021

Abstract

Telah dilakukan  penelitian tentang penentuan aktivitas spesifik radionuklida alam pada sumber air panas di Nagari Pariangan Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas spesifik radionuklida 222Rn, 226Ra,232Th dan 40K. Penelitian ini menggunakan sampel air yang diambil dari tiga sumber air yang berbeda. Aktivitas spesifik air diukur menggunakan dua alat yaitu Durridge Rad7 Radon Detector dengan protokol WAT250 untuk radionuklida 222Rn dan menggunakan spektrometer gamma untuk radionuklida 226Ra,232Th dan 40K. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengukuran yaitu nilai aktivitas spesifik222Rn berada pada rentang 1,76-8,42 Bq/L yang menunjukkan bahwa aktivitas spesifik 222Rn  berada di bawah ambang batas yang direkomendasikan oleh Environmental Protection Agency (EPA) yaitu 11 Bq/L. Aktivitas spesifik radionuklida 226Ra berada di bawah batasan minimum yang dapat terdeteksi oleh spektrometer gamma yaitu 0,50 Bq/L. Aktivitas spesifik untuk radionuklida 232Th berkisar antara 0,50 ± 0,22 sampai 0,57 ± 0,20 Bq/L dan aktivitas spesifik 40K berkisar antara 1,24 ± 0,49 Bq/L sampai 62,49 ± 6,78 Bq/L. Nilai aktivitas spesifik226Ra,232Th dan 40Kmasih berada di bawah ambang batas yang direkomendasikan oleh PERKA BAPETEN No 9 tahun 2009 tentang intervensi terhadap paparan radiasi yang berasal dari TENORM yaitu 1000 Bq/L untuk 226Ra dan 232Th serta 10.000 Bq/L untuk 40K.
Karakterisasi Koefisien Absorbsi Bunyi dan Impedansi Akustik Dari Sekam Padi Muhammad Defrizal; Elvaswer Elvaswer
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.028 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.351-356.2021

Abstract

Penelitian ini menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari panel sekam padi menggunakan metode tabung impedansi.  Sampel panel akustik divariasikan densitasnya dari 0,4 g/cm3; 0,5 g/cm3; 0,6 g/cm3 dan 0,7 g/cm3.  Pengukuran dilakukan pada frekuensi 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz dan 8000 Hz.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai koefisien absorbsi bunyi paling tinggi adalah 0,99 pada frekuensi 4000 Hz untuk densitas 0,4 g/cm3.  Secara teori nilai ini terlalu tinggi, hal ini disebabkan oleh anomali dimana terdapat celah dipinggiran sampel dengan tabung. Nilai tertinggi yang sesuai adalah 0,86 dengan densitas 0,5 g/cm3 pada frekuensi 2000 Hz.  Nilai impedansi akustik tertinggi 1,84 dyne.s/cm5 pada frekuensi 4000 Hz dengan densitas 0,5 g/cm3. This study determined the sound absorption coefficient and acoustic impedance of the rice husk panels using the impedance tube method. The density of acoustic panel samples varied from 0,4 g/cm3; 0,5 g/cm3; 0,6 g/cm3 and 0,7 g/cm3. Measurements were made at a frequency of 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz and 8000 Hz. The results showed that the highest sound absorption coefficient was 0,99 at a frequency of 4000 Hz for a density of 0,4 g/cm3.  In theory this value is too high, this is due to anomaly where there is a gap between the sample and the tube. The highest suitable value is 0,86 with a density of 0,5 g/cm3 at a frequency of 2000 Hz. The highest acoustic impedance value is 1,84 dyne.s/cm5 at a frequency of 4000 Hz with a density of 0,5 g/cm3    Penelitian ini menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari panel sekam padi menggunakan metode tabung impedansi.  Sampel panel akustik divariasikan densitasnya dari 0,4 g/cm3; 0,5 g/cm3; 0,6 g/cm3 dan 0,7 g/cm3.  Pengukuran dilakukan pada frekuensi 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz dan 8000 Hz.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai koefisien absorbsi bunyi paling tinggi adalah 0,99 pada frekuensi 4000 Hz untuk densitas 0,4 g/cm3.  Secara teori nilai ini terlalu tinggi, hal ini disebabkan oleh anomali dimana terdapat celah dipinggiran sampel dengan tabung. Nilai tertinggi yang sesuai adalah 0,86 dengan densitas 0,5 g/cm3 pada frekuensi 2000 Hz.  Nilai impedansi akustik tertinggi 1,84 dyne.s/cm5 pada frekuensi 4000 Hz dengan densitas 0,5 g/cm3.
Analisis Perbandingan Nilai Conformity Index dan Homogeneity Index pada Teknik 3D-CRT dan IMRT pada Kasus Kanker Payudara Berdasarkan Hasil TPS di RS UNAND Mutiatul Husni; Mohammad Ali Shafii; Rico Adrial; Muhammad Ilyas
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.009 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.4.511-517.2021

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisis perbandingan perencanaan 3D-CRT dan IMRT pada pasien kanker payudara berdasarkan hasil TPS. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Universitas Andalas, Padang. Tujuan penelitian membandingkan nilai Conformity index (CI) dan Homogeneity Index (HI), sehingga diketahui teknik yang lebih efesien digunakan. Penelitian menggunakan 15 data pasien kanker payudara dengan berkas foton 6 MV dan dosis radiasi yang diberikan bernilai 200 cGy dengan 25 kali fraksi sehingga total dosis radiasi bernilai 5000 cGy. Data yang digunakan yaitu dosis radiasi pada 2%, 50%, 98% volume kanker dan volume kanker pada 95% dosis radiasi yang diberikan. Hasil yang diperoleh untuk nilai CI pada teknik 3D-CRT 0,9157-0,9906 dan untuk teknik IMRT 0,9447-0,9987. Nilai HI untuk teknik 3D-CRT 0,1729-0,3954 dan untuk teknik IMRT 0,0385-0,1472. Dari hasil penelitian dengan membandingakan nilai CI dan HI dapat disimpulkan bahwa teknik IMRT lebih efisien dibandingkan teknik 3D-CRT.

Page 54 of 179 | Total Record : 1790